
Aku pusing sama alur yang dikasih pihak NT, ini sudah aku berusaha perbaiki kata-katanya tapi kadang aku juga ikut bingung sendiri.
**
Raquel keluar ke tempat di mana Moreno berada, dia langsung disapa oleh Moreno dengan senyum hormat membuat beberapa pelayan langsung merasa bersalah.
"Selamat pagi, Nona! Apa kabar Anda pagi ini?" tanya Moreno dengan santai mengabaikan tatapan yang ditunjukkan oleh pelayan.
"Aku ingin keluar!" balas Raquel dingin.
"Tuan Raphael yang akan mengantar Anda pergi hari ini, Nona!" Moreno langsung menjawab.
Mendengar hal itu Raquel tentu saja langsung mengerutkan kening bingung, dia tidak tahu tentang hal itu dan sepertinya dia juga tidak memiliki janji lain dengan Raphael hari ini.
"Kenapa harus dia? Aku bisa pergi sendiri atau kau bisa mengantar diriku langsung, kenapa harus dia?" Raquel tampak tidak senang.
Moreno tidak mengatakan apa-apa lagi karena merasa tidak memiliki wewenang akan semua itu, aturan keluarga mereka setiap hari libur mereka harus mengunjungi tetua saat hari libur.
Raquel enggan untuk menyerah, dia bertanya pada Moreno berniat untuk mendesak Moreno agar berbicara.
"Ayolah beritahu aku! Kau tahu tujuannya kan? Apa yang dia rencanakan? Pasti kau tahu sesuatu kan?" tanya Raquel dengan tubuh mendekat ke arah Moreno.
Alisnya turun naik secara teratur, tangannya diletakkan di depan dada.
'Aku tidak bisa mengatakan apa pun, apalagi selain Tuan Raphael yang menyuruh diriku untuk membiarkan dia keluar sendirian Tuan Raffertha juga mengatakan untuk membuat Nona Raquel patuh di rumah saja jika tidak ada yang menemaninya pergi. Aku tidak mau menjadi sasaran kemarahan ke-duanya,' batin Moreno.
Dia benar-benar tidak tahu harus melaksanakan misi yang diberikan padanya, selain itu dia juga bingung dengan sikap ke-duanya pada Raquel.
'Sebenarnya apa hubungan mereka bertiga, Tuan Raphael begitu peduli padanya. Dia bahkan menjaganya dari orang-orang yang berniat mencelakai maupun melakukan percobaan pembunuhan padanya, Tuan Raffertha bahkan ikut melindungi dirinya dan bahkan memberikan pesan secara khusus. Siapa sebenarnya gadis ini?' Moreno benar-benar menjadi sangat penasaran namun tidak berani mencari tahu karena takut ketahuan oleh Raphael.
"Apa saja yang dia katakan padamu tentangku?" Karena tidak bisa mendapatkan jawaban dari mulut Moreno yang terkunci rapat Raquel akhirnya bertanya tentang hal lain.
Moreno menggeleng, "tidak ada, hanya itu pesan yang saya terima."
Moreno langsung memberikan jawaban yang membuat Raquel semakin yakin Moreno tidak akan mengatakan sesuatu.
Raquel tahu Raphael pasti tidak akan mengatakan apa pun tentang identitasnya pada orang lain sebelum waktunya, jadi dia mengangkat kecurigaannya pada Moreno dan mengabaikan Moreno lagi.
Waktu berlalu dengan cepat, setelah akhirnya mendapatkan pakaian baru, sarapan dan melakukan beberapa hal Raquel akhirnya tiba di rumah Raphael.
Moreno menurunkan Raquel di depan rumah lalu mengirim pesan pada Raphael kalau dia akan kembali nanti karena dia memiliki banyak pekerjaan hari ini dan sangat sibuk. Dia langsung pergi begitu saja setelah pesan terkirim dan Raquel masuk ke dalam rumah, Moreno melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang.
Seperti yang telah diketahui oleh semua orang eselon atas memobilisasi banyak tenaga dan sumber daya material untuk menangkap Raquel dan Raquel yang mengetahui semua itu hanya bisa tersenyum misterius.
Mungkin karena berita tentang bantuan yang dia berikan pada Raphael waktu itu atau mungkin karena sikapnya yang berubah dan bisa jadi juga karena dia sudah membantu nenek dalam penyakit yang dideritanya.