
Prangg
" Shittt !". pekik Lucifer saat gelas di tangan nya terjatuh ke lantai hingga hancur berkeping - keping . Roy datang menghampiri Lucifer
" Ada apa ?". tanya Roy
" Perasaan ku tiba - tiba saja tidak enak seperti telah terjadi sesuatu !". ucap Lucifer lalu duduk di sofa . Seorang pelayan datang lalu membersihkan pecahan gelas itu . Roy pun ikut duduk di sofa
" Cepat telpon gadis itu aku tiba - tiba teringat pada nya !". ucap Lucifer lagi saat bokong Roy baru saja mendarat di sofa
" Oke!!". Roy mengeluarkan ponsel nya lalu menghubungi Princess
" Nomer nya tidak aktif !". kata Roy . Lucifer menatap tajam ke arah Roy . Raut wajah nya tak terbaca lalu dia bangkit berdiri
" Siapkan jet ku 10 menit lagi kita berangkat ke Singapura !". titah Lucifer melesat pergi sedangkan Roy nampak kaget mulut nya terbuka saking kaget nya kemudian dia pun bangkit lalu beranjak pergi untuk menyiapkan penerbangan mendadak nya
...***...
" Cepatlah !!! kenapa kau sangat lambat sekali ". kesal Justin karena Lucas mengemudikan mobil nya dengan pelan
" Aissss pelan - pelan saja !! memang nya kenapa kau harus tergesa - gesa begitu ?". Lucas menoleh pada Justin di sebelah nya
" Perasaan ku tidak enak ! tepi kan mobil nya !!!". titah Justin . Lucas pun menepi kan mobil nya
" Ada apa ?". tanya Lucas
" Tukar posisi !! cepat ". Justin turun dari mobil begitu pun dengan Lucas dan mereka pun bertukar posisi
" Kau ini sebenar nya kenapa ?". Lucas menutup pintu mobil nya sedikit kasar sedangkan Justin dia langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan penuh tak perduli keadaan di sekitar nya sedang padat kendaraan lain . Lucas hanya mendengus kesal saat tak di hiraukan oleh Justin
Mobil mereka memasuki pelataran Mansion Vlaron . Justin melesat turun lalu masuk ke dalam Mansion meninggalkan Lucas yang masih berada di dalam mobil
" Apa Princess sudah pulang ?". tanya Justin pada kepala pelayan di sana
'' Belum Tuan Muda !". ucap kepala pelayan itu menunduk
Justin tak mengubris dia langsung melesat naik ke lantai atas lalu menuju ke kamar Princess tapi tak menemukan Princess di sana lalu dia kembali ke kamar nya untuk menganti pakaian nya
Suara mobil memasuki pelataran Mansion terdengar . Lucas yang masih berada di depan pintu masuk kemudian menoleh untuk melihat siapa yang datang
Rion turun dari mobil nya langsung menghampiri Lucas
" Apa Princess ada di dalam ?". tanya Rion . Lucas mengeryit melipat kedua tangan nya di depan dada
" Entahlah aku baru saja pulang !". kata Lucas berbalik lalu masuk ke dalam Mansion. Rion pun mengikuti langkah Lucas
Justin menuruni anak tangga sudah dengan pakaian kasual nya dia melirik ke arah Lucas dan Rion
" Kau di sini ?". tanya Justin
" Aku ingin bertemu dengan Princess !". kata Rion
" Tapi dia tak berada di Mansion ! aku kira dia bersama mu !". kata Justin
" Tidak ! aku tak bertemu dengan nya sejak kemarin malam !". ucap Rion
Justin dan Lucas saling lirik
" Perasaan ku tidak enak ! Rion lacak keberadaan Princess sekarang !".titah Justin
Rion langsung mengeluarkan i-pad nya mengoperasikan nya beberapa saat . Lucas dan Justin nampak terlihat cemas saat ini . Lucas merogoh saku nya dia mengeryit saat membaca pesan yang masuk ke dalam ponsel nya
" Lokasi terakhir nya di jalan xxx !". kata Rion
" Cepat !" . Justin berlari lalu masuk ke dalam mobil nya . Lucas pun mengikuti Justin . Rion pun masuk ke dalam mobil nya . Mobil mereka meninggalkan Mansion Vlaron
" Aisss kenapa aku tak sadar juga !". kata Lucas
" Ada apa ?". Justin menoleh sambil menambah kecepatan mobil nya
" Dia mengirim pesan pada ku tadi siang tapi aku tak sempat melihat ponsel ku karena aku meng-silent nya pada saat rapat tadi !". kata Lucas terlihat frustasi
" Kauu !!". geram Justin
" Cepat lah !". sekarang giliran Lucas yang panik
Rion menambah kecepatan mobil nya mengikuti arah mobil Justin di depan nya . Beberapa saat kemudian mereka sampai di tempat tujuan . Rion melesat turun begitu pun Lucas dan Justin
" Tidak ada orang !". Rion mengintip di sela kaca mobil Princess . " Tapi tas dan ponsel nya berada di dalam mobil !". ucap Rion lagi
Justin menatap sekeliling di mana mobil Princess terparkir di tepi jalan raya . Tatapan nya fokus pada sebuah mobil di depan mobil Princess . Justin menghampiri nya lalu menelisik setiap sudut mobil itu dia mengarahkan senter dari lampu ponsel nya lalu melihat plat nomer mobil itu
" Shitttt ini mobil Oca !". kata Justin
" Lalu di mana gadis itu ?". tanya Lucas
" Seperti nya mereka masuk ke area hutan !". kata Rion. Justin menoleh pada Rion
" Sialll ! ". pekik Justin berlari menuju ke arah hutan
Rion mengejar Justin sambil menghubungi seseorang. Lucas pun berlari mengikuti Justin
" Jalan xxxxx sekarang !". titah Justin pada Kevin
" Baik !". tegas Kevin di seberang sana
Mereka terus berlari di kegelapan malam hanya lampu ponsel saja yang menemani mereka langit pun nampak tidak mendukung karena saat ini cuaca sedang mendung
Justin menghentikan laju lari nya saat menyadari bahwa di depan nya adalah jurang . Lucas pun mengerem laju lari nya
" Kenapa ?".
" Di depan adalah jurang !". kata Justin
" Apa !!". pekik Lucas
" Jejak kaki terlihat di sini ! ayokk cepat !". Rion mendahului mereka berdua dengan sangat cepat nya
" Cepatt !". teriak Rion lagi
Justin dan Lucas pun kembali berlari mengejar Rion
" Kenapa kau berdiri di sana ?". tanya Justin menghampiri Rion
" Lihat !". tunjuk Rion
Justin memblalakkan mata nya begitupun dengan Lucas . Rion berjongkok lalu meletakkan jari telunjuk nya tepat di bawah hidung Oca . Gadis itu adalah Oca yang masih pingsan
" Dia masih hidup!". kata Rion bangkit berdiri
" Arkhhhh sialann !". pekik Justin
Kevin berlari menghampiri Justin nampak beberapa anggota The Black pun turut datang atas perintah Rion sedangkan Kevin datang bersama dengan mafioso Red Blood
" Lalu di mana gadis itu ?". teriak Justin
" Lihat seperti nya ada yang terjatuh ke bawah !". seru Lucas . Justin pun mendekat lalu melihat nya
" Kau benar !! gadis itu pasti jatuh ke bawah . Cepat turun kan helicopter dan kau bawa gadis itu ke Markas jangan biarkan dia mati lebih dulu !". titah Justin pada Rion
" Bawa dia dan berikan pada Cleo !". kata Rion kepada The Black setelah itu Rion merogoh ponsel nya lalu menelpon sistem kendali agar mengirimkan helicopter ke tempat mereka
" Kau mau kemana ?". tahan Lucas saat Justin hendak melompat ke bawah jurang
'' Aku harus mencari gadis itu !". Justin langsung menuruni jurang itu dengan berlari
" Sialll !". Lucas pun mengikuti Justin
Rion menyibak rambut nya kasar . The Black sudah membawa Oca ke markas . Kevin pun sudah mengikuti Justin dan Lucas . Rion mencari jalan lain
Di sisi lain
Princess kembali sadar dia mengucek kedua mata nya . Dia berusaha bangkit tapi sekujur tubuh nya rasa nya sudah remuk . Dia menyenderkan tubuh nya di batang pohon
" Ahhh tulang ku rasa nya remuk semua !". geram nya . Princess menyingkap baju nya luka di perut yang tadi mengeluarkan darah kini sudah hitam akibat darah nya sudah beku . Princess menahan rasa sakit dia bangkit berdiri dengan tertatih dia menyusuri jalan setapak di dalam hutan tanpa penerangan apa pun
" Aku sangat haus !". ucap nya terus menyeret kedua kaki nya hingga dia sampai pada sebuah sungai. Princess duduk di atas batu lalu membasuh wajah nya setelah itu dia meminum air nya untuk melegakan tenggorokan nya yang sudah kering dari tadi
" Baby kau di mana ?". Justin terus berteriak
" Princess kau di mana ?". Lucas berlari dengan ponsel di tangan kanan nya sebagai penerang jalan
" Nona Muda !". teriak Kevin
Rion mendengar teriakan mereka pun mendekat . Di atas nampak sudah ada sepuluh helicopter terus berputar menyorot kan lampu ke arah Justin dkk
"Baby !!!".
" Baby kau di mana ?". teriak Justin
" Lihat ini jejak darah !". Kevin menunjuk ke arah rumput liar yang di atas nya terdapat bercak darah
" Kau benar dia tak jauh dari sinj !". kata Lucas
" Nona Muda kau di mana ?". teriak Kevin
" Astaga di mana gadis liar itu ?". gumam Rion terus berlari
" Baby !!!". teriak Justin lagi sampai suara nya serak karena terlalu keras berteriak
" Princess kau di mana ?". teriak Lucas
" Sungai ?". Kevin melirik sungai di sebelah nya
" Kita ikuti sungai ini !! Ayokkkk !". Rion entah kenapa dia sangat bersemangat
Justin pun berlari mengejar Rion
" Di sana !". tunjuk Rion pada sebuah batu di depan sana
" Baby ".
" Baby sadarlah !". Justin langsung mendekap Princess membawa nya kepelukan nya
" Baby !! hey bangun lah !".
" Heyy bangun lah !". Lucas menepuk pipi Princess
" Apa dia terluka ?". tanya Rion
Justin melirik pada kaos Princess yang sudah kering karena noda darah itu . Princess mengeliat . Justin menyingkap baju Princess memperlihatkan perut mulus nya sudah ternodai oleh darah. Mata Justin merah penuh dengan amarah begitu pun dengan yang lain nya
" Akan ku bunuh rubah kecil itu !". Lucas mengepalkan kedua tangan nya
" Honey kau kah itu ?". kesadaran Princess kian pulih
" Iya baby ini aku !". kata Justin
" Aku lelah honey aku ingin tidur !". Princess malah semakin menenggelankan kepala nya di dada bidang Justin tapi sebelum itu Princess sempat melirik ke arah Rion memberi kode
" Baby jangan tutup mata mu !". Justin menepuk pelan pipi Princess tapi Princess kembali tak sadarkan diri
" Turun kan satu helicopter !". teriak Lucas
" Cepatt !". kata Justin . Helicopter itu pun terbang tinggi . Princess masih berada di dekapan Justin . Justin menatap wajah gadis kesayangan nya itu dengan raut wajah sulit di baca
Lucas naik ke dalam helicopter begitu pun dengan Kevin . Rion pun naik tapi helicopter yang berbeda . Di depan sana helicopter yang membawa Justin menuju ke Markas The CL sedang kan Rion dia menuju ke pinggir jalan tadi untuk mengambil mobil nya
Rion masuk ke dalam mobil nya melajukan nya dengan sangat cepat
" Mansion Elajar !". kata Rion di balik earphone nya
" Baik !!". ucap pria di seberang sana
Helicopter itu mendarat di pelataran Markas The CL . Justin segera turun dengan tergesa-gesa dengan Princess di gendongan nya di depan sana Mark dan Cleo sudah bersiap menyambut kedatangan Princess
" Cepat !!!". Justin berlari membawa Princess ke ruang rawat lalu membaringkan Princess di atas brangkar . Mark dan Cleo pun mendekat . Justin menatap Princess dengan wajah sendu nya
" Seperti nya kita membutuhkan donor darah !". ucap Cleo
" Ya kau benar !". kata Mark
" Darah siapa ? Princess tak akan mau menerima darah sembarangan orang masuk ke dalam tubuh nya !". Lucas bersuara sambil berlari di samping nya ada Kevin. Justin menoleh ke arah nya
" Kita tidak punya pilihan lain !". decak Cleo melihat kondisi Princess saat ini
" Apa golongan darah nya ?". tanya Justin
" Aku akan mengecek nya !". kata Cleo
" O negatif !". seru Lucas
Justin kembali menoleh pada Lucas " Ambil darah ku ! cepatt aku tak ingin dia kenapa-kenapa ". kata Justin
" Golongan darah mu sama dengan nya ? ckk,,,, pasangan serasi !". Lucas menggeleng kan kepala nya
" Baiklah ! Ayokkk ". Mark keluar dari ruang rawat . Justin pun mengikuti Mark sedangkan Cleo tetap di dalam untuk membersihkan luka serta tubuh Princess
" Pergi lah dan biarkan aku bekerja !". Cleo melirik ke arah Lucas dan Kevin yang masih diam tak bergeming
" Eummm !".
Lucas dan Kevin pun keluar dari ruangan tinggal Cleo saja di dalam . Lucas menghembuskan nafasnya kasar menyenderkan tubuhnya di tembok dengan mata terpejam. Kevin terlihat sibuk dengan ponselnya
" Di mana Rion?". tanya Lucas dengan mata terpejam
" Sepertinya dia melakukan tugas nya !". kata Kevin . Lucas membuka mata nya
" Ambil alih G'One Company dan jadikan perusahaan itu bagian dari Citrus !". kata Lucas lalu meninggalkan Kevin di sana sedangkan Kevin pria tampan itu tampak memberengut kesal karena Lucas seenak nya memerintah kan diri nya
Di sisi lain , Rion mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh membelah jalanan malam dengan amarah yang sudah memuncak ! marah ? tentu saja dia marah . Wanita yang sangat dia hormati serta dia sayangi kedua setelah ibu nya sedang terluka parah dan itu tentu saja membangkitkan iblis yang bersarang di dalam tubuh nya . Di belakang mobil Rion nampak tiga mobil hitam mengikuti laju mobil Rion mereka adalah The Black . Marah ? tentu saja The Black sangat marah Princess mereka sedang terluka saat ini
GUBRAKKKK
Mobil Rion menabrak pintu pagar besi milik keluarga Elajar . Rion sudah tak perduli dengan apa pun lagi bahkan dengan mobil nya sendiri . Mobil Buggati Divo yang baru saja dia beli dengan harga mencapai 100 Triliun sudah ringsek di bagian depan nya dengan sangat kesal nya Rion turun dari mobil dan langsung melesat masuk ke dalam Mansion Elajar. The Black langsung melumpuhkan setiap penjaga di Mansion itu
Adam dan Yhuna langsung berlari keluar dari kamar mereka setelah mendengar suara yang amat keras di luar sana mereka menuruni anak tangga dengan tergesa-gesa
Rion membanting semua barang di dalam ruang tamu di dalam Mansion itu . Setiap barang yang dia temui dia banting . Suara itu pun sampai di telinga Adam dan Yhuna mereka pun semakin mempercepat laju lari nya
" Apa yang kau lakukan hahh ?". Adam menunjuk ke arah Rion dari atas tangga. Rion yang mendengar suara Adam pun berbalik
" Kauu !!". Adam turun ke bawah dengan Yhuna di sebelah nya
" Apa yang kau lakukan di rumah ku hahhh ?". geram Yhuna melihat sekeliling semua barang nya hancur
" Aku ? tentu saja aku menginginkan nyawa kalian !". geram Rion langsung menodongkan pistol nya
" Apa ? kenapa ? apa salah kami ". Yhuna nampak gemetaran saat melihat Rion menodongkan pistol ke arah nya
" Kau sebenarnya apa yang terjadi ?". tanya Adam
" Ini semua karena ulah putri kalian sampai Princess kami terluka !". geram Rion . " Bawa mereka !". titah Rion kembali. The Black langsung mendekat lalu melumpuhkan Adam dan Yhuna
" Apa yang kalian lakukan hahh ? kalau putri ku melakukan kesalahan kalian hukum saja dia kenapa harus aku juga yang di hukum !". geram Yhuna merasa tak terima atas perbuatan Rion kepada nya
" Apa yang kau katakan Ma , dia adalah putri mu !". geram Adam berusaha memberontak saat The Black mengikat kedua tangan nya kebelakang
" Lepaskan aku ! kau tidak tau berurusan dengan siapa ? aku berteman baik dengan perwira kepolisian Singapura aku bisa saja menuntut mu !". geram Adam
Rion menyeringai lalu mendekat '' Aku sama sekali tidak takut dengan ancaman murahan mu itu !". sarkas Rion
" Aku tak bersalah lepaskan aku ! kau bisa menghukum putri ku saja !". ucap Yhuna
" Apa yang kau katakan Yhuna !". Adam menatap tajam ke arah Yhuna istrinya
"Benar - benar keluarga yang menjijikkan ! kau pikir aku tidak tau kalau kau selalu mendukung setiap rencana busuk putri mu itu untuk melenyapkan Princess kami ! aku tidak sebodoh itu aku tak perduli walaupun kau adalah wanita karena putri mu sekarang Princess kami terluka dan kau serta seluruh keluarga mu harus membayar nya dengan nyawa kalian !". Rion menarik kasar rambut Yhuna membuat nya mendongak ke atas lalu menatap Rion . Wajah Yhuna pucat pasi karena ketakutan bahkan mulut nya sudah kelu untuk berbicara dia hanya mampu menahan sakit pada kulit kepalanya saat Rion semakin menarik kasar rambutnya
" Lepaskan tangan mu dari rambut istri ku !". geram Adam
" Ckk,,,,, seret mereka bawa ke Markas dan kurung mereka di ruang bawah tanah !". kata Rion . The Black pun menyeret paksa Adam dan Yhuna tapi mereka tetap memberontak dan itu membuat Rion geram
" Patahkan tangan dan kaki nya bila mereka terus memberontak !". titah Rion . Adam dan Yhuna membeku seketika . The Black tersenyum mengejek ke arah mereka berdua lalu menuntun nya ke arah mobil
Rion keluar dari sana sambil melempar beberapa granat ke dalam Mansion
Bommm
Ledakan besar terjadi meluluh lantahkan Mansion itu . Rion masuk ke dalam mobil nya
" Gawat kalau sampai Roy dan Lucifer tau soal ini !"! Rion menghubungi seseorang untuk menyembunyikan kejadian yang sedang menimpa Princess saat ini untuk mencegah Lucifer mengamuk
Cittttt......
Rion mengerem mobil nya mendadak
" Apa!!! ". pekik Rion
" Benar ! Tuan Roy dan Tuan Muda Lucifer dalam perjalanan menuju ke Singapura bisa di pastikan dua jam lagi persawat mereka akan mendarat di Singapura !". kata pria di seberang saja
" Baiklah !". Rion memutuskan sambungan telpon nya sepihak
" Ikatan batin mereka terlalu kuat !! ". Rion mengelengkan kepalanya lalu kembali melajukan mobil nya
Mark keluar dengan membawa sekantong darah di tangan kanan nya . Justin terlihat mengikuti langkah kaki Mark . Lucas masih setia berada di luar ruang rawat dia tak berani untuk masuk karena Cleo melarang nya . Mark melewati Lucas begitu saja dan dia langsung masuk ke dalam ruang rawat
" Ini !". kata Mark
" Langsung pasangkan !". kata Cleo
Mark pun langsung memasang kan nya lalu memasukkan selang kecil itu di tangan Princess. Cleo hanya mampu menghembuskan nafasnya pelan
" Apa dia tadi sadar ?". tanya Mark
" Eummm ! Iya dia bilang dia mengantuk dan ingin tidur ! Anehhh !". cibir Cleo
" Dan kau menyuntikkan obat tidur ?". tanya Mark lagi
" Ya dia yang meminta nya !". kata Cleo
" Huhh baiklah ! luka nya tidak seberapa parah tapi ini cukup untuk menghilangkan beberapa nyawa dari dunia ini ". kata Mark
" Kau benar ! para singa itu akan siap menerkam mangsanya saat ini !". kata Cleo
" Baiklah biarkan dia istirahat !". Mark melesat pergi
Cleo menatap Princess sejenak . Perut Princess sudah di obati sekarang sudah terperban rapi luka gores di tubuhnya pun sudah di obati . Princess terlihat sangat menikmati tidur nyenyak nya
" Gadis ini cukup aneh ! Banyak pria mematikan di sekitarnya !". kata Cleo lalu beranjak pergi
" Cepat !!! kalian sangat lambat !". geram Rion
Justin Lucas dan Kevin menghampiri Rion
" Kalian?". Adam memblalakkan matanya saat melihat Justin berdiri di depan nya dengan mata merah nya . Justin mengepalkan kedua tangan nya
Plakkk
Satu tamparan mendarat di pipi Adam
" Kau harusnya bisa menasehati putri mu itu untuk tidak berbuat masalah tapi sekarang apa ? dia melukai wanita kesayangan ku !". geram Justin
" Aku tidak tau apa apa soal ini !". elak Adam
" Kau bisa menghukum Oca ! tapi aku tidak terlibat di sini !". elak Yhuna berusaha melepaskan tali ikatan di tangan nya
" Aku tidak perduli kalian harus membayar atas apa yang sudah putri kalian lakukan !". kata Lucas
" Bawa mereka ke ruang bawah tanah!". titah Justin. The Black pun mengiring Yhuna dan Adam menuju ke ruang bawah tanah
" Lepaskan aku ! aku tidak bersalah !". berontak Yhuna
" Diamm !". sentak The Black
" Lepaskan kami !". Adam berusaha berlari tapi The Black sigap lalu menangkap nya kembali lalu menyeret mereka ke ruang bawah tanah
Di kejauhan Mark dan Cleo berdecak pinggang mereka saling lirik kemudian menghembuskan nafas kasar secara bersamaan
" Siall !". teriak Justin
" Bagaimana Rion ?". tanya Lucas entah apa maksud nya
" Dua jam lagi pesawat mereka akan mendarat !". kata Rion
" Sudah aku duga ikatan darah mereka begitu kental !". kata Lucaa
" Siapa yang kau maksud ?". tanya Justin
" Tentu saja Lucifer dan Princess ! dulu Princess pernah mendonorkan darah nya pada Lucifer karena itu dia sangat melindungi Lucifer dan tak ingin bila Lucifer terluka apalagi mengeluarkan darah berharga nya dari dalam tubuh Lucifer !". jelas Lucas . Justin hanya menganggukkan kepalanya
" Kalian bisa menjenguknya ! tapi jangan membuat keributan ". Mark datang menghampiri mereka . Justin menoleh tanpa berkata dia langsung melesat pergi ke ruangan Princess
" Dia baik-baik saja !". Mark mendahului saat Lucas hendak bertanya
" Aku tau !!". dengus Lucas
" Kau menghancurkan mobil mu ?". Lucas melirik ke arah Rion
" Aku bisa membeli nya lagi !". kata Rion melesat pergi
" Ckk,,,, !". decak Lucas
" Dia sangat sombong !". kata Kevin
" Itu wajar mengingat dia seorang yang sangat penting bagi Princess tapi sebenarnya dia tidak sombong !". kata Lucas menatap punggung Rion yang sudah menghilang di ujung tangga
" Sama saja !". ucap Kevin. Lucas melirik Kevin sekilas lalu dia melenggang pergi
Mark menoleh pada Kevin " Seperti nya kau tidak menyukai Rion ?". tanya Mark
" Tidak seperti itu hanya saja pria itu terlihat aneh banyak yang dia sembunyikan apa kau tak menyadari nya ?". kata Kevin
" Tentu saja banyak hal yang dia sembunyikan karena dia adalah tangan kanan dari sang Princess !". kata Mark lalu pergi meninggalkan Kevin