Princess Vlaron

Princess Vlaron
08 Lucas yang sebenarnya



" stop di sini dulu ". ucap Princess sembari menepuk pundak Lucas sontak hal itu membuat Lucas mengerem mendadak


" kenapa ? ". tanya nya


" ayo kita makan dulu aku lapar ". ucap Princess


" ohh baiklah ". ucap Lucas


mereka mampir di sebuah warung pinggir jalan setelah memesan makanan mereka duduk di sebuah kursi panjang banyak orang yang melihat ke arah mereka orang orang berpikir mereka sepasang kekasih yang menghabiskan waktu malam minggu nya tapi mereka berdua seolah cuek dan memilih melanjutkan acara makan malam nya selesai makan mereka melanjutkan perjalanan mereka sekian lama perjalanan akhirnya mereka sampai pada tempat tujuan setelah motor mereka berada tepat di pintu masuk markas itu sontak pintu gerbang


itu terbuka dengan sendiri nya


" wahhh keren ". kata Lucas sembari turun dari motor nya


" Cihhh ,,,, hanya begitu saja kau bilang keren ". kata Princess


" itu memang keren". kata Lucas sembari kembali mendekati pintu gerbang itu dan memperhatikan nya dengan seksama


" apa ada robot yang mengendalikan nya Nona ? ". tanya Lucas


" itu namanya Smart Censor bodoh ". kata Princess sambil melirik sinis pria di hadapan nya itu entah memang bodoh atau apa hanya pura pura bodoh


" ohhh ". kata Lucas sambil tersenyum lalu berbalik menatap sekeliling bangunan itu di saat malam bangunan itu sangat menyeramkan apalagi tempat nya di pinggir kota dan tepat di tengah hutan lalu matanya tak sengaja melihat landasan pacu pesawat


" itu landasan pacu untuk apa ". tanya Lucas


" burung ku akan terbang di sana ". kata Princess sambil menunjuk landasan pacu pesawat itu


" hahhh". ucap Lucas dengan wajah bodoh nya dan kedua tangan nya menutup sesuatu di bawah sana


" cihhh jauhkan pikiran mu itu , ayok masuk lah ". Ucap Princess yang tau pasti apa yang ada dalam pikiran pria itu


setelah sampai dalam markas itu lagi lagi Lucas terkagum kagum dengan isi nya barang barang mahal serta lukisan dari pelukis ternama terpampang jelas di dinding bangunan itu jangan lupakan guci guci yang harga nya hampir ratusan juta itu dia sangat tau harga barang barang mewah itu


" apa ini sebuah mansion Nona ?". tanya nya tapi matanya masih menatap sekeliling bangunan itu


" bukan mansion tapi lebih tepat nya Markas ".kata Princess


" jadi untuk apa kita kemari? ". tanya nya lagi


" kau bertanya banyak sekali Lucas , ikutlah dengan ku ". kata Princess sedikit kesal


Lucas pun mengikuti kemana Princess pergi sampai tiba pada sebuah lift


" wahh ada lift juga ". kata Lucas


" kau jangan tunjukkan kebodohan mu di depan ku Lucas ". kata Princess sambil menunjuk wajah Lucas dan yang di tunjuk hanya menampilkan wajah lugu nan polos nya


" Ckkk,,,,,, apa aku terlalu kentara Nona ". cibir Lucas


ting


pintu lift pun terbuka Princess berjalan menuju ruang rahasia nya setelah sampai dia menempelkan telapak tangan nya pada layar monitor di depan pintu masuk ruangan itu kemudian pintu itu terbuka otomatis


" masuk lah ". kata Princess dan Lucas hanya menurut saja


setelah sampai di dalam ruangan itu Princess duduk berhadapan dengan komputer nya sedangkan Lucas hanya berdiri di belakang nya


" kau duduk lah juga di samping ku ". kata Princess


" baik lah ". ucap Lucas sambil menarik kursi dan mendudukkan diri nya di sana


" Lucas kau tau kau sangat payah dalam berakting jangan coba coba berakting di depan ku lagi itu membuat ku ingin memukul wajah mu itu ". kata Princess menatap Lucas sedangkan Lucas hanya menyengir menampilkan gigi putih nya dan tangan nya mengaruk kepala nya yang tidak gatal


" cihhh iya iya tak akan lagi ". cibirnya


" aku ingin kau menjadi rekan lu Lucas menjadi bawahan ku orang kepercayaan ku , apa kau bisa melakukan nya ?". tanya Princess kepada Lucas


" kenapa harus aku ?". tanya Lucas bukannya menjawab pertanyaan dia malah bertanya balik


" karena kau istimewa Lucas dan aku tau itu". cibir Princess


" ceritakan lah ". kata Lucas


Princess pun menceritakan semuanya tapi tidak dengan jiwa Sivanya yang ada dalam tubuh nya serta identitas aslinya


" kau juga tak pintar berakting Nona Muda ". ucap Lucas sembari menyeringai


" maksud mu ? ". tanya Princess dia masih kaget dengan seringai yang di tampilkan oleh wajah Lucas


" ada beberapa hal yang tidak kau ceritakan Nona Muda kau mencoba menutupnya dari diri ku bukan ". cibir nya lagi


sejenak Princess menatap mata Lucas dia benar benar berbeda


" baiklah akan ku ceritakan semuanya tapi jika suatu saat kau berhianat padaku kau akan ku bunuh Lucas ". ucap Princess


" itu tergantung Nona Muda". cibirnya lagi


Princess menarik nafas nya lalu di hembuskan kembali kemudian dia menceritakan kisah tentang diri nya semuanya tak ada yang dia tutupi semua rahasia nya terbongkar sudah di hadapan pria itu yang tak lain adalah Lucas


Lucas menyeringai setelah mendengar pengakuan dari Princess kemudian dia bangkit dari duduk nya dan berdiri di hadapan Princess kemudian memegang kedua bahu Princess sontak saja membuat Princess kaget dan bangun dari duduk nya , mereka berhadapan sangat dekat mata elang Lucas menelisik setiap sudut wajah Princess setelah itu dia tersenyum


" baiklah ". kata Lucas sembari melepaskan tangan nya dari pundak Princess


" jadi ?". tanya Princess


" aku akan jadi rekan mu Nona Muda ". kata Lucas


" apa menurut mu aku terlalu egois Lucas ? ". tanya Princess


" tentu saja tidak Nona kau berbeda sangat berbeda ". ucap Lucas kemudian dia berlutut


" kau memang istimewa Lucas". kata Princess


" aku tau aku memang istimewa ". cibir Lucas


" kau baru tadi kau BERSUMPAH dan sekarang kau mencibirku lagi?". ucap Princess sedikit kesal


" ayoklah Nona Muda kau pasti tau kalau aku hanya bercanda aku tak serius kau tau itu kan ". ucap nya dengan mata yang berbinar


" cihhhh penjilat ". ucap Princess


" hey aku bukan penjilat , kau ini ". ucap nya sembari mengacak kasar rambut Princess


" kau menyentuh rambut ku , oh astaga rambut ku sudah tak perawan lagi ". kata Princess spontan mencubit perut Lucas


" hey perut ku juga sudah tak perjaka karena kau cubit Nona Muda ". ucap Lucas


" cihhh ". cibir Princess


" ayoklah sekarang serius apa rencana mu Nona Muda ? ". tanya Lucas


" duduk lah dan kau masuk lah ke sistem keamanan Red Blood ". kata Princess sembari kembali duduk


" hanya itu ". katanya sambil duduk kembali dan menatap layar monitor itu kemudian tangan nya bergerak lincah di atas papan keyboards


" jangan terlalu memandang remeh sesuatu Lucas ". kata Princess


" Ckk ,,,, baiklah ". ucap nya dan matanya fokus dengan angka angka di layar monitor itu beberapa saat kemudian dan Enter


" lihat lah aku berhasil masuk, ummmmmm 10 menit ". ucap nya


" masuk ke sistem pengendalian nya ". kata Princess lagi


tanpa menjawab Lucas melakukan apa yang di perintah kan oleh Nona Muda nya itu dan Enter


" lihat lah ". ucap Lucas


" kerja bagus , keluar lah dari sana dan sekarang kau masuk ke sistem keamanan Scorpion ". kata Princess


" hahhh apa ". kaget Lucas


" kenapa apa kau tak mampu hemm? ". tanya Princess sambil tersenyum mengejek


" bukan begitu tapi aku tak ingin berurusan dengan Psikopat gila itu ". ucap Lucas sambil bergidik ngeri tentu saja dia tau siapa itu Scorpion


" masuklah kau aman bersama ku ". ucap Princess lagi


" kau yakin Nona ?". tanya Lucas menatap Princess


" ya dan cepat lakukan kau banyak sekali tanya ". ketus Princess


tanpa menjawab Lucas kembali melakukan apa yang di inginkan oleh Nona Muda nya itu


__________


sedangkan di tempat lain tepatnya markas utama RB


" astaga aku mencari mu kemana mana ternyata kau di sini ". kata Kevin


" kenapa kau mencari ku apa kau merindukan aku ?". tanya Justin


" ikutlah ". kata Kevin kemudian menarik tangan Justin menyeretnya menuju ruang kendali dalam Markas itu


" hey bung kenapa kau menarik tangan ku seperti itu aku masih normal ". berontak Justin tapi tangan nya masih di pegang erat oleh Kevin sampai di dalam ruang pengendali


" lihat lah dan jangan bicara ". kata Kevin seraya melepaskan tanganya


setelah melihat apa yang di tunjukan oleh Kevin , Justin meradang dan mengebrak meja


"tikus mana yang berani masuk ke sistem keamanan RB ". ucapnya nya marah


" aku sudah melacak nya tapi aku tak menemukan jejak apa pun pekerjaan nya benar benar bersih sepertinya dia bukan hacker sembarang ". kata Kevin


" apa yang dia cari atau dia mencuri data keamanan kita ? ". tanya Justin


" seperti nya tidak dia masuk hanya sebentar kemudian keluar lagi ". kata Kevin


" jadi dia tak mencuri apa pun ?". tanya Justin


" tidak". jawab Kevin


Justin pun mengambil alih sistem kendali beberapa saat kemudian dia telah selesai memperbaiki sistem itu dengan kode kode baru untuk memperketat keamanan


" menurut mu apa dia kawan atau lawan Kev ? ". tanya Justin


" entahlah bisa kedua nya bisa juga tidak ". jawab Kevin


__________


Kembali tempat Princess , Lucas sudah berhasil masuk ke sistem keamanan Scorpion kemudian dia keluar dan selesai


" astaga jari ku lelah sekali ". ucap nya


" cihhh lemah baru segitu aja kau sudah mengeluh ". ketus Princess


" hey Nona Muda kau kira aku ini robot apa ". cibirnya


Next .....