HOSPITAL #LIVE, LOVE & LAUGH#

HOSPITAL #LIVE, LOVE & LAUGH#
Stetoskop 33, Tragedi



Jam tujuh pagi, keluarga Pak Daliman sudah berada di Rumah Sakit Cinta Medika. Sudah disepakati akan dilakukan persiapan untuk transplantasi ginjal. Meskipun gaya hidup Dasuki sempat tidak sehat dulunya, tapi secara medis bisa dilakukan transplantasi ginjal untuk adiknya.


Transplantasi ginjal adalah prosedur pembedahan dimana ginjal sehat dari pendonor yang telah memenuhi kualifikasi, ditempatkan didalam tubuh penerima. Penting untuk diketahui, bahwa transplantasi ginjal bukanlah pilihan tindakan yang cocok untuk semua kondisi pasien gagal ginjal.


Tahapan konsultasi dengan para dokter ahli juga sudah dijalani pasca pemeriksaan fisik, psikis dan legalitas.


Tujuh hari sebelum tanggal operasi, penerima dan pendonor harus dirawat inap untuk diobservasi sebelum menjalani operasi transplantasi ginjal.


Prosedur operasi akan dimulai dari pendonor. Tim dokter akan menggunakan teknik laparoskopi, dimana pada tubuh pasien hanya dibuat sayatan dengan panjang kira-kira satu centimeter sebanyak tiga buah didaerah pinggang. Teknik laparoskopi digunakan dalam pengangkatan ginjal donor karena dianggap lebih aman untuk pendonor. Proses ini tidak perlu melalui daerah usus, hati, limpa, dan lain sebagainya. Setelah ginjal pendonor didapat, berikutnya dokter akan merapikannya didalam wadah berisi air es dan bekuan es terlebih dahulu.


Pada penerima, operasi penempatan ginjal pendonor akan dilakukan dengan teknik operasi terbuka (open surgery), yaitu dengan membuat sayatan di perut bagian depan sepanjang kira-kira lima belas centimeter. Selanjutnya, dokter akan menyambungkan pembuluh darah serta ureter (saluran kemih) pasien ke ginjal baru tersebut.


.


Barra dipanggil oleh Manager pelayanan medis, rupanya keluarga Pak Daliman meminta kedua anaknya dirawat gabung dalam satu kamar VVIP sebelum dilakukan pembedahan. Meminta pula ke pihak Rumah Sakit untuk menyiapkan dokter jaga ruangan yang khusus (tidak mau ganti-ganti dokter jaga, tujuannya agar cukup berkomunikasi dengan satu dokter saja).


Pihak manajemen memilih dokbar setelah menimbang-nimbang kemampuan komunikasi dan kecakapan dalam bidang medis.


"Saya bersedia dok, ga masalah. Tapi mengenai jam kerja bagaimana?" tanya dokbar.


"Jam delapan pagi sampai jam lima sore, full selama tujuh hari pra transplantasi. Pas operasinya dokbar bisa libur, lanjut pasca operasi jam kerja seperti itu lagi sampai pasien pulang. Untuk overtime akan dibayar dengan hitungan yang berbeda dibandingkan overtime dinas biasa" jawab manager Yanmed.


"Baik dok" jawab dokbar.


Selain uang tambahan, pertimbangan dokbar menerima tawaran ini karena akan dapat pengalaman berharga untuknya yang sama sekali belum pernah terlibat secara langsung proses operasi tranplantasi ginjal. Selama ini hanya belajar secara textbook dan paparan dokter ahli saja. Pastinya hal ini akan jadi poin pengetahuan yang lebih lagi untuk kecakapan medisnya diwaktu yang akan datang. Meskipun tidak terlibat dalam operasinya, tapi akan tau prosedur pra dan pasca operasi.


.


Dasuki sama sekali tidak menghubungi Bhree. Karena sudah membuat kesepakatan dengan keluarganya mengenai Bhree.


Bhree juga sudah berulang kali menghubungi Bapaknya tapi ga ada respon


.


Perjalanan rombongan Tama ke Solo memakai mobil pribadi dimulai Subuh ini. Tama yang menyetir terlebih dahulu, tim seakan tau perasaan Tama, jadinya Bhree diminta duduk di bangku depan, disebelahnya Tama.


"Beneran siap Bhree?" tanya Tama meyakinkan.


"Ya Bang" jawab Bhree.


Sepanjang perjalanan, Bhree banyak diam, dia bahkan terlihat banyak tidur meskipun hanya sebentar-sebentar.


"Kenapa perasaan ga enak ya, sama kaya waktu Ibu mau berpulang. Bapak sehat ga ya di Solo? Padahal udah kirim pesan kalo mau ke Solo, jadi bisa ketemu disana" kata Bhree dalam hatinya.


Rombongan Tama melipir kesalah satu restoran yang ada di rest area daerah Pemalang, sekaligus mau sholat Jum'at.


Timnya Tama memilih makanan sesuai selera. Tama merekomendasikan sego megono yang merupakan makanan khas daerah sana. Sego megono adalah sajian nasi yang diberi cacahan nangka muda yang dicampur dengan parutan kelapa yang sudah diberi bumbu. Biasanya sebagai menu sarapan, tapi bagi orang yang berkunjung ke daerah tersebut bisa juga dinikmati kapanpun. Pada umumnya disajikan dengan tempe mendoan, namun sekarang banyak disediakan menu pendamping lainnya.


🍒


Lili mendapatkan telepon dari Bapaknya, memintanya untuk segera pulang kampung. Hari bilang tidak bisa menemani karena besok dia ada janjian dengan temannya yang mau jual mobil bekas.


Hari hanya mengantar sampai terminal dan memberikan uang ke Lili. Melati juga sudah dikabari via chat.


Melati baru pulang malam harinya.


"Ada apa Lili pulang buru-buru?" tanya Melati.


"Bapaknya ga ada yang urus" jawab Hari.


"Lama disana?" tanya Melati lagi.


"Bilangnya semingguan" kata Hari.


.


Dua hari kemudian, keluarga Lili menelepon Hari, mengabarkan kalo Lili meninggal. Bapaknya menelepon Hari pakai HP nya Lili. Tadi diantar oleh Polisi ke rumah.


"Yang benar Pak?" tanya Hari kaget.


"Benar.. Bisa kesini?" kata Bapaknya Lili.


Baru dua mingguan menikah, Lili sudah berpulang. Tidak meninggalkan pesan apalagi firasat apapun ke Hari.


"Masa Abang sendirian kesananya" ucap Hari.


"Gapapa Bang.. mewakili, nanti kasih aja uang sepuluh juta buat keluarganya" kata Melati.


Hari berangkat malam itu juga naik bus, dia merasa kurang awas matanya kalo berkendaraan di malam hari.


.


Sesampainya di kediaman Lili, jenazah sudah dikuburkan karena sudah bau, ketika sampai dilihat juga tubuh terbujur kaku itu banyak yang hancur. Hari sudah setuju untuk langsung dimakamkan tanpa menunggunya dulu.


Jenazah Lili ditemukan dipinggir sungai, persis disamping jalan. Diperkirakan menjadi korban kecelakaan lalu lintas, sepertinya korban tabrak lari. Tubuhnya terpental ke pinggir sungai. Keluarga menolak untuk divisum, sehingga pihak berwajib tidak mengusut lebih lanjut.


Bagian kepalanya pecah karena diduga mengalami benturan yang sangat keras, bagian perut banyak organ yang terburai. Ditambah saat ditemukan berada dipinggir sungai, jadi tubuhnya sudah menggembung. Entah organnya terburai akibat kecelakaan atau karena terendam air selama dua hari. Sungguh pemandangan yang membuat keluarga jadi miris. Tidak ada dugaan penjambretan karena semua bawaannya Lili masih lengkap tersimpan di tas yang dia bawa.


Keluarga Lili menangisi kepergian Lili, Hari pun dengan mulut manisnya berjanji banyak hal ke keluarga Lili. Dia pun bersandiwara sedih, meraung-raung didepan gundukan bertanah merah, padahal Hari merasa ga masalah jika kehilangan Lili. Baginya Lili hanya sebagai pelampiasan nafsunya belaka. Tidak ada cinta dan perasaan sayang ke Lili. Hari juga merasa Lili tidak sesuai ekspektasinya. Anak masih bau kencur itu masih malu-malu melayani Hari dengan berbagai gaya, ditambah bentuk tubuh yang masih belum menonjol membuat kurang asyik untuk dinikmati. Lili juga tidak bisa membuatnya puas sampai dipuncak karena setiap berhubungan suami istri, Lili pasti menangis dan meminta untuk selesai cepat karena kesakitan.


Hari mengaku ada bisnis yang harus diselesaikan di Jakarta, jadi tidak bisa menunggu hingga seminggu di kampungnya Lili. Setelah pengajian tahlilan hari ketiga dilaksanakan, Hari langsung pamit dan memberikan uang sepuluh juta ke Bapaknya Lili.


.


Lili tidak pernah memberikan alamat dimana ia tinggal ke keluarganya, selain sudah diancam oleh Hari, keluarga juga belum sempat bertanya karena percaya Lili ada ditangan yang benar. Jadi tidak ada yang tau alamat Hari, Hari pun beralasan banyak saat ditanya alamat oleh keluarganya Lili.


Saat di bus.


"Keluarganya gampang dibegoin, percaya aja buat lewat telpon berhubungan sama gw.. Hahaha... Tinggal gw blokir.. Amannnnn. Ngapain gw ngempanin orang tua itu, mantan mertua penyakitan. Anaknya aja udah ga bisa layanin gw.. Hahahaha..." ucap Hari dalam hatinya kemudian memblokir nomer HP Lili.


🍄


"Pak.. sudah dua hari dirawat untuk persiapan, saya belum liat anak Bapak yang kemarin Bapak ceritakan itu, dia ga datang?" tanya dokbar.


"Lagi dinas keluar kota dok" jawab Dasuki.


"Oh udah kerja? Bukannya Bapak bilang baru lulus SMA ya?" kata dokbar.


"Iya" jawab Dasuki.


"Ya sudah.. Bapak rehat aja, jaga kesehatan sampai waktu operasi tiba ya" ujar dokbar.


"dok.. Saya takut lupa atau keselip, boleh saya titip amplop ini dok? Buat anak saya kalo dia datang kesini" pinta Dasuki.


"Mungkin bisa titip ke keluarga yang lain saja Pak" ucap dokbar.


"Saya ga mau orang tua tau .. Tolonglah dok. Didalam amplop itu juga ada foto-foto dan nama anak saya, dokter bisa lihat fotonya. Namanya Shabreena" kata Dasuki.


dokbar terus berusaha menolak secara halus, tapi Dasuki ga pantang menyerah. Pada akhirnya dokbar setuju dengan permintaan Dasuki.


"Saya simpan di laci ruangan dokter, kalo anak Bapak datang dan saya lagi ga di Rumah Sakit, bisa minta sama perawat ya. Nanti saya pesan juga ke perawat" jawab dokbar.


"Terima kasih dok" kata Dasuki tulus.


🍒


Sebelum acara lamaran Kakaknya Tama, tim beserta Tama sudah membuat lima konten stok untuk vlognya.


Saat acara lamarannya, Tama sama sekali tidak membuat konten sesuai keinginan pihak keluarga.


Keluarga pulang terlebih dahulu, sehari setelah lamaran berlangsung, tapi Tama dan tim akan pulang keesokan harinya.


.


Didalam kamarnya yang sempit, Barra masih memandangi HP nya.


"Selamat Ca... Semoga semua dilancarkan hingga hari H" ucap Barra kearah HP nya.


Elsa sudah memposting acara lamarannya di media sosial miliknya. Meskipun sudah dua hari Barra memandang postingan tersebut, hatinya masih merasakan perih yang sama saat dulu dia mendapatkan kiriman foto dari temannya. Foto dimana Elsa keluar bersama lelaki yang sekarang melamarnya. Tidak hanya sekali teman-teman Barra memergoki Elsa, tapi sudah tiga kali keluar bersama lelaki yang sama. Bahkan mereka sempat liburan bareng sesama volunteer Indonesia mengajar ke Lombok, tapi kedekatan keduanya seperti orang yang sedang dimabuk kepayang.


Inilah yang membuat Barra semakin yakin menyudahi hubungannya dengan Elsa. Secinta-cintanya dia ke Elsa, tidak akan bersatu kalo bukan jodohnya.


"Ca.. Sekarang kamu udah dapat lelaki yang sesuai ekspektasi kamu. Keliatannya dia baik, mapan, dari keluarga berada, romantis dan yang jelas selalu punya waktu buat kamu. Mas sudah ikhlaskan semua Ca.. Eh... Apa masih boleh manggil kamu Ceca? Panggilan sayang khusus buat kamu" kata Barra ngomong sendiri.