
Hari berlalu begitu cepat semenjak Justin mengungkapkan perasaan nya Princess jadi semakin canggung saat bertemu dengan Justin . Lucas dan Lucifer pun seolah tak perduli dengan urusan mereka selagi Princess tidak terluka maka Lucas dan Lucifer memilih untuk diam tak ingin ikut campur
" Argggghhh apa sebenarnya yang terjadi ? kenapa semakin rumit seperti ini Argggghhh ". Princess melempar barang yang dia temui di samping nya lalu kembali menelusuri setiap sudut ruangan itu dirinya sudah pasrah saat ini menyenderkan tubuhnya di depan meja dengan kedua tangan di lipat di depan dada menatap sekeliling ruangan seperti kapal pecah
" Apa yang harus aku lakukan huhhh". Princess mendongak ke atas menatap langit langit ruangan makin lama semakin aneh tatapan nya berfokus pada satu lampu atas yang tidak menyala lalu dia berjalan dan tepat berada di bawah lampu itu
" Dari sekian lampu kenapa cuma lampu ini yang tak menyala ?". gumam Princess tepat berada di atas lampu itu lalu dia berjalan mencari tombol lampu di lihatnya ada beberapa tombol lampu lalu di tekan nya
klik
klik
Semua lampu mati kecuali lampu yang mati tadi menjadi hidup Princess semakin bingung di tengah kegelapan Princess berjalan tepat di bawah sinar satu lampu yang masih menyala memperhatikan nya dengan teliti lalu kaki nya menghentak tepat di atas ubin porselin itu
Klekk
Klekk
Klekk
Suara tangga sepertinya tangga bawah tanah Princess tercengang melihat nya dia segera berlari menuju ke pintu ruang perpustakaan lalu mengunci nya setelah itu dia turun menuruni anak tangga sampai akhirnya tiba di sebuah ruangan dia semakin takjub akan isi nya
" Waooo apa nenek tua itu ingin pamer atas kekayaan nya ?". cibir Princess mendekati tumpukan emas batangan di depan nya serta kotak berlian di samping kiri nya sungguh ini membuat Princess menganga secarik kertas di atas tumpukan emas itu mengalihkan perhatian Princess lalu dia mengambil nya dan membacanya kening nya mengkerut setelah membacanya
'' Apa apaan ini hanya demi secarik kertas aku harus menghancurkan ruang perpustakaan ini sungguh lucu ! hey kau emas batangan apa kau ingin memamerkan diri mu yang mengkilat itu hahh ?". ketus Princess berbicara sendiri lalu beranjak pergi meninggalkan ruang bawah tanah kemudian menutup ubin itu kembali dan bergegas keluar dari ruang perpustakaan
" Huhhh !!". Princess menghembuskan nafasnya kasar kemudian menjatuhkan tubuhnya di atas sofa
" Kenapa ?". Lucifer melirik Princess yang saat ini berada di samping nya
" Entahlah hehehe!". Princess malah terkekeh geli mengingat kelakuan nya saat mengacak- acak ruang perpustakaan sedangkan Lucifer hanya menaikkan sebelah alisnya lalu mengangkat bahunya acuh
" Minggir sedikit ". Lucas datang dengan laptop di tangan nya dan melewati Princess dan Lucifer agar sampai di tengah tengah sofa
" Cihh kau ini !". Lucifer mengangkat sebelah kaki nya ke atas sofa
" Dimana kadal gurun itu?". Lucas bertanya sambil menatap Princess dan Lucifer
" Siapa ?". Princess mengangkat sebelah alisnya
" King B ? sejak kemarin dia tak pulang !'. kata Lucas
" Benar kah ? ". Princess langsung menyandarkan tubuhnya di kepala sofa sambil memejamkan kedua mata nya pikiran nya jauh melayang entah kemana kemudian dia beranjak bangkit lalu melenggang pergi
" Mau kemana Baby?". tanya Lucas
" Istirahat ". kata Princess datar
" Ada apa dengan nya ?". Lucas melirik Lucifer
" Entah!". jawab Lucifer
Princess menaiki anak tangga sampai akhirnya tiba di kamar nya Princess lantas menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang sambil menatap langit langit kamar nya
" Kemana dia ? apa dia marah ? ummm entahlah !! yang penting aku sudah menemukan apa yang aku cari atau lebih baik kita bermain ". seringai Princess lalu mengambil ponselnya di atas nakas
" Apa kalian sibuk ?". tanya Princess melalui telpon nya
" Tidak sama sekali !". jawab seseorang di seberang sana
" Bagus ayok kita bermain !!". kata Princess lalu menutup sambungan telpon nya
Mobil Lamborghini Aventador SVJ - warna Hitam melaju cepat di jalanan kota Changi Bay di sisi kanan nya ada sebuah mobil Lamborghini Huracan warna putih sedangkan di sisi kirinya Lamborghini Sian warna merah ketiga supercar mewah itu melaju membelah jalanan kota yang sedikit sepi di mana jam menunjukkan pukul 1 dini hari . Princess melajukan mobil nya dengan kecepatan penuh di saat seperti ini lah kesenangan nya tercapai berpacu dengan waktu menurut nya sangat menantang
" Di depan belok kiri 500 meter dari sana ada balap liar kita akan bermain di sana " seru Princess di balik earphone nya
" Baik ". seru kompak di seberang sana
Ketiga Mobil itu membelah jalan berdampingan tak ada yang berani mendahului mereka pada kenyataan nya mereka tau bahwa Mobil Lamborghini SVJ warna hitam merupakan raja jalanan sedangkan mereka tak tau bila pengemudi nya adalah gadis cantik siapa lagi kalau bukan Princess Casora Vlarious dan di sisi kiri nya ada Rion dan kanan nya Roy mereka bertiga merupakan penguasa jalanan yang cukup di takuti oleh setiap pengemudi di jalan raya kecepatan mobil mereka sungguh di atas rata rata melesat bak kecepatan cahaya
Roy dan Rion menyeringai di dalam mobil masing masing ini lah yang di maksud bermain oleh Princess
Brumm
Brumm
Mobil yang di kemudikan Princess membelah 2 mobil di depan nya yang sedang adu balap secepat kilat Princess sudah berada di depan mereka kemudian di susul oleh Roy dan Rion di belakang nya
Citttt
Mobil Princess tepat berada di garis finish dengan sedikit putaran menakjupkan membuat para penonton di sana bersorak ria
" Huuuuu!'.
" Wahh Keren ".
Princess turun dari mobil lalu menatap dua mobil yang berada tak tau dari mobil nya dua pria turun dari dua mobil yang berbeda Princess menyeringai lalu mengangkat ibu jari nya di udara lalu beberapa saat kemudian membalikkan nya dengan senyum smrik nya
Kedua pria yang melihatnya mengepalkan kedua tangan nya
" Siapa gadis itu ?". geram nya
" Ayok !". pria itu berjalan mendekati Princess tapi Princess sudah lebih dulu masuk ke dalam mobil nya lalu melajukan nya di dalam mobil Princess tertawa terbahak bahak sedangkan kedua pria tadi meninju udara di sekitar dengan penuh amarah
" Hahahaha apa kalian lihat wajah mereka ?". kata Princess
" Hahahaha loser !". ucap Roy dan Rion kompak
mereka terus tertawa terbahak bahak di dalam mobil masing masing dan masih terus membelah jalanan kota dengan kecepatan luar biasa penuh nya
" Ada tikus di atas !". seru Princess
" Rupa nya mereka ingin bermain ". sahut Roy
" Ayok kita bermain ". seru Rion membenarkan earphone nya
Klik
Klik
Cuss
Doarr
" Hahahaha ". tawa Princess mengema kala drone itu hancur berkeping keping kala di tembak olehnya melalui pintu atas mobil nya . Mobil Princess ddk bukan lah mobil biasa mobil yang khusus di rancang untuk sang Princess lengkap dengan senjata dan kaca anti peluru
Roy dan Rion pun tertawa di buat nya
" Tikus penggangu ". kata Rion
" Cari siapa mereka ". kata Princess di balik earphone nya
" Oke ". sahut Roy
Citttt
" Kenapa ? ". tanya Roy yang sudah berada di sisi kiri Princess
" Entah". Princess naik ke atas mobil lalu duduk di sana . Roy dan Rion saling lirik kemudian menyenderkan tubuh mereka di kap mobil dengan tangan di lipat di depan dada serta kedua kaki menyilang sempurna
" Apa kalian pernah jatuh cinta ?". celetuk Princess memecah keheningan
Roy dan Rion saling lirik kemudian menatap Princess penuh selidik
" Apa kau sedang jatuh cinta Nona ?". tanya Roy
" Entahlah!". Princess membaringkan tubuhnya di atas mobil menatap ratusan bintang yang bertaburan di atas sana
" Lalu kenapa kau bertanya seperti itu ? aku sungguh menghindari yang namanya jatuh cinta ! cinta itu buta bisa menghancurkan seseorang kala dia berhianat dan aku pun pernah kehilangan sahabat karena cinta ". ucap Roy melirik Rion
" Kau benar aku ingat dulu saat kita menyukai gadis yang sama lalu kita bertengkar lalu menjadi musuh !! cinta sungguh mengerikan !". kata Rion
" Benarkah begitu ? bagaimana kalau tiba tiba seorang pria mengklaim seorang wanita untuk menjadi milik nya?". tanya Princess dengan mata terpejam
" Hanya ada dua hal yang pasti soal itu . Cinta atau obsesi semata ". kata Roy
" Apa kalian tak ingin punya kekasih ?". tanya Princess
" Mungkin jodoh ku belum lahir ". Roy terkekeh begitupun Rion hanya mengelengkan kepalanya
" Huhhh!! apa cinta serumit itu ? ". ucap Princess
" Itu tergantung Nona ! setiap orang punya cara tersendiri untuk menyatakan cinta nya ". kata Roy
" Cihhh kau seperti pakar cinta saja ". cibir Rion
" Tentu saja hahahaha ". tawa Roy . Princess hanya menghembuskan nafasnya kasar
" Bagaimana kalau pria itu masih memiliki perasaan pada mantan kekasih nya yang dulu ?". tanya Princess lagi
Roy dan Rion saling lirik " Apa ini ada hubungan nya dengan mu ?". tanya Roy
" Eummm!".
" Bwahahahaha". tawa mereka kompak
" Nona Muda kita sedang galau karena cinta ?". ledek Roy
" Aisss bukan begitu !". kata Princess
" Lalu bagaimana?". tanya Rion masih menahan tawa nya
'' Aku pun bingung ! bagaimana kalau aku di jadikan pelarian atau pelampiasan karena dia masih memiliki perasaan pada mantan nya itu ". kata Princess merenggut
" Kalau dia menyakiti mu maka kami akan membuat nya berada di atas sana ". Roy mendongak menatap ratusan bintang di atas nya
" Aisss kalian ! aku serius ". cebik Princess
" Yayaya lalu kami harus apa ? kau ingin membuktikan kalau dia cinta atau tidak lebih baik kau pertemukan dia dengan mantan nya ". ceplos Rion begitu saja
" Lalu setelah itu ? kalau mereka kembali bersama ? aku harus apa ?". tanya Princess beruntun
" Menangis saja !! Bwahahahaha". tawa mereka penuh ledekan ke arah Princess
" Astaga bodoh ! kenapa aku cerita kepada kalian soal ini ". rutuk Princess merutuki kebodohan
" Yaya kau benar kami ini bodoh !" kata Rion
" Karena wanita memang selalu benar ". tambah Roy terkekeh sedangkan Princess hanya menghembuskan nafasnya kasar bercerita dengan duo R benar benar membuat nya tambah pusing
" Aiss aku ingin bunuh diri saja ". ceplos Princess
" Kenapa tidak dari dulu saja ?". tanya Roy
" Apa nya ?".
" Bunuh diri nya ". kata Roy tersenyum mengejek
" Aisss kalian memang ingin di hajar ".
cebik Princess
" Sepertinya kita dalam bahaya !". lirik
Roy pada Rion
" Kau benar !". kata Rion
" Kenapa kalian ? aku tak sungguh ingin menghajar kalian ". kata Princess
" Bukan begitu!! tapi kau lihat lah kedepan seperti nya orang yang kita bicarakan ada di depan kita ". kata Roy menelan saliva nya saat seorang pria tengah berjalan ke arah mereka bertiga dengan tatapan tajam nya
" Siapa maksud kalian ?". Princess bangkit lalu duduk
" Itu !!". tunjuk Roy dengan dagu nya
Glekk
Princess menelan saliva nya saat melihat Justin dengan tatapan tajam nya sedang berjalan ke arah nya dengan kedua tangan nya di saku celana nya
" Kalian kenapa tak memberitahu ku hah !". Princess turun dari atas mobil tepat di berada di tengah tengah Roy dan Rion
" Aku tak menyadari nya ". bisik Roy
Mereka bertiga saling lirik sementara Justin semakin mendekat ke arah mereka . Princess mengangukkan kepalanya " Sekarang ". ucapnya lalu melesat masuk ke dalam mobil nya begitupun Roy dan Rion mereka secepat kilat meninggalkan tempat itu
" Astaga gadis nakal itu !!!". geram Justin mengepalkan kedua tangan nya
" Bwahahahaha ". Princess tertawa terbahak bahak di dalam mobil nya sedangkan Roy dan Rion hanya mengelengkan kepalanya bagaimana manapun Nona Muda mereka yaitu Princess masih termasuk abg labil yang belum ngenap berusia 20 tahun pantas saja kelakuan nya lincah bak anak kancil
" Astaga kenapa aku bisa berurusan dengan gadis ini ?". gerutu Rion
" Entahlah hahahaha". tawa Roy di balik earphone nya
Mobil mereka terus melaju membelah jalanan sampai akhirnya sampai pada sebuah Mansion yang cukup mewah Princess turun dari mobil di susul Roy dan Rion di belakangnya
" Aku akan menginap ". ucap enteng Princess berjalan masuk
" Hahh ? apa tidak salah ? bukankah kita yang menginap ? ini kan Mansion milik nya !". ucap Roy
" Orang kaya mah bebas ". ceplos Rion mengelengkan kepalanya
Mansion itu memang milik Princes tapi Roy dan Rion yang menempati nya bisa di bilang rumah rahasia yang di miliki Princess dan hanya Roy dan Rion lah yang tau mengenai Mansion ini tak bisa terhitung sudah berapa banyak
kekayaan sang Princess dari hasil kerja keras nya atau hasil nya menjadi Princess Vlaron kw tapi bagaimana pun dia di tunjuk menjadi pewaris sah Vlaron dan Citrus walaupun tak memiliki darah Vlaron atau Smith di dalam tubuhnya