
" Apa kau yakin kali ini kita akan berhasil ?". Andrew melirik Jerry di samping nya
" Tentu saja !". Seringai Jerry terkesan jahat
" Bisa kita mulai ? ". Kenta sudah bersiap dengan pistol di kedua tangan nya. Terlihat juga Sonia adik dari Jerry menyeringai jahat dengan pistol di tangan kanan nya
" Mari kita mulai !". kata Sonia , dia ingin sekali membalas kematian orang tua nya yang di bantai dengan sadis nya 15 tahun yang lalu oleh beberapa kelompok Mafia itu dan sekarang kesempatan Sonia maka dari itu Sonia ikut ambil bagian dalam penyerangan kali ini
Jerry tersenyum licik melirik adik nya " Ayokk !". ucap Jerry keluar dari tempat persembunyian nya
Asap hitam pekat membumbung tinggi dari beberapa bagian bangunan di Markas Induk Red Fox di Hongkong , dengan luas area sampai 50 kilometer persegi Markas Red Fox sungguh luas . Ledakan terdengar begitu keras memekik telinga yang mendengar nya
Bughhh
Duaghh
Peter membanting setiap musuh yang mencoba menghalangi jalan nya dengan seringai di wajahnya dia melawan musuh dengan sadis nya . Para musuh berdatangan ke arah Peter tapi Peter semakin bersemangat untuk melenyapkan mereka
Di sisi lain Markas terdapat seorang pria yang terlihat melawan musuh dengan bringas nya kaki jenjang nya dia gunakan untuk menendang lawan nya
" Awasss !!". teriak nya sambil berlari dan langsung menarik baju pria yang hampir tertembak oleh musuh
" Siapa kau ?". Roy menoleh pada pria yang sudah menolong nya tatapan tajam Roy menelisik tubuh pria penolong nya itu
" Kawan !!". ucap pria itu langsung berlari meninggalkan Roy di sana . Roy menaikkan sebelah alis nya kemudian berlari menuju ke tempat Lucifer
" Tetap fokus Roy !!!!". teriak Princess di balik earphone nya
" Baik!!". Roy berlari sekencang mungkin menghampiri Lucifer yang tengah melawan pihak musuh . Roy langsung menembak mereka membabi buta
" Shhhhh ahhhh !!!! ini menyenangkan !" . senyum tipis terukir dari bibir Lucifer
Tidak hanya di darat tapi di udara terlihat juga beberapa helicopter terbang dengan membawa sniper terhandal mereka . The Black berdiri tegak di atas sana senjata mereka fokus di arahkan di mana Lucifer berada mereka tentu melindungi Lucifer dari udara . Tanpa perintah dari sang Princess mereka tentu saja akan tetap melindungi Tuan Muda mereka yaitu Lucifer
Bommmm
Helicopter musuh meledak di udara lalu jatuh ke tanah dan hancur berkeping-keping The Black menembak helicopter musuh yang ingin mendekat ke arah mereka
Pesawat nirawak terbang tinggi di udara , itu merupakan milik kepolisian Hongkong serta Departemen Militer angkatan udara Hongkong . Berita penyerangan di Markas Red Fox begitu cepat tersebar pihak polisi begitu terkejut tapi mereka memilih tak ingin ikut campur bukan tak perduli tapi Mafia Red Fox cukup di segani di China oleh sebab itu mereka tak ingin ikut campur asal kan tak ada warga sipil yang terluka
Para dewan direksi bergidik ngeri saat tampilan di layar besar di hadapan mereka menampilkan penyerangan yang begitu luar biasa . Keadaan begitu mencekam bahkan mereka pun terlihat kesulitan untuk bernafas walaupun mereka hanya sebagai penonton bukan pemain
" Sialan !!!! mati kau !". Cleo geram saat beberapa pria mencoba menyentuh diri nya , sepatu hak tinggi setinggi 12 cm menemani diri nya pada situasi apapun . Terdengar suara berirama dari setiap langkah Cleo dengan sekali tendangan pria itu jatuh tersungkur di tanah . Cleo mendekat dan mendaratkan beberapa tendangan di kepala pria itu
" Kalian sungguh menjijikan !". geli Cleo menyeka keringat di dahi nya
Mark dengan kedua belati nya terus menyerang musuh " Yakk kemari kalian dan antarkan nyawa kalian yang tak berguna itu !".
Crasss
Darah musuh mengucur dari leher nya , gerakan cepat dari Mark tak dapat terlihat oleh para musuh
Sretttt
Crassss
Mark begitu lihai dengan kedua belati di tangan nya. Cleo pun menghampiri Mark dengan nafas ngos-ngosan
" Ayokk ! ". Cleo berlari dengan cepat nya . Mark pun mengikuti langkah kaki Cleo
Jerry masih bersembunyi di balik pohon dia masih memantau situasi untuk keluar dan langsung berhadapan dengan Lucifer
Roy melirik Lucifer di sebelah nya di mana Lucifer masih menikmati permainan nya . Roy mengengam erat senjata laras panjang nya dan memberikan tembakan beruntun pada pihak musuh yang datang ke arah nya
Dorr
Dorr
Dorr
" Shhhhh ! Kalian hanyalah tikus kecil !". Roy terus menembak mereka membabi buta
" Keparat !!!". Kenta menyerang pria yang sudah menghalangi jalan nya
" Hahahaha kita bertemu lagi !!!". pria itu menyeringai lalu membuka topeng nya
" Kau !!!". Kenta memblalakan mata nya saat melihat siapa pria itu
" Mari bermain ! bukan kah sudah lama kita tak bermain ?". pria itu mengarahkan pistol nya pada Kenta
" Ckkk,,,,,, dunia terlalu sempit hingga kita kembali bertemu Rick !".Kenta tersenyum tipis
Ya , pria itu merupakan Erick tangan kanan dari Kai
" Jangan banyak omong !". Erick langsung menembak Kenta tapi Kenta dengan lihai nya menghindar dari tembakan yang di berikan oleh Erick
" Arhhhhhhhh ini sungguh menyebalkan !!!". Cleo mengusap bokong nya saat diri nya tersungkur ke tanah
" Ckk,,,, apa hanya itu kemampuan mu ?". Sonia tersenyum mengejek ke arah Cleo
" Yakkk tutup mulut mu itu !". Cleo bangkit berdiri langsung menerjang Sonia . Pertarungan dua wanita itu semakin sengit tak ada yang mau mengalah
Bughh
Sonia terdorong saat kaki Cleo mendarat di perut nya " Sialannn !". geram nya kembali menyerang Cleo
Mark sampai di mana Roy dan Lucifer berada
" Tuan Muda !".
Lucifer menoleh saat mendengar suara yang sangat dia kenali . Lucifer hanya tersenyum tipis
Dorr
Dorr
Tembakan dari Roy terus mengema
Musuh masih terus berdatangan . Lucifer menyapu setiap sudut Markas di mana darah sudah bercecer tak karuan
" Hahhhhh kapan ini akan berakhir !!". geram Lucifer
" Apa kau kelelahan adik ku tersayang ?". Jerry muncul dengan Andrew di sebelahnya
"Tentu saja ! kau sudah menggangu jam tidur ku !". kata Lucifer
" Begitukah? !".
" Ckkk,,,,, aku tau apa tujuan mu ! jadi jangan banyak basa-basi ". geram Lucifer langsung menyerang Jerry
" Mau kemana kau ?". Roy menghadang Andrew yang ingin ikut menyerang Lucifer
" Kita bertemu lagi !". senyum licik terukir dari bibir Andrew
Roy langsung melawan Andrew , mereka tak kalah sengit dari yang lain nya
Bughh
Pukulan telak mendarat di rahang Andrew hingga dia tersungkur ke tanah . Andrew bangkit lalu mengusap sudut bibirnya yang sudah mengeluarkan darah segar " Shitttt !". ucap nya
Andrew kembali melawan Roy . Nafas mereka memburu . Situasi begitu mencekam dingin nya malam tak membuat semangat mereka pudar tapi malah makin membara . Tubuh mereka di pehuni keringat segar
" Ckk,,,,,, pengecut ulung !". desis Cleo saat Sonia melarikan diri . Sonia berjalan terseok-seok bisa di pastikan kaki nya sedikit retak akibat ulah Cleo
" Aku pasti akan membalas mu wanita ja'lang !". geram Sonia menyenderkan tubuhnya di balik pohon
Cappp
" Bedebahhh !!! ". Cleo melempar sepatu hak tinggi nya dan tepat menancap di mata seorang pria yang hendak menyerang nya dengan nafas kian membuncah Cleo mendekat dan mendarat kan tikaman di jantung pria itu setelah memastikan pria itu tewas Cleo mencabut sepatu nya dari mata pria itu lalu memakai nya kembali tanpa dosa
Princess memicingkan mata nya saat melihat kejadian itu . Cleo sungguh mengerikan jika sedang Marah . Lucas menggelengkan kepalanya ternyata Cleo sangat berbeda dari expektasi nya selama ini . Justin hanya menghembuskan nafasnya pelan sambil terus menatap layar besar di depan nya
" Ingat tugas mu Rick !". titah Kai dari balik earphone nya
" Baik Bos !". Erick menyahut sambil berlari menuju di mana keberadaan Lucifer
Bughh
Duaghh
" Sialann !". geram Andrew
Dorr
Dorr
Dorr
Erick menembak mereka yang sedang mendekat ke arah Lucifer . The Black di atas sana masih setia menjadi pemantau sedangkan beberapa The Black juga tengah bersembunyi di balik pohon mereka pun sedang mengawasi Lucifer
" Mati kau !!". Jerry terus menyerang Lucifer. Lucifer pun tak tinggal diam dia menerjang Jerry hingga terhuyung ke belakang menabrak pohon
" Kau yang akan mati !!!". pisau itu sudah berada di udara sedikit lagi akan menancap di tubuh Jerry tapi Jerry langsung menghindar alhasil batang pohon itu yang tertancap oleh pisau Lucifer
" Bedebahhh sialannn !". Lucifer mengejar Jerry yang terus berlari menghindari nya . Sonia masih mengatur nafasnya kaki nya sungguh sakit saat ini
" Sstttttt !". Sonia menarik tangan kakak nya dan langsung membalikkan nya hingga berada di balik pohon besar
" Iyaaa ! kaki ku sangat sakit !". ucap Sonia
Happ
Duaghh
" Kau bukan lawan ku !". Kenta menyeringai saat melihat Erick ambruk dan jatuh ke tanah tapi sebenarnya itu hanya akal-akalan Erick saja karena dia masih ingin bermain-main
" Baik lah saat ini aku tak akan sungkan !". Erick langsung menerjang Kenta dengan bringas nya . Kai di seberang sana hanya bisa tersenyum tipis , Erick memang akan selalu bermain-main dengan lawan nya terlebih dahulu
" Ckkk,,,, kau pengecut !! keluar lah dan hadapi aku ! buktikan kemampuan mu !". teriak Lucifer dia mencari keberadaan kakak nya saat ini . Jerry cukup terluka parah akibat perkelahian nya dengan Lucifer bisa di pastikan saat ini Jerry tak bisa berlari jauh
Markas Red Fox terlihat sangat kacau . Sisa pasukan Jerry hanya 2 ribu saja sisa nya sudah tergeletak tak bernyawa . Mark menyeka peluh yang terus mengucur di dahi nya sesekali dia menggelengkan kepalanya dia kembali merentangkan kedua tangan nya bersiap untuk kembali menyerang
Cleo masih bermain dengan beberapa pria nakal yang terus mengoda nya . Para pria itu tak menyadari siapa yang mereka ngoda saat ini " Mari bermain sayang !". senyum tipis terukir di bibir tipis Cleo
Dengan kemampuan nya , Cleo membabat habis mereka melesat secepat kilat dengan satu pisau di tangan kanan nya . 20 pria itu ambruk dalam hitungan detik . Cleo menyeringai licik kemudian berlalu pergi
" Tuan Muda !". hormat Cleo . Lucifer melirik Cleo sekilas lalu kembali fokus mencari keberadaan kakak nya
" Kita harus pergi . Aku tak ingin mati konyol !". Andrew datang dengan luka tembak di kedua lengan nya . Dia menahan darah yang terus mengucur keluar dari kedua lengan nya
Kenta berlari menghindari serangan Erick bukan karena Erick lebih tangguh atau lebih hebat tapi Kenta lebih baik menyingkir untuk saat ini di mana pasukan nya sudah habis terbantai tentu saja dia tak ingin mati konyol di sini
" Kita harus pergi !". Kenta dengan nafas ngos-ngosan menghampiri Jerry dkk ( Jerry Sonia Andrew )
" Kita harus melihat situasi dulu !". Andrew menyembul kan kepalanya melihat situasi dari balik pohon
" Di mana kalian hahh ? jangan bersembunyi terus mari kita bermain sebentar saja !". ucapan Lucifer terdengar begitu lembut tapi sebenarnya mematikan
Roy berdiri di sebelah Lucifer dan menyamakan langkah kaki nya . Mark dan Cleo pun siagar untuk menjaga Tuan Muda nya . Peter pun sudah terlihat di sana
Erick masih mencari keberadaan Kenta tapi masih belom menemukan nya akhirnya Erick mendekat ke arah Lucifer
" Siapa kau ?".
" Kawan !". Erick dengan senyum tipisnya menjawab pertanyaan dari Lucifer
Lucifer hanya tersenyum tipis dia sudah menduga bahwa pria itu merupakan kiriman Princess
Beberapa anggota Black Fire yang masih hidup mengepung Lucifer dan yang lain nya . Roy langsung membawa Lucifer ke tengah-tengah , Mark bersiaga begitupun dengan Cleo .Peter dengan pistol nya sedangkan Erick dengan pisau nya . Lucifer binggung saat ini dia berada di tengah-tengah dia mencoba keluar tapi tangan Roy menahan nya
" Bisa jadi ini jebakan !". ucap Roy
Lucifer mengangukkan kepalanya
Syutttt
Jleebbb
tembakan dari udara mengema . The Black menembak beberapa pria yang sedang membidik ke arah Lucifer
Jerry berjalan mengendap-endap sambil memegang dada nya yang terasa begitu sakit . Sonia berjalan terseok-seok sedangkan Kenta memapah Andrew saat ini
Lucifer melompat keluar saat ada kesempatan . Roy yang lengah pun tak sadar bila Lucifer sudah tak ada di sebelahnya. Cleo dengan nafas mengebu menghajar sisa musuh nya . Mark menoleh dia menyadari bila Lucifer tak berada di antara mereka
" Tuan Muda di mana ?". tanya Mark. Roy dan Cleo pun menoleh dan benar saja Lucifer sudah tak ada di belakang mereka
Lucifer menghadang Jerry yang ingin kabur . Lucifer memungut pistol yang tergeletak sembarang di atas tanah
Dorr
Dorrr
" Arkhhh !". Jerry meringiss saat dua peluru bersarang di kedua kaki nya
" Ingin kabur rupanya !". seringai Lucifer
" Kakak ayok cepatlah !". Sonia menjulurkan tangan nya saat ini mereka telah berada di samping helicopter milik Kenta
" Kalian tak akan bisa lari !". Lucifer semakin mendekat. Jerry berusaha naik ke atas Helicopter di bantu oleh Kenta
Dorr
Dorrr
Dua peluru kembali bersarang di lengan dan perut Jerry . Jerry meringis kesakitan bahkan hampir jatuh pingsan kalau saja Kenta tak singap menangkap tubuhnya
Lucifer berlari mengejar mereka tapi helicopter itu sudah terbang menjauh " Sialll !". pekik nya
Seorang pria sedang mengarahkan anak panah nya pada sasaran di depan nya
Shuutttt
Crasss
" Awasssss !". Erick menarik Lucifer saat di lihatnya sebuah anak panah mengarah ke arah Lucifer
" Argggghhh !" . ringis Lucifer saat lengan nya tergores anak panah itu
Roy langsung mengejar pria itu
Dorr
Dorr
Roy menembak nya hingga tewas kemudian dia berlari ke arah Lucifer
" Awasssss !!". Cleo membelah jalan . Erick menyingkir dengan sedikit terhuyung karena di terjang oleh Cleo
Mark pun berlari secepat nya ke arah Lucifer
" Astaga panah ini beracun !". Mark panik bukan main saat melihat anak panah yang panjang nya hanya 10 cm itu terdapat racun di ujung nya
Lucifer tiba-tiba merasakan pusing mata nya berkunang-kunang hingga dia terjatuh dan duduk di atas tanah
Cleo langsung merobek baju yang di kenakan Lucifer . Dia langsung menyesap luka goresan dari anak panah itu luka yang hanya 5 cm itu membuat kesadaran Cleo menipis . Cleo memuntahkan darah itu lalu kembali menyesap nya kesadaran Lucifer kembali pulih sedangkan Cleo wajahnya berubah pucat bibir nya menjadi biru kemudian dia pingsan tak sadarkan diri
Roy bengong begitupun dengan Peter . Erick menghela nafasnya mengepalkan kedua tangan nya
Mark mengangkat jarum suntik itu di udara dan langsung menyuntikkan nya pada Lucifer setelah itu dia menyuntikkan nya pada Cleo
" Kepalanya ku pusing !". ucap Lucifer
" Racun nya tak berefek fatal tapi mampu membuat kehilangan kesadaran !". kata Mark berusaha bersikap tenang. Dia harus menyembunyikan kebenaran nya saat ini . Racun yang berada di tubuh Lucifer adalah racun cobra hitam tentu saja Mark tau kalau racun itu sangat berbahaya tapi Mark sudah mengantisipasi nya oleh sebab itu Mark membawa racun yang sama . Racun hanya bisa di netralkan oleh racun . Mark begitu bersiap dengan segala keperluan nya untuk perang ini. Dia tentu tak membiarkan celah sedikit pun terbuka untuk membuat Tuan Muda nya terluka atau nyawa Mark adalah taruhan nya
Roy mendekat lalu membantu Lucifer berdiri . Mark langsung mengendong Cleo
" Bakar mereka tanpa sisa !". titah Lucifer
" Baik laksanakan !!!!". tegas Peter
Lucifer menatap area Markas nya yang sudah hancur ribuan orang tergeletak tak bernyawa . Hembusan angin malam begitu dingin mencekam cahaya bulan purnama tak lagi indah di pandang . Lucifer menghembuskan nafasnya kasar kedua tangan nya mengepal erat sudah bisa di pastikan kakak angkat yaitu Princess akan mengamuk setelah tau bila diri nya terluka dan pasti Roy akan menjadi sasaran nya
" Bawa dia ke dalam Markas !". Lucifer melesat masuk ke dalam Markas . Mark langsung membawa Cleo ke sana . Erick masih berjaga di area luar matanya menyapu sekeliling mungkin saja masih ada musuh yang tersisa
" Bodohhh!". teriak Kai menyentakkan telinga Erick
" Maaf boss saya lalai !". ucap Erick
Princess hanya diam raut wajah dingin dan datarnya sulit untuk di baca . Justin mengengam erat tangan Princess untuk menenangkan nya . Lucas hanya menghembuskan nafasnya kasar . Princess bangkit meninggalkan dua pria tampan itu tanpa berucap sepatah kata pun pada mereka
Kai membanting komputer di depan nya sudah di pastikan Princess akan mengamuk setelah ini " Bodohh sekali dia !". geram Kai
" Sudahlah ini bukan kesalahan Erick !". Lee berusaha menenangkan Kai . Beberapa hari bersama Kai membuat Lee lebih memahami pria itu
" Argggghhh gadis itu pasti akan mengamuk !". desis Kai menyibak rambutnya dari depan ke belakang dengan sangat kasar . Saat ini dia benar-benar takut bila Princess akan mengamuk . Princess meminta Kai agar memberikan ijin untuk Erick ikut bertempur dan tugas utama nya adalah melindungi Lucifer tapi sekarang Lucifer terluka bisa di pastikan Erick akan mendapatkan hukuman
" Ratakan jangan menyisakan jejak pastikan setiap orang yang memiliki hubungan darah dengan nya akan lenyap dari muka bumi ini !". titah Princess
" Baik Nona Muda !". jawaban tegas di seberang sana
Princess memutuskan sepihak sambungan telponnya . Pria yang sudah memanah Lucifer bisa di pastikan seluruh keluarga nya akan lenyap tak tersisa . Princess sudah tau bila pria itu adalah orang kepercayaan Jerry dan Princess tentu saja akan menghancurkan nya
" Kau bodoh sekali !!!!". geram Princess pada seseorang di seberang sana
" Maaf ini semua di luar kendali ku !". ucap seorang pria dengan pelan di seberang sana
'' Jika terjadi sesuatu dengan nya aku pasti akan membunuh mu !". kata Princess
Tutttt
panggilan terputus . Princess melempar ponsel nya ke atas ranjang
Justin berjalan masuk dan langsung memeluk Princes dari belakang
" Baby tenang lah ! Lc akan baik-baik saja eummm !". kata Justin
" Aku tau honey dia pria yang kuat !". kata Princess
" Kalau kau sudah tau jadi jangan khawatir yang berlebihan okee!". Justin mengaitkan dagu nya pada pundak kanan Princess
" Eummm !!! Aku paham ". kata Princess