
Princess berjalan keluar dari Bandara di ikuti oleh Lucas dan Lucifer di belakang nya. Saat ini mereka telah sampai di Singapura beberapa anggota The CL datang menghampiri mereka
" Nona semuanya sudah siap ". lapor salah satu anggota The CL
" Baiklah ". ucap Princess membenarkan kacamata kotak yang bertengger di hidung mancung nya
" Kau akan langsung kembali ke mansion Smith Baby ?". bisik Lucas di sebelah Princess
" Iya kalian kembali lah ke markas dan lakukan apa yang sudah aku perintah kan". ucap Princess berlalu pergi meninggalkan mereka
Princess memasuki mobil taksi yang sudah di sewa sebelumnya oleh anggota The CL begitupun sang sopir yang merupakan anggota The CL juga .Mobil mereka melaju meninggalkan Bandara begitupun dengan Lucas dan Lucifer beberapa saat kemudian mobil taksi itu sampai di mansion Smith Princess turun dari mobil dan sang sopir membantu nya menurunkan 2 koper besar di bagasi belakang setelah itu sang sopir menunduk lalu memasuki mobil dan meninggalkan mansion smith.
Princess berjalan masuk dan satpam yang melihatnya hanya menunduk saja Princess bisa melihat bahwa mobil milik Justin sudah terparkir tepat di depan Mansion Smith dia hanya tersenyum tipis lalu melanjutkan langkah nya dengan menarik 2 koper besar di belakang nya.
" Oma ". panggil Princess saat melihat Oma nya sedang berbincang dengan Justin di ruang tamu
" Kau sudah kembali ? kenapa tak memberitahu Oma pasti Oma akan menyuruh Justin menjemput mu ke Bandara ". ucap Oma Yasmin
" Tidak perlu Oma ". ucap Princess mendudukan dirinya di sebelah Oma Yasmin
" Nona Muda apa kabar mu ? ". tanya Justin
" Aku baik kak ". ucap Princess tersenyum kepada Justin
Deg
Justin yang melihat senyum Princess benar benar terpesona senyum itu sangat indah dan memukau tiba tiba jantung Justin berdetak sangat cepat
Astaga apa aku punya penyakit jantung. batin Justin
Di saat yang bersamaan Oma Yura yang tengah berjalan menuju ke dapur melihat mereka dan hanya melirik sinis ke arah Princess dan Princess yang melihatnya hanya menyunggingkan senyum tipisnya
'' Baiklah kau istirahat saja kau pasti sangat lelah". ucap Oma Yasmin
" Baik Oma ". ucap Princess berdiri dan menarik kembali koper nya menuju ke atas
" Kalau begitu Justin pamit Oma ". ucap Justin lalu berdiri
" Ingat lah tugas yang aku berikan padamu tugas mu hanya satu yaitu menjaga Nona Muda ". ucap Oma Yasmin dengan penuh penekanan di dalam nya
" Baik Oma ". ucap Justin lalu pergi meninggalkan Mansion Smith
" Cihhh kenapa gadis kampung itu kembali lagi ke rumah ini ". gerutu Yura berjalan menuju ke kamar nya
" Kenapa ?". tanya Jeremy yang melihat istri nya terus mengerutu sejak masuk ke dalam kamar
" Gadis kampung itu sudah kembali cepat lah buat rencana untuk menyingkirkan nya ". kesal Yura menatap suami nya
" Aku sudah meminta bantuan Mr. Zo kita tunggu saja selanjutnya". ucap Jeremy
Sedangkan Princess sampai di kamarnya dia langsung membuka laptopnya dan mengoperasikan nya tangan nya bergerak lincah di atas papan keyboard
" Kenapa sangat susah sekali ". cibirnya lalu membalikkan badan nya menghadap langit langit kamar nya
" Huhh aku harus ke markas ". ucapnya lagi
Setelah itu Princess bersiap siap untuk ke markas dengan mengendap-endap dia melihat sekeliling memastikan bahwa tak ada yang melihatnya setelah merasa aman dia langsung berlari menuju pintu belakang dan langsung masuk ke dalam mobil yang memang sudah di sediakan oleh Lucas tak perlu waktu lama Princess telah sampai di Markas The CL
" Di mana Lc ?". tanya Princess pada Lucas yang tengah asik bermain game di atas sofa
" Astaga Baby kau di sini?". kaget Lucas menatap Princess di depan nya
" Di mana Lucifer ?". tanya Princess lagi
" Dia ummm entah mungkin di kamarnya ". jawab Lucas sambil mengangkat bahu nya
Princess berlalu melewati Lucas begitu saja dan langsung menuju kamar Lucifer
" Gadis aneh". cibir Lucas saat melihat Princess menaiki anak tangga dan dia melanjutkan acara main game nya
Ceklekk
Pintu kamar terbuka menampilkan Lucifer yang tengah sibuk dengan komputer nya
" Apa kau sudah menemukan nya ?". tanya Princess berjalan menghampiri Lucifer
" Tidak aku tidak menemukan apapun ! memang nya siapa dia kenapa kau mencari nya ?". tanya Lucifer berbalik menatap Princess
" Apa kau yakin tidak menemukan data sekecil apapun ?". tanya Princess
" Tidak ada !! ". ucap Lucifer
" Cihhh pak tua itu benar benar merepotkan diriku ". gerutu Princess
" Apa ini ada hubungan nya dengan pak tua itu?". tanya Lucifer
" Ya , baiklah lanjutkan saja bila kau menemukan nya cepat beritahu aku dan bukankah besok kau mulai kuliah?". tanya Princess
" Ya besok aku mulai kuliah di tempat yang sama dengan mu ". seru Lucifer
" Apa kau tak suka satu kampus dengan ku ? " .tanya Princess menaikkan sebelah alianya
" Tidak ! tapi kita akan sering bertemu dan akan bersikap seperti orang asing". ucap Lucifer
" Jadi kau tak ingin bersikap seperti orang asing begitu ?". tanya Princess
" Bukan begitu ! kau pergi lah kalau tak ada yang ingin di bahas lagi aku ingin istirahat ". ucap Lucifer
" Cihh baperan ". cibir Princess meninggalkan kamar Lucifer
Brakkkk
Princess menutup pintu kamar Lucifer dengan cara membanting nya
" Astaga kenapa aku bisa terjebak dengan wanita jadi jadian itu ". gumam
Lucifer menatap ke arah pintu yang di banting oleh Princess
" Apa kau tak bosan bermain game ". kata Princess menghampiri Lucas dan duduk di depan nya
" Tidak ". jawab nya singkat
" Apa kau sungguh ingin bermain ?". tanya Princess lagi
" Tentu ". jawab Lucas cepat dengan tangan nya masih bergerak lincah di atas benda pipih persegi panjang itu
" Ayo kita bermain di ruang latihan ". ucap Princess seraya menyingsingkan lengan baju nya
Lucas menatap Princess cepat setelah mendengar ucapan nya barusan " Ahhh tidak perlu Baby ". cengir nya kemudian mematikan ponsel nya dan menaruh nya di atas meja
" Bukankah tadi ingin bermain?". tanya Princess
" Apa Lee sudah memberikan kabar ?". tanya Princess mode serius
" 2 atau 3 hari lagi Lee bilang akan datang ke Singapura ". ucap Lucas
" Apa dia mendapatkan sebuah informasi?". tanya Princess
" Sepertinya iya karena yang aku tau dia kembali ke Spanyol setelah kejadian di markas nya". ucap Lucas
" Baiklah beritahu aku jika dia sudah datang aku harus kembali sekarang ". ucap Princess berdiri dan melangkahkan kaki nya keluar dari markas dan masuk ke dalam mobil nya
" Di mana gadis nakal itu ?". seru Oma Yasmin yang kini tengah berada di kamar Princess
" Aku di sini ". sahut Princess berjalan masuk ke kamarnya
" Kau darimana saja hahh ?". ketus Oma Yasmin
" Kenapa ? apa kau sangat merindukan aku ?". tanya Princess
" Sudahlah sekarang katakan kenapa kau sampai bisa berada di Castil milik George ?". tanya Oma Yasmin
" Aku mengambil mainan ku " . ucap Princess berjalan menuju balkon dan di ikuti oleh Oma Yasmin
" Jangan bercanda !". kesal Oma Yasmin
" Aku tidak bercanda aku hanya meminta mainan dari nya ". ucap Princess
" Apa kau pikir aku percaya mainan seperti apa yang kau minta dari nya ?". kepo Oma Yasmin
" Bukan urusan mu Nenek Tua sekarang pergi lah aku ingin istirahat ". ucap Princess menuju tempat tidur nya dan menjatuhkan dirinya di atasnya
" Cihhhh ". geram Oma Yasmin berjalan keluar kamar
Pagi menjelang seperti biasa Princess bersiap siap untuk pergi ke kampus dengan Justin sebagai supirnya .
" Kak nanti aku ada pelajaran tambahan mungkin pulang nya sore ". ucap Princess membuka suara
" Baiklah Nona ". ucap Justin yang masih tetap fokus menyetir mobil nya
Beberapa saat kemudian mobil mereka telah sampai di depan kampus Princess dan Princess langsung turun dari mobil di ikuti oleh Justin bersamaan dengan itu sebuah mobil Lamborghini merah melewati mereka . Princess menatap mobil itu dengan senyum tipis berbeda dengan Justin yang terus menatap mobil itu walaupun sudah jauh dari gerbang.
" Kenapa kak ? ". tanya Princess saat melihat Justin terus memandang mobil itu
" Ahh tidak seperti nya aku merasa tak asing dengan mobil itu ?". ucap Justin yang masih melihat ke arah mobil Lamborghini yang sudah terparkir cantik di halaman kampus .
Lucifer keluar dari mobil dengan gaya cool nya kacamata hitam bertengger di hidung mancung nya serta headphone di leher nya kulit putih mulus menambah kesan ketampanan nya keturunan ras China murni itu benar benar membuat kaum hawa menjerit saat melihat nya .
Princess melirik ke arah Lucifer yang baru saja keluar dari mobil begitupun dengan Lucifer hanya menampilkan senyum tipis dari bibirnya
" Baiklah kak aku harus masuk ". ucap Princess kepada Justin
" Ahhh iya Nona ". ucap Justin yang masih fokus melihat Lucifer dari jarak jauh
Princess melangkahkan kaki nya memasuki kampus begitupun dengan Justin langsung meninggalkan area kampus menuju perusahan Citrus
Princess terus berjalan menuju kelasnya
Brukkk
" Aoo". ringis Princess saat diri nya terjatuh akibat di tabrak oleh seseorang
" Maaf ". ucap Seorang Pria menjulurkan tangan nya kepada Princess dan Princess menyambut uluran tangan nya
" Maaf Nona sekali lagi maaf ". ucap nya
" Tak apa ". ucap Princess yang masih sibuk membersihkan celana nya dari debu
" Nona Muda ". ucap Pria itu dan sontak membuat Princess menatap nya
" Kenapa kau memanggil ku Nona Muda ?". tanya Princess
" Devano William aku adik dari Justin William ". ucap Pria itu menjulurkan tangan nya
" Princess ". ucap Princess membalas uluran tangan pria yang bernama Devano
" Kau bisa memanggil ku Vano ". ucap Devano tersenyum
" Ahh baiklah kak Vano ". ucap Princess membenarkan kacamata nya
Dari kejauhan nampak Lisa saat kesal melihat pemandangan di depan nya tangan nya mengepal erat .
" Awas kau gadis kampung " geram nya
" Bisakah jangan memanggil ku kakak itu terlalu tua untukku ". ucap Vano mengaruk tengkuknya yang tidak gatal
" Tapi kau memang lebih tua dari ku ". ceplos Princess
" Ahhh baiklah terserah padamu Nona Muda ". ucap Vano tersenyum
" Kalau begitu aku duluan ". ucap Vano meninggalkan Princess yang masih mematung
Aisss kenapa harus bertemu dengan orang yang tak penting .batin Princess
Princess melanjutkan langkahnya menaiki anak tangga untuk sampai di kelasnya tapi di tengah jalan tiba tiba ada yang menarik tangan nya secara paksa dan menyeretnya .
Brukkkk
Princess di dorong hingga terbentur tembok dia melihat siapa yang mendorongnya
" Apa yang kau lakukan kak ?". tanya Princess menatap Lisa
" Kau gadis kampung s* alan! kenapa kau mendekati Vano hahh dia itu calon pacar ku ". geram Lisa mencengkram erat kedua pipi Princess dengan tangan kanan nya
" Aku tidak mendekati nya ". ucap Princess membela diri
Plakkk
Lisa menampar Princess meninggalkan memar biru di sudut bibir nya
" Sekali lagi aku peringatkan jauhi Vano". ucap Lisa menunjuk wajah Princess dan kembali mendorong nya hingga terjatuh di lantai
Princess menatap Lisa yang tengah berdiri di depan nya tatapan nya tajam seperti ingin membunuh tapi dia tahan demi rencana nya
Lisa keluar dari kamar mandi dan membanting pintu nya
Princess bangkit berdiri lalu menuju wastapel untuk mencuci wajahnya setelah itu dia berjalan keluar setelah sampai di luar dia kaget karena melihat Lucifer tengah menatap tajam
Di luar kamar mandi ternyata Lucifer melihat semua nya tatapan nya tajam ingin membunuh Lisa saat ini juga
" Jangan menyentuh nya karena dia bagian ku ". ucap Princess berjalan melewati Lucifer begitu saja sedangkan Lucifer mengepalkan tangan nya erat