Princess Vlaron

Princess Vlaron
Kedatangan Chen Morgan



Suasana di meja makan tampak hening hanya dentingan sendok dan garpu yang terdengar . Meja makan di Markas The CL cukup banyak dan besar . Satu meja bahkan bisa menampung 30 orang . Nampak di meja makan sekarang terlihat Cleo , Mark , Roy , Rion , Lucas , Lucifer , Justin dan Princess . Semua makanan nampak begitu lezat tentu saja itu semua karena chef handal duo R dan one L siapa lagi kalau bukan Roy , Rion dan Lucas


Di sela acara makan mereka terdengar suara bunyi mobil telah memasuki pelataran Markas The CL suaranya yang halus menandakan bahwa itu bukan lah mobil yang murah atau murahan


Di luar Markas The CL nampak seorang pria tampan baru turun dari sebuah mobil mewahnya dengan gaya super cool nya siapa lagi kalau bukan Chen Morgan sang CEO CM Gamers


Princess tersenyum tipis dia langsung menghentikan acara makan nya dan beranjak bangkit lalu melesat pergi meninggalkan mereka yang terus menatap kepergian sang Princess


Chen berjalan memasuki Markas tanpa halangan karena sebelumnya Princess sudah memberitahukan pada Anggota nya kalau akan ada tamu yang berkunjung ke Markas nya


" Kau gadis tengik , Aku menelpon mu tapi ponsel mu terus saja tidak aktif ! sebenarnya apa mau mu hahh ? kau membuatku khawatir ". kata Chen saat melihat Princess tengah berjalan ke arah nya


" Kau khawatir pada ku benarkah ?". tanya Princess saat sudah berada di hadapan Chen


" Ckk,,,,, menyebalkan !". gerutu Chen langsung memeluk Princess dan Princess pun membalas nya sekilas lalu mendorong dada Chen hingga pelukan itu terlepas


" Aku masih ingin memeluk mu gadis nakal !". decak Chen tak terima bila pelukan nya hanya sebentar


" Baby!". Justin berjalan lalu menghampiri Princess di ikuti yang lain nya


Chen menoleh begitu pun dengan Princess . Nampak Lucifer memperhatikan Chen dengan sangat seksama dan itu membuat Chen hanya mendengus kesal


" Hey kau belum mengatakan apa yang sebenarnya terjadi ?". tanya Chen tanpa memperdulikan yang lain nya


" Tanpa aku beritahu kau pasti sudah tau bukan !". Princess melenggang menuju ke arah sofa lalu duduk di sana


" Seperti nya wajah mu tidak asing ?". seru Lucifer mengelilingi tubuh Chen menelisik setiap sudut bagian tubuh Chen dari ujung rambut sampai ujung kaki


" Kau pikir wajah tampan ku ini pasaran begitu ?". Chen mendengus lalu beranjak ke arah Princess lalu duduk di depan nya


Justin pun mendekat lalu duduk di samping Princess. Begitupun yang lain nya mereka ikut duduk tanpa ingin ikut bertanya toh nanti mereka juga akan tau siapa Chen sebenarnya


" Dia Chen Morgan , CEO Starlight Company ". jelas Princess dan Justin hanya menganggukkan kepalanya


" Tanpa kau memberitahu nya dia pasti sudah tau siapa aku !". decak Chen tersenyum smrik ke arah Justin sedangkan Justin hanya menampilkan wajah datarnya


" Kau si YouTubers itu kan ? Chen Morgan CEO CM Gamers juga ? benarkan ?". tanya Lucifer beruntun dan membuat semua pasang mata menatap diri nya


'' Ckk,,, ternyata kau juga mengenal siapa aku ". kata Chen


" Astaga apa kau lupa kita sering bermain bersama bukan ? Ck,,,, apa kau melupakan aku ?" . Lucifer menaik turun kan kedua alis nya


" Hahaha tentu saja tidak Lc ! aku hanya bercanda ". Chen terkekeh saat melihat raut wajah Lucifer


" Cihhh !". decih Lucifer


" Jadi dimana mereka yang berani melukai gadis kesayangan ku ?". tanya Chen


" Gadis kesayangan?". tanya Justin


Chen melirik ke arah Princess saat mendengar pertanyaan dari Justin tapi Princess hanya diam saja menampilkan wajah dingin nya


" Kau juga sudah tau siapa gadis yang aku maksud bukan ? setiap tetes darah yang keluar dari dalam tubuhnya harus di balas dengan mengeluarkan seluruh darah musuh nya dan kau tentu saja sudah tau bukan ?''. tanya Chen melirik Justin sekilas dengan senyum smrik nya


" Mereka berada di ruang bawah tanah kau bisa menemui mereka . Aku serahkan mereka pada mu dan Lucifer akan menunjukkan tempatnya kau bisa mengikuti dia ". kata Princess bangkit berdiri . Chen mendongak menatap Princess


" Roy , Rion ikut lah dengan ku ada hal yang sangat penting yang ingin aku bicarakan !". kata Princess melirik Rion dan Roy lalu Princess melenggang pergi meninggalkan mereka semua


Chen masih menatap kepergian Princess . Justin nampak menghembuskan nafasnya pelan perkataan Princess merupakan perintah mutlak untuk mereka semua . Lucifer bangkit berdiri


" Ayok !". kata Lucifer melesat pergi


Roy dan Rion pun pergi mengikuti langkah Princess


Chen , Justin , Lucas, Mark , Cleo dan Lucifer menuju ke ruang bawah tanah di mana Oca serta kedua orang tua nya di sekap


Lucifer membuka pintu ruangan itu


Oca serta kedua orang tua nya yang di ikat pada sebuah kursi dengan mulut di lakban berusaha untuk berbicara tapi tak bisa . Mereka pun kaget ketika melihat tatapan mereka semua seperti ingin membunuh Oca serta kedua orang tua nya


Chen berjalan ke sudut ruangan dia menarik sebuah kursi kayu . Gesekan kaki kursi berbenturan dengan lantai keramik membuat bunyi yang begitu ngilu di telinga . Chen menarik kursi itu sampai di depan Oca lalu Chen duduk di sana dengan senyum smrik di wajah tampan nya Chen terus menatap Oca tersenyum mengejek


Oca yang melihat itu bergidik ketakutan tubuh nya gemetaran raut wajahnya pucat pasi . Chen lalu melepaskan lakban itu dari mulut Oca dengan satu tarikan kasar


" Hahhh ,,,hahhhh !! siap kau hahh ? lepaskan aku sekarang ". Oca mengatur nafasnya lalu berteriak di depan Chen sedangkan Chen dia nampak terkekeh


Justin dan yang lain nya masih setia menjadi penonton mereka tidak ingin ikut campur mengingat perkataan Princess tadi bahwa Princess menyerahkan Oca serta kedua orang tua nya pada Chen


" Kau lumayan cantik Nona tapi sayang nya kau berani membuat kesayangan ku terluka jadi kau harus membayar nya !". Chen membelai lembut pipi Oca lalu dia mencengkram pipi itu dengan kasar membuat Oca menahan sakit


" Saakitt ,,,,, tolong .... !'.isak Oca mengeluarkan air mata nya . Oca melirik pada Justin berharap bahwa Justin akan menolong nya tapi Justin nampak diam saja. Chen mengikuti arah pandangan Oca


" Jangan berharap dia akan menolong mu !". Chen semakin mengeratkan cengkraman tangan nya dan itu membuat Oca terus meringis kesakitan


Yhuna hanya bisa meneteskan air mata nya dalam diam dia tak mampu berbuat apa-apa saat ini begitu pun dengan Adam mereka hanya menjadi penonton menyaksikan apa yang terjadi dengan putri semata wayangnya


" Kau seharusnya tidak melakukan itu tapi sudah terlambat aku tak akan mengampuni mu !". kata Chen melepas cengkraman tangan nya lalu Chen bangkit berdiri dan melepaskan lakban di mulut Yhuna dan Adam


" Lalu kalian berdua ? hemmm.... apa yang harus aku lakukan ?". Chen menopang sebelah tangan nya di dagu seraya berpikir


Adam yang melihat itu hanya mampu menelan Saliva nya . Aura Chen sungguh mengerikan saat ini


"Lepaskan aku ! aku tak terlibat dalam semua ini ". Yhuna memberontak berusaha melepaskan diri


" Mama apa yang kau katakan bukankah kau yang memberikan ide untuk melenyapkan gadis sialann itu ". pekik Oca tak terima dengan perkataan Mama nya


" Apa !!! jadi ini semua ulah mu Yhuna kenapa kau menjerumus kan putri kita ke dalam jurang maut !". geram Adam


" Hentikan drama payah ini ". Chen merasa sangat bosan dia berjalan mengelilingi Oca Yhuna dan Adam


Chen terus berjalan. Oca hanya diam dengan tubuh gemetaran luka di perut nya kembali mengeluarkan darah karena dia terus saja memberontak. Yhuna pun menutup mulutnya dengan rapat sedangkan Adam pria itu nampak shock sampai dia menjadi lemas seketika


" Apa yang akan dia lakukan?". Lucifer melirik Lucas


" Entahlah!". Lucas mengangkat kedua bahunya acuh . Justin masih menatap Chen saat ini. Mark dan Cleo saling lirik tapi kemudian mereka mengangkat kedua bahunya juga pertanda mereka tidak tau apa yang akan terjadi


" Apa yang lakukan ?". teriak Oca saat Chen menyentuh bagian belakang lehernya


" Tidak ada !". sahut Chen santai sambil menempelkan sesuatu di belakang leher Oca


" Apa yang kau lakukan pada putri ku ??". tanya Yhuna. Chen melirik Yhuna lalu Chen mendekat dan mengeluarkan sesuatu dari balik jas hitam nya dan menempel kan nya pada bagian belakang leher Yhuna begitu pun dengan Adam dari kejauhan itu pun tak luput dari perhatian Justin dkk yang masih setia berdiri di depan pintu tapi mereka tak tau benda apa yang di tempelkan pada tubuh Oca serta kedua orang tua nya


Chen menyeringai kemudian dia berdiri di depan mereka bertiga. Oca merasakan ada sesuatu yang semakin menempel di lehernya dan itu semakin erat seperti nya benda itu seperti memiliki energi menghisap begitupun dengan Yhuna dan Adam mereka merasakan hal yang tidak nyaman dan membuat tubuh mereka bergerak kesana-kemari


" Apa kalian merasakan sesuatu ?". Chen menundukkan tubuh nya lalu sedikit mencondongkan tubuh nya ke depan menatap Oca serta kedua orang tua nya


" Tidak !". sarkas Oca berusaha menutupi apa yang sedang terjadi di dalam diri nya


" Baiklah kalau begitu aku akan pergi !". Chen kembali memposisikan dirinya seperti semua lalu dia berbalik dan meninggalkan Oca serta kedua orang tua nya


" Apa yang kau lakukan ? ". tanya Lucas menghentikan langkah Chen


" Ayok keluar sebelum kalian nanti mandi dengan kembang tujuh rupa ". kata Chen santai tapi tidak dengan mereka . Chen yang acuh pun melenggang melewati mereka begitu saja


" Lepaskan akuu ! Hiksss hiksss Justin tolong aku !". teriak Oca tapi Justin nampak diam tak bersuara lalu Justin pun berbalik meninggalkan ruangan di ikuti yang lain nya


" Apa yang pria itu pasang di tubuh kita ?". tanya Yhuna


" Rasanya sangat sakit Ma ". kata Oca mulai merintih kesakitan


" Lihat saja nanti!". kata Chen


" Kapan?". Lucas terlihat sangat geram pada Chen


Bommmmmm


Bommmmmm


Bommmmmm


Tiga ledakan besar membuat mereka kaget


" Apa itu ?". tanya Lucifer


" Itu yang akan terjadi !". Chen tersenyum smrik lalu melanjutkan langkahnya sedangkan Justin dkk berlari menuju ke ruang bawah tanah di mana Oca dan kedua orang tua nya di sekap


" Astaga !!!". Lucas membelalakkan matanya ruangan itu sudah di penuhi dengan ceceran darah serta potongan daging di sekitarnya. Tubuh Oca hancur berkeping-keping begitu pun dengan kedua orang tua nya


Chen memasang bom peledak dengan skala sedang di tubuh mereka oleh sebab itu mereka meledak dalam rentan waktu yang sedikit lama sekitar 15 menit oleh sebab itu Chen masih bisa mengobrol setelah memasang bom itu pada mereka


Justin hanya diam hati nya sedikit teriris saat melihat itu bagaimana pun Oca dulu pernah hadir di hidup nya dan membuat dirinya bahagia . Justin menghembuskan nafasnya pelan lalu dia berbalik meninggalkan ruangan itu di mana Lucas dan Lucifer masih bengong di sana. Mark dan Cleo pun sudah pergi mereka sudah biasa dengan ledakan seperti itu


Di lantai dua Markas . Princess duduk dengan menyenderkan punggungnya pada sandaran kursi . Princess pun mendengar ledakan tadi begitu pun dengan Rion dan Roy


" Jadi apa kalian sudah paham?". tanya Princess


" Kami paham!". ucap kompak Rion dan Roy


" Baiklah cepat kerjakan dan jangan membuang waktu !". kata Princess bangkit berdiri lalu melesat pergi. Roy dan Rion pun mengikuti Princess


Chen kembali ke ruang tamu nampak suara langkah kaki terdengar menuruni anak tangga. Princess dengan raut wajah datar nya sedang berjalan ke arah Chen di belakang nya ada Rion dan Roy yang seperti bodyguard untuk sang Princess


" Sudah selesai bermain nya ?". tanya Princess


" Sudah !". santai Chen


Justin menghampiri mereka . Princess melirik Justin sekilas lalu kembali menoleh pada Chen


" Kembali lah ke Irlandia sekarang juga ". perintahnya


" Apa ? sekarang ? kau tak mengijinkan aku menginap di sini ? sehari saja ". rengek Chen


" Tidak ! apa kau jatuh bangkrut hingga tak punya rumah sampai ingin menginap di Markas ku ". seru Princess


" Ayoklah!".


" Tidak!!!'' Princess menatap Chen tajam


" Biarkan saja dia menginap di sini ". kata Lucas menghampiri mereka


" Tidak kak , dia harus segera kembali ke Irlandia karena ada tugas yang belom dia selesai kan ". kata Princess


" Tugas apa itu ?". sahut Lucifer tiba-tiba saja sudah berada di samping Chen


" Chen apa kau tak mendengar kan aku ? atau kau mau aku menarik semua saham ku di Perusahaan mu ?". ancam Princess


" Yaya aku akan pergi !". cebik Chen


" Tunggu dulu ! saham ?". Lucifer menaikkan sebelah alisnya


" Eummm saham ku di CM Gamers ". sahut Princess


" Benarkah kau punya saham di sana?". tanya Lucifer


" Tentu saja dia punya bahkan 60 % saham di CM Gamers punya dia !". cebik Chen


" Benarkah?". Lucifer kembali berbinar tatkala mendengar hal itu


" Kenapa? apa kau menginginkan saham itu ? atau menginginkan CM Gamers menjadi milik mu ? akan aku penuhi keinginan mu Lc ". kata Princess tersenyum mengejek ke arah Chen


" Hey tunggu apa maksudnya itu ". geram Chen


" Kenapa? aku bisa aja memberikan saham ku atau aku membeli CM Gamers dan akan aku berikan pada adik kesayangan ku ini !". kata Princess


" Apa kau yakin ?". tanya Lucifer dengan mata berbinar nya


" Tentu !".


" Tidakk !". sarkas Chen


" Aku tak akan menjual CM Gamers pada siapapun juga berikan saja saham mu pada Lc tapi jangan membeli Perusahaan yang susah payah aku bangun . Kau selalu saja punya cara untuk mengancam ku !". geram Chen


" Baiklah Lc setengah saham ku akan menjadi milik mu ". kata Princess


" Hanya setengah ? bukankah tadi kau bilang akan memberikan semuanya ?". tanya Lucas yang ingin ikut angkat bicara


" Setengah nya itu 30 % itu sudah banyak kau tidak tau kalau 1 % saham di CM Gamers setara dengan 50 Triliun !". jelas Chen


" Apaaa !!!". pekik Lucas dan Lucifer secara bersamaan mereka begitu shock dengan harga saham di pasar dunia game


" Kenapa kalian kaget ? bukan kah kalian juga tau harga segitu cukup untuk perusahaan raksasa sekelas CM Gamers ". bangga Chen tersenyum smrik


" Chen pergi sekarang !". usir Princess


" Baiklah ! oh ya kalian berdua apa ingin menambah saham kalian lagi?". Chen melirik duo R


" Mereka ?". Lucas menunjuk Rion dan Roy


" Ya mereka punya masing-masing 5 % saham di CM Gamers ". jelas Chen


" Apa!!!". pekik Lucas dan Lucifer secara bersamaan mereka tambah shock ketika mendengar bila Rion dan Roy mempunyai saham di CM Gamers


" Kami tak ingin menambah nya itu sudah lebih dari cukup !". kata Roy mewakili Rion dan Rion pun mengangguk kan kepalanya


Mereka semua cukup kaget dengan apa yang baru saja terjadi


" Astaga ini benar- benar di luar jangkauan ku !". kata Lucas menatap tajam duo R


" Chen !". kata Princess penuh penekanan


'' Baiklah aku pergi!". Chen pun pasrah dia melesat pergi meninggalkan Markas The CL


" Kalian sungguh luar biasa !". puji Lucifer dengan mengacungkan kedua jempol nya pada duo R


" Cihhh kalian membuat ku kesal !". Lucas mendengus lalu melenggang pergi begitu saja tentu dia sangat kesal pada duo R bisa- bisa nya mereka memiliki saham di CM Gamers dan tidak memberitahu itu pada Lucas


" Kenapa dia terlihat marah?". tanya Rion


" Dia pasti cemburu karena dia tak memiliki saham di CM Gamers !". kata Lucifer


" Roy , Rion cepat kerjakan tugas kalian setelah itu kembali lah ke Mansion Vlaron secepatnya !". kata Princess


" Baik!". kata Roy dan Rion kompak mereka pun segera pergi


" Tugas apa yang kau berikan pada mereka ?". tanya Lucifer


" Tugas yang sangat penting !". kata Princess kemudian berlalu pergi meninggalkan Lucifer dan Justin yang yang masih mematung di sana