The Legend Of Sun Queen

The Legend Of Sun Queen
TujuanKu Bukan Kalian!!



Aina terkejut melihat erik yang sudah berada tepat didepannya untuk melindungi aina dari serangan lureta.


“Aina, apa kau tidak apa-apa??” tanya Kimberly dengan ekspresi khawatir.


“Aku tidak apa-apa.” Kata aina.


Aina menatap erik begitu pula dengan erik. Mereka berdua saling tatap dengan tatapan yang sangat dalam.


Abilerdo menatap mereka berdua dengan tatapan misterius. Abilerdo bisa menyadari arti tatapan erik pada aina memiliki arti yang sangat dalam.


[Hmm...sungguh menarik!!] gumam lureta sambil tersenyum sinis melihat abilerdo, aina dan erik.


“Sebaiknya kalian pergi dari sini sebelum terlambat.” Kata Dirk sambil menatap lureta dengan tatapan dingin.


“Terlambat?? Aku bahkan belum memulai.” Kata lureta sambil tersenyum mengejek.


Mereka semua menatap lureta dengan tatapan kebencian dan dingin. Suasana pun menjadi sangat mencekam.


“Evan, biar aku yang membereskan mereka semua. Kau tetap diam disini!!” kata lureta dengan nada serius.


“kata-katamu sangat sombong!!” kata kinsey sambil menyerang lureta.


“Yang Mulia, biar kami saja yang membereskannya.” Kata elbert sambil menyerang lureta.


Dirk, elbert dan kinsey menyerang lureta secara bersamaan. Serangan demi serangan dilancarkan oleh mereka bertiga kepada lureta.


Evan yang masih tergolong anak-anak itu, sedikit takut dan disisi lain takjub dengan pertarungan antara mereka yang terlihat sangat luar biasa.


[Hebat..] gumam aina dalam hati sambil mengagumi kekuatan Dirk, elbert dan kinsey.


“Kakakku memang hebat!!” gumam Kimberly sambil tersenyum senang.


“Kalian lumayan juga!! Aku hampir lupa, kalau kalian bertiga adalah prajurit terkuat di kerajaan kunstkring.” Kata lureta sambil tersenyum sinis.


“Lumayan?? Kau bahkan tidak bisa mengimbangi kekuatan kami.” Kata elbert sambil tersenyum mengejek.


“Aku bahkan tidak serius.” Kata lureta dengan nada cuek.


“Aku tadi sudah memperingatkanmu.” Kata Dirk sambil menyerang lureta.


Lureta sedikit terkejut karena Dirk sudah berada tetap dibelakangnya.


Dengan cepat lureta menghindar dari serangan Dirk, namun dia masih terkena sedikit dari serangan Dirk padanya.


[Dia.. Sejak kapan dia sudah berada dibelakangku??] gumam lureta dalam hati dengan ekspresi terkejut dan menahan sakit.


“Nona..” gumam evan yang nampak khawatir.


Dirk menatap dingin lureta yang nampak menahan rasa sakit dari serangannya.


Lureta yang masih sedikit sakit karena serangan Dirk, tiba-tiba elbert dan kinsey menyerangnya. Lureta menangkis serangan elbert dan kinsey, namun dia terlihat sedikit kesulitan.


Dirk langsung menyerang lureta yang nampak kesulitan karena menangkis serangan elbert dan kinsey.


Lureta tidak bisa menghindar dari serangan Dirk kali ini. Dia pun terpental lumayan jauh.


“NONA LU!!” Teriak evan yang nampak khawatir.


“Diam kau bocah.” Kata lureta sambil berdiri perlahan.


Lureta terlihat sangat kesal, dia pun berdiri sambil menatap dirk, elbert dan kinsey.


“Kalian berhasil!!” kata Kimberly sambil tersenyum bahagia.


“Berhasil?? Jangan mimpi.” Kata lureta dengan tatapan kebencian.


[Walaupun dia terlihat kesakitan tetapi dia...] Gumam erik dalam hati dengan ekspresi bingung.


Abilerdo menatap lureta dengan tatapan yang sangat dalam.


“Teganya kalian mengeroyok seorang gadis.” Kata lureta sambil tersenyum sinis.


“Gadis?? Kau bukan seorang gadis dimata kami, tetapi musuh!!!” kata elbert dengan nada dingin.


“Kalian berhasil membuatku marah!!” kata lureta dengan tatapan dingin.


Lureta mengeluarkan aura dark energy miliknya. Abilerdo menyadari kekuatan lureta tidak seperti tadi.


“Kalian bertiga, hati-hati!!” kata abilerdo dengan nada serius.


“Ternyata kau bisa menyadarinya, Yang Mulia.” Kata lureta sambil tersenyum.


Mereka semua menatap lureta dengan tatapan bingung. Mereka bisa merasakan perubahan kekuatan lureta yang sangat kuat.


Lureta menyerang Dirk, elbert dan kinsey secara bersamaan dengan sangat cepat. Mereka bertiga pun terpental dengan keras.


“Apa..apa yang terjadi??” gumam aina yang nampak bingung.


“Serangannya sama sekali tidak terlihat.” Gumam Kimberly yang nampak terkejut.


Dirk, elbert dan kinsey kembali berdiri dan menyerang lureta secara bersamaan. Namun, sekali lagi mereka bertiga terpental karena serangan lureta. Walaupun mereka bertiga terlihat menahan rasa sakit karena serangan dark energy milik lureta, tetapi mereka masih bisa berdiri.


“Kalian membuatku sedikit terkejut.” Kata lureta sambil tersenyum sinis.


“Apa tujuanmu menyerang istana aeres??” tanya abilerdo dengan nada dingin dan tatapan serius.


Lureta berbalik dan menatap abilerdo.


“Kau memang selalu cepat menyadarinya, Yang Mulia!! Oh iya, semua orang yang berada di istana ini sudah tertidur dengan sangat pulas.” Kata lureta sambil tersenyum dingin.


“Apa maksudmu?? Apa yang kau lakukan pada raja dan ratu??” tanya erik dengan nada kesal.


“Jangan khawatir, aku belum melakukan apapun pada mereka. Aku hanya membuat mereka tertidur pulas!!” kata lureta sambil tersenyum mengejek.


“Setelah membereskan kalian, aku pasti akan membunuh raja dan ratu aeres.”kata lureta sambil tersenyum sinis.


“Oh iya.. Aku hampir lupa!! Tujuanku kesini untuk membunuh penerus kerajaan aeres.” Kata lureta sambil menatap erik.


Mereka semua nampak sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh lureta.


[Erik??] gumam aina dalam hati yang nampak bingung.


“Aku tidak menyangka, ternyata raja kunstkring dan para prajurit terkuatnnya juga berada disini. Aku seperti mendapatkan hadiah!!” kata lureta sambil tersenyum sinis.


“Diam kau!!” kata kinsey sambil menyerang lureta.


Dirk dan elbert juga langsung menyerang lureta secara bersamaan. Walaupun mereka bertiga menyerang dengan kekuatan penuh. Tetapi lureta sama sekali tidak terluka sedikitpun.


Dirk, elbert dan kinsey terlihat kelelahan. Bahkan lureta hanya menghindar tanpa menyerang balik mereka bertiga.


“Sekarang giliranku!!” gumam lureta sambil menatap mereka bertiga dengan tatapan dingin.


"Hati-hati!!!" teriak Kimberly yang nampak khawatir.


Lureta menyerang dirk, elbert dan kinsey yang terlihat kelelahan itu. mereka pun terpental karena tidak bisa melihat arah serangan lureta.


abilerdo, aina, erik dan Kimberly nampak sangat khawatir karena mereka bertiga terpental dan membentur tanah dengan sangat keras.


Walaupun mereka terlihat sangat kesakitan. tetapi mereka sama sekali tidak ingin menyerah. Mereka bertiga berusaha berdiri secara perlahan.


"Sungguh keras kepala!!" gumam lureta.


Lureta mendekati mereka bertiga yang masih berusaha untuk berdiri.


"Apa kekuatan prajurit terkuat hanya seperti ini?? sungguh menyedihkan." kata lureta sambil menatap dingin Dirk, elbert dan kinsey.


[Sial!!] gumam elbert dalam hati yang nampak kesal.


"Kami tidak akan menyerah!! Apapun yang terjadi, kami pasti akan melindungi Yang Mulia dan tuan putri." kata dirk sambil menatap dingin lureta.


"Dirk...." gumam aina yang nampak khawatir.


Walaupun dirk terlihat dingin dan kaku sepanjang hari, tetapi aina menyadari bahwa Dirk begitu peduli padanya.


"Kau masih begitu sombong!!" kata lureta sambil menatap Dirk.


lureta mengumpulkan kekuatannya untuk menyerang Dirk yang sudah terlihat lemah itu.


"Dirk.. tidak.." gumam aina dengan nada suara pelan dan nampak khawatir.


"Kau pertama yang akan kubunuh!!" kata lureta dengan nada dingin.


Lureta melancarkan serangan jarak dekatnya kepada Dirk. Dirk sama sekali tidak bisa menghindar karena kekuatannya seperti terkuras habis.


Elbert, kinsey, Kimberly nampak sangat khawatir.


"TIDAK!!!!" Teriak aina sambil menutup mata dengan tubuh yang gemetar.


...............................


Nantikan kelanjutan episodenya ya.


jangan lupa favorit kan, like setiap episodenya jika kalian suka dengan novel ini.


Terima Kasih Sudah membaca.