The Legend Of Sun Queen

The Legend Of Sun Queen
Kisah Cinta yang Tragis



Melville datang dengan pasukan yang sangat banyak, dia mengobrak-abrik seluruh ibu kota kourion.


kourion tidak sempat mempersiapkan pasukan untuk melawan mellville, apalagi para prajurit yang lain masih terluka dan kelelahan karena baru sehari sebelumnya melville mundur dari peperangan.


Tak ada yang menyangka raja melville datang dengan kekuatan penuh.


Ratu Alesa, Raja Edward dan ketiga pelindung mereka secara bergegas keluar dari istana.


Tiba-tiba mereka terhenti.


Ooh tidak!! raja melville sudah berada di taman istana. Sentak membuat mereka terkejut.


"Disini kalian rupanya!!" kata melville dengan wajah yang menakutkan.


[Aura ini!! soul energy miliknya sangat besar!!] gumam alesa dalam hati.


"Alesa, aku berjanji akan melindungi dirimu!! walaupun harus membunuh kakakku sendiri!!" kata edward dengan senyuman hangat sambil menatap alesa.


Alesa terkejut, karena sekalipun edward tersenyum tetapi terlihat jelas di wajahnya bahwa dia akan membunuh satu-satunya keluarganya demi alesa.


Alesa merasa sangat bersalah, walaupun melville sangat jahat, tetapi dia tetap adalah kakak dari orang yang dicintainya.


Kegundahan alesa membuat dia merasa frustasi, kegelisahan yang dia rasakan seperti merasuk sampai jantungnya.


Selama ini, dia tidak bisa membunuh melville karena melville adalah satu-satunya keluarga yang dimiliki edward.


Alesa meneteskan air mata penyesalan, dia berpikir jika dia tidak menikah dengan edward, semua ini tidak akan pernah terjadi.


[Jika saja aku tidak mengikuti keegoisan cintaku, edward dan keluarganya pasti masih bersama-sama!! Jika saja aku menolak menikah, edward dan kakaknya tidak akan seperti ini!! Negeriku juga tidak akan....!!] Gumam alesa dalam hati sambil menangis penyesalan.


Tiba-tiba edward memeluk alesa yang terlihat putus asa itu, kehangatan dan rasa dicintai oleh seseorang membuat alesa tenang, tetapi disisi lain seperti duri yang di tancapkan kedalam jantungnya.


"Alesa, aku tidak pernah menyesal menikah denganmu!! apapun yang terjadi aku akan selalu mencintai dan melindungimu!!!" kata edward sambil memeluk alesa dengan penuh kehangatan.


Alesa pun menjadi tenang mendengar perkataan edward, dia merasa bahagia memiliki seseorang seperti edward.


"Kisah cinta kalian membuatku muak!! apa cinta kalian bisa mengalahkan ku?? Bodoh!!" kata melville dengan senyuman licik.


Alesa dan Edward pun menatap melville dengan tatapan dingin.


"Tatapan kalian sungguh menjadi pemandangan malam yang sangat indah!!" kata melville sambil tertawa.


"Alesa, tunggulah disini!! biar aku yang menghadapinya!!" kata edward sambil berjalan ke arah melville.


"Tidak!! ed....." kata alesa yang terhenti karena di sela oleh edward.


"Percayalah padaku!!" kata edward dengan sangat serius.


[Tidak!! edward, kekuatan melville berbeda dari sebelumnya!! kekuatan dark energy miliknya sudah sangat kuat!!] gumam alesa dalam hati yang merasa ketakutan.


"Alesa, bagiku kau adalah satu-satunya cahaya yang bisa menerangi kegelapan!!" kata edward sambil melirik alesa dan tersenyum.


"KALIAN LINDUNGILAH RATU!!" Kata edward pada ketiga pelindung alesa.


"Baik yang mulia!!" kata ketiga pelindung alesa secara bersamaan.


Edward dan melville pun saling serang satu sama lain. Alesa yang melihat pertarungan itu merasa sangat bersalah.


Pemandangan yang dia lihat dimalam itu adalah pertarungan antara kakak beradik.


Alesa merasa cemas, dia bisa merasakan perasaan yang tidak biasa, dia merasa tidak mungkin dia bisa berdiam diri melihat semua ini.


"Edward, sudah lama aku menantikan semua ini!!!" kata melville.


"Aku juga, sejak kau membunuh ayah dan ibu, aku sudah tidak menganggap kau sebagai kakakku!! bagiku, keluargaku sudah mati!!" kata edward dengan nada dingin.


"Kau benar-benar adik yang menyebalkan!! sejak dulu ayah dan ibu tidak pernah menganggap ku, mereka lebih menyayangi dirimu daripada aku, mereka memilih kau yang menjadi pengeran mahkota!!! bahkan kau memiliki soul energy yang luar biasa. semua itu membuatku muak!!!" kata melville dengan tatapan penuh amarah.


"Semua kasih sayang dan cinta yang kau dapatkan membuatku muak!! bahkan kau bisa mendapatkan cinta yang tulus dari orang yang bukan keluargamu!!" kata melville sambil melirik alesa.


"Aku sudah berjanji pada diriku bahwa aku akan mengalahkanmu!!" kata melville sambil menyerang edward.


Melville mulai merencakan sesuatu yang licik, dia memanggil prajurit agora yang memiliki soul energy yang lumayan kuat untuk menyerang alesa.


Para pelindung alesa berusaha sekuat tenaga melindungi alesa, tetapi mereka tidak menyadari bahwa melville telah memberikan sedikit dark energy pada prajuritnya. Para pelindung alesa mulai merasa kelelahan, tetapi mereka terus berjuang untuk melindungi sang ratu.


Melville dan edward juga sudah terlihat sangat kelelahan. Dan disaat itu pula, dengan cepat melville mengarahkan sebuah dark energy yang berbentuk pedang pada alesa.


"TIDAK!!!" teriak edward dan dengan cepat sudah berada tepat di depan alesa.


Pedang itupun menusuk tepat di jantung edward.


"Ed...edward... ti.. ti.. TIDAK!!" gumam alesa sambil menangis melihat edward tertusuk pedang tepat didepan matanya.


Dengan penuh air mata, alesa bergegas memeluk edward, tubuhnya terlihat lemah tak berdaya dan terasa mulai mendingin.


"A.. a..alesa!! aku bangga bisa melindungimu!!" kata edward dengan terbata-bata karena menahan sakit.


"Tidak edward!! jangan bicara lagi!! tubuhmu..tubuhmu..." kata alesa sambil menangis memeluk edward.


"Semua ini karena salahku!! karena keegoisan cintaku!!!" kata alesa sambil menangis.


"Ti..tidak.. i..itu tidak benar!! Ka..kau a..ada..lah ca..haya da..lam hi..dupku!! ci..cinta.. ya..ng kau be..rikan mem..buat..ku me..rasa sa..ngat bahagia!!!" kata edward sambil memegang pipi alesa.


Tubuh edward pun perlahan mulai terasa semakin dingin, matanya perlahan terpejam, tangannya yang tadi di pipi alesa mulai jatuh perlahan, desahan nafas edward juga semakin tak terdengar. Dia pun tertidur selamanya sambil tersenyum.


Terdengar tangisan alesa yang sangat kuat, tubuh edward yang dingin dalam pelukannya membuat hati alesa bagaikan tertusuk seribu duri.


Bahkan para pelindung alesa juga menangis melihat sang raja terbaring kaku tak bernyawa lagi.


"Pemandangan yang sungguh indah!!" kata melville dengan senyuman mengejek.


Alesa terdiam mendengar suara melville yang sama sekali tidak merasa apapun, walaupun dia membunuh adiknya sendiri.


Alesa menatap mata melville dengan tatapan amarah.


"Aku suka melihat tatapanmu itu" kata raja melville yang juga menatap mata alesa.


"Seharusnya aku membunuh mu sejak awal!! tetapi aku tidak bisa melakukannya!! bodohnya aku karena berpikir bahwa kau tidak akan menyakiti adikmu sendiri!!" kata alesa dengan nada yang dingin seperti ingin membunuh.


Alesa meletakkan tubuh edward secara perlahan. Dan dengan cepat menyerang melville dengan soul energy miliknya.


Melville terpental membentur tanah, kemudian alesa mengeluarkan sebuah cahaya kecil diatas tangannya, cahaya itu perlahan membesar dan membentuk sebuah tongkat yang tingginya melebihi alesa.


Tongkat itu terbuat dari soul energy milik alesa, ujung tongkat yang berwarna emas yang terlihat mewah, diujung tongkat yang berbentuk bulat kecil transparan yang berkilau seperti berlian dikelilingi oleh emas yang berbentuk bulat.


[Tongkat apa itu?? kekuatan gadis ini, tekanannya sangat kuat!!] gumam melville dalam hati yang terlihat gugup dan kaget dengan kekuatan alesa.


Alesa tiba-tiba terbang perlahan kearah langit sambil memegang tongkat itu, tongkat itu mulai bersinar begitu pula dengan tubuh alesa.


"Yang mulia!!! Jangan gunakan itu!!!" kata salah satu pelindung alesa.


[Kenapa tiba-tiba aku tidak bisa bergerak??] gumam raja melville dengan gugup.


[Edward seandainya reinkarnasi itu memang benar-benar ada, Aku ingin di kehidupan yang selanjutnya bisa bertemu dengan dirimu lagi dan saling mencintai lagi sampai hari tua!! Walaupun sekarang hanya singkat tetapi aku sangat bahagia] Gumam alesa dalam hati sambil meneteskan air mata.


"Melville, aku tidak akan membiarkan kau menyakiti orang-orang yang kusayang lagi!!! Demi melindungi orang-orang yang kusayang dan rakyatku, aku akan menghukum mu!!" kata alesa dengan nada yang dingin.


[Aku bisa merasakan, Kekuatannya tidak seperti manusia!! apakah ini kekuatan dewa?? apakah ini adalah kekuatan sebenarnya dari Sun Queen??] gumam melville dalam hati.


"YANG MULIA!!!!" teriakan ketiga pelindung alesa.


.........................................


Nantikan episode selanjutnya ya :)


Jangan lupa vote, like dan favorit kan juga.


Maaf kalau ada salah-salah kata.


Terima Kasih sudah membaca.