Princess Vlaron

Princess Vlaron
Kai mengalami kecelakaan



Princess menatap nanar gundukan tanah di hadapan nya. Cairan bening tiba- tiba keluar dari mata nya Princess langsung menyeka nya secara perlahan


Nampak dari kejauhan seorang pria paruh baya tersenyum sinis menatap ke area makam lalu kembali memakai kacamata hitam nya kemudian berlalu masuk ke dalam mobil


Hari mulai petang jam menunjukkan pukul 5 sore .Rintik air hujan menambah kesan bahwa alam pun sedang bersedih


" Aku sungguh tak mengerti ! tapi aku akan berusaha untuk menerima takdir ". kata Princess mengusap batu nisan itu


Michael , Alex serta Kai menatap ke arah Princess dengan tatapan sulit di artikan . Pemakaman Max di lakukan dengan sangat tertutup dan tidak melibatkan pihak luar


" Ayok kita kembali hari sudah petang !". kata Michael


Princess bangkit lalu berbalik melangkah maju mendekati Michael " Eummm!". gumam Princess


" Aku ingin bicara berdua dengan mu !". Michael menarik tangan Princess secara paksa


" Lepaskan aku !". Princess menghempaskan kasar tangan Michael yang menyentuh tangan nya menyebabkan dia terhuyung ke belakang untung saja Kai dengan sigap menahan tubuh Princess agar tidak jatuh


" Kau tak apa ?". Kai menatap Princess di hadapan nya . Princess berbalik menatap Kai . Senyum dari bibir Princess tersungging menatap kagum wajah putih mulus tak ternoda di hadapan nya dia sungguh bukan wanita munafik dia mengakui kalau Kai benar-benar tampan . Princess memang mengilai pria-pria tampan tapi bukan menyukai atau cinta hanya rasa kagum saja atas ciptaan Tuhan


" Ahh iya aku tak apa !". Princess tersadar dari lamunan nya lalu melepaskan pegangan tangan Kai lalu beralih menatap tajam ke arah Michael


" Jangan pernah menyentuh ku Om !". kata Princess


" Om ?". Michael melototkan mata nya tatkala gadis kecil di hadapan nya memanggil nya dengan sebutan Om


" Tentu saja ! kau lebih cocok menjadi Om ku ". datar Princess


Kai dan Alex saling lirik melihat perdebatan tuan mereka


" Aku ingin bicara empat mata dengan mu sekarang!". kata Michael


" Yaa baiklah tapi jangan menyentuh ku !". kata Princess melenggang pergi


mereka berjalan menuju ke arah parkir


" Kau ikut dengan ku tanpa Kai ! Kai akan satu mobil dengan Alex !". kata Michael


Princess berbalik menatap Michael" Kenapa Kai tak boleh ikut?". tanya nya


" Aku tak punya urusan dengan nya ! ". datar Michael berjalan nenuju ke arah mobil nya " Arkhhhh kenapa ban mobil ini tiba-tiba bocor ". geram Michael menatap ban mobil nya


Princess dan yang lain nya mendekat . Princess hanya melipat kedua tangan nya di depan dada sedangkan Michael masih terlihat kesal menendang ban yang bocor itu


" Kau bisa pakai mobil ku ! ". Alex memberikan kunci mobil nya pada Michael


" Eummm!" datar Michael menerima kunci mobil Alex lalu masuk ke dalam sana di ikuti Princess . Mobil mereka keluar dari area pemakaman sedangkan Kai dan Alex saling lirik mereka menghembuskan nafasnya kasar secara bersamaan


" Apa kau bisa membantu ku untuk menganti ban nya ?". tanya Alex


" Ya tentu !". jawab Kai


Mereka pun bekerja sama untuk menganti ban mobil itu . Beberapa lama kemudian akhirnya mereka selesai menganti ban mobil milik Michael


" Akhirnya !". Alex menyeka keringat yang membasahi dahi nya hari sudah mulai gelap tiba-tiba ponsel nya berdering lalu dia merogoh saku nya kemudian mengangkat nya


" Ada apa ?" tanya nya


......................


" Benarkah aku akan segera ke sana !"kata Alex kemudian menatap Kai di sebelahnya


" Kau bisa kembali terlebih dahulu ke Mansion ! aku harus ke markas ada yang harus aku selesai kan". Alex memberikan kunci mobil Michael pada Kai


" Oke !". datar Kai


" Apa kau masih ingat dengan jalan nya ? aku takut kau akan tersesat". Alex terkekeh


" Tentu saja tidak !". acuh Kai memasuki mobil lalu melajukan nya


Alex berjalan menuju ke arah mafioso Black Dragon di sebelah kiri parkiran " Kita ke markas!". titah Alex . Para mafioso pun mengangukkan kepalanya mereka memasuki mobil masing-masing lalu meninggalkan area makam


" Apa yang ingi kau bicarakan?". ketus Princess melirik Michael di sebelahnya


" Ckk,,,, bisakah kau berkata lebih sopan pada yang lebih tua ?". kata Michael


" Baik Om !". kata Princess terkekeh


" Jangan memanggil ku Om ! aku tak setua itu". geram Michael menambah kecepatan mobil nya


Princess hanya menatap ke arah luar tiba-tiba dada nya kembali terasa sakit dia memegang dadanya dengan tangan kanan nya . Princess merasakan sesuatu hal akan terjadi pikiran nya melanglang buana jauh di sana . Michael melirik Princess di sebelahnya tiba-tiba gadis itu menjadi diam dengan raut wajah yang sulit di artikan


" Kau kenapa ?". tanya Michael


" Entahlah aku merasa tidak tenang seperti akan terjadi sesuatu !". kata Princess merogoh saku nya mengambil ponsel nya dia memainkan nya lalu mendekatkan ponsel nya ke telinga kanan nya


" Apa kondisi di sana aman ?". tanya nya


" Ya sangat aman terkendali !". kata Roy di seberang sana


Tuttt


Princess memutuskan sambungan telponnya sepihak lalu memainkan nya kembali


" Bagaimana kondisi di sana ?". tanya Princess lagi . Michael melirik Princess yang sedang menelpon seseorang tapi dia hanya mengangkat kedua bahunya acuh


" Semuanya baik Nona !". ucap seorang pria di sana


Tuttt Princess memutuskan kembali sambungan nya


" Bagaimana di sana Chen ?". tanya Princess untuk ke sekian kali


" Aku sangat baik ! aku sedang berada di Texas saat ini". kata Chen di seberang sana


Tuttt sambungan telpon kembali terputus Princess mengengam erat ponsel nya entah kenapa setelah mengetahui bahwa semuanya baik-baik saja dia tetap tidak bisa tenang


" Kau sebenarnya kenapa ?". tanya Michael tapi Princess tak menjawab dia hanya fokus menatap pepohonan yang terlihat bergerak di luar sana


Drttttt Drrtttt bunyi ponsel milik Michael dia merogoh sakunya lalu mengangkat nya dengan tangan kiri karena tangan kanan nya memegang kemudi


" Ada apa?". tanya nya


" Gawat !!! Kai mengalami kecelakaan aku sudah membawa nya ke markas ! kau cepatlah datang !"


Tuttt panggilan di tutup sepihak


Citttt


Duagh


" Aoo !"? ringis Princess tatkala kepalanya terbentuk dashboard mobil dia mengusap-usap kepalanya menatap tajam ke arah Michael


" Kenapa kau mengerem mendadak bodoh ! apa kau ingin mati hahh!". Princess menatap geram ke arah Michael mobil mereka berhenti tepat di tengah jalan beberapa mobil di belakang mereka terus membunyikan klakson . Michael tersadar lalu melajukan mobil nya dengan sangat cepat dan membuat Princess kaget seketika


" Hey kau pelan kan mobil mu ! aku tak ingin mati muda !". kata Princess


" Diam lah ! Kai mengalami kecelakaan dan sekarang Alex membawa nya ke markas !". kata Michael


Deggg


Princess memblalakan matanya kaget " Apa kau bilang ? kau pasti bercanda kan ?". tanya Princess tak percaya


" Apa wajah ku seperti bercanda !". geram Michael menambah kecepatan mobil nya beberapa saat kemudian mereka sampai di Markas Black Dragon . Princess langsung turun begitupun dengan Michael mereka berlari menerobos masuk ke dalam markas


Beberapa mafioso Black Dragon yang sedang bertugas berjaga di sana tiba-tiba menatap Princess dan Michael yang tengah berlari mereka saling lirik seolah bertanya siapa gadis itu karena untuk pertama kali nya dalam sejarah ada seorang gadis yang masuk ke dalam markas Black Dragon


" Di mana dia ?". Michael mengatur nafasnya begitupun Princess di sebelahnya . Alex menunjuk pintu di sebelahnya dengan mata nya . Princess lalu menerobos masuk melewati Alex secara kasar menyebabkan Alex terhuyung menabrak tembok di belakangnya


" Bagaimana ini bisa terjadi ?". tanya Michael menatap Alex


" Lihat lah sepertinya ini semua sudah di rencanakan !". kata Alex memberikan i-pad nya pada Michael


Princess masuk ke dalam ruangan tatapan nya fokus tertuju pada seorang pria yang terbaring di atas ranjang dengan darah segar di sekujur tubuhnya beberap pria berpakaian serba putih mengelilingi Kai . Princess berjalan mendekat menatap tajam ke arah Kai di lihat nya wajah tampan itu berubah menjadi menyeram kan dengan warna hitam melepuh dengan gelembung di sekitar nya serta luka di sekujur tubuhnya tangan nya bisa di pastikan retak tulang menyembul di siku nya serta sobekan di kepala dan kaki nya bahkan tulang kering di kaki nya terlihat keluar


Princess mengepalkan kedua tangan nya erat dengan tatapan nya siap membunuh lawan nya . Para dokter di ruangan itu menjadi diam seketika merasakan aura dingin yang di keluarkan oleh Princess bahkan saat ini ketiga dokter itu kesulitan untuk bernafas mereka melirik satu sama lain tanpa berucap sepatah kata pun


" Gunakan kemampuan kalian semaksimal mungkin ! aku tak ingin mendengar kabar buruk atau nyawa kalian akan menjadi taruhan nya " . tekan Princess menatap para dokter itu dan mereka pun mengangukkan kepalanya


Princess berjalan keluar dengan raut wajah datar nya tapi tersirat amarah yang tak bisa di jelaskan dengan kata - kata rahang nya mengeras sempurna kedua tangan nya mengepal erat memperlihatnya guratan hijau itu menyembul keluar


Princess menatap Alex dan Michael yang masih fokus dengan i-pad nya dengan langkah cepat Princess menghampiri mereka


Bughh


satu pukulan mendarat sempurna di perut Michael menyebabkan dia terhuyung kebelakang . Princess tak membiarkan celah sedikit pun Michael lepas dari nya Princess terus menyerang Michael dengan membabi buta dan Michael pun tak melawan nya dia sangat tau akan kemarahan Princess oleh sebab itu dia tak melawan dia tau diri ini semua karena kesalahan nya . Alex masih berdiri di sana dengan i-pad di tangan kanan nya Alex mengerjapkan mata tak percaya gadis kecil itu menyerang Michael dengan bringas nya tubuh Alex tiba-tiba bergetar hebat melihat cara Princess menyerang Michael


Mafioso di sana pun terlihat berkerumun menyaksikan untuk pertama kali King mereka kalah dengan seorang gadis kecil mereka saling lirik entah apa maksud nya tapi kemudian menggelengkan kepalanya


Princess masih menyerang Michael sampai akhirnya dia ambruk jatuh ke lantai dengan wajah babak belur " Kau tau ini semua adalah salah mu Michael ! ". kata Princess menarik kerah kemeja Michael


" Aku tau aku salah ! kau bisa melampiaskan amarah mu padaku!". pasrah Michael


" Seharusnya kau yang berada di dalam sana bukan Kai ! ". bentak Princess melepaskan kasar kerah kemeja Michael lalu tatapan nya beralih pada Alex . Princess berjalan mendekat tapi Alex terus berjalan mundur hingga terjerembab jatuh di kursi . Princess tak menyia-nyiakan kesempatan itu dia langsung memukul Alex dengan bringas menghempaskan tubuhnya ke lantai , i-pad itu entah jatuh kemana tapi Alex menatap Princess dengan raut wajah takut nya ini untuk pertama kali bagi seorang Alex di kalah kan oleh seorang wanita


Princess menarik baju Alex membuatnya bangkit berdiri . Princess merogoh sakunya mengambil pisau lipat kesayangannya . Michael dan Alex menatap tak percaya ke arah Princess karena di tangan kanan gadis itu terdapat sebuah pisau lipat yang tak biasa bagaimana pun Michael dan Alex juga menghadiri acara pelelangan pisau itu bahkan Michael yang menawar nya sampai 100 milyar tapi sekarang pisau itu berada di tangan gadis kecil di hadapan mereka


" Apa yang akan kau lakukan". panik Alex tatkala pisau itu sudah berada di udara siap menancap dengan sempurna di jantung nya sedangkan Princess hanya menampilkan wajah dingin dan datar nya


" Jangan ! aku mohon !". Alex mengatupkan kedua tangan nya


" HENTIKAN !". seorang dokter menghampiri mereka . Princess berbalik menatap tajam ke arah dokter itu dengan pisau lipat masih di tangan kanan nya


" Ada apa ?".


" Kondisi pasien sangat kritis dia mengalami pendarahan ! kami memerlukan pasokan darah untuk mengoperasi nya tapi pasokan darah di rumah sakit di sekitar sini sedang kosong saya sudah menelpon seluruh rumah sakit tapi untuk golongan darah pasien sangat sulit di temukan !". dokter itu berbicara dengan sangat hati- hati terlebih dia sudah menyaksikan ke bringasan Princess menyerang King nya


" Apa golongan darah nya ?". tanya Michael sedangkan Princess hanya menampilkan wajah datar nya


" O negatif !". kata dokter itu


" Arkhhh!! golongan darah itu sangat sulit di cari dan di mana sekarang kita harus mencari nya !". Michael frustasi sambil mengacak kasar rambutnya


" Aku bisa mendonorkan nya ! golongan darah ku O negatif !". kata Princess


" Tapi kami memerlukan minimal 2 kantong darah Nona !". kata dokter itu


" Ambil saja darah ku aku tak peduli asalkan dia selamat !". tekan Princess menatap tajam pria di depan nya


" Ahh baiklah ! mari ". kata dokter itu


Princess berbalik menatap Michael dan Alex yang sudah babak belur wajah mereka bahkan sudah memar di sana-sini


" Kalau terjadi sesuatu dengan Kai , aku akan membunuh mu dan membakar markas mu ini beserta isinya !". sarkas Princess berlalu meninggalkan Michael dan Alex


Para mafioso yang masih berada di sana bergidik ngeri mendengar ucapan Princess dan mereka pun membubarkan diri setelah di tatap oleh King nya


Alex dan Michael duduk di kursi di pojokan sana


" Gadis itu bukan gadis biasa !". kata Alex


" Kau benar!". tambah Michael


Princess sedang melakukan tranfusi darah dengan pisau lipat masih berada di tangan kanan nya . Sang dokter di sebelahnya hanya menatap nya datar sambil sesekali bergidik ngeri


"Apa kau yakin Nona ? dua kantong darah itu tak sedikit kau bisa saja jatuh sakit karena nya ". kata dokter itu pelan


" Lakukan saja tugas mu dan jangan banyak tanya ! aku tak akan mati karena dua kantong darah ". ucap Princess


Dokter itu menghembuskan nafasnya kasar menyenderkan tubuhnya di dinding dengan kedua tangan di lipat di depan dada


Beberapa saat sesi donor darah sudah selesai sang dokter langsung melakukan operasi sedangkan Princess masih berbaring di atas ranjang dengan mata terpejam


" Apa kau yakin dia pelaku nya ?". tanya Alex


" Ya! hanya pria itu yang berani melakukan semua ini !". geram Michael mengepalkan kedua tangan nya


" Bunuh pria itu !".


Michael dan Alex menoleh ke sumber suara di lihatnya Princess berdiri dengan wajah pucat pasi nya bibir nya menjadi putih abu-abu dengan tubuh bergetar hebat serta pisau lipat itu masih menyatu sempurna dengan tangan kanan nya


" Bunuh pria itu Michael atau aku akan membunuh kalian semua di sini !". teriak Princess mengema


Michael bangkit berdiri lalu di ikuti Alex


" Aku minta maaf , ini semua kesalahan ku !". Michael berkata seraya menundukkan kepalanya tak berani menatap mata Princess yang seolah ingin membunuh nya


" Pergi ! dan habisi pria itu !" tekan Princess menatap Michael tajam


Michael mengkode pada Alex . Akhirnya mereka pun pergi meninggalkan markas . Princess duduk di sudut sana dengan raut wajah tak terbaca


Sedangkan para dokter di dalam sana tengah mengeluarkan semua kemampuan mereka dengan semaksimal mungkin kalau tidak maka nyawa mereka akan terancam


" Hufttt ! luka di tubuhnya sungguh mengerikan!". kata salah satu dokter itu


" Kau benar ! aku kira dia sudah mati saat aku pertama kali melihatnya ". sahut yang lain nya


" Daya tahan tubuhnya terlalu kuat ! aku rasa dia akan cepat pulih ". tambah yang lain nya


" Hentikan lebih baik kita fokus dengan pekerjaan kita atau gadis itu akan kembali mengamuk aku tak ingin menjadi korban yang kesekian !". kata dokter lain nya


Mereka pun kembali fokus dengan kegiatan nya . Beberapa kali mereka menyeka keringat di dahi nya walaupun tertutup penutup kepala tapi keringat terus mengucur keluar dari tubuh mereka . Sungguh pekerjaan yang sangat sulit bagi mereka saat ini apalagi melakukan operasi plastic untuk memulihkam wajah Kai seperti semula . Mereka di dalam sana saling menghela nafas kasar sambil mengelengkan kepalanya . Biasanya operasi plastic berlangsung cukup lama dengan proses yang sangat rumit tapi sekarang mereka sedang berpacu dengan waktu dan berpacu dengan amarah sang Princess bila terjadi sesuatu hal yang buruk pada pria yang tengah mereka tangani maka kehidupan mereka lah taruhan nya