Princess Vlaron

Princess Vlaron
Princess kembali pulih



Justin berjalan menuju ke ruang rawat Princess dengan perlahan Justin membuka pintu itu di lihat nya gadis kecil nya tengah tertidur pulas . Justin berbalik lalu menutup pintu kemudian dia berjalan mendekat ke arah Princess di pandang nya wajah cantik itu begitu damai saat tengah tertidur dengan sangat lembut Justin membelai pipi mulus milik Princess senyum tipis terbit dari salah satu sudut bibir Justin dengan perlahan Justin naik ke atas brangkar itu lalu berbaring di samping Princess dengan cepat Justin memeluk Princess dan membawa nya ke dalam dekapan nya


" Cepat sembuh Baby !". ucap Justin lalu mencium kening Princess dan Justin pun ikut terlelap bersama Princess


Di luar Markas terdengar suara helicopter mendarat kemudian turun lah dua pria tampan dari dalam helicopter itu siapa lagi kalau bukan Lucifer dan Roy


Lucifer berjalan cepat di ikuti oleh Roy . Anggota The CL yang sedang bertugas berjaga menunduk hormat saat Lucifer melewati mereka . Di dalam Markas nampak Lucas menyenderkan tubuhnya di sandaran sofa dengan mata terpejam . Telinga nya mendengar suara langkah kaki mendekat ke arah nya dan Lucas pun sudah tau siapa mereka


"Bagaimana bisa kau membiarkan gadis itu terluka hahh ?". bentak Lucifer berdiri di hadapan Lucas dengan berdecak pinggang. Lucas membuka mata nya


" Dia baik - baik saja dan ini bukan sepenuhnya kesalahan ku !". elak Lucas . Lucifer hanya mendengus kesal lalu berlalu meninggalkan Lucas , Roy pun setia mengikuti Lucifer


Lucifer menuju ke ruang rawat Princess .


Kreeettttt


Dengan sangat pelan Lucifer membuka pintu itu lalu Lucifer berjalan masuk tapi mata nya fokus pada dua makhluk yang berada di sana yang tengah terlelap di dalam dunia mimpi


" Apa yang mereka lak... ". Lucifer kaget tapi dengan cepat Lucas membekap mulut Lucifer lalu menyeret nya keluar dari sana


" Apa yang kau lakukan?". dengan kasar Lucifer menghempaskan tangan Lucas yang membekap mulut nya . Lucifer menatap Lucas tajam sedangkan Roy pria itu hanya tersenyum di dalam sana kemudian dia pun berbalik lalu berjalan keluar menghampiri Lucas dan Lucifer yang sudah berada jauh dari kamar Princess


" Kenapa kau berteriak tadi hahh ? biarkan mereka istirahat kau mengganggu saja ". kata Lucas


" Bagaimana mungkin kau membiarkan mereka tidur bersama lagi ? Mereka belum menikah tak sepantasnya mereka melakukan itu ". cecar Lucifer


" Aku menjamin bahwa Justin tak akan melakukan hal di luar batas aku cukup mengenal pria itu jadi kau tidak usah terlalu khawatir ". kata Lucas berlalu pergi


" Hey dengarkan aku dulu !". Lucifer mengejar Lucas


Roy hanya menghembuskan nafasnya kasar sambil menggeleng kan kepalanya


" Hey bodoh apa kau sangat percaya pada pria itu ?" . tanya Lucifer . Lucas menghentikan langkah kaki nya lalu berbalik menatap Lucifer


" Ya aku sangat yakin dan kau berhentilah untuk khawatir yang berlebihan sebaiknya kau istirahat setelah perjalanan jauh kau pasti lelah !". kata Lucas lalu berbalik menaiki anak tangga. Lucifer hanya mendengus kesal


" Bagaimana menurut mu Roy ?". Lucifer melirik Roy


" Menurut ku Justin tak akan berbuat di luar batas karena dia begitu mencintai Princess aku dapat melihat dari sorot mata nya ". kata Roy


" Huhhh . Baiklah !". kata Lucifer lalu beranjak pergi


Rion menuruni anak tangga setelah melihat kalau Lucifer sudah pergi


" Ikut lah dengan ku ada yang ingin aku bicarakan !". kata Rion dari atas anak tangga . Roy mendongak lalu menatap Rion


" Ada apa ?" . Roy menaiki anak tangga lalu berhadapan dengan Rion


" Hal yang sangat penting !". Rion berbalik lalu menaiki anak tangga lagi dan Roy pun mengikuti Rion


Malam semakin larut bahkan bukan malam lagi selain kan pagi dini hari pukul 2 pagi nampak beberapa lampu telah padam menandakan bahwa penghuni di dalam nya sudah berlalu di dunia mimpi


Pagi menjelang begitu cepat . Princess mengeliat kecil dari tidur nya dengan perlahan dia membuka mata nya dan melihat pria yang sangat dia cintai berada di depan nya dan tengah memeluk nya erat. Princess mencoba menyentuh wajah Justin tapi selang infus itu menganggu nya Princess pun melepaskan nya tanpa melihat selang itu . Dengan perlahan princess menyentuh hidung mancung milik Justin , rahang tegas kokoh bibir sek'si nya serta bulu mata lentik dan jangan lupakan alis hitam tegas yang berada di atas kelopak mata nya . Sungguh ciptaan Tuhan yang maha sempurna dan membuat makhluk lain iri


" Kau sangat tampan honey dan hanya aku yang boleh memiliki mu !". klaim Princess sambil tersenyum tipis dengan tangan nya masih membelai lembut pipi Justin


" Sudah puas menyentuh nya , baby ?". Justin tiba - tiba membuka mata nya dan membuat Princess kaget lalu dia hanya nyengir memperlihatkan gigi putih nya


" Honey kenapa kau sangat tampan ?". Princess malah balik bertanya


Justin semakin mengeratkan pelukan nya lalu membawa kepala Princess dan menenggelamkan nya di dada bidang nya" Aku tampan ? benarkah ? ". tanya nya


" Iya honey kau sangat tampan dan aku menyukai nya !".kata Princess sambil mengendus-endus wangi tubuh Justin yang sekarang berada di depan nya


" terus lah seperti itu baby aku menyukai nya . Kau hanya boleh memuji ku saja dan kau tak boleh memuji pria lain di luaran sana karena kau adalah milik ku dan aku adalah milik mu . Apa kau mengerti , baby ?". tanya Justin


" Eummm aku mengerti honey tapi bisakah kau melepaskan pelukan mu aku susah bernafas saat ini". rengek Princess. Justin pun melepaskan pelukannya lalu menatap wajah Princess


" I Love You Baby ". kata Justin


" I Love You Too Honey ''. ucap Princess tersenyum lalu bangkit dan duduk sambil meregangkan otot di tubuhnya . Justin pun bangkit lalu duduk mengaitkan dagu nya di salah satu pundak Princess


Princess melirik bekas kantong darah yang masih tergantung di sana


" Itu darah ku , baby !". kata Justin


" Kau mendonorkan darah mu honey ?". Princess berbalik lalu menatap Justin dan Justin hanya mengangguk kan kepalanya


" Kenapa ?".


" Maksudnya ? kenapa apa nya ?". bingung Justin


" Kenapa kau mengeluarkan darah mu honey ". tanya Princess


" Untuk mu sayang aku melakukan nya hanya untuk diri mu ". Justin mencubit gemas pipi Princess


" Ini yang terakhir honey setelah ini jangan pernah kau mengeluarkan darah mu lagi !". tegas Princess


" Aku janji !". kata Justin


Gubrakkk


pintu di dorong dengan kasar membuat Princess dan Justin yang berada di dalam sana terkejut . Lucifer berdiri dengan pakaian acak - acakan khas bangun tidur di belakang nya Lucas sudah berpakaian rapi bukan stelan kantor melainkan pakaian kasual di samping nya berdiri dua R , Roy dan Rion


" Yakkk kalian apa sudah puas tidur nya hahhh ?". Lucifer mendekat ke arah Princess . Justin bangkit berdiri sedangkan Princess dia duduk sambil menjulurkan kedua kaki nya ke bawah lalu mengayunkan nya


" Ya aku sudah puas !". kata Princess sedangkan Justin hanya tersenyum tipis. Lucifer mendelik kesal ke arah Justin tapi Justin hanya cuek saja


" Bagian mana yang sakit hahh ? ". Lucifer menelisik setiap inci tubuh Princess


" Aku baik - baik saja tak ada yang serius !". ucap Princess


Lucifer hanya tersenyum kecut lalu beralih menatap Justin " Kekasih macam apa kau ini menjaga satu wanita saja tidak becus !". cibir Lucifer


" Ini bukan salah Justin !". kata Princess


" Maaf aku telah lalai ''. ucap Justin


" Ckk ,,,,, ". desis Lucifer


" Hentikan drama ini sungguh membuatku geli ". kata Lucas


" Kau pun sama dengan nya !". Lucifer menunjuk wajah Justin dan Lucifer bergiliran


" Sudah - sudah sekarang aku sangat lapar . Roy aku lapar ". rengek Princess . Justin langsung menatap tajam ke arah Roy sedangkan Roy nampak biasa saja


" Kau ingin makan apa Nona Muda ?". tanya Roy


" Apa pun yang kau masak akan aku makan ". kata Princess


" Masak kan saja dia batu! dia pasti akan memakan nya juga ". cibir Lucas


" Kau !!". geram Princess . Roy melirik Rion mereka pun tersenyum smrik dengan perlahan Roy dan Rion mendekat ke arah Lucas


" Dari pada Master tidak punya kerjaan lebih baik kau membantuku di dapur !". kata Roy merangkul Lucas dengan berani nya Rion pun ngikut


" Hey apa maksud kalian ? aku sedang tidak berselera untuk memasak !". elak Lucas


" Tidak ada pilihan lain !". Roy dan Rion menyeret Lucas agar keluar dan ikut bersama mereka


Princess hanya terkikik geli . Justin pun nampak tersenyum tipis saat melihat Princess tertawa


" Kau pasti belum mandi kan ? lihat iler mu masih menempel ". kata Princess menunjuk wajah Lucifer


Lucifer yang tadi nya tengah melihat Lucas yang di seret oleh duo R langsung menoleh pada Princess dengan mata melotot lalu dia melihat tubuhnya di cermin di pojok ruangan di lihat nya penampilan nya memang seperti baru bangun tidur dan itu memang kenyataannya


" Astaga image ku hancur sudah !!". kata Lucifer melesat pergi sedangkan Princess saat ini masih terlihat cekikikan


" Baby ". kata Justin


" Yaya Honey !". ucap Princess


Cleo masuk menghampiri Justin dan Princess


" Apa kau ingin mandi Nona muda ? aku akan membantu mu ". kata Cleo


" Tidak aku bisa sendiri !". kata Princess berusaha turun dari brangkar


" Jangan baby ! sini biar aku saja yang mengendong mu ". Justin lalu mengendong Princess dan Princess lalu mengalungkan kedua tangan nya di leher Justin dengan senyum mengembang di wajahnya


'' Honey kau memang tampan !". puji Princess lagi


" Aku tau baby jadi berhentilah memuji ku seperti itu !". kata Justin


" Apa kau tak suka di puji ?". tanya Justin


" Sangat suka apalagi kau yang memuji ku tapi kau sudah berlebihan memuji ku baby ". kata Justin lalu merebahkan Princess di ranjang milik nya


" Aku akan mengisi air hangat nya !". Justin berlalu masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Princess dia tengah senyam-senyum sendiri saat ini sampai dia tidak sadar kalau justin sudah di hadapan nya


" Ada apa dengan mu baby? ". tanya Justin


" Tidak ada honey ! ummm... apa air nya sudah siap ?". tanya Princess


" Sudah mari aku akan membantu mu ". kata Justin hendak kembali mengendong Princess


" Tidak honey aku bisa sendiri lebih baik kau juga bersiap - siap setelah itu kita akan sarapan bersama ". kata Princess lalu masuk ke dalam kamar mandi


" Baiklah ". Justin melihat Princess masuk ke dalam kamar mandi setelah itu dia keluar dari kamar Princess


Cleo masih berdiri di depan sana


" Jaga dia dan pastikan bahwa dia tak akan kesulitan !". kata Justin


" Baik !". Cleo pun menundukkan kepalanya


Justin berlalu pergi meninggalkan Cleo sedangkan Cleo gadis itu tampak menggerutu kesal


" Dia sangat ketus kepada ku tapi dengan Princess dia sangat lembut ! Cihhh ... menyebalkan ". gerutu Cleo


" Itu tak akan mengubah keadaan !". Mark melewati Cleo begitu saja dengan senyum sinis nya sedang kan Cleo tampak menghentakkan kedua kaki nya dengan kasar


Mark masih terkekeh di sela langkah nya " Gadis payah !". cibir Mark


Princess keluar sudah dalam keadaan segar dia pun sudah menganti perban di perut nya dia menuju ke meja rias nya sambil mengeringkan rambut basah nya dengan sebuah handuk. Princess melirik pada pintu masuk di sana terbuka dan Cleo masih berdiri di sana


" Pergi lah ". kata Princess tanpa melihat Cleo


Cleo yang menatap Princess pun hanya menghela nafasnya pelan " Baiklah aku permisi ". kata Cleo berlalu pergi


Lucifer berjalan dan berpapasan dengan Cleo tapi Lucifer hanya acuh tak memperdulikan Cleo . Lucifer lalu berjalan masuk ke kamar Princess


" Aku sangat kesal pada mu !". kata Lucifer


Princess menoleh saat mendengar suara Lucifer . Princess tersenyum tipis lalu mendekat ke arah Lucifer di lihatnya pria itu sudah fresh dan tubuhnya pun sungguh harum


" Kau tampan tapi lebih tampan kekasih ku "? Princess terkekeh sedangkan Lucifer hanya menampilkan wajah masam nya


" Kemari lah ". Princess menarik tangan Lucifer lalu mendudukkan nya pada kursi di depan meja rias nya . Princess mengambil hairdryer lalu dia mengeringkan rambut Lucifer yang terlihat masih basah


" Rambut mu pun masih basah kau kering kan saja dulu rambut mu ". kata Lucifer


" Nanti saja !". kata Princess dia mengusap-usap kepala Lucifer dengan gemas nya . Beberapa saat kemudian rambut Lucifer sudah kering . Princess menyerahkan hairdryer itu pada Lucifer


" Duduk lah !". Lucifer mengambil hairdryer itu lalu dia berdiri dan membiarkan Princess duduk


Dengan telaten Lucifer mengeringkan rambut panjang milik Princess


Justin memasuki kamar Princess dengan raut wajah datar nya . Lucifer melirik Justin sekilas lalu dia kembali fokus pada pekerjaan nya . Princess yang menyadari kehadiran Justin pun hanya tersenyum tipis


" Kenapa kau menatapku seperti itu ?". tanya Lucifer mematikan hairdryer itu karena rambut Princess sudah kering lalu Lucifer meletakkan hairdryer itu di meja rias milik Princess


" Aku tidak menatap mu !". jawab datar Justin lalu dia duduk di tepi ranjang


Princess berdiri dia hanya menggelengkan kepala nya


"Kalian sungguh aneh !". cibir Princess


Lucifer lalu duduk di sofa . Princess menaruh handuk nya kembali di kamar mandi lalu dia kembali duduk di depan meja rias nya


" Baby ayo kita turun , mereka sudah selesai memasak makanan nya ". kata Justin


" Sebentar lagi honey". kata Princess sambil mengoleskan pelembab di wajah cantik nya


Lucas melenggang masuk dengan berdecak pinggang " Ayok turun ! aku sudah selesai memasak tapi kalian masih suka bergosip di sini ". cecar Lucas


" Hey bung ! siapa yang bergosip ". celetuk Lucifer


" Tentu saja kalian !". decak Lucas


" Bersiaplah kita akan kedatangan tamu !". kata Princess dengan enteng nya


" Tamu ?". Justin nampak berdiri lalu menghampiri Princess dan berdiri di belakang Princess


" Iya honey ". kata Princess bangkit lalu berbalik menatap Justin


" Siapa ?". tanya Lucifer bangkit berdiri


" Seseorang ". kata Princess berjalan menuju pintu keluar . " Ayok turun aku sudah sangat lapar ". kata Princess lagi


" Ah iya honey ". Justin pun tersadar dari lamunannya begitu pun dengan Lucas


" Siapa dia ? apa orang yang sangat penting ?". tanya Lucifer


" Entah tapi sepertinya bukan orang sembarangan ". kata Lucas