Princess Vlaron

Princess Vlaron
Hal yang tak terduga



Princess dkk keluar dari Bandara dengan gaya modis nya apalagi Lucas yang terus tebar pesona dengan senyum mengembang dari bibir nya sesekali dengan lambaian tangan nya kepada kaum hawa di sekitar nya


" Najis !! tebar pesona mulu ". Lucifer menggelengkan kepalanya


" Hahahaha iri bilang bos ". tepuk Lucas pada pundak Lucifer


" Cihhh". decih Lucifer


Princess hanya menatap jengah pada mereka semua hari sudah mulai sore jam menunjukkan pukul 3 sore . Mereka segera berangkat menuju ke markas di mana orang suruhan Mark sudah menunggu di depan pintu keluar Bandara


Di dalam perjalanan lagi lagi Princess merasakan dada nya terasa sakit dan sesak dia terus memegang dada nya dengan tangan kanan nya sembari kepalanya terus bergerak ke kanan dan kiri rasa khawatir tiba tiba menjalar menyelimuti diri nya " Kenapa ini ?". gumam Princess


" Kenapa Baby ?". Lucas yang berada di samping Princess menoleh karena gerakan yang terus di sebabkan oleh Princess


" Dada ku sakit !". ucap Princess yang masih memegangi dada nya


" Kemarin lah !! apa kau kecapean Baby ? ". Lucas mendekap Princess dalam dekapan nya . Princess mendongak kala Lucas menyandarkan kepala Princess di dada bidang nya


" Aku khawatir kak !! aku tak tau ini kenapa rasa nya sama seperti waktu Lc dalam bahaya". isak Princess yang hampir menangis


" Tenang lah Baby semuanya akan baik baik saja eumm! Roy lebih cepat lagi !". ucap Lucas sambil mengelus lembut rambut panjang Princess yang tergerai cantik di belakang punggung nya


Roy dan Rion yang duduk di depan saling lirik tanpa mau ikut bertanya atau berbicara lalu Roy melajukan mobil nya semakin cepat sampai akhirnya mereka tiba di markas. Lucifer sudah berada di depan markas karena dia naik mobil berbeda dengan Princess


" Kenapa dia ?". Lucifer mendekat kala melihat Lucas memapah Princess turun dari mobil


" Entah !! dia khawatir secara berlebihan lagi ". ucap Lucas yang masih memapah Princess sedangkan Princess hanya menampilkan wajah datar nya raut wajah nya tak terbaca . Lucas dan Lucifer saling lirik begitupun Roy dan Rion mereka tak berani bertanya lebih banyak lagi


" Duduk lah Baby !! Tenang oke tak akan terjadi sesuatu ". Lucas beranjak pergi ke dapur sedangkan Princess duduk di sofa dengan raut wajah masih tak terbaca


" Minum lah ". Lucas membawa segelas air putih dan Princess langsung meminun nya setelah itu gelas nya di letakan di meja di depan nya


" Apa yang kau khawatir kan ? aku sudah baik baik saja ". Lucifer menjatuhkan bokong nya di samping Lucas


" Akan terjadi sesuatu hal yang tidak aku ketahui. Rasanya benar benar aneh ". Princess berucap dengan tangan kanan nya masih memegang dada nya . Jantung nya berdegug kencang keringat dingin keluar dari tangan nya dan hal itu tak luput dari pandangan Lucas dan Lucifer


" Baby kau hanya kecapean ! ayo aku akan mengantar mu ke kamar kau harus istirahat ". ucap Lucas berdiri dan membantu Princess bangkit dan memapah nya menuju ke kamar .


" Istirahatlah Baby jangan berpikiran buruk oke ! semuanya akan baik baik saja aku janji ". ucap Lucas menatap manik hitam pekat milik Princes


" Eumm''.


" Istirahatlah lah aku akan pergi kalau butuh apa apa kau bisa memanggil ku ". ucap Lucas mencium lembut kening Princess sedangkan Princess hanya memcoba tersenyum getir


Lucas meninggalkan kamar Princess lalu turun ke bawah menemui Lucifer


" Kenapa lagi dia ? apa akan ada bahaya lagi ? tapi siapa lagi aku atau kau atau mereka yang di sana ?". Lucifer terus bertanya tanpa membiarkan Lucas menjawab nya


" Entahlah kita lihat saja nanti ". ucap Lucas menghembuskan nafas nya kasar


Di dalam kamar Princess tak bisa tidur dia hanya termenung melihat pemandangan dari atas balkon


Drrtttt Drttttt


Princess merogoh saku nya karena ponsel nya berdering dia melihat nama kontak tertera King B dia lalu menggeser tombol hijau itu ke samping kanan nya


" Halo ". sapa Princess


….....…..............................


" Apa !! ". Princess kaget bukan main dan langsung memutuskan sambungan telpon nya secara sepihak . Princess berlari menuruni anak tangga tanpa memperdulikan jalan nya sampai dia tersungkur akibat tak sengaja menabrak beberapa anggota The CL yang sedang berjaga


" Baby kau kenapa ?". Lucas panik kala mendengar seseorang terjatuh dan di lihat nya itu adalah Princess


" Jaga markas pastikan semuanya aman terkendali ". seru Princess tak memperdulikan keadaan sekitar dia langsung masuk ke dalam mobil nya dan melajukan nya dengan kecepatan tinggi


" Kenapa dia ? ". Lucifer bertanya dengan raut wajah dingin nya


" Entah lah !! ayok ikut aku ". Lucas menarik tangan Lucifer nenuju ke ruang kendali


Sementara di rumah sakit Vlaron


Opa Albert terlihat menunggu di depan ruang ICU dengan raut wajah tak terbaca sesekali dia menyeka cairan bening yang mulai jatuh dari mata nya


Sedangkan di sisi kiri ruangan tampak Jeremy menyeringai dengan licik nya begitupun Gery Putra nya. " Kita berhasil Dad ". ucap Gery


" Ya !! Lisa memang bisa di andalkan hahaha". gela tawa kecil keluar dari mulut Jeremy


" Satu tikus sudah tersingkir ". seru Yura yang duduk di samping Jeremy dengan senyum sinis ke arah Opa Albert


Di luar rumah sakit tampak beberapa reporter menunggu klasifikasi mengenai keadaan Oma Yasmin berita sungguh cepat menyebar entah siapa yang menyebar kan atau memberi tau pada reporter kalau Oma Yasmin sekaligus Istri dari Pemilik Citrus Corporation terjatuh dari tangga . Justin dan beberapa mafioso yang menyamar sebagai penjaga rumah sakit berusaha menahan pihak reporter yang ingin menerobos masuk ke dalam rumah sakit


Princess berlari di lorong rumah sakit dengan terisak


" Opa". teriak Princess mengema dan Opa Albert pun menoleh menatap Princess yang sedang berlari ke arah nya


Greephhh


" Opa bagaimana ini bisa terjadi ? di mana Oma bagaimana keadaan nya ?". Princess langsung memeluk Opa Albert tangis Princess pecah kala dia mengetahui kalau Oma Yasmin terjatuh dari tangga dan pelaku nya adalah Lisa dengan sengaja mendorong Oma Yasmin


Dalam perjalanan menuju ke rumah sakit Princess menelpon Lucas untuk meretas CCTV Mansion Smith dan sampai akhirnya Princess tau bahwa Lisa dengan sengaja mendorong Oma nya


" Oma akan baik baik saja sayang". ucap Opa Albert yang masih memeluk Princes erat


Ceklek


Pintu ICU terbuka Lucky keluar dengan raut wajah tak terbaca


" Opa , Oma ingin bertemu dengan mu , Princess dan Justin ". ucap Lucky dengan tatapan mata kosong


" Ayok! panggil kan Justin di depan ". ucap Opa Albert menarik Princess masuk ke dalan ruang ICU sedangkan Lucky langsung menemui Justin yang masih berada di depan rumah sakit


" Oma kenapa ini bisa terjadi?". Princess menghambur memeluk Oma nya yang terbaring lemah dengan perban di kepalanya serta selang infus di tangan kanan nya


" Di mana Justin ?". tanya Oma Yasmin lirih


" Disini Oma !". Justin berjalan masuk dengan raut wajah pucat nya bagaimana pun keadaan nya masih kurang baik akibat pertempuran kemarin malam


Bughhh


" Sudah Princess!! ini bukan salah Justin". seru Oma Yasmin


" Huhhhh ". Princess menghempaskan Justin dengan kasar lalu beralih menatap Oma nya


" Hiksss ..... Hiksss maafkan Princess Oma ". Princess menangis di pelukan Oma Yasmin


" Dengar kan Oma baik baik , kau harus tinggal di mansion Vlaron dan di ruang per ...pustakaann". ucap Oma Yasmin terputus kala bunyi panjang dari alat pendetektor


" Oma ". teriak Princess


" Sayang ". Lirih Opa Albert mendekat


Justin segera keluar kamar untuk memanggil Lucky


" Kalian keluar lah aku akan memeriksa Oma ". perintah Lucky


Mereka pun keluar dari ruang ICU dengan Princess terus menangis kedua tangan nya mengepal erat raut wajah nya tak terbaca . Princess melenggang pergi sedikit menjauh lalu menelpon seseorang setelah itu dia kembali menemui Opa Albert yang masih berdiri di ruang ICU


"Opa ? bagaimana keadaan Oma ?". Princess dengan mata sembab nya bertanya pada Opa Albert sedangkan Opa Albert menggelengkan kepalanya nya


Princess menatap tak suka pada Jeremy yang dengan santai nya duduk sambil memainkan ponsel nya begitupun Yura dan Gery . Monica , Lisa dan Rendy bahkan tak terlihat dan itu membuat Princess semakin mengepalkan tangan nya erat itu pun tak luput dari perhatian Justin yang terus memperhatikan Princess sedari tadi


Lucky keluar dari ruang ICU "Maaf tapi saya sudah berusaha tapi Oma sudah di nyatakan meninggal". ucap Lucky


Brukkk


" Opaaa ". teriak Princess karena Opa Albert jatuh pingsan saat mendengar kenyataan bahwa istrinya sudah meninggal


" Ayo cepat bawa Opa ke ruang Icu !". Lucky dan Justin mengendong Opa Albert menuju ke ruang icu di sebelah Oma Yasmin


" Tidakkkk!!!! Argggghhh !!!". teriak Princess frustasi . Jeremy tersenyum licik begitu pun Gery dan Yura


Princess berlari menuju ruang icu di mana Oma Yasmin berada". Oma kenapa secepat ini ? kenapa Oma kenapa ?". Princess mengoyangkan tubuh Oma Yasmin yang sudah terlihat pucat pasi tapi masih terlihat cantik


" Argggghhh tidak tidak Argggghhh.....". teriak Princess


Lee dan Kim berlari di lorong rumah sakit dengan tergesa-gesa itu pun tak luput dari perhatian setiap pengunjung rumah sakit siapa yang tak mengenal Lee CEO sebuah perusahan farmasi terbesar di dunia bahkan cabang nya pun berada di setiap negara di dunia Lee terkenal bukan hanya sebagai CEO tapi sebagai King Mafia Scorpion Lee memang membuka jati diri nya pada publik dan seluruh pengusaha yang bergerak di bidang yang sama dengan Lee pasti berpikir ratusan kali bila ingin menjatuhkan nya


" Bagaimana keadaan Oma ?". tanya Lee pada Princess yang tengah duduk termenung dengan tatapan kosong lurus kedepan tanpa menoleh ke arah Lee


Justin yang baru keluar dari ruangan Opa Albert menatap kaget kehadiran Lee begitupun dengan Kim


" Mereka ?". gumam Justin berjalan menghampiri Princess


" Nona Opa sudah sadar !". ucap Justin . Princess langsung berlari menerobos bahkan Justin hampir terjatuh karena di tabrak dengan sengaja oleh Princess. Lee dan Kim pun ikut berlari mengejar Princess tanpa memperdulikan tatapan tajam dari Justin


" Opa !". sendu Princess menatap Opa Albert yang terbaring di atas brankar rumah sakit itu


" Kau harus menjadi kuat dari yang terkuat". lirih Opa Albert


Tittttt


bunyi panjang alat pendetektor lagi lagi membuat Princess tak bisa menahan tangis nya


" Argggghhh tidak tidak Opa bangun ! jangan seperti ini aku mohon Opa jangan ". isak Princess. Lee dan Kim yang baru masuk ke ruangan begitu terkejut dengan apa yang terjadi


" Tenang lah !". ucap Lirih Lee. Princess mendongak menatap Lee tajam


" Kenapa kau sangat lama Lee ? kenapa!!


kalau kau lebih cepat mungkin tak akan seperti ini ". isak Princess menjatuhkan tubuhnya di lantai kedua kaki nya di tekuk Princess menyelusupkan kepala nya di sela sela kaki nya dengan tubuh bergetar. Justin yang baru masuk melihat pemandangan di depan nya menjadi meradang kedua tangan nya mengepal erat rahang nya kiat mengeras tatapan mata nya kosong ke depan


" Ini sudah takdir kau harus bisa mengiklaskan nya ". ucap Lee. Princess bangkit berdiri menatap tajam ke arah Lee dengan kode mata Princess memberi arahan pada Lee dan Lee mengangukkan kepalanya tanda mengerti


" 2 jam Lee tidak lebih!". titah Princess


" Tidak bisa apa kau gila ? dua orang 2 jam sungguh mustahil !!! 5 jam !". ucap Lee langsung keluar dari ruangan


Justin yang melihatnya tidak mengerti dari maksud mereka tapi dia tak ingin bertanya lebih dalam lagi.


Berita meninggal nya Pemilik Citrus corporation begitu cepat tersebar Jeremy melakukan klasifikasi bahwa Oma Yasmin meninggal karena terjatuh dan mengalami pendarahan di kepalanya sedangkan Opa Albert terkena serangan jantung akibat mengetahui kalau istrinya sudah meninggal sampai akhirnya dia pun ikut meninggal


Jam menunjukkan pukul 5 pagi tapi Lee masih belum menyelesaikan tugas nya . Princess duduk di bangku panjang dengan kaki di tekuk sesekali dia maju mundur karena tidak tenang tidak jauh dari nya terlihat Justin sedang menghubungi seseorang sedangkan Jeremy dkk sudah pulang untuk mempersiapkan pemakaman Oma dan Opa nya


" Nona apa kau baik baik saja ?". Justin bertanya dengan raut wajah dingin nya apalagi cuara dini hari sungguh dingin


Princess hanya menatap Justin sekilas lalu memalingkan wajah nya lagi


" Maafkan saya Nona ! saya telah lalai menjaga Oma jika Nona mau menghukum saya silakan saja ". Justin berlutut di hadapan Princess . Princess menatap Justin yang tengah berlutut lalu Princess bangkit berdiri dan meninggalkan nya tanpa sepatah kata pun. Justin berdiri dan duduk di kursi panjang itu lalu menghela nafas nya


pukul 10 pagi Lee selesai dengan tugas nya . Oma Yasmin dan Opa Albert langsung di bawa ke area pemakaman untuk di makam kan di sana sudah terlihat Jeremy , Yura , Gery , Monica , Lisa dan Rendy dengan senyum licik mereka menatap ke arah Princess yang berjalan dengan iring iringan yang membawa jenazah Oma Yasmin dan Opa Albert


Karangan bunga nampak memehuni area makam kolega bisnis dari Opa Albert turut hadir dalam pemakaman Opa Albert dan Oma Yasmin tentu saja Jeremy terus berakting merasa kehilangan dengan sosok kakak nya. Beberapa reporter bahkan mengadakan siaran langsung dari area pemakaman bahkan mereka tak segan segan langsung meminta Jeremy mengadakan konsfresi fers untuk mengklarifikasi soal kematian Pemilik sah dari Citrus Corporation


Princess masih menatap datar dengan wajah dingin nya dua gundukan tanah di depan nya sedangkan di sisi kanan nya Jeremy dkk sedang sibuk dengan berbagai pertanyaan dari berbagai awak media dengan tangisan palsu mereka menipu semua pihak


Tidak jauh dari area pemakaman nampak Lucifer , Mark , Roy dan Rion berdiri tidak jauh dari kerumunan para reporter


" Ini sudah takdir". ucap Lee datar


"Eummm". Princess masih tak bergeming dari posisi nya . nampak Lucas berdiri di samping Princess sedangkan di seberang nya Justin dan Kevin


" Sayang kamu yang kuat ya Oma dan Opa kamu sudah tenang di sana". ucap Jonathan yang tidak lain adalah Daddy dari Justin. Princess masih tak bergeming dengan tatapan kosong dia masih setia menatap dua gundukan tanah itu


Jonathan melirik istrinya lalu beralih pada Justin " Kami duluan ya sayang kalau ada apa apa kamu bisa menghubungi kami". tepuk Jonathan pada pundak Princess


Justin masih menatap Princess dengan tajam nya mata elang Justin tak dapat di bohongi bahwa sekarang Princess tengah menahan amarah yang begitu besar dalam diri nya


hari semakin sore semua kolega bisnis maupun yang lain nya sudah meninggal kan area pemakaman tapi tidak dengan Princess tatapan nya masih sama yaitu kosong


Lee dan Kim saling lirik begitupun Justin melirik Kevin tapi mereka hanya menggelengkan kepalanya nya. Nampak Lucas ingin berbicara tapi di tahan oleh Lee di samping nya . Lucifer dkk masih tak bergeming dari tempat nya. hari sudah sore bahkan matahari sebentar lagi akan tenggelam tapi Princess seolah tak ingin pergi sana


" Kita harus kembali". tepuk Lee pada pundak Princess. Princess membalikkan tubuh nya menatap Lee datar kedua tangan nya mengepal erat tatapan mata nya tajam raut wajah nya pucat pasi terlihat sangat menakutkan . Lee yang melihat perubahan pada diri Princess bergidik ngeri begitupun yang lain nya tiba tiba aura iblis dari tubuh Princess begitu terlihat tatapan matanya bak elang yang siap menerkam mangsanya. seringai tipis dari bibirnya membuat mereka yang ada di sana melototkan mata nya begitupun dengan Justin untuk pertama kali nya dia melihat bagaimana sisi lain dari Nona Muda


Princess menatap Lee sekilas lalu beranjak pergi sedangkan mereka masih terdiam tak bergeming dari tempat nya hingga beberapa saat Princess sudah melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi mereka baru tersadar dan segera menyusul Princess