Princess Vlaron

Princess Vlaron
03 Singapura



Seminggu telah berlalu , kini saat nya keberangkatan Putri ke Singapura segala keperluan sudah di persiapkan dengan baik , tepat pada saat ini mereka sudah sampai di Bandara Ngurah Rai , Mama Reta sejak tadi tak henti menangis tak sanggup di tinggal oleh putri kesayangannya itu begitu pun sang Papa yang tampak tak menunjuk kan expresi apapun di wajah nya .


" udah Ma jangan nangis terus ngak enak di liatin banyak orang". kata Putri sambil memeluk sang Mama dan menepuk pundak nya


" hiks.. hiks.. sering sering kabarin Mama ya sayang ". ucap Mama Reta di sela tangisan nya


" oke Ma , Putri berangkat ya Ma Pa" . kata Putri sambil mencium tangan kedua orang tua nya


Sang Papa hanya diam memandang punggung sang anak yang sudah menghilang di balik pintu masuk bandara , sejenak hembusan nafas berat terasa " udah Ma ayok kita pulang". ucap Papa Raka sambil menenangkan sang istri


" iya Pa ". jawab Mama Reta


Mereka kini berjalan meninggalkan pintu masuk bandara menuju ke mobil nya , sesampai nya di mobil mereka langsung menuju tempat kerja sebelum itu Papa Raka mengantar sang istri ke Restoran seperti biasa ,setelah itu baru lah dia berangkat bekerja ke tempat nya


sementara itu di dalam pesawat Putri menatap kumpulan awan yang bergerombol itu " huhhh". gumam Putri hembusan nafas berat terasa , akhir nya sebentar lagi permainan akan di mulai dan aku lah yang akan mengakhiri itu semua dia menyunggingkan senyum tipis nya sampai akhir nya dia terlelap di kursi nya


Beberapa jam kemudian


Bandara international Changi Singapore


" akhir nya aku tiba di sini ". gumam Putri sambil memakai kembali kacamata serta masker yang menutupi wajah cantik nya seulas seringai muncul di bibir cantik nya tak ada yang melihat karena wajah nya tertutup masker


Di sini dia sekarang di pinggir jalan menunggu taxi yang lewat mata nya terus menatap sekitar penuh selidik tak di biarkan seekor nyamuk pun yang lepas dari pandangan nya , beberapa saat menunggu sebuah mobil berhenti di depan nya dia pun masuk ke dalam mobil itu " ke hotel xxx pak". ucap Putri kepada sopir taxi itu tapi matanya masih menatap sekitar


" Ck,,, telat". ucap nya lagi


Beberapa saat kemudian sampai lah mereka pada sebuah hotel berbintang , Putri turun dari taxi setelah membayar nya , kemudian berjalan menuju resepsionist untuk memesan kamar setelah mendapatkan kamar dia bergegas menuju kamar tersebut untuk beristirahat dan sampai lah Putri di kamar itu di edarkan pandangan nya melihat kamar tersebut kemudian dia berjalan menuju ranjang saking lelah nya dia langsung tertidur dengan nyenyak


Tepat jam 5 sore Putri terbangun merasakan perut nya lapar , Putri memutuskan untuk keluar mencari makan .


Di sini lah dia sekarang di warung pinggir jalan dia memesan makanan dan tidak beberapa lama makanan pun tersaji di depan nya langsung saja dia memakan makanan tersebut saking lapar nya


" uhhh akhir nya cacing ini udah ngak demo lagi hihihi". gumam Putri


Setelah selesai makan Putri memutuskan untuk mampir ke supermarket membeli cemilan saat memilih beberapa cemilan dia tak sengaja menabrak seseorang di belakang nya sontak dia menoleh ke arah belakang


" ummm Maaf saya tidak sengaja , sekali lagi maafkan saya ". ucap nya sambil menundukkan kepala nya


Pria itu hanya menatap nya dengan dingin tanpa berkata apa pun pria itu meninggalkan Putri di sana menuju kasir kemudian pergi , Putri hanya menatap punggung pria itu yang semakin menghilang di kegelapan malam , seulas seringai muncul di bibir nya


___________


" jalan ". ucap nya


" baik king". ucap sopir itu


Drrrttt drrrtttt drttttt


Pria itu merogoh saku kemeja nya mengambil benda persegi panjang itu kemudian menggesernya


" Hallo ". ucap nya


" apa kau sudah menemukan nya ". tanya seseorang di seberang sana


" Maaf Oma belum sama sekali". ucap pria itu lagi


tuttttt


Panggilan itu terputus sepihak , sejenak pria itu memejam kan mata nya kedua tangan nya menunpu di belakang kepala nya


" argggghhhhh ". geram nya


-----------


Setelah selesai berbelanja sekarang Putri telah sampai di kamar hotel itu , perlahan dia


mendudukkan bokong nya di pinggir ranjang dan merogoh benda persegi itu dari tas selempang nya jari nya bergerak indah menekan setiap tombol di benda itu


tutttt tuttt


" Halo sayang gimana kamu udah sampai kan di sana ? . tanya Mama Reta di seberang sana


" udah kok Ma , udh selesai makan juga ".balas Putri


" ya udh kamu istirahat ya , jaga kesehatan kamu , Mama jauh di sini jadi ngak bisa ngurusin kamu lagi". ucap lirih Mama Reta


" iya Ma , Putri cuma mau ngasi kabar kalau Putri udah sampai dengan selamat , salam buat Papa ya Ma ". ucap Putri


" iya sayang nanti Mama sampaiin , bye sayang ". kata Mama Reta


" Bye Ma". ucap Putri kemudian memutuskan sambungan telpon nya dia beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri setelah selesai mandi dia berjalan menuju ranjang nya , perlahan dia naik ke atas ranjang lalu mengambil benda persegi panjang itu memain kan nya sebentar kemudian meletakkan nya kembali


______


Di tempat lain tepat nya di sebuah mansion yang bergaya eropa klasik terjadi beberapa perseteruan antara penghuni mansion itu


" Monica jaga sikap kamu , apa begini didikan orang tua mu hahhh ,, menghabiskan uang saja ". Bentak Oma Yura kepada menantu nya itu


" Ma kenapa sih , aku tu cuma belanja aja kenapa di permasalahin sih". cibir Monica melirik mertua nya


Sedangkan di ruang keluarga ada Oma Yasmin yang sedang menunggu telpon dari seseorang


" aisss kenapa kerja mereka sangat lambat ". ucap nya


" kenapa sih ". tanya Opa Arbert sang suami


Oma Yasmin hanya melirik sinis kepada suami nya itu karena kurang kepekaan nya , karena merasa di cuekin Opa Arbert mendekati sang istri dan duduk di samping nya memegang tangan nya dan mengusap lembut tangan istrinya


beberapa saat kemudian handphone nya berbunyi


" Gimana ". tanya Oma Yasmin kepada seseorang di seberang sana


" hotel xxx". ucap seseorang di seberang sana


" Awasi saja dulu". ucap Oma Yasmin


" baik Nyonya ". ucap seseorang itu lagi


tuttttt panggilan terputus


Oma Yasmin menunjuk kan seringai nya Opa Arbert yang melihat istri nya menyeringai bergidik ngeri , seringai itu menunjukkan akan terjadi sesuatu hal yang sangat berbahaya nanti nya , Oma Yasmin beranjak berdiri dan berjalan meninggalkan ruang tamu menuju kamar nya di lantai atas , Opa Arbert menatap punggung istri nya itu penuh tanda tanya


______


" King". sapa Kevin sambil memberikan foto seorang wanita dan pria seperti sepasang kekasih


" cari identitas pria itu Kev ". kata Pria yang di panggil King itu


" Baik King".ucap Kevin seraya menunduk dan beranjak pergi dari tempat itu


"Siapa sebenarnya dia kenapa sangat sulit untuk mengetahui identitas nya , arrggghhhh ". kesal pria itu sembari membanting beberapa barang di atas meja kerja nya


______


Pagi hari pun tiba sinar mentari menerobos masuk lewat jendela kaca memancarkan sinar nya dan menggangu si empunya kamar


" huahemmm ".ucap Putri seraya bangkit dari tidur nya menuju kamar mandi setelah itu dia bersiap untuk pergi mencari sesuatu yang harus dia selesaikan


tok


tok


tok


" Arrgghh siapa sih pagi pagi menggangu aja". cibir Putri kemudian berjalan menuju pintu untuk membuka nya


ceklekk


" Iya kenapa". tanya Putri saat melihat pelayan wanita berdiri di hadapa nya sambil tersenyum


" selamat pagi Nona". sapa nya seraya menundukkan kepala nya sebentar


" Saya mengantarkan sarapan untuk Nona ". kata nya lagi


Putri menatap selidik pelayan wanita yang ada di hadapan nya kemudian berjalan keluar melihat kiri kanan


" masuklah".ucap Putri kepada pelayan itu , pelayan itu mengikuti Putri masuk ke dalam kamar nya


" taruh saja di meja itu". kata Putri sambil menunjuk meja di samping lemari pakaian


" saya permisi ". ucap pelayan itu setelah menaruh makanan tadi di atas meja


Putri menatap punggung pelayan itu , seutas senyum tipis terbit di salah satu sudut bibir nya


"Ck,,,, tak sabaran rupa nya ". cibirnya lagi sambil melirik makanan yang tersaji di atas meja itu, perlahan tapi pasti Putri mendekati makanan itu dia bisa mencium aroma lezat makanan itu


sudah ku duga . batin nya


Perlahan Putri memakan potongan sandwich itu dan segelas susu habis dalam satu kali teguk , beberapa saat kemudian dia merasa sangat pusing rasanya benar benar mengantuk akhir nya dia tertidur nyenyak setelah sarapan