Princess Vlaron

Princess Vlaron
4 Pria Tampan



Lee dan Kim menuruni anak tangga dengan sedikit berbincang-bincang sampai akhirnya mereka berpapasan dengan Lucifer dan Roy yang akan menaiki anak tangga. Lee dan Kim menghentikan langkahnya dan menggeser sedikit tubuhnya hingga menempel di tembok


" Apa kalian akan pergi ?". tanya Lucifer


" Iya ada hal penting yang harus aku selesaikan ". jawab cepat Lee


" Baiklah !". paham Lucifer berlalu menaiki anak tangga di ikuti Roy di belakangnya begitu pun dengan Lee dan Kim mereka melanjutkan langkahnya menuruni anak tangga


Sementara itu, setelah Kai tiba di kamarnya dia segera memasukkan semua pakaian nya ke dalam lemari setelah itu Kai merebahkan tubuhnya di atas kasur king size yang baru saja menjadi milik nya


" Ini melelahkan ". ucap pelan Kai di sertai dengan senyum tipis di salah satu sudut bibirnya tak memerlukan waktu lama akhirnya Kai terlelap karena rasa lelah akibat perjalanan nya


Justin berdiri di depan sebuah pintu dengan perlahan Justin membuka nya dan berjalan masuk ke dalam dan nampak lah sang Princess tengah berdiri di atas balkon sedang menikmati sinar mentari di siang hari


" Baby di sini sangat panas ". kata Justin berjalan mendekati Princess tapi Princess hanya diam saja


" Baby , apa kau baik-baik saja eum?". tanya Justin sambil memeluk Princess dari belakang dan mengaitkan dagu nya di salah satu pundak Princess


" Ada sedikit masalah honey ". kata Princess tanpa melihat Justin dan tetap fokus ke arah depan menatap luasnya hutan di belakang Mansion Vlaron


" Bukan kah hidup mu memang penuh masalah baby ? ". kata Justin memutar tubuh Princess hingga berbalik menatap nya


Princess mengerutkan kedua alisnya menciptakan guratan di dahinya sedangkan Justin nampak tersenyum smrik sambil terus menatap mata Princess yang juga menatap nya tajam


" Apa yang kau ketahui honey ?". tanya Princess pada Justin sambil tersenyum smrik


Pasangan yang cukup aneh ( menurut author )


" Banyak hal baby , banyak hal yang aku ketahui dari mu dan banyak hal juga yang selama ini kau sembunyikan dari ku tapi aku yakin suatu hari nanti aku pasti akan tau semua tentang diri mu baby ". kata Justin terdengar lembut di telinga sang Princess . Satu tangan Justin menata rambut Princess yang menutupi wajahnya dan menyelipkan nya di belakang telinga milik Princess , Justin terus menatap wajah cantik bak bidadari itu di hadapan nya dan membuat sang empunya wajah menebarkan rona merah di pipinya


" Honey,,, !". Princess mencubit pelan perut Justin dan membuat Justin terkikik geli


" Hentikan baby! kemarilah ". Justin menarik tangan Princess dan membawa nya menuju ke sebuah sofa di balkon itu


Justin duduk di sofa sedangkan Princess masih nampak berdiri tidak mau duduk di sana hingga Justin menarik tangan Princess alhasil Princess duduk di pangkuan Justin saat ini


" Honey apa yang kau lakukan ?". tanya Princess saat Justin memeluk nya erat dari arah belakang


" Biarkan saja baby kau adalah milikku !". klaim Justin pada Princess dan membuat Princess tersenyum tipis


" Honey lepaskan !". Princess melepaskan tangan Justin secara paksa dari perut nya yang tadi melingkar sempurna lalu Princess berdiri di depan Justin sedangkan Justin nampak kesal di buatnya tapi Princess malah tersenyum manis


" Oh astaga honey , apa kau cemburu hah ?". ejek Princess pada Justin


" Tidakk!!!". elak Justin membuang wajahnya ke sembarang arah


" Ayoklah honey , ! ". Princess lalu kembali duduk di pangkuan Justin tapi saat ini dia duduk berhadapan dengan kedua kaki Princess melingkar sempurna di perut berotot milik Justin , tangan sang Princess mengelus pelan wajah Justin sedangkan Justin mengeratkan pelukannya pada Princess


" Jangan cemburu kepadanya honey , aku hanya milikmu hanya milikmu !". kata Princess sambil jari telunjuk nya menunjuk dada Justin di depannya


Justin menatap Princess di hadapan


" Aku milikmu dan Kau adalah milikku tak akan aku biarkan orang lain merebut mu , baby !". kata Justin lalu memeluk Princess erat sedangkan Princess dia semakin menenggelamkan kepalanya di dada bidang milik Justin


" Honey ,,!". kata Princess pelan


"Kenapa ?". tanya Justin dengan salah satu tangan nya mengelus rambut Princess dengan lembut


" Aku mengantuk !". kata Princess pelan


" Tidur lah baby !". Justin semakin mengeratkan pelukannya pada Princess


" Honey kau sangat wangi aku menyukai wangi parfum mu ini ". kata Princess pelan


" Aku tak akan mengganti parfum ku bila kau sangat menyukainya baby ". kata Justin


" Eummm!".


" Tidur lah baby ". Justin mengelus-elus rambut Princess dengan lembut dan penuh kasih sayang


Di sisi lain Mansion Vlaron tepatnya di lantai 2 di ruang pribadi milik Lucifer nampak beberapa orang sedang memasang komponen komputer yang baru saja datang tadi. Di pojokan 4 pria tampan itu duduk dengan anteng nya siapa lagi kalau bukan duo R dan duo L , Roy , Rion , Lucas dan Lucifer


Empat pria tampan kesayangan sang Princess , siapa yang tak mengenal mereka semua Lucifer si penguasa China di bantu oleh Roy sedangkan Lucas CEO Citrus Corporation dan jangan lupakan si Rion pria blasteran itu merupakan salah satu penguasa di dataran Rusia dan tidak banyak orang yang mengetahui nya


" Berapa lama lagi ?". tanya Lucas , nampak nya pria itu sudah tidak sabar untuk mencoba game terbaru keluaran CM Gamers


" Sebentar lagi !". kata Lucifer


" Apa dia memberikan nya secara cuma-cuma ?". tanya Rion dan alhasil membuat 3 pria tampan lain nya menatap nya


" Kau pikir dia akan meminta bayaran hanya karena sebuah komputer game ? cihhh,,, manusia itu tidak semiskin itu ". kata Lucas kesal


" Kenapa kau sangat kesal ? apa karena mereka memiliki saham di CM sedangkan kau tidak ?". tanya Lucifer sedikit tertawa


" Jadi kau cemburu ?". giliran Roy yang bertanya dan Lucas hanya memutar kedua bola matanya dengan sangat malas dan mendapatkan gelengan dari yang lain nya


" Untuk apa aku cemburu , aku ini seorang CEO ". bangga Lucas


" Iyaa iyaaa baiklahh ". cebik Lucifer sedikit tertawa mengejek dan di ikuti yang lain nya


" Hey hentikan , kenapa kalian terus saja menggoda ku !". geram Lucas melihat mereka yang terus saja menertawakan raut wajah Lucas


" Lapor Tuan Muda , semua nya sudah selesai saya setting . Tuan Muda sudah bisa mencoba nya ". kata seorang penjaga di sana menghampiri Lucifer dkk


" Baiklah , kalian bisa pergi sekarang !". kata Lucifer bangkit berdiri dan penjaga itu mengkode semua rekan nya agar pergi


" Wahh ini benar-benar keren ". puji Lucas


" Lumayan !". tambah Rion


" Lumayan ? ". tanya Roy pada Rion


" Ya lumayan untuk server sekelas CM , hahahaha ". gela tawa Rion membuat Lucas dan Lucifer menoleh pada mereka berdua


" Kalian kenapa?". tanya Lucas


Rion dan Roy saling lirik kemudian menggeleng bersamaan


" Aku yang ini !". Roy pun mengambil stick ps berwarna hitam


" Kau ambil saja semuanya ". ketus Lucas mengambil stick berwarna putih sambil mendengus kesal


" Aihhhhh ,,, kalian ini kenapa sebenarnya ? Ayo duduklah kita akan bermain!". kata Lucifer lalu duduk lesehan di sebuah karpet di sana . Roy , Rion dan Lucas pun mendekat mereka duduk sejajar sambil memegang stick ps masing-masing


" Bagaimana kalau kita bermain yang ini saja , mountain tracking !!". kata Lucas sambil menaikkan kedua alisnya mengkode yang lain nya


" Baiklah yang kalah akan memberikan gaji nya pada yang menang selama 3 bulan ?". celetuk Roy


" Ckk,,,, apa kau jatuh miskin Roy hingga kau menginginkan gaji ku ?". ketus Lucas


" Hahahaha ,,, jadi kau sudah optimis kalah ?". kata Rion


" Berhenti meledek ku atau akan ku buat lengan mu yang masih terperban itu kembali terluka ". geram Lucas


" Lakukan saja ". cibir Rion


" Hentikan !! Ayok kau duluan ". Lucifer mengkode pada Lucas


Akhirnya ke 4 pria tampan itu fokus bermain game


Sedangkan di sisi lain sang Princess terlihat sangat menikmati tidur siang nya . Justin sudah membawa Princess ke kamar nya dan menidurkan bidadari kecil nya itu di kasur king size miliknya


Waktu berlalu begitu cepat , malam pun tiba . Semuanya sudah berkumpul di meja makan . Princess menatap dua pria di hadapannya kemudian beralih menatap maid yang berdiri di sebelahnya


" Di mana mereka ?". tanya Princess


" Mereka makan malam di ruang pribadi Tuan Muda , Nona ". kata maid itu


" Baiklah, kau bisa pergi". kata Princess pada maid itu


" Kenapa mereka tidak turun ? ". celetuk Justin sambil mengambil nasi dan lauk nya


"Mereka terlalu asik bermain , biarkan saja dulu mereka bersenang-senang karena setelah ini mereka akan lembur!". seringai tipis di wajah sang Princess membuat Kai dan Justin di depan nya seketika merinding


Kai melirik Justin di sebelah nya begitu pun dengan Justin yang melirik Kai . Mata mereka bertemu bukan tatapan permusuhan tapi tatapan ketakutan karena seringai gadis kecil di depan nya


" Kalian pun akan lembur!". kata Princess lagi


Huukkkss


Huukkkss


Justin dan Kai tersedak secara bersamaan saat mendengar ucapan Princess


" Tapi kenapa kami harus lembur?". tanya Justin


" Nanti juga kalian akan tau !". ucap enteng Princess


Justin dan Kai saling lirik sejenak kemudian mereka melanjutkan acaranya makan nya berbeda dengan Princess , gadis itu nampak sedang memikirkan sesuatu . Raut wajahnya sulit di baca . Dengan perlahan Princess ngunyah makanan nya dengan sangat tidak berselera , mood nya sedang tidak stabil dan Justin bisa merasakan itu


'' Baby? are you okey ?". tanya Justin di sela makan nya


" Eummm!".


" Apa ada masalah ?". timpal Kai


" Lanjutkan acara makan kalian , aku sudah selesai !". kata Princess bangkit berdiri lalu meninggalkan meja makan


" Pasti ada yang tidak beres !". kata Kai


" Kau benar !!". Justin pun bangkit berdiri lalu menyusul Princess sedangkan Kai masih melanjutkan acara makan nya


"Apa Erick sudah tau yang terjadi? setelah ini aku harus menghubungi nya ". gumam Kai


" Kanan , kau yang ke kanan br'engsek !! trus maju apa kau tidak lihat di sana ada jurang ? apa mata mu itu buta ?". geram Lucas , pria itu sangat bersemangat saat ini


" Aissss hentikan !! aku sangat lelahh ". Roy merebahkan tubuhnya di atas karpet begitu pun dengan Rion


" Ahhh ini melegakan! ". Lucifer datang sambil membawa sebotol minuman dingin lalu meneguknya di depan Lucas


" Kenapa hanya mengambil satu ? ". tanya Lucas


" Kau kan bisa mengambil nya sendiri ". kata acuh Lucifer melenggang pergi lalu ikut merebahkan diri bersama Roy dan Rion, sedangkan Lucas langsung bangkit dan menuju ke lemari pendingin di ujung ruangan


" Dasar bocah sialan !". kesal Lucas sambil membuka minuman kaleng di tangan nya


" Lihat banyak sekali game nya berapa minggu kita akan menghabiskan nya ?". celetuk Rion


" Entahlah tapi aku tidak yakin setelah ini kita bisa bermain lagi ". kata Roy


" Memang nya kenapa kita tidak bisa bermain ?". tanya Lucas ikut bergabung


" Sepertinya kita akan lembur !". kata Rion


" Apa ada masalah ?". Lucifer menatap Rion di sebelah nya


" Sedikit ". ucap Rion


" Aku yakin tidak sedikit ". celetuk Roy


" Kita lihat drama apa lagi yang akan di lakukan si Jerry itu ". kata Lucas sambil meneguk minuman kaleng nya


" Waoo sepertinya perang besar akan segera terjadi ". kata Lucifer menyeringai


" Kau benar dan aku sudah tidak sabar mengemudikan burung besi itu ". celetuk Rion


" Hehhh ,,, bukan kah kau mempunyai kapal selam ?". tanya Lucas menaik turunkan keduanya alis nya


" Yaa! tapi lebih mengasyikkan bila mengemudikan burung besi itu ketimbang harus berada di kedalaman lautan ". ucap Rion


" Baiklah aku yang akan mengendalikan kapal selam mu itu ". celetuk Roy dengan seringai di wajahnya pertanda Roy sudah mempunyai rencana untuk kedepannya


" Rasanya tidak sabar menunggu hari itu terjadi ". sahut Lucifer