Princess Vlaron

Princess Vlaron
14 Persiapan penyambutan



Pagi menjelang


" Setelah selesai sarapan aku ingin melanjutkan pembicaraan kemarin yang tertunda ". kata Princess membuka suara , saat ini mereka semua tengah sarapan di meja makan


" Hemmm ". dehem mereka semua kompak


Princess lebih dulu selesai sarapan lalu pergi meninggalkan mereka menuju ke rooftop , dari atas dia bisa melihat beberapa anggota The CL lalu lalang sedang melakukan pekerjaan mereka Princess hanya menampilkan senyum tipisnya


" Apa lagi yang ingin kau bicarakan Princess?". tanya Lee mereka semua saat ini sudah berada di rooftop lalu mendudukan diri nya di kursi yang memang di sediakan di sana


Princess mendekat dan ikut duduk di sana menatap tajam pada Lucifer


" Ceritakan kenapa kau sampai bisa terkena racun kuning itu Lucifer ?". tanya Princess


" Entah lah aku kira kau tau sesuatu , aku benar benar tak mengingatnya terakhir yang aku ingat aku baru pulang ke mansion dan ikut makan malam sesudah itu terjadi perampokan kedua orang tua ku tertembak tapi yang menembak nya adalah Jerry kakak angkat ku setelah itu aku tak sadarkan diri ". ucap Lucifer


" Aku sudah mencari tau tentang kakak mu itu dia hanyalah seorang pengusaha biasa tidak ada kaitan nya dengan dunia bawah tapi sepertinya dia mempunyai teman seorang mafia atau kelompok sejenisnya karena racun itu hanyalah kalangan bawah yang mengetahui nya ". jelas Princess


" Jadi kau berpikir bahwa kakak ku bekerja sama dengan kelompok mafia untuk merebut harta keluarga ku , benar benar anak tidak tau di untung seharusnya dulu orang tua ku tidak memungutnya dari jalanan ". ucap Lucifer meremas jari nya menahan amarah


" Nasi sudah menjadi bubur kau tak mampu merubah nya ". ucap Lee menepuk pundak Lucifer dan Lucifer hanya menatap nya tajam


" Keputusan ada di tangan mu Lucifer bergabung dengan ku adalah keputusan yang paling benar untuk mu sekarang ini " . kata Princess


" Huhhh baiklah ". ucap Lucifer pasrah dia tak punya pilihan lain sekarang ini


" Tapi ingatlah Nona Muda aku tak akan pernah tunduk kepadamu !". ucap Lucifer menunjuk Princess


" Terserah ". ucap Princess mengangkat kedua bahu nya


" Lalu apa rencana mu Baby ?". tanya Lucas


" 3 hari lagi adalah waktu penyambutan ku di keluarga Smith , aku akan jarang datang ke markas agar mereka tak curiga jadi selama aku tak berada di sini kau harus mengendalikan semuanya Lucas ". ucap Princess menunjuk Lucas


" Oke Baby kau tenang saja serahkan semuanya padaku ". ucap Lucas antusias


" Lalu untuk kau Lucifer ! mereka akan melatih kemampuan mu berlatihlah dengan giat tunjukan kemampuan mu yang sebenarnya". ucap Princess menunjuk Lee , Lucas dan Kim


" Baiklah ". ucap Lucifer


Sementara itu terdengar suara langkah kaki mendekat dan beberapa anggota The CL datang


" Nona di markas sebelah barat terdapat dua pesawat nirawak tengah berputar putar di atas markas ". lapor salah satu anggota The CL


" Apa siapa mereka ? Lucas cari tau siapa mereka ". ucap Princess dan Lucas langsung menuju ruang kendali


Princess dan mereka semua berlari menuju ke ruang kendali di dalam markas itu setelah sampai di sana mereka melihat sudah ada beberapa anggota The CL yang bertugas di sana berdiri memberi hormat


" Bagaimana Lucas siapa mereka ? ". tanya Princess


" Pesawat milik angkatan militer Singapura sepertinya mereka tengah berpatroli ". ucap Lucas


" Sistem manipulasi ku itu memang yang terbaik aku akui itu ". ucap Lee percaya diri


" Aku harap begitu Lee tapi kenapa mereka patroli di sekitar sini ?". tanya Princess


" Entah sepertinya mereka mencari sesuatu karena mereka hanya berputar putar di satu tempat saja , kalau mereka menemukan markas ini mereka pasti mendekat ke arah utama markas ini". ucap Lucas


" Itu tidak mungkin Lucas , sistem manipulasi itu sudah sangat terbukti terbaik dari yang terbaik". Ucap Kim


" Kita lihat saja nanti Kim, apa sistem itu memang terbaik dari yang terbaik ". ucap Princess


" Mereka masih di sana tapi apa yang mereka cari ". tanya Lucas


" Entahlah ". ucap Princess


Kalau pihak militer terus mengadakan patroli seperti itu maka akan sangat sulit membawa benda itu sampai kesini. batin Princess


" Kenapa kau melamun Nona Muda ? ". tanya Lucifer menepuk pundak Princess


" Tidak , baiklah terus awasi pesawat itu aku ada pekerjaan lain ". ucap Princess meninggalkan ruang kendali


Setelah sampai di dalam kamar Princess merogoh saku nya mengeluarkan benda pipih persegi panjang itu dan memainkannya


Tuttt tutttt


" Halo ". sapa seseorang di seberang sana


" Bagaimana apa semua persiapan sudah selesai?". tanya Princess


" Sudah hampir selesai ingatlah untuk berakting yang baik gadis muda". ucap wanita paruh paya di seberang sana yang tidak lain adalah Nenek Yasmin


" Aku tau itu Nenek Tua dan kau harus lebih berhati hati Nenek Tua sepertinya musuh kita mulai bergerak tetap waspada akan hal sekecil apa pun karena aku belum mengetahui bagaimana kekuatan musuh yang sebenarnya". jelas Princess


" Aku selalu waspada tapi sepertinya mereka sudah bergerak karena pihak RB memperketat keamanan mansion Vlaron walaupun tidak berpenghuni tapi mansion itu bagian penting dari Vlaron". ucap Nenek Yasmin


" Soal itu aku sudah tau aku juga sudah memasukkan mata mata ku ke RB jadi bersikap biasa saja jangan membuat King B curiga karena aku tak ingin melibatkan diri nya aku punya rencana tersendiri untuk itu". kata Princess


" Bagaimana dengan orang tua ku nanti kalau berita itu tersebar , apa kau sudah mengantisipasi nya ? ". tanya Princess


" Aku sudah meminta King B mengatur semuanya mereka aman dan tidak akan terdengar berita apa pun ke telinga mereka". jelas Nenek Yasmin


" Baiklah aku harus melanjutkan pekerjaan ku , bye Nenek Tua ". ucap Princess menutup sambungan telponnya lalu merebahkan diri nya ke atas ranjang


_______


Di Negara Belanda


" Maaf Bos saya masih belum menemukan keberadaan gadis yang anda cari ". ucap seorang pria


" Kenapa sangat lama kalian menemukan gadis kecil itu hahh ,, apa saja kerja kalian ". Bentak seorang Pria yang tidak lain adalah Bos pria tadi


" Pergi lah ". bentak nya lagi


" Arrggghhhh ,,,,,,,, di mana Nenek Tua itu menyembunyikan gadis s* alan itu ". frustasi pria itu dan membanting beberapa barang di dalam ruangan itu


pranggg


pranggg


pranggg


" Sayang tenang lah kita akan menemukan tikus kecil itu ". ucap seorang wanita yang tengah duduk manis memainkan gelas berisi wine nya


" Pergi lah dan beritahu kakak mu bahwa aku ingin bertemu dengan nya ". ucap Pria itu


" Baiklah aku akan pergi tapi sebelum itu apa bisa kita bermain sebentar saja aku sangat merindukan mu sayang". ucap wanita itu mendekati sang pria dan langsung mencium bibirnya dan pria itu membalasnya sembari menarik pinggang sang wanita agar semakin dekat dengan nya semakin lama ciuman itu semakin mengairahkan tangan pria itu tak tinggal diam dia menyentuh area area sensitif sang wanita yang membuat sang empunya mengeluarkan suara merdunya pria itu dengan sigap mengendong sang wanita menuju kamar rahasia nya tanpa melepaskan pagutannya setelah sampai di dalam kamar dengan perlahan sang pria merebahkan sang wanita dan pertempuran di atas ranjang itu terjadi cukup lama


_________


Kembali ke sisi Princess


" Apa yang kau lakukakan Lucifer?". tanya Princess saat memasuki kamar Lucifer


" Aku sedang bermain ". ucap nya tapi matanya masih tetap fokus pada layar di depan nya


Princess berjalan mendekat dan melihat apa yang di lakukan Lucifer setelah itu dia menaikkan sebelah alisnya


" Kau menerobos masuk ke dalam sistem RB ? ". tanya Princess


" Ya aku sedang berlatih ". ucap nya enteng


" Dan kau menjadikan RB kelinci percobaan begitu maksud mu?". tanya Princess dan Lucifer hanya nyengir menampilkan gigi putih nya


" Aku akan berkenalan 'Halo nama ku Lc' " . ucap Lucifer menatap layar komputernya


" Lc kau memakai nickname Lc ?". tanya Princess


" Ya itu bagus bukan , aku Lc dan Lucas Lion ". ucap Lucifer


" Cihhhh kalian memang duo L ". ucap Princess mengeleng kan kepala nya


" Cukup susah untuk masuk ke dalam sistem RB kode kode nya membuat mata ku sakit aku memerlukan waktu 10 menit untuk masuk ke sana ". ucap Lucifer meregangkan tangan nya ke atas


" 10 menit itu sudah termasuk hebat , kau harus lebih berlatih lagi ". ucap Princess menepuk pundak Lucifer dan beranjak pergi


" Astaga tikus mana lagi ini ?". geram Kevin tangan nya masih menari indah di atas papan keyboard itu


" Hahhhhh hahhhh ada apa lagi Vin ? kenapa kau selalu menggangu jam tidur ku ?". seru Justin berjalan menghampiri Kevin sambil berdecak pinggang dengan nafas ngos-ngosan


" Kenapa akhir akhir ini tikus semakin banyak masuk ke markas kita ". ucap Kevin


" Astaga cuma karena tikus ? kau bisa membeli racun tikus kenapa sampai menggangu tidur ku hahh ". kesal Justin nyawanya belum terkumpul sempurna karena itu dia menjadi lola


" Bodoh ". ketus Kevin


" Cihhh apa apaan ini ' Halo nama ku Lc ' dia berkenalan dengan kita ". seru Kevin


" Hahhhh ''. tanya Justin memicingkan matanya , sekarang dia tengah bersandar di dinding dengan mata mengantuk nya dan beberapa kali dia menguap


" King Bodoh , pantas orang memanggil mu King B karena kau itu Bodoh ". ucap Kevin menunjuk Justin yang masih setengah sadar itu


" Aku ingin tidur Vin , aku lelah sudah 3 hari aku tak dapat tidur karena pihak militer itu terus menggangu ku ". ucap Justin berjalan menuju sofa dan menjatuhkan tubuh nya di sana


" Cihhhh ". cibir Kevin


Memang beberapa hari ini pihak militer meminta bantuan pihak RB untuk mengusut suatu kasus yang belum terpecahkan


Keesokan harinya


" Kenapa kau menatap ku seperti itu?". tanya Justin sembari memasukkan makanan ke dalam mulut nya


" Kau tanya kenapa ? dasar bodoh kemarin kau enak enak bisa tidur sedangkan aku harus memperbaiki sistem yang di masuki tikus got itu ". cibir Kevin


" Kau mengeluh karena itu saja ? Cihhhh lemah ". Cibir balik Justin


" Selesai kan sarapan mu aku tunggu di ruang kerja ku ". perintah Justin lalu meninggalkan meja makan


" Ada apa ? ". tanya Kevin pada saat memasuki ruang kerja Justin


" Siapa tikus itu ?". tanya Justin


" Entah tapi nickname nya Lc ". jawab Kevin sambil menaikkan kedua bahunya


" Jadi apa yang dia lakukan ?". tanya Justin lagi


"Tidak melakukan apa apa sama seperti sebelum nya ". jawab Kevin dan Justin hanya menggangukkan kepalanya


" Apa kau tidak curiga kenapa pihak militer meminta kita untuk mencari keberadaan mafia baru itu ? sedangkan informan ku mengatakan bahwa di negara ini tak ada kelompok baru yang terbentuk?" . tanya Justin


" Kau benar! mereka seperti menyibukkan kita ". ucap Kevin


" Dan beberapa hari lalu ada penyusup di mansion utama Vlaron , aku semakin curiga pihak musuh mulai bergerak ". kata Justin


" Tapi kenapa Nenek Yasmin meminta kita menghentikan pengusutan kasus kematian Nona Vanya ? ". tanya Kevin


" Entah aku tak tau pasti tapi sepertinya Oma punya rencana sendiri akan hal itu !". ucap Justin


" Lalu bagaimana dengan Nona baru kita siapa namanya Putri , dia berasal dari Indonesia tapi kenapa Nenek Yasmin mengangkat dia sebagi cucu angkat nya ? tapi dia lumayan imut dan cantik , seperti nya aku jatuh cinta pandangan pertama saat melihat fotonya". seru Kevin tersenyum


" Jaga sikap mu Kevin dia hanya gadis ingusan jangan tunjukkan kalau kau adalah super Casanova kepada dirinya nanti ". tekan Justin


" Cihh walaupun aku sang Casanova tapi aku tau batas aku tidak meniduri sembarangan gadis ". ucap Kevin


" Tetap saja kau itu Casanova ". cibir Justin


" Hey hey bung ! kau terus saja memojokkan diriku , sepertinya kau juga harus berkaca kau harus move on ". ucap Kevin


'' Aku sudah move on ". kata Justin


" Benarkah apa kau yakin kau sudah melupakan Oca ? ". tanya Kevin


" Berisik ". ucap Justin berjalan mengambil minuman kaleng dari lemari pendingin dan meneguk nya hingga abis


" Jujur lah Justin , aku ini teman mu kita berteman dari kecil aku tau pasti sifat mu itu bahwa kau belum bisa melupakan Oca ". ucap Kevin


" Ya kau benar !! aku belom bisa melupakan Oca karena dia cinta pertama ku ". jawab Justin


" Sudah ku duga , berusaha lah Justin dia tak pantas untuk mu dia lebih memilih pria lain daripada diri mu ". seru Kevin


" Seandainya aku dulu tak menutup identitas ku mungkin dia masih bersama ku ". ucap Justin frustasi


" Hahhh itu menunjukkan bahwa dia memang wanita gila harta , kalau kau tak menutup identitas mu dia pasti tetap pergi meninggalkan mu karena pria itu jauh lebih kaya dari pada kau ". kata Kevin


" Apa kau masih mengharapkan dia kembali ?". tanya Kevin lagi


" Entah aku tak tau , Arrrrgggghhhhh ". ucap Justin mengacak rambutnya kasar


Kembali ke sisi Princess


saat ini Lucifer dan Lee tengah berada di ruang latihan bawah tanah di dalam markas


" maju lah Lucifer , aku ingin melihat kemampuan mu ". ucap Lee


" Cihh kau terlalu meremehkan diri ku ". ucap Lucifer berjalan mendekati Lee


Cukup lama mereka berlatih Lee merasa tenaga nya cukup terkuras ternyata dia salah meremehkan lawan , Lucifer bukan tandingan nya walaupun dia masih sangat belia tapi kemampuan bela diri nya sangat hebat


" Hosshhhh hosshhhh sudah cukup ". ucap Lee memegang dadanya mengatur nafas lalu mendudukan dirinya di atas martras


" Cihh kau lemah King ". cibir Lucifer


" Kau memang iblis Lucifer ". kata Lee


" Aku calon raja iblis masa depan ". ucap nya lalu menjatuhkan tubuhnya di atas matras itu


" Lee seperti nya kita harus kembali ke Korea ada beberapa masalah di sana ". seru Kim menghampiri mereka


" Masalah apa Kim ? aku sangat lelah karena bocah tengil ini ". ucap Lee


" Kemarin malam ada penyusup yang tertangkap masuk ke dalam markas utama sekarang penyusup itu ada di ruang eksekusi ". jawab Kim


" Baiklah persiapkan semuanya aku harus membersihkan diri sebelum mencincang tubuh penyusup itu". ucap Lee seraya bangkit berdiri


Kim pergi meninggalkan ruang latihan begitu pun dengan Lee hanya menyisakan Lucifer saja di dalam sana


" Aku akan membunuh mu kakak nikmatilah kehidupan mu yang hanya sebentar ini". ucap Lucifer menyeringai


" Kau cukup hebat Lucifer ". ucap Princess menghampiri Lucifer yang tengah terbaring di atas matras ruang latihan lalu duduk di sebelahnya


" Aku tau itu Nona Muda". cibirnya


" Kau harus melanjutkan kuliah mu , kau harus melihat situasi dunia luar untuk bisa mengantisipasi kejadian yang tidak di inginkan". ucap Princess


" Ummmm aku tau itu aku juga tidak mungkin selamanya berada dalam markas ini". ucap nya


" Baiklah jaga diri mu , Lucas akan mempersiapkan semua nya ingatlah bila kita bertemu di luar sana bersikap lah bahwa kita tidak saling kenal ". jelas Princess


" Baiklah ". ucap Lucifer beranjak berdiri meninggalkan ruang latihan


" Aku harap kau bisa membantu ku Lucifer ". gumam Princess dan itu terdengar oleh Lucifer


aku tentu akan membantu mu Nona Muda , darah kita sudah menyatu dan kau adalah keluarga ku satu satu nya saat ini tak akan aku biarkan seseorang menyakitimu walaupun cara ku salah . batin Lucifer


" Apa kau sudah mempersiapkan semuanya Lucas ?". tanya Princess


" Lihat ini dan ini , menurut mu mana yang lebih cocok?". tanya Lucas menunjuk kan beberapa design logo The CL


" Aku ingin yang seperti ini di semua senjata The CL " . ucap Princess menunjuk lembaran kertas itu


" Baiklah , lalu tentang perekrutan anggota baru?". tanya Lucas


" Lakukan saja , uji kemampuan mereka kau dan Mark akan melakukan nya ". jelas Princess


Mark ialah orang kepercayaan Lee yang di berikan kepada Princess untuk membantunya dalam markas The CL


" Baiklah jadi selama kau pergi aku akan melakukan perekrutan itu ". seru Lucas


" Lalukan yang terbaik aku percaya penuh padamu ". ucap Princess berlalu meninggalkan Lucas