Princess Vlaron

Princess Vlaron
13 Calon Iblis 2



Sementara di luar hotel


Justin berjalan sangat terburu buru sampai tidak melihat bahwa ada orang di depan nya


Brukkkkk


Justin menabrak seseorang sampai orang itu terjatuh


" Hey kau , apa mata mu itu buta hahh?". bentak seorang Pria yang terjatuh itu kemudian bangkit berdiri


Mata mereka saling bertemu Justin menatap tajam pria itu sedangkan yang di tatap balik menatap tajam pada Justin


" Kau ". tunjuk pria itu yang tak lain adalah Kim


Sedangkan Justin masih menatap pria itu dan beralih ke sebelah nya menatap pria satu nya


" Ayok Kim kita tidak punya banyak waktu gadis nakal itu meminta ku datang ke tempat nya ". Ucap Lee meninggal mereka di sana dan Kim mengikuti tuan nya itu


" Bukankah itu si Psikopat Gila itu ". Bisik Kevin pada Justin


Ya mereka itu adalah Justin dan Kevin dan yang di tabrak Justin adalah Kim.


Lee dan Kim juga menghadiri lelang di hotel itu .


" Cepatlah kita harus kembali ke Singapura , aku sudah menelpon Lee untuk segera datang ke markas ". Ucap Princess pada Lucas yang tengah fokus mengemudikan mobilnya


" Kau menelpon Lee sedangkan kita masih di Hongkong? ". ucap Lucas


" Ya karena dia juga berada di Hongkong ". Kata Princess


" Jadi dia ? ". Ucap Lucas menaikkan sebelah alis nya menatap Princess


" Ya dia juga datang ke pelelangan itu ". Ucap Princess


" Cepat lah ". panik Princess


Setelah beberapa jam perjalanan mereka tiba di Rumah sakit itu


" Nona Muda , Tuan Muda ". ucap salah satu anggota The CL


" Apa kau sudah melakukan apa yang aku perintahkan ?". tanya Princess


" Sudah Nona ". Ucapnya lagi


" Baiklah setelah selesai cepat lah ke Bandara kami akan menunggu ". Ucap Princess


Anggota The CL itu menunduk lalu pergi sedangkan Princess menuju ruang rawat pemuda yang tadi di tolong nya , para perawat dengan sigap melakukan pemindahan pasien dengan sangat hati hati


Beberapa saat kemudian mereka telah sampai di Bandara Changi Singapura sebuah mobil hitam telah terparkir di depan pintu keluar Bandara


" Cepat lah ". panik Princess


" Sabar Baby sebentar lagi kita akan sampai" . ucap Lucas menenangkan Princess


" Cihhh di mana Psikopat Gila itu ?". geram Princess sekarang mereka sudah berada di markas


Beberapa saat kemudian orang yang di tunggu akhirnya tiba


" Kenapa kau lama sekali Lee ?". tanya Princess


" Apa kau pikir jarak antara Hongkong dan Singapura hanya 1 kilometer hahh". Bentak Lee


" Cepat lah aku ingin kau menyelamatkan pemuda itu ". Ucap Princess menarik tangan Lee


Lee hanya mengikuti gadis itu sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah kamar yang sudah lengkap dengan alat medis


" Gunakan seluruh kemampuan mu untuk menyelamatkan pemuda itu Lee ". kata Princess sambil menunjuk ke arah Pemuda yang terbaring tak berdaya di atas tempat tidur itu


" Kau tau profesi ku bukan , aku menggunakan profesi ku untuk membunuh orang bukan menyelamatkan orang ". Bentak Lee frustasi


" Aku tak peduli aku hanya ingin pemuda itu selamat ". Bentak Princess tak mau kalah


Lee perlahan mendekati pemuda itu menatap nya tajam kemudian beralih pada luka di sekujur tubuh nya


" Kim lepaskan baju nya atau robek saja ". perintah Lee pada Kim


Kim mendekat dan merobek paksa baju yang di kenakan pemuda itu dan Lee memeriksa nya dengan seksama di mulai dari memeriksa denyut nadi nya kemudian detak jantung nya


" Seperti nya dia terkena racun kuning ". ucap Lee


" Apa kata mu Lee itu tak mungkin racun itu sudah lama tak di gunakan dan hanya beberapa orang saja yang tau !! ". ucap Princess tak percaya


" Tapi itu benar gejala nya pun sama apa kau lupa kita dulu pernah mencoba nya bukan ". kata Lee membuat Princess menatap tajam pada pemuda yang tengah terbaring itu


" Sembuhkan dia apa pun caranya ". Bentak Princess


Lee menatap tajam pada Princess kemudian beralih pada pemuda itu dia melanjutkan pemeriksaan nya


Beberapa saat kemudian pemuda itu sadar dan terbatuk batuk mengeluarkan darah dari mulut nya


Hukkk hukkkk Pemuda itu memegang dada nya dan menyandarkan tubuh nya pada ranjang


" Lee apa yang kau lalukan ". panik Princess mendekati Pemuda itu dan duduk di samping nya lalu membersihkan darah yang terus keluar dari mulut nya


" Aku tengah berusaha mengeluarkan racun nya ". ucap Lee lalu menancap kan sebuah jarum tepat pada jantung pemuda itu dan itu semakin membuat pemuda itu mengeluarkan darah dari mulut nya


" Lee darah nya semakin banyak apa ini tidak apa apa". ucap Princess


Huukkkk huukkk hukkk pemuda itu terus menerus terbatuk mengeluarkan darah


" Tenang lah biarkan darah itu keluar karena darah itu sudah terkontaminasi dengan racun ". ucap Lee lalu mencabut jarum itu dan pemuda itu berhenti terbatuk dan langsung ambruk lemas ke samping kanan ranjang


Princess langsung membantu pemuda itu membenarkan cara tidur nya


" Apa dia akan baik baik saja Lee?". tanya Princess


" Ya tunggulah sebentar lagi dia akan sadar ". ucap Lee merapikan peralatan medisnya


Benar saja beberapa saat kemudian pemuda itu sadar dia memicingkan mata nya menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam matanya


" uuhhh". lirih nya lalu dia bangkit menyandarkan punggung nya di dinding ranjang itu dia menatap sekeliling menatap orang orang yang tengah menatap nya pula


" Apa yang kau rasakan sekarang?". tanya Lee pada pemuda itu sedangkan dia hanya diam saja menatap Lee


" Apa kau sudah merasa lebih baik sekarang ?". tanya lembut Princess dan pemuda itu hanya menggangukkan kepalanya menatap Princess


" Aku bertanya tidak kau jawab , sedangkan dia kau langsung mengangukkan kepala mu itu ". Kesal Lee menunjuk Princess


" Kau tau aku yang menyelamatkan mu ". ucap nya lagi


Princess menatap tajam ke arah Lee seolah olah ingin membunuh nya tatapan itu benar benar mengintimidasi Lee sampai dia mengalihkan pandangan nya ke arah lain


" Minum lah ". Ucap Princess memberikan pemuda itu penawar racun kuning yang tadi di persiapkan oleh Lee dan pemuda itu langsung meminun nya


" Terimakasih ". Lirih pemuda itu menatap Princess


" Baiklah sekarang kau istirahat lah". Ucap Princess dan membantu pemuda itu untuk berbaring


" Dan kau Lee aku ingin bicara serius dengan mu ". kata Princess menunjuk Lee lalu dia bangkit dari tepi ranjang pemuda itu hendak keluar kamar tapi tangan nya di pegang oleh pemuda tadi


" Tunggu ". ucap nya


Princess berbalik menatap pemuda itu dan membenarkan selimut nya


"Istirahatlah nanti setelah kau sembuh kita akan bicara ". ucap Princess lalu meninggalkan pemuda itu


Sementara di ruangan lain


" Apa yang ingin kau bicarakan ?". tanya Lee menatap Princess


" Tunggu lah ". Ucap Princess


Di saat yang bersamaan Lucas masuk dengan membawa sebuah map di tangan kanan nya lalu mendudukan diri nya di sofa itu


"Ini ". ucap Princess memberikan map itu kepada Lee


" Dia ". ucap Lee


" Ya dia istimewa ". ucap Princess


" Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang?". tanya Lucas


" Dari awal aku bertemu dengan nya aku sudah yakin pemuda itu bukan orang sembarangan dan ternyata itu semua benar adanya ". ucap Princess


'' lalu apa rencana mu?". tanya Lee


" Aku ingin menjadikan dirinya rekan ". ucap Princess


" Apa kau yakin Baby? ". tanya Lucas


" Hahhhh kau memanggil nya Baby ?". tanya Lee menunjuk Lucas


" Kenapa apa aku tidak boleh memanggil adik ku dengan sebutan Baby ? ". tanya Lucas menatap Lee


" Terserah ". ucap Lee jengah


" Sepertinya dia mengidap bipolar ". ucap Princess


" Apa ". teriak mereka bersamaan


" Kenapa kalian kaget seperti itu ?". tanya Princess menaikkan sebelah alisnya


" Dari mana kau tau ?". tanya Lee


" Apa kau tidak melihat perubahan expresi pada wajahnya saat kau membentak nya tadi". ucap Princess


" Ya aku melihatnya , tapi itu ,,,ohhh astaga dia mengidap bipolar ". ucap Lee tak percaya


" Itu akan sangat berbahaya untuk dirinya apalagi sekarang musuhnya tengah mengejar nya". ucap Princess ssmbari memijit pelipis


" Kau benar bila dia tak mampu mengendalikan dirinya itu akan sangat sulit". kata Lee menambahi


" Dia mempunyai kemampuan aku bisa melihat nya tapi dia masih belom bisa menggunakan nya dengan benar di tambah dengan bipolar nya itu akan sangat sulit untuk mengajak nya bergabung menjadi seorang rekan". ucap Princess


" Kau harus bisa mengendalikan nya Nona ". timpal Kim


" Kau benar Kim kita harus mengendalikan diri nya bukan aku egois tapi ini juga untuk kebaikan dirinya ". ucap Princess


" Kau benar Baby kita bukan egois kita hanya ingin yang terbaik untuk diri nya ". ucap Lucas


" Dan kau yang harus merawatnya hingga dia sembuh Lee ". ucap Princess menunjuk Lee


" Aku ? kenapa harus aku?". tanya Lee menunjuk dirinya sendiri


" Lalu siapa tidak mungkin aku kan ". ucap Princess


" Apa yang kalian bicarakan tentang diriku". Bentak Pemuda itu menghampiri 4 orang yang tengah duduk di ruangan itu


Mereka sontak berbalik melihat pemuda itu yang tengah berdiri menatap tajam ke arah mereka kemudian pemuda itu berjalan mendekat dan mendudukan bokong nya di samping Lucas


" Kau kenapa kau malah ke sini ? bukahkan aku menyuruh mu untuk istirahat hahh ". geram Princess menatap Pemuda itu


" Nona Muda aku tak pernah menuruti siapapun termasuk kau ". tekan Pemuda itu menunjuk wajah Princess


" Kau ,,,, Argggghhhhh!!! ". geram Princess meremas kedua tangan nya menahan emosi


" Kau bilang apa tadi rekan ? Aku menjadi rekan mu lalu ke untungan apa yang akan aku dapatkan?". tanya Pemuda itu


" Simbiosis mutualisme kau tau itu kita akan saling menguntungkan ". ucap Princess


" Aku tak pernah bekerja sama dengan siapa pun atau tunduk pada siapa pun". ucap nya lagi


" Itu terserah pada mu tapi sekarang musuh mu tengah mencari mu bila kau sekarang keluar dari markas ini dengan keadaan mu seperti ini maka kau akan hancur , tapi bila kau mau menjadi rekan ku aku akan menjamin keamanan mu serta membantu mu untuk balas dendam terhadap kakak angkat mu itu Tuan Muda Alvaro Dominic ". tekan Princess menunjuk pemuda yang tidak lain adalah Alvaro


" Kau tau siapa diri ku? ". tanya Alvaro


" Ckk itu sangat mudah untuk diri ku ". ucap Princess menyeringai


" Siapa kau sebenarnya Nona ?". tanya Alvaro


" Kau tak perlu tau siapa diri ku yang jelas kau akan menjadi rekan ku secara halus atau paksa ". ucap Princess


" Dan kau harus membantu nya sembuh dari Bipolarnya ". ucap Princess menunjuk Lee


" Ckk ,,,,,baiklah". pasrah Lee


" Ceritakan siapa diri mu Nona sebelum aku menjadi rekan mu ". kata Alvaro


Princess menceritakan tentang diri nya sebagai saudara angkat dari Sivanya dan tentang pembunuhan yang menimpa keluarga nya serta mengenai Vlaron , RB dan The CL


" Lalu tentang 2 jiwa dalam tubuhmu ? apa kau tidak memiliki keinginan untuk menceritakan nya pada ku Nona muda ". tekan Alvaro


Princess menatap tak percaya pada pemuda di hadapan nya ternyata kemampuan nya melebihi expektasi yang di bayangkan


" Jadi kau tau itu ?". tanya Princess kepada Alvaro


" Aku melihatnya dari sorot mata mu Nona Muda ". cibir Alvaro


" Kau benar benar istimewa aku tak salah dalam memilih rekan ". ucap Princess menyeringai


" Apa kau mau menjadi rekan ku ? ". tanya Princess


" Tapi aku tak akan penah tunduk kepadamu". ucap Alvaro


" Baiklah kita lihat saja nanti ". kata Princess menyunggingkan senyum di salah satu sudut bibirnya


" Kau harus mengganti identitas diri mu agar musuh mu tak mengetahui di mana kau berada ". ucap Princess


" Terserah ". ucap Alvaro


Setelah itu mereka semua diam entah apa yang mereka pikirkan tapi sepertinya mereka sibuk dengan pikiran masing masing


" Lucifer Alexander orang orang akan mengenal mu sebagai Lucifer adik dari Lucas Alexander ". ucap Princess menunjuk Lucas


" Hahhh kenapa aku Baby?". tanya Lucas


" Karena kau dan dia sama sama berasal dari China ". ucap Princess menunjuk Lucas dan Alvaro yang akan berganti nama menjadi Lucifer


" Cihhh ". decih Alvaro memutar bola matanya malas


" Kau harus ingat identitas baru mu Lucifer ". kata Princess


" Aku tau ". ucap nya berlalu pergi meninggalkan keempat orang itu


" Dia benar benar sombong apa kemampuan juga hebat sampai dia seperti itu?". tanya Lee


" Kita akan tau nanti kau harus ingat tugas mu Lee ". ucap Princess memperingati Lee


" Ya aku tau itu ". cibirnya


" Baiklah kalian bisa kembali ini sudah larut dan kau lebih baik menginap di sini Lee agar lebih mudah merawat bocah ingusan itu". kata Princess menunjuk Lee


" Baiklah kalau begitu , ayo Kim kita cari kamar kita aku sangat lelah ". ucapnya seraya berdiri


" Aku kenapa aku ? ". tanya kim menujuk dirinya sendiri


" Lalu siapa apa aku harus mengajak ibumu ". geram Lee


" Lucas tunjukan kamar kami ". ucap Lee menunjuk Lucas


" Hey bung kau kurang ajar sekali ". cibir Lucas


" Kalian pergi lah aku ingin sendiri di sini ". bentak Princess