
"Sudah hentikan!!!", kata abilerdo dengan nada yang tegas.
Sentak membuat mereka semua terdiam, aina kaget tetapi tetap memasang wajah yang terlihat cemberut.
"Apa kalian lupa dengan tujuan kita??", kata abilerdo dengan tegas.
"Tidak yang mulai!!!", kata dirk sambil berlutut karena merasa bersalah.
"Maafkan kami yang mulia", kata elbert yang berlumut juga.
Kinsey hanya diam seribu bahasa, dia memang merasa bersalah, tetapi dia bengong karena memikirkan aina. kinsey masih tidak percaya dengan sikapnya terhadap aina yang tiba-tiba saja ada persaan takut dan seperti harus tunduk pada aina.
Dirk dan elbert yang melihat sikap kinsey yang hanya bengong itu, tiba-tiba menarik kinsey untuk berlutut juga. Dan spontan diikuti oleh para prajurit lain untuk berlutut didepan abilerdo.
Aina yang melihat kejadian itu merasa terkesan, betapa para prajurit bahkan tiga pengawal khusus begitu menghormati dan menghargai abilerdo.
DUUAAARRR!!!! bunyi ledakan yang sangat besar di dalam desa A, sentak membuat aina, abilerdo dan semuanya terkejut.
abilerdo dan yang lain langsung bergegas memasuki desa A.
disaat mereka sedang berlari, Terlihat dari kejauhan ada sesuatu yang terbakar.
Ohh tidak, itu adalah rumah kepala desa.
semua orang pun mulai panik, dan secara otomatis mengambil air dan mulai menyiram rumah yang terbakar itu.
Abilerdo juga memerintahkan para prajuritnya untuk mengambil air.
"Kenapa bisa terbakar???", tanya elbert pada seorang warga.
"ka..kami ju..ga tidak tahu!!! tiba-tiba terdengar ledakan". kata salah satu warga.
"Si..siapa yang berani meledakkan rumah kepala desa?? ini mustahil!!!", kata warga yang lain.
Mendengar perkataan warga itu, abilerdo langsung berpikir bahwa pelaku yang membakar rumah kepala desa bukanlah warga disini, karena abilerdo tahu betul bahwa kepala desa A sangat dihormati oleh warganya.
Tiba-tiba seseorang datang dengan sangat cepatnya, itu adalah istri dari kepala desa A. Dia keluar rumah karena ingin menyiapkan jamuan untuk menyambut raja abilerdo.
dia terlihat sangat ketakutan melihat rumahnya terbakar, sambil menangis dan teriak dia pun berkata "A..a..anakku!!! anak dan suamiku masih didalam!!!".
Semua orang pun terkejut!!! abilerdo memerintahkan para prajuritnya untuk lebih cepat lagi memadamkan apinya.
tapi apalah daya, api yang sudah membesar itu menyapu bersih rumah kepala desa. istrinya pun tak henti-hentinya menangis.
Aina yang melihat kejadian itu sangat merasa sedih, walaupun dia tidak bisa mengekspresikan kesedihannya, Namum dalam hatinya sangat terpukul melihat istri kepala desa yang menangis terseduh-seduh.
Sesaat setelah apinya padam, mereka mulai membongkar puing-puing rumah yang terbakar itu.
para prajurit abolerdo sedang mencari penyebab terjadinya ledakan.
Disisi lain abilerdo berpikir bahwa yang tiba-tiba meledakkan rumah itu pasti bukanlah orang biasa.
Dia bahkan sempat berpikir ledakan itu sangat disengaja, tepat disaat mereka tiba di desa A, seperti sudah direncanakan.
Sementara itu Dirk tiba-tiba kaget, disaat dia sedang membongkar puing-puing rumah itu, dia terkejut melihat ada sosok tubuh yang hangus dan tertimpah oleh sisa-sisa puing.
Dirk pun mulai membersihkan area itu untuk memastikan apakah yang dilihatnya adalah tubuh manusia atau bukan.
Dirk lebih kaget lagi, ternyata itu benar adalah tubuh manusia yang hangus dan bukan hanya satu tubuh saja tetapi ada dua tubuh.
"YANG MULIA KURASA AKU MENEMUKAN TUBUH KEPALA DESA!!!", teriak Dirk.
Bergegas abilerdo dan istri kepala desa menghampiri dirk.
Oh tidak!!! mereka kaget, melihat tubuh yang hangus itu satu terlihat memeluk tubuh yang satu lagi yang terlihat kecil.
istri kepala desa langsung tersengkur dan menangis didepan kedua tubuh yang hangus itu, dia sudah sangat yakin bahwa itu adalah tubuh suami dan anaknya yang masih berumur 10tahun.
betapa malangnya nasib kepala desa dan anaknya, yang mati terbangkar dan terlihat sangat tragis.
Istri kepala desa tak henti-hentinya menangis, dan bergumam sambil menangis sendiri "Kenapa ini bisa terjadi?? Anak dan suamiku yang malang!!!.
Disaat wajah mereka semua sedang terlihat berduka.
Terlihat seperti ada sebuah bola api yang mulai mendekat kearah rumah kepala desa.
Abilerdo dengan cepat menyadari adanya serangan yang mulai menghampiri.
"SEMUANYA MENJAUH DARI RUMAH ITU!!!", teriak abilerdo sambil melihat ke arah bola api yang mulai mendekat.
Dengan cepatnya para prajurit dan warga yang sedang melihat langsung berlari menjauh.
"TIDAK!!! TUNGGU!!!", kata aina sambil melepaskan tangannya dari genggaman abilerdo dan berhenti berlari.
"APA YANG KAU TUNGGU!! CEPAT MENJAUH DARI RUMAH ITU!!", teriak abilerdo.
"Wanita itu masih disana!! kau harus menyelamatkannya!!!", kata aina sambil menunjuk kearah rumah kepala desa.
Abilerdo melihat kearah rumah itu, dia melihat istri kepala desa sama sekali tidak bergerak.
Abilerdo juga melihat kearah bola api itu yang mulai mendekat. Abilerdo berlari kearah istri kepala desa untuk menyelamatkannya.
Tiba-tiba Dirk menghadang abilerdo dan diikuti oleh kinsey dan elbert.
"YANG MULIA ITU SANGAT BERBAHAYA!!!", kata Dirk.
"ITU BENAR YANG MULAI!!! BOLA API ITU SUDAH SEMAKIN MENDEKAT!!!", Kata elbert.
"MINGGIR!!! AKU HARUS CEPAT MENYELAMATKANNYA!!! INI PERINTAH!!!", tegas abilerdo.
"Maaf yang mulia kalau aku lancang!!", kata kinsey sambil menahan tubuh abilerdo.
Mereka bersih keras menghalangi abilerdo, dan abilerdo bersih keras melepaskan genggaman mereka bertiga.
Aina yang melihat tingkah mereka, merasa benar-benar muak. Aina mulai terlihat sangat emosi!! Dengan spontan aina berlari kearah rumah kepala desa untuk menyelamatkan istri kepala desa yang hanya duduk tersungkur dengan wajah yang penuh dengan kesedihan.
"Kalian benar-benar PECUNDANG!!!", kata aina dengan dingin sambil melewati mereka.
"TIDAK!!! JANGAN KESANA!! ITU TERLALU BERBAHAYA!!!", kata abilerdo dengan wajah panik melihat aina yang berlari kearah rumah itu.
Setelah berlari dengan cepat, aina berdiri tepat didepan istri kepala desa itu.
aina menarik keluar wanita itu dari tempat itu.
Tetapi tiba-tiba, wanita itu melepaskan tangannya dari genggaman aina.
"SUDAHLAH TINGGALKAN AKU SENDIRI!!!", teriak wanita itu sambil menangis.
Aina terkejut, karena wanita itu tiba-tiba melepaskan genggamannya dan berteriak.
"KUMOHON PERGILAH!!! AKU HANYA INGIN BERSAMA SUAMI DAN ANAKU!!!", kata wanita itu.
"Kau wanita tua yang bodoh!!!", kata aina dengan tatapan dingin.
"iya, aku memang bodoh!! aku hanya ingin bersama keluargaku!!!", kata wanita itu.
"Apa kau pikir anak dan suamimu akan bahagia melihat sikapmu sekarang??? suamimu mencoba segala cara untuk menyelamatkan anaknya dari kobaran api!!! dia pasti ingin anaknya bisa hidup walaupun dia tidak berhasil!! apa kau pikir anak dan suamimu tidak ingin melihatmu hidup?? HAA!!!!!!!", kata aina tatapan dingin dan nada yang meninggi.
"A..aku...", kata wanita itu yang tidak bisa melanjutkan kata-katanya lagi.
Abilerdo terharu dan tersanjung mendengar kata-kata aina, walaupun terdengar dingin dan jutek, tetapi mengandung kebaikan yang tulus, dan mampu membuat wanita itu tersadar.
Dirk, kinsey, dan elbert juga terharu dan kaget mendengar kata-kata aina, secara tak sadar mereka melepaskan genggaman mereka terhadap abilerdo.
Mereka tidak menyadari bahwa bola api itu sudah semakin dekat, bahkan mulai mendekati mereka.
Abilerdo dan yang lainnya melihat bola api itu sudah sangat dekat pada aina dan istri kepala desa.
"AINA MENJAUH DARI SANA!!!", Kata abilerdo sambil berlari kearah aina.
"Ehh.. APA!!!", teriak aina sambil melihat datangnya bola api yang mendekat kearah aina dan wanita itu.
Dirk, elbert dan kinsey juga secara spontan berlari kearah aina.
tetapi bola api itu sudah sangat dekat dengan tubuh aina dan wanita itu.
"TI...DAAKKKKKK!!!!", teriak abilerdo, Dirk, elbert dan kinsey.
Aina hanya bisa berdiri pasrah melihat bola api yang lumayan besar itu, sudah berada tepat didepannya.
"AAAHHHHHHHHHHKKKKKKKK", terdengar teriakan aina dan menutup matanya.
DUUAARRR!!!! Bunyi ledakan yang sangat dahsyat.
..........................
Nantikan kelanjutan episodenya ya..
maaf kalau ada salah-salah kata :)
jangan lupa like, vote, dan favorit kan ya..