Princess Vlaron

Princess Vlaron
kebebasan untuk Jerry



Princess mengunyah makanan nya dengan sangat kasar kedua matanya menatap para pria di hadapannya nya dengan sangat sinis . Para maid di sana saling melirik satu sama lain dengan tingkah Nona Muda mereka yang selalu saja moodswing


" Kenapa menatap kami seperti itu ?". celetuk Lucas sambil menaik turunkan kedua alisnya


" Apa kau melakukan kesalahan ?". bisik Rion pada Lucas


" Apa kau berinvestasi di CM gamers? ". tanya Princess


Huukkk hukkk


Lucas tersedak makanan nya saat mendengar pertanyaan dari Princess dan dengan cepat dia mengambil air dan meminum nya


" Kau selalu saja tau apa yang aku lakukan ". sinis Lucas


" Jadi itu benar ? hahahaha ". Rion tergelak


" Dia pasti iri pada mu Rion ". Princess terkikik geli dan seketika membuat wajah Lucas menjadi masam


" Kenapa kau sangat suka menggoda ku , hahh ?". kesal Lucas


" Baby , apa kau melupakan sesuatu ?". tanya Justin


" Apa ?".


" Apa kau sungguh lupa ?".


" Aku ingat tapi aku tidak ingin membahas nya untuk saat ini ". ucap Princess


" Baiklah !".


Princess lalu berdiri dia menyelesaikan acara sarapan pagi nya . " Ada hal yang ingin aku bicarakan dengan mu , Kai !". ucap Princess langsung berlalu pergi


Kai menatap Princess lalu dia ikut berdiri dan mengikuti langkah nya


" Mereka sungguh aneh ". cibir Rion


" Bodoh , kalau mereka aneh lalu kenapa kau mau bekerja dengan gadis itu !". kata Lucas


" Karena aku di gaji !". enteng Rion sambil tersenyum


Kai menatap Princess di hadapannya . Saat ini mereka saling berhadapan , Princess melipat kedua tangannya di dada sambil mata nya fokus menatap Kai


" Kau tentu saja tau siapa kelompok Zein, jadi aku harap kau harus lebih berhati-hati dan berikan peringatan juga untuk Erick ". kata Princess


" Hanya itu saja ?".


" Aku tau apa yang sedang kau pikirkan Kai tapi jangan pernah berharap bila kau bisa untuk melakukan nya tanpa seijin dari ku . Aku tidak akan membiarkan kau dalam bahaya dan kau harus ingat tentang hal itu ". tekan Princess


" Aku paham tapi ada yang lebih membuat ku khawatir untuk saat ini ".


" Apa ?".


" Kau pun juga pasti tau kalau Chen merupakan bagian dari kelompok Zein !". Kai tersenyum sinis menatap Princess di hadapannya


Princess pun menyeringai ". Hahahaha , ternyata kau terlalu pintar untuk bisa di kelabui ". ucap Princess dan membuat Kai mengernyit kan alisnya


" Jadi Chen merupakan bagian dari kelompok Zein ? ". Lucas berjalan masuk di ikuti oleh Justin dan Rion di belakang nya. Princess maupun Kai sontak menoleh saat mendengar suara Lucas berada di dalam ruangan itu


" Tenang lah Chen berada di pihak kita ". jelas Princess


" Kau sangat yakin tentang hal itu , baby ". Justin lalu duduk di sofa dengan matanya tetap fokus menatap Princess


" Tentu saja aku sangat yakin ". seringai Princess lalu menuju sebuah meja dan mengambil remote control . Princess menekan tombol itu hingga memperlihatkan layar monitor besar di hadapannya dan lebih membuat kaget adalah ternyata itu merupakan video call dari Chen dan Lucifer


" Licik !". geram Lucas


" Mulut mu itu , apa bisa aku menyumpal nya ". tawa Chen di seberang sana


" Bagaimana kabarmu Lc ?". tanya Princess


" Sangat baik seperti yang kau lihat !". ucap Lucifer


" Aku akan mengirimkan sesuatu aku harap kalian semua akan membaca nya ". kata Roy di seberang sana dan benar saja semua ponsel mereka berbunyi di saat yang bersamaan


Justin merogoh sakunya begitu yang lain dan mereka langsung membaca email yang di kirimkan oleh Roy


" Apa ada sebuah konspirasi di sini ? ". tanya Lucas


" Seperti nya iya dan hanya Princess yang tau ". celetuk Kai


" Baby , kau melepaskan mereka ? ". tanya Justin


Princess menganggukkan kepalanya pertanda mengiyakan . Justin mengelengkan kepala nya pelan


" Rencana apa lagi yang kau main kan ? ". teriak Chen di seberang sana


" Astaga aku tertipu !". ucap Rion


Ucapan Rion membuat mereka semua menoleh kepada nya begitu pun dengan Lucifer, Chen dan Roy yang sedang melakukan Video call itu


" Ada apa Rion ?". tanya Justin


" Bukan kah ini adalah Islandia ? negara teraman di dunia? tapi bagaimana mungkin sekarang menjadi sarang mafia dan di gadang-gadang bahwa Blackdevil yang menguasai nya sekarang ?". ucap Rion


" Hahhhh , apaa ? kau tidak salah membaca artikel kan Rion ?". geram Lucas langsung merampas ponsel milik Rion


" Jadi berita tentang pembantaian blackdevil hanya omong kosong saja ?". tanya Lucas


" Seperti nya kami memerlukan penjelasan darimu , baby ". celetuk Justin tersenyum tipis


" Kau dalang di balik semua ini ?".


" Kenapa kalian menuduh ku ? seolah aku lah tersangka di sini ? ". Princess berkata dengan sangat santai


Di seberang sana Lucifer dan Roy terlihat sedang berdiskusi sedangkan Chen terlihat sedang membaca berkas dokumen di tangan nya


" Kau benar-benar gadis yang licik ". ucap Chen


" Ayolah Chen , aku tidak membuat sebuah konspirasi apapun ". ucap Princess


" Baby ,!".


" Ada yang ingin kau katakan mengenai kelompok mu Chen ?". seringai Princess


Pertanyaan Princess membuat Chen menanggalkan kacamata yang sebelumnya bertengger di hidung mancungnya . Chen menatap layar monitor di hadapan nya di mana wajah Princess dan yang lain nya terpampang dengan sangat jelas


" Apa yang harus aku jelaskan mengenai kelompok Zein karena sudah bisa di pastikan bila kau sudah mengetahui semuanya ". ucap Chen


" Apa kau benar-benar kawan atau musuh Chen ? Aku jadi curiga kalau kau merupakan mata - mata dari Jerry ". celetuk Lucas dan membuat wajah Chen di seberang sana menjadi sangat masam


" Jadi kau tidak mempercayai diri ku ?". tanya Chen


" Aku tau siapa kau Chen jadi jangan menutupi identitas mu lagi !". celetuk Kai


" Bila sampai Chen berkhianat maka aku sendiri yang akan mematahkan lehernya dan menghancurkan bisnis yang sudah dia rintis dari nol itu ". seringai Princess sambil melipat kedua tangannya di dada


" Aku tidak akan berkhianat dan kau tidak perlu khawatir tentang itu ". ucap Chen


" Di mana psikopat gila itu ?". geram Princess sambil terus menatap layar ponselnya.


" Kenapa kau mencari Lee , baby ?". tanya Justin


Justin pun berdiri dan menghampiri Princess , dia berdiri di hadapannya


" Kau akan tau nanti honey !".


Di saat yang bersamaan wajah tampan Lee terlihat di layar monitor itu dengan pakaian acak - acakan khas bangun tidur bisa di pastikan bahwa Lee belum mandi hanya saja wajah tampan nya mampu menutupi image nya itu


" Apa kau sangat merindukan diri ku hingga pagi buta seperti ini kau menghubungi ku ?". decak Lee sambil mengacak-acak rambut nya


Justin memperhatikan penampilan Lee dengan seksama begitupun yang lain di mana saat ini Lee masih berada di ranjang nya dengan memakai piyama tidur berwarna ungu


" Bagaimana keadaannya Lee ?". to the point Princess


" Dia baik-baik saja dan Kim sedang menjaga nya ". ucap Lee setengah malas


" Sepertinya itu ranjang rumah sakit ?". celetuk Lucas


" Ya kau benar . Karena gadis itu aku harus mengungsi di rumah sakit selama seminggu !". decak Lee


" Kau berlibur tidak mengajak ku ?". canda Chen


" Mulut mu Chen aku sedang tidak berlibur biasa tapi aku sedang uji nyali di sini . Apa kau ingin menemani ku , maka dengan sangat senang hati akan aku kirimkan jet pribadi ku untuk menjemput mu di Irlandia ". ucap Lee


" Seperti nya aku tidak sesengang itu ". elak Chen karena dia tau maksud ucapan dari Lee


" Apa boleh aku bertanya ?". ucapan Roy membuat mereka menatap layar monitor di mana wajah Lucifer dan Roy tertera


" Katakan Roy !".


" Apa Jerry benar-benar sudah bebas dari Jerman ? maksudku apa Nona Muda benar - benar melepaskan nya ?". tanya Roy dengan sangat berhati-hati


" Ummm,... itu benar Roy dan aku memang segaja membuka akses mereka ". ucap Princess


" Sudah aku duga kau pasti akan membuat konspirasi baru !". celetuk Lucas


" Sepertinya ini konspirasi yang sangat menguntungkan kita ". sahut Kai


" Kebebasan Jerry akan membuatnya kembali ke China karena sekutu nya sekarang berada di China yaitu kelompok Zein sedangkan untuk Kenta , bisa aku pastikan dia akan kembali ke Jepang untuk menemui kelompok Yakuza nya . Untuk Andrew dan Sonia mereka pasti kembali ke Irlandia . Sepertinya mereka sudah menyusun rencana untuk balas dendam ". seru Justin


" Kau sangat benar karena pesawat itu akan mendarat 3 jam lagi ". celetuk Lucifer


" Touchh touchh ,... mereka bergerak cepat rupanya ". ucap Princess


" Bisakah aku kembali tidur ? Aku sangat mengantuk ". Lee merebahkan kembali tubuhnya


" Jika kau sampai berani memejamkan mata mu maka aku tak akan segam mengambil Kim dari mu Lee !". ancam Princess dan sontak langsung membuat Lee kembali bangun dari tidurnya


" Kau !! bisakah kau jangan mengancam ku dengan ancaman murahan mu itu ?". kesal Lee


" Kau sangat takut kehilangan Kim ? Apa kau menyukainya ?". celetuk Rion


" Sialannn ,,,.. aku masih normal asal kau tau Rion !". geram Lee sedangkan Rion nampak terkekeh


" Sudah hentikan , apa kalian tau kenapa aku mengumpulkan kalian semua di sini hahh ? Jadi diamlah dan dengarkan rencana ku !". kesal Princess


" Baik !". ucap Lee


Mereka saling lirik , menunggu intrupsi dari Princess.


" Untuk kelompok Zein aku serahkan mereka kepada mu Lc , kau bisa mengambil alih kelompok itu karena kekuasaan dan kekuatan mereka cukup besar jadi bila kau mampu untuk menguasai nya maka jalan mu untuk menjadi King Of China akan terwujud dengan sangat cepat . Tapi aku pun tidak akan mengambil resiko maka oleh sebab itu Kai dan Erick akan ikut membantu mu karena mereka sudah berpengalaman berurusan dengan kelompok Zein dan untuk Chen , kau harus melaporkan semua pergerakan mereka pada Lucifer jadi lah mata dan telinga yang sangat berguna Chen !". jelas Princess


" Aku paham !". ucap Chen


" Baiklah dan untuk mu Kai , aku minta kerjasama nya ". ucap Lucifer


" Tentu saja!". ucap Kai


" Dan untuk mu Lee . Aku ingin kau dengan cepat menyelesaikan urusan mu di sana karena aku sangat yakin bila kau sudah ingin kembali ke Korea . Tapi bila kau sampai mengacaukan semua rencana ku maka bersiaplah untuk hal terburuk di dalam hidup mu yang tidak pernah kau bayangkan sebelumnya !". ucap Princess


" Berhenti mengancam ku dan cukup doakan saja yang terbaik !". ucap Lee langsung memutuskan panggilan nya tapi Princess pun seolah tak perduli


" Dan untuk kalian ". Princess menatap para pria di hadapannya itu Justin , Lucas dan Rion . " Bersiaplah untuk hal terburuk baik hari ini , esok atau lusa . Bunuh mereka yang layak untuk di bunuh sebelum aku sendiri yang harus turun tangan dan bila sampai itu terjadi maka bisa aku pastikan akan banyak korban . Jadi usahakan bertindak dengan sangat teliti dan berhati-hati !". ucap Princess


" Aku mengerti tapi apa maksud mu dengan hal terburuk ? ". celetuk Lucas


" Kau tentu tau bagaimana kehidupan kita sekarang ini. Banyak pihak yang menginginkan kekuasaan tertinggi di dunia bawah dan mereka pasti sudah mengetahui siapa Red Blood itu . Ramalan yang di gadang-gadang bahwa Red Blood akan menjadi King pertama yang akan menduduki singgasana kekuasaan tertinggi di dunia bawah . Bisa di pastikan banyak pihak yang akan mengincar nya baik lawan yang kita ketahui atau tidak kita ketahui maka oleh sebab itu kita semua tidak boleh terkecoh dan salah satu kunci keberhasilan kita semua adalah kepercayaan satu sama lain . Dan jika suatu saat nanti aku menemukan penghianat di sekitar ku mata kematian adalah hal yang pantas untuk dia dapatkan dan aku harap kalian semua mengerti !". jelas Princess


Mereka semua mengangguk paham


" Apa kau mencurigai seseorang ?". tanya Lucas


" Untuk saat ini tidak ada dan aku berharap agar tidak ada penghianat di dalam lingkungan ku !". ucap Princess


" Kau hanya belum menemukan penghianat itu dan bisa saja orang terdekat yang akan menjadi penghianat nya !". seru Chen


" Apa kau berusaha untuk menyindir diri mu sendiri Chen ? bila aku tau kau sampai berkhianat maka aku tak akan segan untuk mencincang tubuh mu itu !". ucap Lucas


" Jangan menantang ku karena kau masih sangat jauh di bawahku !". ejek Chen