
Di dalam ruang rawat milik Kai . Lee berdiri tepat di samping brankar Kai di tatap nya tubuh pria itu yang seperti mumi di balut perban putih sekujur tubuhnya
Lee menghembuskan nafasnya kasar beralih menatap tiga dokter lain nya " Kalian mengurangi beban ku 20% " . ucap nya
Para dokter saling lirik satu sama lain saat mendengar ucapan Lee . Apa katanya hanya 20%? yang benar saja mereka bahkan sudah mengeluarkan 101% kemampuan mereka. Tiga dokter itu hanya tersenyum kecut seraya mengumpat Lee di dalam hati mereka masing-masing
" Lepaskan semua perban nya !". titah Lee menatap tiga dokter pria paruh baya itu . Mereka pun tersadar dari lamunan nya lalu melakukan perintah Lee
Sedangkan Kim sedang memasang alat-alat medis yang mereka bawa tadi
Lee mengambil segelas air putih di atas meja di sudut ruangan lalu meneguk nya hingga tandas . Pikiran nya melanglang buana jauh di sana dia kembali menaruh gelas kosong itu lalu mendekat ke arah tiga dokter pria itu yang sedang melepaskan perban di tubuh Kai
Beberapa menit kemudian semua perban sudah terlepas sempurna menampilkan tubuh Kai yang terkoyak habis oleh jarum jarit hanya alat vital nya saja yang tertutup kain
Lee kembali menghembuskan nafasnya kasar untuk ke sekian kali nya dia beralih menatap Kim di depan nya " Apa kita harus mengunakan obat itu ?". tanya nya
" Kita harus menanggung resiko jika obat itu tak bekerja di tubuhnya tapi mau bagaimana lagi hanya itu pilihan kita saat ini ". kata Kim . Lee tampak berpikir memang benar yang di katakan oleh Kim hanya itu pilihan terakhir untuk kondisi Kai sekarang ini
" Baiklah kita mulai !". kata Lee bersiap dengan pisau medis nya sedangkan para dokter lain nya nampak diam tak bergeming melihat apa yang sedang di lakukan oleh Lee hanya Kim saja yang membantunya saat ini . Mereka saling lirik lalu tujuan mereka berada di ruangan ini untuk apa ? begitulah batin mereka bertiga
Dua jam berlalu , Lee masih belum menyelesaikan pekerjaan nya . Kim pun tampak menghembuskan nafasnya kasar saat melihat Lee menyayat kulit Kai seperti menguliti kulit daging ayam
Lee beralih menatap foto Kai . Tatapan tajam Lee mengarah pada selembar foto milik Kai di mana wajah tampan Kai terpampang nyata di sana berbeda dengan pria di hadapannya saat ini
" Cihh dia lumayan tampan ". gumam Lee dan itu di dengar oleh Kim
" Siapkan alat operasi nya Kim ! kita akan merombak struktur wajah nya , para dokter itu sama sekali tak berpengalaman ". cibir Lee menoleh sekilas pada ketiga dokter yang masih diam tak bergeming dan mereka pun hanya diam tak mampu berkata-kata
Kim menyiapkan semua keperluan operasi plastic darurat nya
Lee sudah bersiap dengan alat di tangan nya tampak keringat terus mengucur keluar dari tubuhnya .Bisa di pastikan Lee sedang kesal atau mungkin mengumpat serapah Princess di dalam hati nya . Bagaimana mungkin dia bisa memerintah Lee seperti kacung nya . Lee yang biasanya membunuh orang dengan professi nya tapi sekarang dia harus menyelamatkan seseorang yang sudah sekarat bahkan mungkin sudah mati , pikir nya !
Sementara di luar ruang rawat Kai tepatnya di meja makan nampak tiga makhluk sedang melakukan acara sarapan pagi nya dengan sangat tegang apalagi Princess yang sedari tadi terus menatap tajam ke arah Michael dan Alex di depan nya. Dengan sangat kasar Princess memasukan nasi goreng itu ke dalam mulut nya lalu mengunyah nya dengan kasar pula
Michael dan Alex saling lirik mereka menelan saliva nya bersamaan . Gadis di depan nya benar-benar seperti monster kecil yang siap menerkam mereka saat ini juga
" Kau bisa makan dengan pelan-pelan , tak ada yang akan merebut makanan mu !". kata Michael
" Diam ! ". datar Princess
Hening
Hening
Hening
Beberapa saat kemudian acara makan nya sudah selesai . Princess menyenderkan tubuhnya di sandaran kursi kedua tangan nya melipat di depan dada dengan tatapan nya terus tertuju pada Michael " Kalau sampai terjadi sesuatu dengan Kai , bisa aku pastikan bahwa kau akan lenyap dari dunia ini !". datar Princess . Michael menatap Princess di hadapan nya dia tak mampu berkata-kata saat ini . Dia sadar ini semua kesalahan nya
" Maaf !". kata Michael tulus
" Kami minta maaf dan kami siap menanggung hukuman nya !". tambah Alex melirik Michael
Princess memutar kedua bola mata nya dengan sangat malas lalu dia bangkit berdiri dengan sangat kasar hingga kursi nya terjungkil ke belakang dia beranjak berbalik lalu pergi meninggalkan meja makan
Michael dan Alex hanya menghembuskan nafasnya kasar untuk kesekian kali nya
Princess berjalan menuju ke ruang rawat milik Kai di lihatnya pintu itu masih tertutup . Princess mendekat lalu berusaha membuka pintu itu tapi hasilnya nihil . Pintu itu terkunci dari dalam Princess terus mengengam gagang pintu itu mencoba untuk membuka nya tapi tetap gagal dia pun pasrah akhirnya dia memutuskan untuk duduk di kursi di sebelah pintu rawat Kai
Sedangkan di dalam ruang rawat milik Kai . Lee terkekeh saat mendengar pintu hendak di buka , dia belajar dari pengalaman nya dulu saat menangani Lucifer . Princess ikut masuk tanpa sepengetahuan nya dan membuat suasana ruang operasi begitu mencekam . Untuk saat ini dia sudah mengantisipasi nya bahkan sudah memasang gembok di pintu itu agar tak dapat di buka
" Huhhhh ! Selamat". gumam Lee masih terkekeh sedangkan Kim yang melihatnya hanya mengelengkan kepalanya
Jangan lupakan , tiga dokter itu masih diam tak bergeming entah apa tujuan mereka berada di sana ? hanya Lee yang tau ! mungkin Lee ingin menunjukkan kemampuan nya sebagai dokter yang handal pada dokter amatir seperti mereka , hehe Lee sedang pamer kemampuan sedangkan para dokter itu hanya tersenyum kecut seraya menghembuskan nafasnya kasar sangat-sangat kasar
5 jam
7 jam
oh astaga kaki ketiga dokter itu sudah sangat pegal karena sedari tadi terus berdiri
9 Jam belum juga selesai
Baiklah
15 jam operasi pun selesai . Lee menjatuhkan tubuhnya di lantai di ikuti oleh Kim . Lee maupun Kim men-selonjorkan kaki nya sambil memijit nya pelan " Akrhhhh ini benar-benar membuat jantung ku berhenti berdetak". omel Lee
" Kau benar !". Kim lagi-lagi menghembuskan nafasnya kasar
Para dokter itu pun terlihat duduk di lantai dengan raut wajah masam nya entah kenapa hanya mereka yang tau
" Huhhhh!! tenggorokan ku kering seperti di gurun sahara". kata Lee bangkit lalu berjalan menuju pintu keluar dia merogoh saku nya mengambil sebuah kunci lalu membuka gembok itu . Setelah gembok terbuka dia pun segera membuka pintu itu tapi sebelum itu Lee berbalik menatap Kim
" Suntikan cairan itu pada kantong infus nya ! hanya satu botol saja ". kata Lee berjalan keluar dan Kim hanya mengangukkan kepalanya
" Kalian bisa pergi!". usir Kim pada ketiga dokter itu , mereka pun segera pergi dari sana sedangkan Kim saat ini menyuntikkan sebuah cairan ke dalam kantong infus milik Kai setelah itu Kim pun keluar dari sana
" Bagaimana kondisi nya ?". Princess berjalan menghampiri Lee
" Aku lapar !". datar Lee
" Aku tanya bagaimana kondisi nya ?". geram Princess
" Kau bisa lihat sendiri !". datar Lee melenggang pergi. Princess pun menerobos masuk lalu berpapasan dengan ketiga dokter itu tapi Princess hanya cuek melewati mereka
" Bagaimana Kim ?". Princess melihat Kim hendak keluar dari dalam ruangan
" Baik Nona , kita hanya harus menunggu nya sadar!". kata Kim
" Eummm!". Princess melesat melewati Kim
sedangkan Kim dia langsung keluar mencari di mana keberadaan Lee , perutnya sudah sangat lapar setelah 15 jam bertempur dengan alat medis membuatnya seperti tak makan selama berminggu-minggu
Sedangkan Princess saat ini sedang menatap nanar ke arah Kai yang sedang terbaring dengan perban hitam di seluruh tubuhnya serta alat-alat medis yang menempel di seluruh tubuhnya tak ada yang tersisa semua tubuh Kai di rombak oleh Lee . Princess menitikan buliran bening dari salah satu sudut matanya dia mendekat lalu duduk di kursi di depan brankar Kai
" Kau harus sembuh Kai! aku sudah berjanji pada kakek mu bahwa aku akan menjaga mu , tolong jangan membuat aku menyesal telah mengucapkan janji itu Kai !". lirih Princess
Beberapa saat kemudian Princess keluar dari ruangan Kai dia berjalan menuju ke arah meja makan karena mendengar keributan berasal dari sana
Princess menatap Lee di depan nya seraya menaikkan sebelah alis nya sedangkan Lee hanya acuh dia terus memakan makanan nya dengan sangat rakus tanpa memperdulikan sekitar nya di mana Michael dan Alex menatap tajam ke arahnya sedangkan Kim dia tampak sangat cool walaupun kelihatan sangat kelaparan dan makan dengan tergesa-gesa bagaimana pun Kim merupakan seorang yang perfectionist dan sangat menjaga image nya . Berbeda dengan Lee dia tak memperdulikan image nya lagi sekarang dia makan dengan sangat rakus nya bahkan membuat Princess menggelengkan kepalanya
" Kau bisa makan pelan-pelan Lee !". kata Princess memasukan nasi dan lauk itu ke dalam mulut nya
" Diamlah aku sedang kelaparan sekarang!". kata Lee dengan mulut di penuhi oleh makanan
" Ck,, seperti tak pernah makan saja ?". cibir Michael
" Diam kau !!". geram Lee menunjuk Michael dengan garpu nya
Mereka pun melanjutkan acara makan nya dan tampak juga Princess sudah kehilangan selera makan nya karena melihat Lee sedangkan Kim dia masih anteng memasukan makanan nya ke dalam mulut nya berbeda dengan Michael dan Alex mereka sudah selesai makan dari tadi dan sekarang mereka hanya sebagai penonton saja
Beberapa saat kemudian Lee sudah selesai makan dia menyenderkan tubuhnya di sandaran kursi dengan bersendawa beberapa kali membuat semua pasang mata menatap ke arah nya sedangkan Lee hanya nyengir menampilkan gigi putih nya
" Akhirnya aku kenyang juga ". kata Lee mengelus perutnya yang sudah terisi sedangkan Kim dia tampak mengambil tissue lalu mengelap sudut bibirnya
" Sudah puas makan nya ?". tanya Princess
" Tentu saja ! aku sangat kelaparan asal kau tau . 15 jam melakukan operasi itu membuat ku sangat-sangat kelaparan ". sinis Lee menatap ke arah Princess
" Lalu bagaimana dengan kondisi Kai apa dia akan sadar dalam beberapa hari ?". tanya Princess
Lee tampak melirik Kim di sebelahnya kemudian dia berbalik menatap Princess di hadapan nya " Aku sudah memakai kan perban hitam khusus untuk menghangat kan tubuhnya itu akan membantu obat nya cepat bekerja kita harus menunggu selama 8 hari , di hari ke 4 aku akan melepaskan perban nya untuk mengecek kondisi tubuhnya lagi !". jelas Lee
" Lalu setelah itu ?". tanya Princess sembari menaik turun kan alis nya
" Kita hanya harus menunggu saja membiarkan obat nya bekerja !! ". pasrah Lee
" Itu benar Nona kita harus menunggu nya dan selama dia belum sadarkan diri kita harus memastikan bahwa kondisi nya dalam keadaan stabil". tambah Kim
" Baiklah dan selama 8 hari itu kau harus tetap tinggal di sini Lee". kata Princess
" Hahh ! Apaa? maksud mu tinggal di markas ini ? begitukah ?". tanya Lee terkejut
" Ya! dan kau tak boleh keluar dari sini tanpa ijin dari ku !". kata Princess tegas
" Apa kau sedang menertawakan nasib ku hahh ? ini semua karena mu aku harus terkurung di markas level rendah punya mu". geram Lee menunjuk Michael
Princess melirik Michael di samping kanan nya kemudian berbalik menatap Lee di depan nya " Aku tak perduli kalau kalian adalah rival tapi ketika saat bersama ku jangan pernah kalian menunjukkan permusuhan kalian di hadapan ku ! apa kalian mengerti ?". tanya Princess menekan mereka
" Ya!". datar Lee dan Michael secara bersamaan . Kim dan Alex tampak saling tatap kemudian mereka hanya mengangkat kedua bahunya acuh
" Kau tidak melakukan hal yang tidak seharusnya kau lakukan bukan ? ". tanya Princess
" Ahhh itu,,,, anu !". Lee mengaruk kepalanya kemudian melirik ke arah Kim
" Kim !". Lee berucap pelan pada Kim
" Apa kalian menyembunyikan sesuatu?". tanya Princess lagi dengan raut wajah yang sudah tak bersahabat dan itu di rasakan oleh yang lain nya
" Aku memakai obat terbaru yang aku buat untuk nya !". kata Lee
Princess melototkan matanya ke arah Lee " Kau tidak menjadikan dia sebagai kelinci percobaan mu bukan ?" Princess memukul meja dengan telapak tangan kanan nya dan membuat Lee kaget
'' Sebenarnya iya !' gugup Lee
" Kau !!".geram Princess bangkit berdiri
" Tenang Nona , obat itu sudah lulus uji coba ! walaupun belum pernah di gunakan untuk menangani seorang pasien tapi bisa saya pastikan bahwa obat itu akan bekerja dengan baik !". kata Kim
Princess menghembuskan nafasnya kasar melipat kedua tangan nya di dada lalu duduk kembali " Apa dia akan baik-baik saja ?". tanya nya
" Mungkin ! tapi akan ada sesuatu yang berubah dari nya tapi jangan khawatir setelah dia pulih kembali aku akan membuatkan penawar nya agar dia kembali normal seperti sebelum terjadi kecelakaan!". kata Lee serius
" Huhhh! baiklah !". kata Princess
" Kapan dia akan sadar". Michael mulai membuka suara
Lee melirik ke arah nya " Di Hari ke enam dia akan sadar tapi seluruh tubuhnya tak dapat di gerakkan . Sistem saraf nya mati total dia hanya akan mampu membuka mata nya dalam gelap , di hari ke tujuh beberapa sistem saraf nya akan kembali normal dan di hari ke delapan aku akan membuka perban di wajah nya !". jelas Lee
" Apa kau sudah memastikan bahwa wajah nya tak akan ada yang berubah ! aku tak ingin bila itu terjadi ". kata Princess
" Aku sudah memastikan nya dengan sangat detail ! bukan begitu Kim ?". Lee melirik Kim di sebelahnya
" Iya !". datar Kim
" Huhh baiklah aku harap semuanya akan baik- baik saja ". lesu Princess
Dentingan jam dinding berbunyi sangat nyaring di mana jam menunjukkan pukul 12 malam . Princess memijit pelipisnya yang terus berdenyut sedangkan ke empat pria itu masih diam tak bergeming dari tempatnya
" Apa aku boleh bertanya ? ". celetuk Lee
" Apa ?".
" Apa sebelum ini dia pernah mengalami kecelakaan?". tanya Lee
Princess memicingkan matanya menatap Lee " Pernah pada saat dia berusia 5 tahun! memang nya kenapa ? ". tanya Princess
" Mungkin dulu dia mengalami cedera kepala yang membuat setengah memori ingatan nya hilang ! tapi karena kecelakaan yang terjadi pada nya saat ini , mungkin dia mendapatkan kembali ingatan nya itu ! ada beberapa bagian di otak nya yang berbeda saat aku melakukan CT-scan , aku harap dia tak akan amnesia !". kata Lee menjelaskan
" Apa kau yakin ? dia hilang ingatan dulu dan sekarang mungkin saja ingatan nya pulih ?". tanya Princess
" Ya ! hanya ada dua kemungkinan , yang pertama ingatan nya yang dulu hilang bisa kembali dia ingat tapi yang kedua dia bisa saja kehilangan seluruh ingatan nya baik dulu maupun sekarang ! dan hanya waktu yang bisa menjawab nya ". kata Lee
Princess menghembuskan nafasnya kasar saat mendengar ucapan Lee sedangkan Michael dia sekarang tampak sangat merasa bersalah dengan semua kejadian ini
" Maaf ini semua salah ku !". ucap Michael lirih
"Permintaan maaf mu tak ada artinya saat ini ! kau pun tak dapat merubah takdir ". kata Princess
" Sebenarnya siapa dia sampai kau begitu perduli dengan nya ?". tanya Lee dia pun belum mengetahui siapa Kai sebenarnya karena Princess belum menjelaskan nya secara rinci
" Dia orang kepercayaan Oma , dia bekerja di ZeeLo Company perusahaan milik Oma di Swiss !". kata Princess
" ZeeLo Company ? benarkah itu milik Oma ? aku tau perusahaan itu Perusahaan nomer 1 di Swiss !". kata Lee
" Ya dan apa kau yakin tak tau siapa dia sebenarnya ? apa kau tak mengenali dia dari wajah nya ?". tanya Princess lagi
" Apa maksud mu aku tak mengerti?". tanya Lee
" Apa kau sungguh tak mengenal nya ?". tanya Princess lagi sedangkan Lee dia sekarang tampak berpikir mencerna ucapan Princess
" Ya kau benar ! wajahnya seperti tak asing tapi siapa ?". Lee terus memutar otak nya seraya memejamkan mata nya
Princess hanya diam tak bersuara
" Dia mirip dengan kakek tua itu ! apa dia anak nya tapi tidak mungkin dia terlalu muda ! bisa jadi dia cucu nya , apa aku benar ? dia mirip George Kennef?". kata Lee dan Princess mengangukkan kepalanya sebagai jawaban nya
" Jadi dia cucu dari George Kennef !". Lee terkejut bukan main
" Ya! ". datar Princess
" Tunggu ! George Kennef , sepertinya aku tak asing dengan nama itu !". seru Michael
" Kau benar ! dan kau membeli semua peralatan tempur mu dari nya bukan ?". tanya Princess menaikkan sebelah alisnya
" Ya aku ingat ! dia George Kennef dan dia adalah cucu nya ? huhh dunia sungguh sempit !". Michael menggelengkan kepalanya tak habis pikir
" Aku masih tidak bisa percaya dengan kebenaran ini !". kata Lee
" Percaya atau tidak itu keputusan mu Lee !". kata Princess
Lee menghembuskan nafasnya kasar menyenderkan tubuhnya dengan mata terpejam
" Apa kau tau HL ?" . tanya Princess lagi dan itu membuat Lee membuka mata nya lalu menatap ke arah Princess begitupun yang lain nya
" HL ? apa yang kau maksud adalah Gangster Halilintar ?". tanya Kim
" Ya ! ". datar Princess
" Gangster Halilintar ? siapa mereka aku belum pernah mendengar nya ?". tanya Michael melirik Alex dan Alex hanya mengangkat kedua bahunya acuh
" Gangster Halilintar adalah penguasa di Swiss bahkan dataran benua Afrika !". kata Kim
" Benarkah ? kau tau dari mana Kim ?". tanya Alex
" Tentu saja kami tau karena Mafia ku level tinggi tidak level rendah seperti kalian ! oleh sebab itu kami tau mengenai Gangster Halilintar karena kami selevel dengan nya !" bangga Lee
" Ckk,,,,, terlalu percaya diri itu tak baik untuk kesehatan!". cibir Michael jengah
" Itu semua memang benar ! dan kau kenapa tiba-tiba membahas mengenai HL ?". tanya Lee
" Apa kau sangat mengenal Gangster itu Lee?".
" Tentu saja bahkan aku pun bekerjasama dengan nya ! tapi aku tak pernah bertemu dengan Leader nya , setiap kali bertemu pasti hanya orang kepercayaan nya menurut rumor yang beredar bahwa Leader nya sangat tertutup dengan dunia luar bahkan tak membuka diri nya pada dunia luar dia juga terkenal karena kelicikan dan kecerdasan nya di atas rata-rata !". kata Lee
'' Kau sangat mengetahui HL tapi tak mengetahui tentang Leader nya ? tochh tochh ..... kau sangat payah !". cibir Princess
" Aku sudah berusaha untuk mencari tau nya tapi sangat sulit ! bahkan Kim tak mampu untuk masuk ke dalam sistem kendali HL !". kata Lee
" Benarkah Kim ?".
" Ya Nona , itu benar sistem kendali HL sangat sulit di tembus sama seperti The CL !". kata Kim
" Jadi kau pernah mencoba masuk ke dalam sistem kendali ku ?". tanya Princess
Kim melirik Lee di samping nya dan Princess pun melihatnya dari sana dia pun sudah tau kalau itu merupakan perintah Lee . Princess hanya tersenyum kecut sedangkan Michael dan Alex yang belum mengetahui tentang Princess yang sebenarnya hanya diam saja
" Dia ada di dalam sana kalau kau sangat penasaran Lee !". kata Princess bangkit berdiri
" Di dalam ? siapa ? di mana ? ". tanya Lee
" Bukankah kau sangat penasaran dengan Leader HL ? bukankah kau sudah bersama nya selama 15 jam !". kata Princess melenggang pergi sedangkan Lee dia masih diam tak bergeming setelah mendengar ucapan Princess
" Dia ? Pria itu ? Kai , dia Leader HL ? benarkah ohh astaga dunia begitu sempit !!!". Lee bangkit seraya mengelengkan kepalanya begitupun dengan Kim dia tampak terkejut tapi secepatnya dia menormal kan keterkejutan nya
Berbeda dengan Michael dan Alex mereka saling lirik . Michael masih mengerjapkan kedua mata nya seolah tak percaya begitupun dengan Alex dia pun tampak kaget karena mendengar bahwa pria yang terbaring di dalam sana adalah Leader dari HL