
" hoshh hosshh ,,,,,,, ahhhh menyebalkan mimpi macam apa itu huhh " teriak Putri sembari turun dari tempat tidur nya.
ceklek
pintu kamar terbuka
" kenapa sayang ,,, kenapa teriak teriak begitu hahh" ucap lembut Mama Reta , sambil berjalan mendekati putri kesayangannya itu.
" Ngak kenapa kok Ma, aku mimpi buruk Ma , aisshh mimpi itu selalu datang Ma " kata Putri
" Ummm mimpi apa sayang sini cerita sama Mama " ucap lembut Mama Reta memeluk anak nya itu
Putri Wulandari adalah anak sulung dari pasangan Reta Andari dan Raka Wijaya , memiliki 2 Adik laki- laki , yang kedua bernama Putra Wijaya dan si bungsu Andika Wijaya . Keluarga kecil yang tinggal di sebuah kota di Provinsi Bali , wilayah Indonesia Bagian Tengah .
Raka Wijaya yang hanya pegawai biasa di sebuah Bank Swasta sedangkan Reta Andari bekerja sebagai Chef di salah satu restoran berkelas di kota Denpasar .
Putri sendiri baru lulu SMA , berniat melanjutkan pendidikan nya di negara tetangga tepat nya Singapura , akan tetapi selalu di tentang oleh kedua orang tua nya , sedang kan adik nya Putra masih kelas 2 Smp , dan si bungsu kelas 3 Sd .
Pagi hari , 07: 30 wita
" huhhh,,," kata Putri
" kenapa sih kak , pagi pagi muka kucel gitu huhh" cebik Putra
" kenapa sayang , ini Mama buatkan nasi goreng spesial ala chef Reta " ucap Mama Reta sambil tersenyum kepada kedua anak nya itu.
" ummm Papa di mana Ma ? " tanya Putri sambil memakan nasi gorengya
" nah itu Papa sama Adik mu , sambil menunjuk arah tangga " kata Mama Reta
" Put ,,,, " panggil Papa Raka
" ummm ya kenapa Pa " jawab Putri
" kamu mau lanjut kuliah di mana sayang ?" tanya Papa Raka
hening
hening
hening
2 detik
3 detik
" emmm emmmm ,,, kenapa jadi hening begini , kamu kalau di tanya jawab dong sayang" ucap Mama Reta sambil melihat Putri
" kok kamu diem aja Put ,,, ? " tanya Papa Raka
" ummm itu Pa ,,, ummm rencana nya mau di ,,, di ,,, ummm mau nya ummm " gugup Putri sambil melihat kedua orang tua nya
" Jangan bilang kalau kamu masih kekeh ingin Kuliah di Singapura " ucap Papa Raka sedikit keras
" ummm iya Pa , kenapa di larang sih Pa , Ma , kan cuma tahun aja Pa Ma " jawab Putri dengan mata berkaca kaca
" huhhh keras kepala" bentak Papa Raka dan pergi meninggalkan meja makan
" Ma ,,, hiks hiks hiks " tangis Putri pecah begitu di bentak oleh Papanya
" udah sayang sabar ya , nanti Mama yang bujuk Papa ya , udah jangan nangis lagi nanti cantik nya ilang" ucap Mama Reta
" Ma ,,, Putra sama Andika berangkat ya , yuk Ka " ucap Putra sambil menarik tangan adik nya bungsunya itu
" Ma , kenapa Papa ngak ijinin aku sih Ma , kenapa Ma , tangis Putri makin menjadi sambil berlutut kepada sang Mama " tanya Putri
" udah nanti Mama yang bujuk Papa , udah jangan nangis lagi ya , cup cup anak Mama yang cantik , sembari menghapus air mata anak nya " ucap Mama Reta
" ya udh tapi Mama harus janji ," ucap Putri menjulurkan jari kelinking nya dan di sambut dengan jari kelingking sang Mama
" oke Mama janji " ucap Mama Reta sambil mengelus rambut anak nya
" ya udh Putri mau ke kamar ya Ma , " kata Putri sambil berjalan meninggalkan sang Mama yang menatap putri kesayangannya nya itu
next