
Sinar mentari menyingsing masuk menerobos melalui jendela kaca membuat seorang gadis cantik mengeliat tatkala sinar mentari itu menyilaukan mata nya. Dia lah sang Princess mimpi indah nya berlalu sangat cepat. Kicau burung saling bersahutan di luaran sana tapi Princess semakin menarik selimut nya untuk menutupi seluruh tubuhnya dia sangat kelelahan karena terlalu banyak aktivitas nya. Michael sudah memperkenalkan Princess sebagai pewaris sah dari Zion's Group Perusahaan milik dari keluarga Kendrick dan kemarin malam adalah hari penyambutan nya . Sebenarnya Princess tak ingin bila di adakan acara penyambutan tapi Michael tetap bersikeras bila acara itu harus di langsung kan dengan perasaan sangat dongkol Princess menghadiri acara itu dengan senyum palsu dari bibirnya terus mengembang tatkala banyak penjilat yang mulai mendekati nya. Bubuh stempel darah sang Princess menjadi bukti paten bila Zion's Group sekarang menjadi milik dari Princess Casora Vlarious
Beberapa menit berlalu Princess mulai bosan mendengarkan kicau burung itu dia mulai bangkit dari tidur nya lalu duduk sambil meregangkan otot nya . Beberapa kali dia masih menguap dia mengucek mata nya kemudian menoleh pada jam dinding di mana sekarang sudah pukul 9 pagi . Princess beranjak turun dari ranjang empuknya kemudian masuk ke dalam kamar mandi
Lalu di mana kah si Psikopat tampan Lee ? tentu saja dia masih terkurung di Markas Black Dragon ! Princess menepati ucapan nya dia benar-benar mengurung Lee di sana bahkan tak memberikan ijin keluar untuk beberapa menit saja dan tentu saja itu membuat Lee sangat kesal dan dongkol karena terkurung di Markas rival nya
Bughh
Bughh
Bughh
Lee terus memukul samsak di hadapannya . Dia sudah berolahraga sejak pukul 6 pagi tapi sampai sekarang tak kunjung usai dia melampiaskan semua kekesalan nya pada samsak itu sedang Kim , pria itu tengah asik menyenderkan sebelah bahu nya pada tembok dengan tangan kiri nya memegang sebungkus kacang dan tangan kanan nya terus memasukan kacang itu ke dalam mulut nya . Kim sudah menghabiskan 10 bungkus makanan ringan dari tadi pagi sambil terus menonton Lee yang sedang berolahraga . Kim sangat menikmati keadaan nya saat ini dia mengangap nya sebagai liburan tapi berbeda dengan Lee pria itu terus menggerutu kesal setiap saat
" Apa kau tak lelah? bukan kah hari ini kita harus melepaskan perban di tubuh Kai !". celetuk Kim
" Ckk,,,,, aku sangat kesal sudah empat hari aku terkurung di Markas terkutuk ini ! gadis itu bahkan tak membiarkan aku menghirup udara segar walaupun sebentar saja !". Lee terus memukul samsak itu semakin keras
" Sudahlah terima saja nasib mu !". ledek Kim tersenyum mengejek
Lee berbalik menoleh pada Kim , pria itu masih setia menyenderkan bahu nya pada tembok dan mulut nya terus mengunyah kacang" Kau lebih berpihak pada gadis itu di banding kan aku ? begitukah ?". tanya nya
" Mungkin ! tapi memang nya kau punya pilihan untuk melawan nya ?". Kim berjalan mendekati Lee
Lee berpikir bahwa Kim ada benar nya dia tak sanggup untuk melawan Princess , tekanan dan ancaman selalu di layangkan Princess kepada nya ! sungguh hanya sang Princess yang bisa melakukan hal yang tak bisa di lakukan oleh sembarangan orang
" Persiapkan semuanya satu jam lagi kita akan membuka perban nya !".kata Lee langsung berjalan keluar meninggalkan Kim
" Baiklah!". Kim pun ikut keluar dari ruang latihan
Di sepanjang jalan mereka berpapasan dengan beberapa mafioso Black Dragon . Lee maupun Kim sudah terbiasa berbaur dengan mereka dan mafioso Black Dragon pun nampak terlihat biasa saja dengan keberadaan rival dari King nya mereka menjadi lebih mengenal siapa Lee yang sebenarnya ternyata rumor di luaran sana tak semua nya benar begitulah pikir para mafioso Black Dragon
Mobil sang Princess sudah terparkir cantik di pelataran Markas Black Dragon tanpa menunggu lama Princess pun turun dari mobil nya . Di saat yang bersamaan mobil Michael pun memasuki area Markas . Princess memicingkan mata nya menatap Michael yang baru turun dari mobil nya dengan penuh selidik sudah dua hari ini Michael tak menampakkan batang hidung nya bahkan di acara penyambutan nya Michael tak datang begitupun dengan Alex tangan kanan nya mereka hilang bak di telan bumi tapi sekarang tiba-tiba mereka sudah berada di Markas
" Kau dari mana saja ?". Princess mendekat ke arah Michael
" Ada hal yang harus aku selesai kan !". datar Michael
Princess hanya mendengus kemudian berlalu memasuki Markas dan di ikuti oleh Michael dan Alex di belakang nya
Lee yang sudah selesai mempersiapkan segala keperluan nya dan dia sudah berada di ruang rawat milik Kai . Princess berjalan masuk begitupun dengan Michael dan Alex . Princess langsung mendekat ke arah Lee
" Apa kau akan membuka perban nya sekarang?". tanya Princess
" Yaa!". datar Lee
Kim datang dengan peralatan nya dan langsung menghampiri Lee sedangkan Princess dia hanya menonton apa yang mereka lakukan
Beberapa saat kemudian perban di tubuh Kai terbuka . Princess menatap nya dengan intens nampak kulit putih mulus milik Kai yang dulu sekarang sungguh mengenaskan berubah menjadi warna coklat dengan guratan bekas jaritan. Raut wajah Princess berubah menjadi sendu dan Lee menyadari akan hal itu
" Dia akan sembuh dan aku akan menjamin nya !". ucap Lee menenangkan Princess
" Eummm!". gumam Princess masih menatap tajam ke arah Kai
Michael dengan raut wajah datarnya terus menatap Kai yang terbaring itu begitupun dengan Alex pria itu nampak menghembuskan nafasnya pelan
Kim sedang mengoleskan minyak pada bekas luka di tubuh Kai dan aroma minyak itu sungguh menyengat di hidung mereka
" Minyak apa itu Lee ? apa kau menemukan formula terbaru ?". tanya Princess karena dia baru tau tentang minyak itu
" Ini memang formula terbaru Nona ! minyak ini mampu memperbaiki struktur kulit nya agar menjadi kembali seperti sediakala!". tutur Kim
" Benarkah?". Princess melirik Lee
" Ya dan aku pastikan dia akan kembali seperti dulu tanpa lecet sedikit pun !". kata Lee
" Aku percaya kan dia padamu !". kata Princess dia masih tak melepaskan pandangan nya dari Kai tiba-tiba jari tangan milik Kai bergerak membuat Princess menjadi senang
" Lihatnya Lee dia menggerakkan jari nya !". seru Princess menunjuk ke arah jari Kai yang masih bergerak walaupun gerakan nya pelan
Lee pun melirik nya begitupun yang lain "Ck,,, ternyata dia lebih kuat dari yang aku duga !". kata Lee mengelengkan kepalanya , prediksi nya kali ini meleset dia sungguh terkejut akan hal itu
" Dia memang bukan pria sembarangan !". Princess menyeringai dan mereka semua yang melihat seringai dari sang Princess hanya bergidik ngeri
Waktu berlalu sangat cepat
Hari ke lima
Hari Ke enam
Hari ke delapan di mana perban di wajah Kai akan di buka
Princess dengan detak jantung tak karuan menatap Lee yang sedang membuka perban di wajah Kai sedikit demi sedikit . Raut wajahnya tak terkontrol saat ini dia begitu mengkhawatir nya keadaan Kai setelah ini . Apakah wajahnya kembali seperti dulu? atau berubah ? atau apalah ! sungguh Princess tak bisa berkata apa - apa dia hanya bisa menunggu Lee menyelesaikan tugas nya
Kim berdiri di depan Lee dia menatap intens kearah Kai sedangkan Michael pria itu tengah duduk di sofa dengan Alex di samping nya sedangkan Princess dia masih tak bergeming dari posisi nya semula yaitu di depan Lee maupun Kim
Beberapa saat kemudian perban itu terbuka sempurna . Princess mengerjapkan mata nya berulang kali wajah itu sama seperti waktu pertama kali bertemu dengan nya . Princess dengan cepat mendekat lalu duduk di samping ranjang , Lee berdiri di ikuti oleh Kim . Princess menatap intens wajah tampan Kai di hadapan nya sungguh tangan Lee sangat ajaib menurut sang Princess
Kai mencoba membuka mata nya dengan sangat perlahan . Kai sudah sadar sejak hari ke enam tapi dia hanya bisa terbaring karena obat bius yang di berikan oleh Lee dan baru tadi pagi Lee memberikan obat penawar nya oleh sebab itu sekarang Kai mampu membuka mata nya. Kai membuka mata nya dan langsung di hadapkan pada sosok gadis cantik di hadapan nya . Kai tersenyum manis menampilkan deretan gigi putih nya salah satu sudut mata nya mengeluarkan cairan bening dan Princess langsung menyeka nya dengan lembut
Michael dan Alex mendekat dan berdiri sejajar dengan Kim dan Lee
Princess menangkup wajah tampan Kai untuk memastikan bahwa dia sedang tak berhalusinasi dengan senyum merekah di wajah Princess dia menyadari kalau di hadapan nya adalah nyata . Princess mampu menyentuh wajah tampan Kai
" Kau kembali !". senang Princess
" Tentu aku kembali !". suara serak basah keluar dari bibir Kai dan itu membuat Princess semakin senang
" Apa ada yang sakit ? di sebelah mana hah ? ". Princess masih menangkup wajah Kai sambil menatap nya penuh selidik
" Tidak ada yang sakit !". jawab Kai tapi Princess semakin menatap nya intens dan itu membuat Kai menjadi gugup
" Kenapa?". tanya nya tapi Princess tak bergeming dia terus menatap Kai tepat di mata nya kemudian Princess menoleh pada Lee di samping nya
" Ada yang ingin kau jelaskan Lee ?". raut wajah Princess berubah menjadi tak bersahabat . Princess melepaskan tangan nya dari wajah Kai lalu menatap Lee penuh selidik
Kai langsung mengambil cermin di sebelah nya dan memperhatikan wajahnya dengan teliti ada yang berbeda menurut nya tapi apa dia belum menemukan nya
" Emm... itu ... anu ! kan sudah aku jelaskan akan ada yang berubah dari nya tapi kau tenang saja setelah kembali ke Korea aku akan membuat kan penawar nya dia akan kembali seperti semula aku berjanji!". Lee mengangkat dua jari nya di udara dengan senyum keterpaksaan nya
Princess masih menatap Lee kemudian berbalik menatap Kai di depan nya yang sedang bercermin
" Aku ingin warna bola mata nya kembali seperti dulu Lee !". tegas Princess dan membuat semua orang di dalam ruangan terkejut
Kai langsung fokus pada ke dua bola mata nya dan benar saja warna nya berubah . Coklat muda itu berubah menjadi coklat tua bahkan sangat pekat . Kai menatap Princess di depan nya dengan senyum tersungging di salah satu sudut bibirnya gadis di depan nya memang sangat teliti
" Baiklah aku paham!". kata Lee
" Kai maafkan aku , seharusnya bukan kau yang mengalami kecelakaan tapi aku . Aku mohon maafkan aku !". pinta Michael
Kai melirik Michael dengan senyum tipisnya " Lupakan saja !". datar Kai
" Sudah cukup berbasa basi nya dan untuk mu Kai , kau harus sering berolahraga untuk melatih otot mu supaya tidak tegang pasca operasi lebih banyak lah untuk berenang karena itu membuat mu mengerakkan semua otot di tubuhmu !". jelas Lee
" Eummm!". gumam Kai tanpa menoleh pada Lee dan itu membuat Lee sangat kesal pria di hadapannya sungguh tak tau diri sudah di tolong tapi tak mengucap kan rasa terimakasih . Lee hanya mendengus kesal . Princess yang menyadari nya kemudian langsung menatap Lee dengan tajam nya sedangkan Lee dia hanya mampu menelan saliva nya saja
Seorang mafioso datang dan membawakan semangkok bubur untuk Kai . Princess langsung mengambil nya dan mafioso itu pun pergi
" Kau harus makan sudah berapa lama tubuh mu kelaparan , hanya di berikan cairan vitamin saja itu tak bagus !". Princess bermaksud menyindir Lee
Lee yang merasa tersindir pun beranjak menuju ke sofa lalu duduk di sana dan di ikuti oleh yang lain nya
" Makan lah , ,,,,, aaa !". Princess menyuapi Kai
'' Biar aku saja !". pinta Kai
" No no no !". Princess mengelengkan kepalanya arti nya tidak boleh
Kai menghembuskan nafasnya pelan dia masih menyenderkan tubuhnya di sandaran ranjang dan membiarkan Princess menyuapi nya
Lee menatap dua makhluk itu dengan jengah nya mereka seperti pasangan kekasih saja dan membuat Lee sangat iri karena dia tak pernah di perhatikan oleh Princess
" Ckk,,,, membosan kan !". desis Lee
" Kau cemburu?". tanya Michael
" Cemburu untuk apa ?". tanya Lee
" Melihat mereka!". Michael menunjuk Princess dan Kai dengan dagu nya
" Tentu saja tidak ! tapi aku sangat bosan melihat drama yang payah itu!". cibir Lee
" Siapa yang sedang bermain drama Lee !". tanya Princess
" Ckk,, tentu saja kau !". cibir Lee sedangkan Princess hanya terkekeh geli . Lee sepertinya sangat kesal karena Princess terlalu perhatian pada Kai sedangkan Princess dia hanya cuek saja toh memang Lee seperti itu dari dulu pikir nya