
Setelah Lewis keluar dari ruangan Olivia, dua orang mulai berdebat dengan sengit, siapa lagi jika bukan Gwen dan Cherly.
Mereka mulai menyalahkan satu sama lain atas kejadian memalukan yang mereka alami. Ini benar-benar kejadian yang sangat memalukan dan Gwen sedikit lega, untung tidak ada media! Jika ada maka hancur reputasinya sebagai ratu drama, dia akan malu luar biasa karena mengompol dicelana dan ini adalah hal yang paling memalukan yang pernah dia alami disepanjang hidupnya.
Sebelum menemui Lewis mereka berdua membersihkan diri dan mengganti pakaian mereka dengan pakaian clening service, yah yang ada cuma itu. Tentu saja hal itu membuat Gwen malu setengah mati, bagaimana dia keluar nanti? Jangan-jangan dia akan menjadi bahan tertawaan para karyawan Lewis.
Sementara diruangannya, Lewis tidak mendapati Olivia disana. Apa Olivia benar-benar pulang?
Dia jadi kesal, padahal dia sudah memesan makanan keinginan Olivia tapi setelah ini dia akan pulang, setelah mendengarkan Cherly dan Gwen.
Sebelum Gwen dan Cherly masuk kedalam ruangannya Lewis meraih ponselnya untuk menghubungi Olivia tapi Olivia tidak menjawab, dia kembali menghubungi Olivia tapi lagi-lagi tidak dijawab.
Tidak lama kemudian, Gwen dan Cherly masuk kedalam ruangannya. Cherly tampak tertunduk lesu sedangkan Gwen langsung mendekati Lewis tanpa ragu.
"Gwen, jangan mendekatiku dan kalian berdua berdiri disana! Aku ingin mendengar penjelasan dari kalian dan kau Cherly, jika kau berani berbohong maka siap-siap angkat kaki dari sini." perintahnya dengan dingin.
Cherly tertunduk lesu sedangkan Gwen berdecak kesal, dia berjalan mendekati Cherly dan mereka berdua berdiri bersama-sama.
"Jadi, aku ingin dengar apa yang sebenarnya terjadi dan apa maksud kalian mengenai 3 tumpuk uang yang aku lihat diatas meja Olivia?" Lewis duduk dikursinya dan menatap kedua wanita itu dengan tajam.
"Tuan Simone, itu uang Gwen. Dia yang memberikan uang itu pada Olivia dan dia juga yang menghancurkan dokumentmu bahkan dia juga yang menghamburkan kertas diatas meja! Hal itulah yang membuat Olivia marah." Cherly mencoba membela diri, jangan sampai dia dipecat.
"Kenapa kau menyalahkan aku?" Gwen melotot pada Cherly.
"Gwen, bukankah kau yang ingin menebus hutang Olivia pada tuan Simone? Makanya hari ini kau datang memberikan uang itu padanya dan menghinanya."
"Oh bagus, kau menusuk aku dari belakang sekarang!" Gwen jadi kesal dengan Cherly.
Cherly tersenyum dengan licik, dia sudah memperhitungkan semua ini dan dia akan mengorbankan Gwen.
"Tuan Simone, waktu kau tidak datang dengan Olivia Kemarin, Gwen datang kesini untuk mencarimu. Dia juga menanyakan perihal Olivia padaku jadi aku katakan padanya Olivia bekerja disini karena terlilit hutang padamu makanya hari ini dia datang lagi untuk menemui Olivia dan menawarkan tiga tumpuk uang itu. Tapi bukan itu yang membuat Olivia marah, dia marah karena Gwen menghancurkan pekerjaannya." jelas Cherly panjang lebar. Memang kenyataannya seperti itu dan dia hanya menjadi penonton yang sedikit berisik tadi.
"Oh bagus kau memfitnahku sekarang! Bukankah semua ini rencanamu?"
"Memang kenyataannya seperti itu?"
Cherly menatap Gwen dengan tajam begitu juga dengan Gwen, mereka saling tatap sementara api permusuhan semakin terpercik diantara mereka berdua.
Lewis menatap Cherly dan Gwen sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.
Apa mereka tidak tahu siapa sebenarnya Olivia? Beraninya mereka melemparkan uang didepan gadis itu.
"Hentikan kalian berdua, apa kalian tidak tahu Olivia siapa?"
"Bukankah dia hanya gadis miskin yang punya hutang padamu?" Gwen balik bertanya.
"Gwen, kau beruntung dia hanya bercanda tadi! Jka dia serius maka karirmu akan habis."
"Jangan memperbesar masalah Lewis, dia hanya gadis miskin yang mendekatimu dengan cara berhutang padamu, kau harus menyadari jika dia hanya memanfaatkanmu!"
Lewis hanya bisa menggeleng, dia menarik laci dimejanya dan mengeluarkan sebuah majalah disana.
"Apa kalian tahu siapa ini?"bLewis melemparkan sebuah majalah bisnis didepan Gwen dan Cherly.
Gwen melihat majalah itu begitu juga dengan Cherly, foto seorang pria tampan ada didepan sampul majalah, Jacob Smith. Siapa yang tidak tahu dengan pria itu? Lalu ada hubungan apa diantara Olivia dan Jacob Smith?
Saat itu juga wajah Cherly langsung pucat, dia jadi teringat waktu kejadian diruang rapat dimana para kolega Lewis tidak ada satupun yang berani memarahi Olivia walaupun gadis itu sudah membuat kesalahan begitu juga dengan Lewis, dia bahkan tidak memarahi Olivia atas kejadian itu. Apakah?
Gwen meraih majalah itu dan melihatnya dengan seksama, dia juga berkat, "Jacob Smith, aku sering mendengarnya dari para pengusaha yang mengundangku. Pria ini tidak kenal ampun dengan orang yang berani mengganggunya dan selalu menghabisi lawannya tanpa ampun."
Sebenarnya Gwen sangat ingin bertemu dengan Jacob Smith tapi dia tidak pernah punya kesempatan.
"Bagus, kau pintar." ujar Lewis.
"Lalu apa hubungannya dipirang itu dengannya?" Gwen melihat kearah Lewis.
"Bodoh, kau masih belum sadar? Olivia Smith adalah adiknya ." sela Cherly.
Ternyata saingannya yang paling berat bukan Gwen si ratu drama tapi ternyata Olivia Smith, sekarang dia harus mengibarkan bendera putih.
Gwen langsung tampak pucat, sipirang adik Jacob Smith, habislah!
"Otakmu sudah kembali sepertinya Cherly, kadi kau tahukan apa yang akan terjadi selanjutnya?"
"Tuan Simone, aku benar-benar minta maaf. Aku akan meminta maaf pada Olivia tapi tolong jangan pecat aku." pinta Cherly memohon.
Lewis bangkit berdiri dan menatap kearah dua wanita itu.
"Cherly, jika kau masih ingin posisi ini maka kau aku turunkan jadi cleaning service untuk sementara. Aku akan menanyakan pada Olivia hukuman apa yang akan dia berikan padamu nanti."
"Apa? Tuan Simone, kenapa Olivia yang harus memutuskan?" Cherly tidak terima. Bagaimana jika Olivia membalas perbuatannya dan mengerjainya habis-habisan?
"Asal kalian tahu saja, Olivia Smith adalah tunanganku jadi jangan coba-coba mengganggunya lagi."
"Apa?"
Cherly dan Gwen terperanjat kaget sedangkan Lewis merasa bangga menyebut Olivia sebagai tunangannya secara langsung tanpa disertai kata 'calon' lagi.
"Kau Gwen, aku tidak mau melihatmu lagi disini jadi jangan pernah datang lagi. Sebaiknya kau berkarir dengan benar kalau tidak mau karirmu hancur dalam sekejap dan kau Cherly, mulai melakukan pekerjaanmu menjadi cleaning servis dan bersihkan ruangan Olivia." perintahnya.
Lewis segera meraih jasnya, dia ingin pulang untuk menemui Olivia. Dia segera keluar dari sana sedangkan Cherly tertunduk lesu karena dia harus memulai dari bawah lagi.
Gwen masih memegangi majalah ditangannya dan melihatnya sedangkan sebuah seringgai menghiasi wajahnya, sepertinya dia akan ganti target dan Olivia Smith adalah orang yang akan menjadi batu loncatannya.