
Seorang gadis cantik mengeliat dengan gelisah di atas tempat tidur nya dari dahi nya muncul butiran keringat yang terus mengalir membasahi pipi nya
" Hosss ....Hossss ". Princess terbangun dengan nafas memburu sambil tangan kanan nya menyeka keringat yang muncul di dahi nya dengan detak jantung yang sangat kencang pikiran nya melayang jauh . Ya gadis itu adalah sang Princess
" Tidak !! tidak mungkin ! Kakak!". teriak nya langsung berlari keluar kamar dengan cepat nya
" Kakak buka pintu nya !! hiksss....... hiksss....! kakak!". Princess mengedor pintu kamar didepan nya dengan sangat kasar butiran bening terus keluar dari mata nya
Ceklekk
Pintu terbuka menampilkan seorang pria dengan nyawa setengah sadar berdiri di depan pintu
Brukk
" Kakak !! hikss... hiksss jangan tinggal kan aku ! aku mohon jangan pergi!". kata Princess menerjang tubuh pria itu sampai jatuh terjerembab ke lantai memeluk nya erat menenggelam kan kepalanya di dada bidang pria itu sedangkan pria itu nampak sangat terkejut dengan apa yang terjadi saat ini
" Baby kau kenapa eumm?". ucap pria itu yang tak lain adalah Justin
" Hiksss .... hiksss mereka ingin mengambil mu kak ! aku takut". ucap Princess dengan tubuh bergetar hebat di karena kan dia sedang menangis saat ini
" Ada apa ini ?". Lucas datang sambil memegang dada nya dengan perlahan dia mengatur nafas nya . " Baby kau kenapa ?". panik Lucas saat melihat Princess dan Justin berada di lantai dengan posisi Princess berada di atas tubuh Justin dengan Princess yang terus terisak dengan tangisan nya
" Tidak kak ! jangan pergi hikss... hiksss..". ucap nya lagi
" Baby hey ayo sadar lah kau ini kenapa eumm?". Justin mencoba menyadarkan Princess dengan menepuk bahu nya lembut tapi Princess masih tetap menangis dengan memeluk erat pada Justin
" Ada apa ini sebenarnya?". Lucas berjongkok lalu mengusap rambut Princess
" Dia ingin mengambil nya kak ! aku takut ". ucap Princess dengan bibir bergetar
" Siapa Baby ? siapa yang akan di ambil eumm? tenang lah!". kata Justin berusaha bangkit berdiri tapi Princess tak mau bergerak sama sekali dan Justin pun hanya pasrah sampai Princess sadar dengan sendiri nya
" Ada apa ?". Lucifer datang dengan penampilan acak acakan khas bangun tidur. " Kenapa dia menangis ?". tanya nya langsung berjongkok di samping Lucas
" Baby !! hey tatap aku !". Justin melepaskan pelukan Princess dan menangkup kedua pipi nya
Princess menatap Justin dengan mata sembab nya dia masih sesegukan akibat tangisan nya " Kak aku takut". ucap nya
" Takut kenapa ? ayo bangun lah !". Justin memapah Princess agar bangkit berdiri lalu menuntun nya menuju ke ranjang nya . Princess duduk di atas ranjang tapi masih belum melepaskan pelukan nya alhasil Justin pun ikut duduk di atas ranjang . Lucas dan Lucifer bangkit berdiri dan mendekat ke arah mereka berdua
" Ada apa ini sebenarnya?''. tanya Lucas lagi
" Kak aku takut!". ucap Princess
" Tenang oke! ada aku di sini !". lembut Justin mendekap Princess menyandarkan kepala Princess di dada bidang nya
" Hufftt ! apa kau mimpi buruk lagi ?". kata Lucas menghembuskan nafasnya kasar lalu ikut duduk di tepi ranjang tepat didepan Princess dan Justin
" Kak!". Princess mendongakkan kepalanya menatap Justin . Justin pun menunduk lalu menatap balik Princess di lihatnya wajah cantik itu sekarang menjadi merah dengan mata sembab nya
" Kenapa ? apa kau mimpi buruk ?". tanya Justin lembut lalu mengusap air mata Princess yang terus mengalir ke pipi nya
" Hiksss .... hiksss ". tangis Princess kembali pecah dia kembali memeluk Justin dengan sangat erat . Princess terus menangis di pelukan Justin sedangkan Lucas dan Lucifer hanya diam tak ingin bersuara mereka memilih melenggang menuju ke sofa dan duduk di sana di lirik nya jam di dinding menunjukkan pukul 3 dini hari
" Huhhh!". Lucas menghembuskan nafasnya kasar menyenderkan tubuhnya di kepala sofa dengan mata terpejam sedangkan Lucifer menatap datar dua makhluk lawan jenis di depan nya yang sedang berpelukan
" Baby". lembut Justin mengelus punggung Princess
Princess pun melepaskan pelukan nya lalu menatap Justin di depan nya " Berjanji lah kak jangan pernah meninggalkan aku apapun yang terjadi !". ucap nya
" Aku janji tak akan pergi meninggalkan mu! tapi sekarang ceritakan kenapa kau menangis seperti ini eumm?". tanya Justin
" Apa kau mimpi bertemu dengan nya lagi?". kata Lucas
" Bertemu dengan siapa ?". Justin melirik Lucas yang tengah duduk di sofa
" Sivanya !". datar Lucas. Justin pun langsung menatap Princess meminta perjelasan
" Sivanya ? apa maksudnya ini ?". Justin menatap Princess di depan nya . Gadis itu dengan hidung merah nya serta mata sembab sesekali dia mengusap ingus nya dengan baju yang dia kenakan
" Dia datang lagi di mimpi ku !". ucap Princess sesegukan
" Ceritakan Baby! aku ingin mendengar nya". kata Justin menatap Princess dengan senyum di wajah tampan nya sedangkan Princess yang melihat senyum itu seketika melupakan rasa takut nya
" Eumm!".
Flashback on
Dunia mimpi
Alam bawa sadar
Princess tengah berada di sebuah pulau dengan laut di sekeliling nya menikmati indah nya senja menunggu sang mentari kembali ke ufuk barat
" Putri !". ucap seorang gadis
Princess pun menoleh lalu menatap gadis di depan nya " Vanya ! kau kah itu ? kenapa kau baru datang sekarang ". kata Princess
" Ya aku datang ! mereka pun datang !". ucap gadis itu yang tak lain adalah Sivanya
" Siapa ?". Princess menoleh ke kanan dan kiri nya tapi tak menemukan siapa pun
" Di belakang mu !". kata Sivanya
Princess berbalik lalu menatap Oma Yasmin dan Opa Albert berada di hadapan nya mereka tersenyum sangat manis ke arah Princess
" Putri ! aku sudah memberikan apa yang kau mau . Kebebasan sudah kau dapatkan dan kau punya segala nya tapi kenapa kau belum menemukan di mana milik ku sekarang berada ? aku menahan rasa sakit di sini !". kata Sivanya . Princess pun berbalik menatap Sivanya di depan nya
" Aku sudah berusaha ! tapi aku belum menemukan nya ! kenapa kau tak membantu ku bahkan kau tak memiliki ingatan sedikit pun pada saat itu!". kata Princess. Oma Yasmin dan Opa Albert mendekat lalu berada di samping Sivanya tepat di depan Princess
" Cepat lah sebelum orang di sekitar mu dalam bahaya. Takdir memilih mu untuk menjadi seorang Princess dari Vlaron . Kita memiliki hubungan terdahulu dan sekarang kau mendapatkan hak mu tapi sebelum itu kau harus mengembalikan milik dari Sivanya". kata Oma Yasmin
" Aku akan berusaha". kata Princess
" Jangan hanya berbicara tapi cepat lah bertindak kalau tidak maka orang orang di sekitar mu akan dalam bahaya . Misal nya saja dia ". tunjuk Sivanya pada sebuah perahu di tengah laut dan seorang pria berada di atas perahu itu
Princess menatap perahu itu di lihatnya bahwa pria itu adalah Justin
" Dia akan hanyut terbawa arus bila kau tak bergerak cepat!". kata Sivanya membalikkan telapak tangan nya lalu perahu itu terbalik dan pria itu tercebur ke laut
" Tidak! jangan lakukan itu Vanya aku mohon aku akan bergerak cepat berikan aku waktu ! aku akan mencari di mana jantung mu berada!". kata Princess
" Pergi lah !". Sivanya tersenyum lalu berjalan mundur bersama Oma Yasmin dan Opa Albert
" Vanya tolong dia kalau tidak dia akan tenggelam!". teriak Princess tapi Sivanya sudah menghilang bak di telan bumi " Argggghhh !!! tidakkk Kakakk !". teriak Princess saat melihat Justin sudah tenggelam ke dasar laut
Flashback Off
'' Kalau begitu kita haru cepat bergerak!". ucap Lucas
" Ya kau benar!". datar Lucifer
Justin masih menatap Princess seolah tak percaya dengan apa yang dia dengar " Baby ! tenang lah semua nya akan baik baik saja oke !". kata Justin
" Berjanji lah kak !". Princess mengangkat jari kelingking nya di udara
" Janji!". Justin pun mengaitkan jari kelingking nya dengan Princess . Princess pun tersenyum dan langsung menghambur ke pelukan Justin menelusupkan kepalanya di ceruk leher Justin hingga beberapa saat kemudian dia kembali terlelap
" Baby ? apa kau tertidur?". Justin merasakan hembusan nafas Princess mulai teratur dan benar saja dia sudah tertidur dengan perlahan dia membaringkan Princess dengan sangat hati hati tak ingin jika Princess terbangun nanti nya setelah itu Justin hendak bangkit tapi tangan nya di gengam erat oleh Princess seolah tak ingin Justin pergi dari nya. Lucas yang melihatnya pun hanya mengelengkan kepalanya
" Temani dia tidur ! aku akan mengawasi kalian ". titah Lucas dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Lucifer
sedangkan Justin hanya mengulum senyum nya dia tak akan melewatkan kesempatan seperti ini
" Kau yakin?". tanya Justin
" Apa kau ingin aku berubah pikiran !". ucap Lucas
" Kau!!". geram Lucifer
" Lc kau juga tidur lah ! aku akan mengawasi mereka berdua ". titah Lucas menatap Lucifer tajam
" Eumm! ". datar Lucifer merebahkan tubuhnya di sofa sedangkan Lucas hanya duduk di depan nya
Justin pun ikut naik ke atas ranjang dan membawa Princess ke dalam dekapan nya . Hari ini dia sangat bahagia bahkan tak akan pernah terlupakan . Justin menatap Princess yang saat ini berada di pelukan nya lalu dia mencium mesra kening Princess lalu ikut terlelap bersama nya
" Hufftt !". Lucas menghembuskan nafasnya kasar saat melihat 3 mahkluk di sekitar nya sudah menjelajah di dunia mimpi sedangkan dia masih berada di dunia nyata
Beberapa jam kemudian
Princess terbangun dari tidur nya, lalu dia tersenyum kala melihat Justin yang masih terlelap di hadapan nya di usap nya wajah tampan Justin dengan lembut. " Kau begitu tampan kak ! ". ucap nya
Justin membuka mata nya kala merasakan sebuah tangan mungil menyentuh pipi nya dengan lembut " Baby kau sudah bangun ?". Justin tersenyum sangat manis di hadapan Princess
" Eumm!! tidur ku sangat nyenyak kak ?". ucap nya bangkit lalu duduk . Justin pun ikut duduk lalu mengaitkan dagu nya di pundak Princess sedangkan Princess langsung mengacak lembut rambut Justin karena gemas
" Mereka tidur di sini ?". Princess melirik Lucas dan Lucifer yang masih tertidur dengan pulas di atas sofa
" Iya ! ".ucap Justin
" Apa kau percaya pada ku kak ?".tanya Princess menoleh ke arah Justin
" Tentu aku percaya pada mu !". kata Justin lalu memeluk Princes dari belakang hembusan hangat nafas Justin menerpa leher Princess
" Aku pun percaya pada mu ! jadi mari kita bersiap untuk perang yang sesungguh nya !". ucap Princess menyeringai sedangkan Justin tak melihat seringai dari bibir Princess karena Princess menatap lurus ke depan dengan tatapan yang sangat sulit di arti kan.
" Hey kalian bangun lah !". kata Justin menggoyang kan pundak Lucas lalu beralih pada Lucifer
" Hoammm ... apa sudah pagi ?". Lucas memicingkan mata nya menyesuaikan dengan cahaya ruangan
" Sudah siang ! bangun lah ". ucap Justin
" Lc ! bangunlah". Princess menepuk wajah Lucifer dengan lembut . Beberapa saat kemudian Lucifer pun terbangun
" Aooo punggung ku sakit sekali!". keluh nya
Justin dan Princess berdiri tepat di depan mereka berdua . Lucas masih setia menyenderkan tubuhnya di kepala sofa sedangkan Lucifer tengah duduk sambil mengacak rambut nya dia masih menguap untuk beberapa saat
" Lc berkemas lah sudah saat nya kau mengambil harta dan tahta mu !". titah Princess sedangkan Lucifer langsung menatap nya dia beranjak berdiri dan tepat di hadapan Princess
" Tentu apa yang menjadi milikku akan selama nya menjadi milikku !!". kata Lucifer mengepalkan kedua tangan nya lalu beranjak pergi
" Bersiaplah , kita akan ke markas dan kau kak segera hubungi Kevin untuk datang kemari !". kata Princess lalu beranjak pergi
" Oke baby !". kata Lucas dengan mata terpejam sedangkan Justin langsung menatap nya tajam karena Lucas memanggil Princess dengan sebutan Baby dan Justin sangat tidak suka akan hal itu
" Bisakah kau berhenti memanggil nya dengan sebutan Baby!". kata Justin. Lucas membuka mata nya lalu menatap Justin dia bangkit berdiri dengan seringai di wajahnya
" Kalau aku tak mau ? kau mau apa ?". tanya nya
" Kau harus mau !". ketus Justin
" Jaga dia baik-baik ! kalau kau berani menyakiti nya maka aku akan membunuh mu !". kata Lucas menepuk pundak Justin lalu beranjak pergi
" Aku pasti akan menjaga nya bahkan dengan nyawa ku sendiri!". kata Justin berbalik lalu menatap punggung Lucas yang sudah menghilang di balik pintu
Sedangkan Princess langsung menuju ke kamar nya . Dia tampak sedang memikirkan sesuatu dengan ponsel di tangan kanan nya . Princess menelpon seseorang cukup lama lalu dia mematikan ponsel nya setelah itu Princess masuk ke dalam kamar mandi
Beberapa saat kemudian semua nya sudah siap . Mereka pun sudah menyelesaikan sarapan pagi dengan nikmat .
Lucas memperhatikan Princess yang sejak tadi hanya diam dengan raut wajah datarnya . Lucas pun hanya bisa mengelengkan kepalanya " Aku akan berangkat duluan ". kata Lucas
" Baiklah ! Lc kau pergilah dulu nanti Uncle mu akan datang menjemput mu kita akan bertemu di markas". ucap Princess
" Ok!" datar Lucifer beranjak pergi dengan tangan kanan nya menyeret koper berukuran sedang dan Lucas berjalan di samping nya
" Baby !". panggil Justin saat melihat Princess tengah melamun
" Kak, kau harus berhati hati lawan kita saat ini bukan hanya satu orang melainkan dua sekaligus!". kata Princess
" Aku paham !". Justin pun mengangukkan kepalanya
" Hey kenapa menyuruh ku kemari?". seru Kevin menghampiri Princess dan Justin yang tengah duduk santai di sofa
" Ayok kita berangkat sekarang!". Princess bangkit lalu beranjak pergi di ikuti oleh Justin di belakangnya
" Hey kita akan kemana ?". teriak Kevin mengejar Justin dan Princess yang sudah masuk ke dalam mobil . Kevin pun ikut masuk dan duduk di kursi belakang. Mobil mereka pun melaju meninggalkan Mansion Vlaron
Markas The CL , tampak aula besar itu sudah penuh dengan ratusan pria bertubuh kekar . Mereka tengah menantikan kehadiran Princess mereka sedangkan di sudut ruangan lain Lucas dan Lucifer tengah memantau markas dari dalam ruang kendali
" Apa semua pasukan di tarik oleh nya ?". tanya Lucifer menatap ratusan pasukan dari semua Squad sedang berkumpul di ruang aula
" Sepertinya iya !". datar Lucas
" Semuanya sudah siap ! lalu di mana Princess ?". Mark berjalan masuk lalu berdiri di samping Lucas dan ikut menatap ke arah layar monitor besar yang menampilkan situasi di ruang aula
" Ayok !". Lucas beranjak keluar di ikuti Lucifer dan Mark di belakangnya
" Baby kita akan kemana ?". Justin melirik Princess di sebelahnya yang tengah sibuk dengan ponsel nya
" Ikuti saja GPS nya !" Princess melirik Justin sekilas lalu kembali fokus pada ponselnya. Beberapa saat kemudian mereka sampai di Markas The CL. Mereka pun turun dari mobil , Justin menyapu area sekitar markas dengan mata tajam nya sedang kan Kevin dia masih mengerjapkan mata nya seolah tak percaya bahwa di tempat ini terdapat sebuah Markas yang sangat besar dan mewah dan tentu nya sangat canggih begitupun dengan Justin dia langsung menatap ke arah Princess di samping nya untuk meminta penjelasan karena selama ini Justin memang tak mengetahui tentang pasukan The CL karena Princess menutup rapat semua nya
" Baby kita di mana ?". tanya Justin
" Waoo lihatlah Markas ini sungguh besar dan mewah setara dengan Markas Red Blood! dan lihatnya Jet tempur itu ".kata Kevin menunjuk ke arah kiri markas di mana Jet tempur milik sang Princess terparkir cantik di sana
" Masuklah!" Princess melenggang masuk tanpa menjawab pertanyaan Justin
Justin dan Kevin saling lirik kemudian ikut masuk ke dalam markas. Mereka melewati banyak sekali lorong di setiap sudut bangunan selalu saja ada CCTV baik yang terlihat atau tak terlihat .
" Ini benar-benar keren !". celetuk Kevin
" Kau ini!". geram Justin menjitak kepala Kevin
" Cepatlah!". Princess sudah berdiri di depan pintu besar yang terbuat dari baja murni dengan gagang nya berlapis emas . Justin dan Kevin pun mempercepat langkah nya hingga sampai di depan Princess
Princess membuka pintu lalu berjalan masuk. Semua orang di dalam aula menoleh ke arah pintu masuk di mana sang Princess tengah berjalan dengan raut wajah datar nan dingin nya . Tatapan Princess begitu menusuk seketika suhu di dalam aula menjadi dingin . Princess naik ke atas singasana nya di mana Lucas dan Lucifer sudah berdiri di sana . Seketika para pasukan pengaman di sana tak berani menatap Princess saat ini aura yang di keluarkan Princess sungguh menakutkan bagi mereka jiwa kepemimpinan sangat terlihat jelas dari nya sedangkan Justin dan Kevin masih diam di tempat nya tak bergerak menatap ratusan pria di hadapannya berbaris dengan rapi . Walaupun Justin merupakan seorang King dari RB tapi dia sangat jarang melakukan pertemuan langsung dengan mafioso nya apalagi di aula seperti ini
" Kalian berdua kemarilah !". perintah Princess pada Justin dan Kevin . Mereka pun mendekat ke arah Princess
Di depan sana pasukan tiga Squad sudah berkumpul mereka di tarik dari tugas nya untuk pertemuan saat ini .
Di depan pasukan tiga Squad .
Roy , Rion , Mark dan Cleo berbaris paling depan
Princess masih menatap tajam ke arah mereka semua dan Justin yang berada di samping nya pun merasakan bila aura Princess saat ini bukan lah aura positif
" Apa kalian tau kenapa aku menarik kalian dari tugas yang sedang kalian kerjakan ?". tanya Princess
" Kami tau Princess !". ucap kompak mereka semua
" Kalian juga pasti tau siapa kedua pria yang tengah berada di depan kalian? ". tanya Princess lagi
" Kami tau Princess ". ucap kompak mereka
" Karena kalian sudah tau ! jadi aku tak perlu repot-repot mengenal kan mereka pada kalian. King B akan menjadi King kalian juga dan Kevin akan bergabung bersama kita untuk memperkuat The CL dan Red Blood ". kata Princess
" Baby". Justin mendekat lalu merengkuh pinggang Princess dengan tangan kanan nya membuat Princess menempel pada tubuh Justin sedangkan Princess hanya menoleh sekilas lalu kembali fokus ke depan menatap ratusan pasukan pengaman The CL
" Apa kalian mengerti!". tanya Princess
" Kami mengerti Princess !". kata tegas mereka dengan kompak nya . Princess tersenyum kala mendengar ucapan tegas mereka
"Mereka Duo R , Roy dan Rion sniper terhandal The CL , dan dia Mark dan Cleo dari divisi kedokteran The CL ". jelas Princess menjelaskan empat orang di depan nya
" Eumm! aku paham!". Justin mengangukkan kepalanya. sedangkan para pasukan pengaman mereka hanya menunduk tak berani menatap Princess atau King baru mereka yang sedang berdiri di depan sana . Mereka saling lirik kalau mereka berani berucap mereka ingin segera keluar dari dalam aula bagaimana tidak Princess mereka yang bagaikan iblis dan King mereka yang sudah terkenal sebagai Monster berdarah dingin membuat suhu di dalam ruangan sungguh mencekam apa jika jadi nya King dan Princess mereka bersatu ? mungkin kah akan ada keturunan Monster berhati iblis nanti nya? entah tidak ada yang tau!
" Kenapa kalian menunduk seperti itu hahhh!". teriak Princess lantang pada mereka semua dan mereka pun langsung mengangkat kepalanya dan menatap ke arah Princess sembari menelan saliva nya
" Apa kalian berbuat kesalahan ?". tanya Princess
" Tidak Princess!". jawab mereka
" Lalu kenapa kalian menunduk? bukankah sudah aku katakan jangan pernah menunduk pada siapa pun kecuali Tuhan kalian ! lalu kenapa sekarang kalian menunduk di hadapan ku hahh ? aku bukan lah Tuhan kalian ". sarkas Princess dengan mata melotot ke arah mereka
Princess menoleh ke arah Justin di sebelah nya dia baru menyadari bahwa dia sekarang sedang membawa Monster oleh sebab itu para pasukan tiga Squad menundukkan kepalanya. Princess menghembuskan nafasnya kasar lalu kembali fokus ke depan
" Dengarkan aku , King B memang akan menjadi King kalian tapi untuk posisi tertinggi tetap berada di tangan ku ! dan kalian semua berada di bawah kendali ku penuh sedangkan King B hanya akan membantu ku untuk mengawasi kalian ! apa kalian paham ?". tanya Princess
" Paham ". ucap mereka kompak
" Kembalilah ke tempat kalian masing- masing dan ingat tugas kalian !". titah Princess
" Baik Princess !" . kata mereka lalu beranjak keluar dari dalam aula dengan teratur
Sekarang hanya tersisa 9 orang di dalam aula , Princess , Justin , Kevin , Lucas , Lucifer , Roy , Rion , Mark dan Cleo
" Aku masih tak percaya ! Coba kau pukul aku ". kata Kevin pada Justin
Plukk!! Justin pun memukul lengan Kevin
" Aoo kenapa kau memukul ku sangat keras ! ". gerutu Kevin pada Justin
" Bukankah kau minta untuk di pukul !". ledek Justin tersenyum mengejek sedangkan Kevin hanya memcebikkan bibirnya
" Kalian semua ikut lah!" kata Princess beranjak keluar dan mereka semua mengikuti Princess
" Dia sungguh seperti iblis !". ucap Cleo
" Apa kau mau jadi santapan iblis huhh!". kata Mark
" Tentu saja tidak !". Cleo mempercepat langkahnya mengejar mereka semua
Sekarang mereka sudah berkumpul di salah satu ruang rahasia milik Princess dan di sana sudah terlihat Peter dan Liu sudah duduk dengan anteng di kursi
Meja bundar yang lumayan besar bisa memuat sampai 30 kursi dan mereka pun duduk di sana. Justin awalnya terkejut dengan keberadaan Peter dan Liu tapi dia juga tau bahwa Peter adalah Uncle dari Lucifer
" Kenapa kalian sangat lama". kesal Peter karena menunggu terlalu lama . Dia langsung meluncur dari China saat mendapatkan kabar bahwa Lucifer akan kembali ke China dan Princess meminta Peter agar menjemput nya
" Apa kau sudah memastikan bahwa situasi di sana aman terkendali ?". Princess bertanya tanpa menjawab Peter terlebih dahulu
" Aku sudah memastikan bahwa di sana aman!". bukan Peter yang menjawab melainkan Lucifer
" Baiklah dan ingat kau harus menjaga diri mu di sana !". kata Princess
" Oke!". Lucifer mengacungkan satu ibu jari nya pada Princess sedangkan Princess hanya tersenyum tipis raut wajahnya tak terbaca entah apa yang tengah sang Princess pikirkan