Princess Vlaron

Princess Vlaron
07 Rekan baru



pagi menjelang sang mentari sudah menunjukkan cahaya nya di sebuah kamar seorang gadis mengeliat saat cahaya sang mentari mengenai mata nya


" huahemmm ". ucap nya payau karena nyawa nya belom sepenuhnya berkumpul kemudian dia mengerjapkan mata nya menatap sekeliling ruangan itu ternyata dia baru ingat kalau diri nya berada di markas seorang diri kemudian dia beranjak bangkit dari tidur nya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri beberapa saat kemudian Princess sudah selesai membersihkan diri lalu berdiri di depan cermin menatap pantulan diri nya hanya tatapan kosong yang terlihat kemudian dia beranjak menuju nakas samping tempat tidur nya mengambil benda pipih persegi panjang itu


tutttt tuttttt


" kenapa? ". tanya seseorang di seberang sana


" kirim kan beberapa orang kepercayaan mu padaku ". ucap Princess kepada orang di seberang sana


" hahh maksudnya ?". tanya Pria yang tak lain adalah Lee


" markas ku kosong aku ingin mengisi nya ". ucap Princess


" lalu apa hubungan nya dengan orang kepercayaan ku ? ". tanya Lee


" aku ingin orang kepercayaan mu menjadi pelayan ku ". kata Princess lagi


" Ckk ,,,,, baiklah lusa akan ku kirim kan ". kata Lee


" satu lagi , aku ingin 1000 CCTV dan 100 set komputer lengkap serta sistem manipulasi radar untuk menara kendali ku ". kata Princess


" Ckk ,,, kau menyusahkan diri ku gadis nakal ". ucap nya lagi


" lakukan saja perintah ku ". ucap Princess lagi dan memutuskan sepihak sambungan telpon itu


Di sisi lain Lee sangat kesal karena sambungan telpon nya terputus secara sepihak


" Kim di mana kau ". teriak Lee


beberapa saat kemudian seorang pria datang dengan nafas memburu sambil menatap kesal pria di hadapan nya siapa lagi kalau bukan Kim Min Suk sang tangan kanan King Psikopat gila itu


" yakkk ,,, kenapa kau berteriak seperti itu hahh ?". tanya nya sembari berdecak pinggang


" Ckkk ,,,, ini persiapkan semua nya aku tak ingin gadis nakal ku mengamuk nanti ". Kata Lee sambil menyerahkan sebuah kertas dan Kim mengambil nya lalu membaca nya sembari kedua alis nya mengkerut pertanda bahwa dia tak mengerti sama sekali


" lalu ". ucap Lee


" kau bodoh atau bagaimana Kim , kau persiapkan saja yang terlulis di kertas itu dan jangan banyak tanya ". kata Lee sedikit kesal kemudian berlalu pergi meninggalkan Kim yang masih diam mematung


" huhh dasar psikopat gila ". gumam Kim


Di sisi Princess setelah memutuskan sambungan telpon nya dengan Lee dia beranjak pergi meninggalkan markas menuju sebuah dealer motor setelah menemukan motor yang pas kemudian dia membayar nya lalu pergi meninggalkan dealer motor itu menuju sebuah mall untuk membeli barang barang kebutuhan nya selama tinggal di markas seorang diri setelah membeli beberapa pakaian dan cemilan ringan dia kembali menuju markas


" huhhh capek nya ternyata sendiri itu tak menyenangkan ". ucap nya sembari turun dari motor nya dan membawa barang barang nya masuk ke dalam markas setelah membereskan barang barang nya dia beranjak menuju ranjang nya dan mengistirahatkan tubuhnya itu tepat pukul 3 sore dia terbangun merasakan perut nya lapar akhirnya Princess memutuskan untuk mencari makanan di luar , sekian lama mengendarai motor nya dia sampai pada sebuah cafe yang cukup sederhana dan langsung saja dia memesan makanan setelah selesai makan dia pun beranjak pergi tepat pukul 5 sore


Saat di perjalanan dia melewati sebuah gang sempit tak sengaja dia mendengar suara seseorang yang sedang bertengkar dia langsung menepikan motor nya dan mengendap- endap untuk melihat apa yang terjadi di sana terlihat lah 3 orang pria , 2 pria terlihat seperti preman sedang kan 1 pria terlihat seperti pengemis dengan baju compang camping


" sudah ku katakan bahwa aku tak punya uang kata pria itu ". sembari menatap 2 pria di hadapan nya


" Ckk,,, kita salah sasaran bung mana mungkin pengemis kayak dia punya uang lihat saja pakaian nya ". kata salah satu preman itu sambil tertawa cekikikan


" yakkk,,,, kau benar ya sudah ayok pergi ". kata pria satu nya merangkul pundak teman nya dan menjauh dari pria pengemis itu


" Ckkk menyebalkan sekali hidup di negara tetangga ternyata tak seindah harapan ku ". pungkas pria pengemis itu lalu pergi meninggalkan tempat itu dan Princess masih setia mengikuti kemana pria itu akan pergi setelah beberapa lama berjalan pria itu berhenti pada sebuah danau dia terlihat duduk di tepi danau itu sembari mengacak kasar rambut nya


" ekhmmm ". ucap Princess dan pria itu sontak menoleh dan beranjak bangun dari duduk nya


" siapa kau ?". tanya nya


" orang lewat ". jawab Princess asal


" hahh ". ucap pria itu


'' apa yang kau lakukan ?". ucap Princess sembari mendekati pria itu kemudian mendudukan diri nya di atas rerumputan setelah itu dia merebahkan diri nya dengan kedua tangan sebagai bantal dan matanya menatap ke atas di mana langit mulai gelap


" siapa kau Nona?". tanya pria itu lagi


" hanya orang lewat ". balas Princess dengan kedua mata nya tertutup


pria itu menatap tajam pada wanita itu kemudian mendekat dan duduk di samping wanita itu , hening dan hening tak ada yang memulai percakapan dari kedua belah pihak , perlahan Princess membuka matanya dan bangun dari tidur nya dan beralih menatap pria di samping nya yang masih menghadap ke arah danau itu


" siapa nama mu ? ". tanya Princess kepada pria di samping nya


" Lucas Alexander , kau bisa memanggil ku Lucas ". ucap pria itu


" ohh ". jawab Princess


kembali hening beberapa saat


" lalu kenapa dengan pakaian mu apa kau benar benar seorang pengemis , Ckk rasanya tak mungkin kalau di lihat dari perangai tubuh mu ?". tanya Princess


" Ckk,,, kehidupan mempermainkan diri ku sampai seperti ini ". ucap nya


" lalu ". kata Princess


Princess menaikkan sebelah alis nya menatap tajam pria itu


" ceritakan lah ". ucapnya lagi


" aku berasal dari China , kakek ku dulu seorang jendral di angkatan militer sedangkan ayah ku sebagai agen rahasia kepolisian China ibuku sendiri merupakan polisi , ummm itu sebelum pembantaian yang di lakukan seseorang yang membenci melihat kesuksesan keluarga ku tepat pada saat kelulusan ku waktu Sma pembantaian itu terjadi seluruh keluarga ku tewas dalam kejadian itu " ucap pria itu sembari menyeka air mata yang tak sengaja menetes dari mata nya


" lalu ". ucap Princess


pria itu sejenak menatap wanita di depan nya itu


" hanya aku yang selamat karena pada saat itu aku berada di asrama militer , aku kabur setelah mendengar kejadian yang menimpa keluarga ku tapi saat aku kembali ke rumah semua nya hancur ". ucap nya lagi


" teruskan ". ucap Princess sambil menepuk pundak pria itu


" mereka mengatakan kalau tak ada yang selamat tak ada yang mengenal diri ku karena sedari aku berusia 10 tahun aku berada di asrama militer , semua orang mengangap kalau aku ikut tewas dalam pembantaian itu tapi yang sebenarnya tewas adalah sepupu ku , semenjak saat itu aku hidup tanpa tujuan di usia yang masih belia aku hidup seorang diri tanpa keluarga itu membuatku sempat gila , 2 tahun kemudian kesadaran ku pulih dan aku memutuskan pergi dari China sampai akhirnya aku tiba di Singapura ". ucap pria itu lagi


" lalu ". kata Princess lagi


" kau sebenarnya niat mendengarkan ku tidak sihh". kesal pria itu


" ya lanjutkan " . kata Princess lagi tanpa dosa dengan wajah polos nya sedangkan pria di samping nya itu sudah menampilkan raut wajah yang kesal


pria itu menoleh ke samping menatap wanita yang seperti nya masih sangat muda itu kemudian mengangkat kedua tangan nya dan menangkup kedua pipi wanita itu sontak saja membuat Princess kaget tapi tidak setelah dia mendengar ucapan pria itu


" hey Nona ,,, kenapa dengan warna bola mata mu , mata kiri mu seperti mayat hidup sedangkan mata kanan mu seperti pembunuh berdarah dingin ". ucap pria itu sambil mengidik ngeri kemudian melepaskan tangan nya dari pipi Princess


Princess kemudian menyeringai setelah mendengar ucapan pria yang tak lain adalah Lucas itu seperti nya dia punya niat lain kepada pria satu ini


" apa kau punya pekerjaan ?" tanya Princess


" tidak ". jawab Lucas sedikit keras


" Ckk , jadi selama ini kau tinggal di sini pakai apa kalau tidak pakai uang kalau kau tidak bekerja lalu dari mana kau punya uang bung" ucap Princess sembari menepuk pundak Lucas


" kau tau negara ini saat aku mengajukan lamaran kerja mereka menanyakan apa aku punya pengalaman kerja sebelum nya, lalu aku jawab tidak , kau tau apa balasan mereka , mohon maaf di sini hanya menerima pegawai yang sudah memiliki pengalaman sebelum nya begitu kau tau itu ". ucap nya sembari meremas remas kedua tangan nya menahan amarah


Princess hanya terkikik geli melihat pria di samping nya itu


" apa kau mau bekerja dengan ku menjadi rekan ku , mungkin aku bisa membantu mu balas dendam untuk keluarga mu". tanya Princess


" tidak perlu balas dendam mereka yang membantai keluarga ku sudah tewas karena di bantai juga oleh musuh nya ". jawab Lucas


" ohhh begitu " . kata Princess


" ya sudah apa kau mau bekerja sama dengan ku ? ".tanya Princess lagi


" bekerja sebagai apa ?". tanya nya


" rekan ku ". jawab Princess


" iya tau tapi di bagian apa , manager atau HRD atau mungkin kursi CEO ". ucap Lucas sambil nyengir menampilkan gigi putih nya


" Ckk ,,,, ikut lah dengan ku kau akan tau nanti ". kata Princess bangun dari duduk nya dan berjalan sedikit jauh menuju motor nya dan di ikuti oleh Lucas di belakang nya


" naik motor ". ucap nya


" iya ayok naik apa kau ingin jalan kaki tempat ku cukup jauh dari sini ". kata Princess


" bukan begitu maksud ku , aku hanya tak pernah di bonceng oleh wanita sebelum nya jadi biar aku saja yang mengendarai motor nya ". kata Lucas sembari mengaruk belakang kepalanya yang tidak gatal


" tapi aku ingin pulang ke kosan ku dulu untuk mandi dan ganti baju ". ucapnya lagi


" jadi kau ngekost? ". tanya Princess


" ummm ,,, iyaa untuk berhemat ". ucapnya


sekian lama menempuh perjalanan akhirnya mereka tiba di sebuah tempat perkampungan di pinggir kota , perlahan Lucas menghentikan motornya di sebuah rumah petak kemudian masuk ke dalam rumah Princess hanya mengikuti sampai di dalam dia kaget bagaimana bisa ada yang tinggal dalam rumah sesempit ini


" duduk lah di sana aku akan mandi sebentar ". ucap Lucas sembari menunjuk kursi kayu di sudut rumah itu


beberapa saat kemudian Lucas selesai membersihkan diri tampak lah sekarang dia lebih fresh dan tentu saja ketampanan nya terlihat jelas keturunan China murni itu benar benar sedikit tampan


" lumayan ". ucap Princess setelah melihat penampilan Lucas lalu dia beralih pada bingkai foto di dinding rumah itu


" ini Kakek ku , ini Nenek , ini Daddy , ini Mommy, ini aku " . kata Lucas sambil menunjuk kan orang orang dalam bingkai foto itu terlihat seperti keluarga yang sangat bahagia dalam bingkai itu


" baiklah ayok ,,,, bawa barang yang penting saja , jangan membawa yang tidak penting nanti kau bisa membeli nya setelah gajihan ". ucap Princess tersenyum mengejek ke arah Lucas


" Ckk ,,, ayok " . kata Lucas sembari membawa totebag yang berisi 2 set pakaian lengkap dan tentu saja bingkai foto keluarga nya