Princess Vlaron

Princess Vlaron
Kemarahan sang Princess



Princess menatap Lee di depan nya dengan raut wajah dingin " Apa ?". tanya nya


" Apa dokter itu sebelumnya memprediksi umur Lc tak lebih dari 6 bulan ? tapi yang aku lihat dari hasil tes medis kemungkinan dia hanya bisa bertahan selama 2 bulan ! karena tubuhnya sudah tak mampu lagi menghasil kan darah merah". ucap Lee menghembuskan nafas kasar


Brakkkk


Princess mengebrak meja dan membuat semua orang menatap nya " Jangan pernah bicara buruk tentang Lucifer Lee!! atau aku tak akan segan merobek mulut mu itu !". tekan Princess lalu menunjuk wajah Lee dengan tatapan mengintimidasi rahang nya mengeras terdengar gigi yang bergetak kedua tangan nya mengepal erat . Princess langsung berbalik dan keluar dari ruangan Lee


Brakkkk


Pintu ruangan di tutup secara kasar ke empat pria di dalam ruangan hanya menatap nya tanpa berkedip


" Huftt!!! ". Lee menyandarkan tubuhnya di kursi kebesaran nya dengan hembusan nafas kasar


" Apa kau yakin Lucifer hanya bisa bertahan selama 2 bulan ? ". Peter bertanya sambil mondar-mandir di depan meja kerja Lee


" Aku tak pernah salah dalam mendiagnosa pasien !". ucap Lee sembari menutup matanya


" Kita harus secepatnya mendapatkan pendonor itu ! aku sudah menghubungi semua pihak kita tapi belum membuahkan hasil ". seru Liu angkat bicara


Lucas nampak diam tak bergeming pikiran nya nerawang jauh tak tentu arah tatapan matanya terpancar amarah " Aku akan menyusul Princess ". kata Lucas dengan datar lalu beranjak pergi


Brakkkk


Pintu kembali di tutup secara kasar


" Hey!!! apa aku harus menganti pintu itu juga karena sikap kalian !!". oceh Lee tapi kedua mata nya masih terpejam


2 minggu kemudian


Princess masih setia berada di samping Lucifer bahkan sejak pertama kali kedatangannya ke rumah sakit Princess tak pernah meninggalkan rumah sakit. Lucas selalu datang dengan membawa pakaian baru untuk Princess dan selama 2 minggu ini rumah sakit terutama ruang rawat Lucifer sudah menjadi rumah kedua untuk Princess


Ceklekk


Pintu terbuka Lucas berjalan masuk sambil menenteng plastik hitam yang isi nya makanan " Baby ! kau harus makan dulu eumm ". ucap Lucas sambil menyiapkan kotak makanan nya di atas meja


Princess menoleh dan beranjak bangkit berdiri mata nya masih tetap fokus pada Lucifer yang sudah 2 minggu tak sadarkan diri " Kapan dia akan sadar Kak ?". Princess kembali menangis lalu berjalan menghampiri Lucas


" Duduklah dan makan ! dia akan baik baik saja eumm!". Lucas memberikan kotak makan kepada Princes dan Princes langsung menyantap nya dengan lahap karena sudah beberapa hari ini dia jarang makan karena terlalu memikirkan kondisi Lucifer


" Kemari kan aku akan membuang sisa nya ". Lucas membereskan meja makan setelah mereka selesai makan lalu dia beranjak bangkit menuju ke tempat sampah yang berada di sudut ruangan dan membuang nya di sana


" Sudah 2 minggu dia tak membuka mata nya ! aku merindukan sikap nya yang tengil itu sungguh aku merindukan adik angkat ku ini !". ucap Princess sambil mengelus lembut wajah tampan Lucifer


Lucas berjalan mendekat dan memeluk Princes " Tenang lah !! ". Lucas menenangkan Princess dengan mengelus lembut rambut indah yang tergerai dengan cantik nya di belakang punggung nya


Roy dan Rion masuk ke dalam ruangan dan melihat adegan itu hati mereka benar benar merasa pilu dengan kondisi saat ini


" Kalian ! apa sudah menemukan nya ?". tanya Princess melepaskan pelukan Lucas dan beralih menatap Roy dan Rion bergantian dan hanya di balas gelengan kepala oleh mereka


Hufttt!


Princess menghembuskan nafas kasar lalu beralih menatap Lucifer dan duduk di kursi di samping ranjang Lucifer


" Lc bangun lah hemm! apa kau tak bosan tidur ? aku merindukan adik tampan ku ini ". ucap Princess mengengam erat tangan Lucifer


Malam hari


" Baby ! kau harus tidur , kemari lah dan tidur". ucap Lucas


" Tidak !! aku masih ingin menemani Lc di sini ! ". kekeh Princess


" Kau tidur di sini ! kau tak akan jauh dari Lc hemmm". Lucas mendekat dan menarik Princess agak beranjak dari duduk nya dan membawa nya ke tempat tidur di sebelah Lucifer . Di ruang rawat Lucifer memang terdapat 2 tempat tidur atas permintaan Lucas karena Princess tak mau pergi dari sana dan selalu tidur dalam satu ruangan bersama Lucifer


" Aku akan tidur di sofa". ucap Lucas sambil mengelus rambut Princess dan Princess hanya tersenyum getir lalu tatapan nya beralih ke samping kanan nya di mana Lucifer masih nyenyak dengan tidur panjang nya


Lucas berjalan menuju sofa dan membaringkan diri nya di sana


Pagi menjelang begitu cepat matahari sudah berada di atas tapi Princess masih nyenyak dengan tidur nya


Ceklekk


Hoammm


Princess memicingkan matanya melihat di depan nya Lucas tersenyum sangat manis pada nya " kau memang tampan kak tapi masih tampan dia ". kata Princess beranjak bangkit dan berjalan menuju kamar mandi


" Dia siapa ? Lucifer atau ...?". Lucas mengangkat bahunya acuh dan berjalan mendekati Lucifer" Lc cepatlah sadar ". ucap Lucas


1 minggu kemudian


lalu


3 minggu kemudian


" Bodoh ". teriak Princess menggema di ruangan kerja Lee


Nampak Lee , Lucas , Roy dan Rion diam tak bergeming dari tempat nya sedangkan Peter dan Liu sudah kembali ke China


" Apa saja kerja mu Lee ? kenapa sampai sekarang kau belum menemukan pendonor yang cocok untuk Lucifer". geram Princess mengangkat kerah kemeja Lee dengan kasar lalu menghempaskan kembali dengan kasar menyebabkan Lee terhuyung ke belakang


Prangg


Prangg


Prangg


Princess membanting semua benda yang dia lihat dalam ruangan Lee nafas nya memburu dia benar benar sudah tak dapat menahan diri


" Kau pikir aku hanya tidur apa ? aku sudah berusaha tapi sampai sekarang tak ada satu pun pendonor yang cocok dengan Lucifer". jawab Lee setengah berteriak


" Argggghhh ... ! kenapa kenapa harus Lucifer !!! kenapa ". teriak Princess dengan frustasi


Di saat yang bersamaan Kim masuk ke dalam ruangan dan membuat Princess menatap nya tajam " Apa hasil nya Kim ?". tanya Princess dengan mata penuh amarah yang siap meledak kapan pun


Kim menarik nafasnya kemudian di hembuskan kembali " Hasil nya cocok ". ucap Kim tersenyum


Princess tersenyum mendengar nya itu artinya Lucifer akan segera sembuh" Antar aku menemui nya ". kata Princess berlalu pergi dan mereka semua mengikuti nya


" Jadi apa keinginan mu sekarang?". tanya datar Princess pada pria yang sedang terbaring lemah di atas brangkar


" Seperti keinginan kau harus membantu ku merawat anak anak di panti asuhan ku ". ucap Pria yang tidak lain adalah Jems . Jems adalah pria yang di tolong oleh Kim beberapa minggu yang lalu dia menjadi korban tabrak lari kedua tangan dan kaki nya patah dia sudah tak punya harapan untuk hidup apalagi penyakit gagal ginjal yang dia derita . Dia ingin mencoba menjadi pendonor untuk Lucifer dan jika hasil nya cocok dia hanya ingin agar Princess merawat anak anak panti di panti asuhan milik nya.


" Baik !!! dan aku janji akan menepati janji ku ". ucap Princess


" Segera lah lakukan operasi nya aku sudah tak tahan dengan kondisi seperti ini". ucap Lirih Jems


" 2 jam dari sekarang operasi akan di adakan kau bersiap lah !! aku akan mempersiapkan segala sesuatu nya". ucap Lee beranjak pergi


Princess tersenyum ke arah Jems itu merupakan senyum termanis untuk Jems" Terimakasih aku akan selalu mengingat mu". ucap Princess lembut dan Jems hanya tersenyum


2 Jam kemudian


Lucifer dan Jems di bawa ke ruang Operasi lampu merah sudah menyala di luar ruang operasi yang arti nya operasi tengah berlangsung


" Jangan membuat ku kecewa ! atau aku akan membakar kalian hidup hidup di sini". seru Princess


Degg


Lee mematung setelah mendengar suara yang sangat dia kenal " Kau di sini ?". tunjuk Lee pada Princess yang memakai pakaian sama dengan nya


Princess menatap tajam ke arah Lee beralih pada 2 dokter dan 2 suster lain nya " Jangan membuat ku kecewa !". ucap Princess lagi


"Hufttt ...!!! Lakukan saja pekerjaan kalian dan anggap dia tak ada di ruangan ini ". ucap Lee pada rekan nya karena tatapan mengintimidasi dari Princess membuat mereka jadi semakin gugup


" Baik". ucap Kompak mereka dan operasi pun berlangsung . Princess hanya menatap datar ke arah mereka


Di luar ruang operasi


Lucas berjalan mondar-mandir dengan kedua tangan nya di lipat di depan dada " Di mana Princess?". tanya nya karena dari 2 jam yang lalu dia tak melihat keberadaan Princess


Kim , Roy dab Rion di sebelahnya hanya mengangkat bahu nya pertanda tidak tahu di mana Princess mereka