
Mobil Rion masuk ke pelataran Markas The CL . Lucas bersidekap dada menyenderkan sebelah pundak nya di samping pintu masuk mata elang nya menghunus ke arah dua makhluk yang baru saja turun dari mobil. Princess turun dengan raut wajah kesal nya sedangkan Rion? pria itu masih terkekeh pelan sambil cengar-cengir dan Lucas yang melihat nya hanya mendengus kesal. Princess melenggang masuk melewati Lucas begitu saja tanpa melirik nya dan Lucas pun hanya bisa menghembuskan nafas nya kasar
Rion menghampiri Lucas dia hanya bisa mengaruk tengguk nya yang tidak gatal saat Lucas menatap nya tajam " Kau membeli mobil baru ?". tanya Lucas merangkul pundak Rion lalu mereka masuk ke dalam Markas
" Iyaa ! ". ucap Rion
" Pantas !". cibir Lucas
" Ada yang salah ?". Rion melepas kan rangkulan tangan Lucas
" Tidak ada ! tapi mungkin gadis itu kesal pada mu karena kau membeli mobil tanpa memberitahu kan pada nya , kau tentu tau kalau dia adalah penggila mobil sama seperti mu ". kata Lucas
" Kau yakin dia tak membeli nya lebih dulu ?". Rion menaik turun kan kedua alis nya . Lucas mengeryit kemudian dia menepuk kening nya sambil nyengir
" Kau benar aku lupa siapa gadis itu ,hehehe ". Lucas terkekeh sedangkan Rion hanya tersenyum masam . Mana mungkin seorang Princess ketinggalan berita mengenai hal yang terbaru
" Apa kalian hanya akan diam di sana hahhh ?". teriak Princess menyembulkan kepala nya dari besi pembatas di lantai dua Markas sontak kedua pria itu mendongakkan kepalanya lalu mereka melihat Princess tengah menatap ke arah mereka dengan kesal . Rion dan Lucas hanya nyengir tanpa dosa lalu mereka beranjak menaiki anak tangga
Princess mengkerutkan kedua alis nya saat membaca sebuah berkas di tangan nya . Tangan kanan memegang sebuah map sedangkan tangan kiri nya mengetuk-ngetuk meja di depan nya . Di depan sang Princess nampak Mark dan Cleo menahan nafas mereka raut wajah mereka pucat pasi mereka tentu saja takut terkena amukan sang Princess bila mereka melakukan kesalahan dalam tugas nya kali ini
Lucas dan Rion ikut bergabung mereka duduk mengapit Princess di sisi kanan dan kiri . Lucas menyenderkan tubuh nya di kursi tapi mata nya tetap fokus pada Princess di sebelah nya
" Siapa sebenar nya dia ? ". tanya Lucas
Princess menoleh pada Lucas lalu menaruh berkas itu di atas meja " Dia akan menyelamatkan kita dari amukan singa !". kata Princess dengan enteng nya. Lucas mengeryit binggung , Rion Mark dan Cleo saling lirik
" Maksud mu ?". tanya Lucas
" Nanti kau akan tau !". kata Princess pada Lucas
" Jelaskan Mark !". Princess kembali melirik Mark di depan nya
Mark menarik nafas nya pelan kemudian di hembuskan kembali
" Lerina Collen . Sesuai dengan petunjuk terakhir yang aku temukan ! gadis itu berada di Kanada di sebuah rumah sakit jiwa dia sudah berada di sana selama 5 tahun tanpa sanak keluarga karena dia merupakan anak yatim piatu. Seseorang menghapus sebagian ingatan nya sampai dia melupakan jati diri nya dan lebih parah nya orang tersebut memasukkan ingatan palsu ke dalam otak nya karena itu dia menjadi sangat depresi bahkan hampir bunuh diri syukur nya para perawat di sana selalu stay di sisi nya kalau tidak mungkin gadis itu sudah tenang di alam sana ". jelas Mark dan Princess hanya manggut- manggut saja
" Apa dia .... ?". Princess menaikkan sebelah alisnya
" Dia masih murni !". tegas Mark . Princess mengangkat salah satu sudut bibir nya ke atas menciptakan lengkungan senyum tajam di sana . Mark hanya menghembus kan nafas nya pelan saat ini dia tengah berdoa supaya dia tidak berubah profesi menjadi seorang psikolog
" Aku tau apa yang ada di dalam otak mu Mark ! Carikan dia dokter yang tepat dan aku ingin dia sembuh dalam waktu yang sangat - sangat cepat atau apa yang kau pikirkan bisa saja itu akan terjadi ''. kata Princess
Mark mengangkat wajah nya yang tadi nya menunduk kini dia angkat dan bertatapan langsung dengan Sang Princess " Baik lah sesuai keinginan mu !". kata Mark tentu saja dia tidak ingin mengubah profesi nya menjadi psikolog yang berurusan dengan orang gangguan jiwa
" Bagus dan berikan aku informasi secepat nya ! dan untuk mu Cleo aku harap kau akan membantu Mark dalam tugas ini ". kata Princess
" Baik !". Cleo mengangukkan kepala nya tanda mengerti
" Kalian bisa pergi !". usir Princess pada Mark dan Cleo . Mereka pun beranjak bangkit lalu melesat pergi
" Ada apa sebenar nya ini ?". Lucas kembali angkat bicara . Princess menghembuskan nafas nya pelan lalu menyenderkan tubuh nya di kursi
" Untuk mengantisifasi perang lebih lanjut !". ucap nya . Lucas melirik Rion tapi Rion hanya mengangkat kedua bahu nya pertanda dia tak tau
" Kalian akan tau nanti !". kata Princess bangkit lalu melesat pergi meninggalkan Lucas dan Rion di sana
" Kau sungguh tak tau apa - apa ?'. tanya Lucas
" Ya aku memang tidak tau karena dia memberikan nya pada Mark sebaik nya kau tanyakan saja pada Mark !". ucap Rion
" Mark tak akan membuka mulut nya tanpa di suruh oleh gadis itu !". Lucas mendengus kesal
" Jadi kita tunggu saja !". enteng Rion
...******...
Pagi hari yang sangat cerah mentari sudah hampir berada di atas kepala , jam menunjukkan pukul 9 pagi di mana orang - orang mulai berdatangan . Mereka duduk di kursi masing - masing nampak Lucas dan Justin baru masuk ke dalam ruangan lalu mereka pun duduk di sana tak berselang lama Adam pun masuk bersama dengan sekretaris nya . Semua mata tertuju pada nya tapi Adam hanya cuek saja dan menampilkan muka tebal nya . Rapat kini di mulai , Adam mampu memgembalikan uang yang sudah dia gelap kan beserta royal finalti nya . Sekian lama rapat akhir nya rapat itu selesai . Adam menjabat tangan para investor mengucapkan kata maaf kemudian dia melesat pergi tanpa berkata - kata lagi
Justin dan Lucas hanya saling lirik mereka tentu saja tau dari mana uang itu berasal . Pihak investor serta dewan direksi bergiliran menyalami Justin dan Lucas lalu setelah itu mereka langsung pamit undur diri
Di sisi Princess
Princess saat ini tengah berada di pom bensin dia menunggu bensin yang di masukkan ke dalam mobil nya penuh . Di seberang jalan nampak seseorang mengawasi gerak - gerik dari Princess dia tersenyum licik lalu mengikuti mobil Princess yang sudah melaju di jalanan
Princess melirik kaca spion di samping kanan nya di lihat nya sebuah mobil putih mengikuti diri nya dari area pom bensin . Princess menyerigai dia tentu saja tau siapa penguntit itu . Princess menambah kecepatan mobil nya menyalip dengan sangat epik nya . Suara klakson mobil baik kanan atau kiri jalan mengema saat mobil sang Princess melaju cepat di jalan dua arah dengan kepadatan sedang . Princess terus melajukan mobil nya sesekali dia melirik ke arah kaca spion tapi mobil tadi sudah tidak ada di belakang nya Princess menaikkan sebelah alis nya
" Ckkk,,,, rubah kecil !'. cibir nya . Princess sudah menduga pasti penguntit itu memotong jalan lalu akan menghadang mobil Princess dari arah depan
tak mau ambil pusing Princess cuek lalu melajukan mobil nya kembali
Cittttt...... duaghh
Gadis itu tersenyum smrik ke arah Princess sedang kan Princess dia hanya tersenyum kecut dia sudah menduga bahwa penguntit itu yang tak lain adalah Oca
" Apa mau mu ?". tanya Princess berjalan mendekati Oca dengan kedua tangan nya melipat di depan dada
Oca pun mendekat kini mereka berhadapan " Aku ingin kau pergi dari hidup Justin untuk selama nya karena Justin hanya lah milik ku !". tekan Oca
" Benarkah dia adalah milik mu ?". Princess tersenyum mengejek ke arah Oca
" Kau !!! kalau kau tidak mau pergi maka aku yang akan membuat mu pergi selama nya dari dunia ini !". kata Oca
" Oo astaga ! aku takut sekali ". kata Princess tersenyum tipis dan itu membuat Oca semakin geram
Princess menyapu area sekitar di mana kini mereka berada di pinggir jalan yang lumayan ramai . Princess tentu tak ingin terjadi sesuatu nanti nya bila orang - orang sampai melihat nya bertengkar di pinggir jalan
" Kau ingin membunuh ku bukan ? jadi tangkap aku kalau bisa !". ucap Princess langsung berlari meninggalkan Oca . Oca yang geram pun langsung mengejar Princess
" Pengecut !!!". cibir Oca terus mengejar Princess
Princess terus berlari menuju ke arah hutan dan Oca masih terus mengejar nya . Kejar - kejaran pun terjadi Princess semakin mempercepat laju lari nya dan itu membuat Oca semakin kesal di buat nya . Princess mengatur nafas nya lalu menghentikan lari nya lalu berbalik menatap Oca di depan nya dengan senyum mengejek nya Princess menatap Oca di hadapan nya sedang kan Oca gadis itu menatap jengah ke arah Princess
" Kau !!!". geram Oca menunjuk wajah Princess dengan tangan kanan nya sedang kan tangan kiri nya menumpu sebelah lutut nya
" Ya ada apa ?". ucap Princess dengan senyum mengejek terukir di wajah cantik nya
" Cihhhh ,,,,,, sudah cukup basa - basi nya ! kini aku akan mengirim mu ke alam baka ". kata Oca mengeluarkan pisau lipat nya dari balik saku nya
Princess hanya menghembuskan nafas nya kasar " Sebenarnya aku tak ingin bermain tapi bila kau menginginkan nya maka akan kau ladeni ". Seringai Princess lalu mengeluarkan pisau lipat kesayangan nya dari balik jaket yang dia gunakan
" Aku peringatkan untuk yang terakhir kali nya kau harus pergi dari kehidupan Justin kalau tidak aku tak akan segan kepada mu !!!". tegas Oca sambil memainkan pisau lipat nya
" Ckk,,,,,, !!! kau terlalu percaya diri jadi mari buktikan kemampuan mu itu untuk melenyapkan diri ku !". kata Princess menyerigai
Oca yang geram pun langsung menerjang Princess dan Princess pun reflek menghindar dari serangan Oca . Sunggingan tajam tercetak di sudut bibir sang Princess tentu saja dia tau kemampuan Oca karena Jerry mengajari Oca beberapa teknik beladiri . Oca menyerang Princess lumayan lihai dengan pisau nya sedangkan Princess dia masih belum membalas serangan Oca dia masih ingin bermain - main dulu
" Lumayan !!! ". cibir Princess mulai membalas serangan Oca
" Yakkkk ..... akan ku bunuh kau !!". kata Oca mulai mengarahkan pisau nya ke arah Princess dengan membabi buta . Princess menendang perut Oca membuat nya hingga terjatuh tersungkur ke tanah
" Shittttt !". geram Oca bangkit lalu kembali menyerang Princess
Pertarungan sengit terjadi . Princess mendapatkan lawan yang cukup seimbang dan itu membuat Princess semakin bersemangat di buat nya . Tanpa Princess sadari Oca mengiring pertarungan mereka ke arah jurang di saat Princess tersadar dia langsung mengubah posisi nya tapi dia tak sadar bila Oca sudah mengintai nya dan berhasil mengores sebelah lengan Princess
" Shitttt !". pekik Princess saat darah berharga nya tumpah dengan percuma
" Hahahaha !". tawa Oca sambil menjilati sisa darah yang menempel di pisau lipat nya
" Akan ku bunuh kau !". Princess kalap saat ini dia tentu tidak terima bila darah berharga nya tumpah di buang percuma dia langsung menyerang Oca dengan bringas nya dan Oca tak mau kalah dia menyerang Princess dengan membabi buta dengan gaya beladiri nya yang memang bisa di bilang sudah cukup mumpuni
Princess dan Oca terus saling serang tak ada yang mau mengalah. Princess menyeka peluh di dahi nya dengan kasar . Langit senja sudah mulai terlihat tapi pertarungan itu belum usai juga . Princess terus menyerang Oca menendang serta memelintir sebelah tangan nya menyebabkan Oca terhuyung hingga terpundur beberapa langkah
" Damm It !".
Oca kembali mendekat mengarahkan pisau nya
Jlebbb
" Arkhhhh !". Oca memegang perut nya saat pisau itu menancap sempurna di perut sebelah kiri nya . Princess menyerigai lalu mencabut pisau nya dengan cepat
" Kauu !!". geram Oca dengan tangan nya di penuhi darah segar dia masih berusaha menyerang Princess membuat Princess mundur hingga mentok di bibir jurang paham dengan situasi Princess membalik keadaan
Jlebbb
Pisau tajam Oca menancap juga di perut sang Princess tapi tidak terlalu dalam . Oca jatuh bersimpuh memegang perut nya dengan mata merah penuh kebencian ke arah Princess
Princess mencabut pisau milik Oca yang masih menancap sempurna di perut nya tanpa bersuara kesakitan dia mencabut nya dan menyebabkan dia mundur beberapa langkah sampai sebelah kaki nya terperosok ke bibir jurang
" Ahhh sialll !". kata Princess kedua tangan nya berusaha mengapai rerumputan di bibir jurang atau batang tanaman yang bisa menahan nya agar tidak jatuh setelah itu Princess berusaha untuk naik ke atas . Princess mendongakkan kepala nya Oca berdiri dengan sebelah kaki nya siap menginjak kedua tangan Princess
" Kau harus mati !'. ucap Oca menginjak kedua tangan Oca
" Tidakk !!! ". pegangan tangan Princess terlepas lalu dia jatuh ke dasar jurang
" Hahahaha kau akan mati !". ucap Oca
Brukkk
Oca jatuh tak sadarkan di pinggir jurang
Sedangkan Princess saat ini . Tubuh nya menabrak apapun yang dia temui di depan nya mengelinding seperti bola hingga jatuh ke dasar jurang yang kedalaman nya hingga 60 meter . Luka di sekujur tubuh nya saat duri - duri tanaman liar memelilit tubuh mungil nya . Princess sampai di dasar jurang dia berusaha bangkit tapi kesadaran nya tak mampu dia tahan lagi akhir nya dia pingsan tak sadarkan diri