My Young Husband Of Psycho

My Young Husband Of Psycho
Extra Chapter lV



Setelah mendengar penuturan dokter dan membuat keributan Dave pun berlari ke dalam ruangan untuk menghampiri sang istri dan disusul oleh James..


sesampainya di dalam tiba-tiba kaki Dave menjadi kaku mata yang tertuju ke berangkar dimana seorang wanita terbaring yang tak lain adalah Jesi, sudut mata Dave tiba-tiba mengeluarkan cairan bening saat melihat orang yang dicintainya sudah berbaring tak bernyawa..


James yang melihat tuannya yang tidak bergerak sama sekali mencoba menghampirinya dan menepuk bahu Dave..


" tuan apa anda tak ingin mendekat " ucap James


" James apa aku seburuk itu sehingga orang yang aku cintai tega meninggalkanku " ucap Dave serak


" tuan harus bersabar lebih baik anda mendekat ke nyonya mungkin anda akan lebih baik " ucap James


Dave pun berusaha tegar dan berjalan perlahan menghampiri Jesi saat sudah dekat Dave melihat sangat jelas wajah cantik itu sudah pucat pasi dan bibir yang merah jambu itu pun ikut memucat Dave pun meraih tangan Jesi peralatan medis masih terpasang di badan Jesi dokter belum bisa mencabut peralatan medis itu takut-takut Jesi akan kembali seperti satu jam yang lalu walaupun suara monitor sangat nyaring terdengar..


" sayang " ucap Dave serak sambil berjongkok di lantai kedua tangannya menggenggam tangan Jesi yang mulai mendingin..


" berjuanglah sekali lagi aku mohon maafkan aku yang tidak bisa melindungimu maafkan aku yang memaksamu untuk masuk ke dalam kehidupanku yang kelam maafkan aku yang tidak bisa melepaskanmu, aku mohon sayang kembalilah aku gak akan sanggup kalo harus ditinggal olehmu kalo kau pergi gimana denganku, gimana dengan anak-anak kita si kecil yang belum melihat wajah cantik Mommy nya dan Daniel anak itu akan sangat membenci aku " ucap Dave sambil menangis


" aku mohon sayang berjuang lah sekali lagi aku mohon " ucap Dave lagi


suasana di dalam sana sangat pilu dengan tangisan dari seseorang yang dulunya kehidupannya tak berarah selalu egois, berdarah dingin hidupnya hanya membunuh lawan-lawannya sampai saat dirinya bertemu dengan malaikat tak bersayap yang tak sengaja bertemu tapi cerita cinta mereka tak semulus yang orang lihat banyak lika liku dan banyak juga yang harus di korbankan tapi sekarang malaikat itu pun hanya pasrah berbaring di ranjang kesakitan..


James yang melihat tuannya yang menangis hanya bisa diam dia hanya bisa melihat gimana orang yang dulunya dia kagumi menjadi sosok orang yang sangat tangguh sekarang orang itu sedang menangisi kepergian orang yang dia cintai..


memang benar kata orang kalo Tuhan itu tidak adil saat sang umat ingin mengubah hidupnya ke arah yang lebih baik Tuhan memberikan cobaan yang begitu berat kepada umatnya..


dokter yang menangani Jesi kembali kedalam walaupun wajahnya banyak luka lebam akibat ulah Dave tapi sebagai dokter yang professional dia harus bertanggung jawab terhadap pasiennya..


" tuan maaf ini sudah lewat lima belas menit kami akan melepaskan peralatan yang ada di badan istri anda " ucap dokter tersebut


" jangan berani beraninya kau menyentuh istriku dengan tangan kotormu itu berengsek kalo tidak aku akan membunuhmu " teriak Dave marah


" tapi tuan... " ucap dokter yang terpotong oleh ucapan James


" dok saya mohon jangan dulu, biarkan tuan saya tenang dulu " ucap James dokter itu hanya mengangguk pasrah..


Dave pun berdiri dan duduk di berangkar Jesi dan mengangkat badan sang istri dan memeluknya dengan erat sambil membisikan ketelinga kanan Jesi kalo dirinya sangat mencintainya..


" I Love You sayang aku sangat, sangat mencintaimu melebihi nyawaku sendiri kalo Tuhan berkenan aku ingin aku yang merasakan kesakitan yang kau rasakan aku mohon kembali untukku dan untuk anak-anak kita " ucap Dave sambil menangis dan menciumi wajah istrinya dengan sayang..


tidak ada tanda-tanda Jesi kembali dokter pun berinisiatif untuk melepaskan satu persatu peralatan medis itu tapi belum sampai dokter itu meraih Dave sudah terlebih lagi membentak dan akhirnya Dave mengamuk kembali barang-barang yang berada di dalam ruangan itu di hancurkan oleh Dave banyak perlatan medis yang Dave rusak James yang melihat itu berusaha untuk menenangkan Dave..


" tuan sadarlah jangan seperti ini " ucap James


" tuan tenanglah jangan seperti ini percuma tuan mengamuk tidak akan bisa mengembalikan nyonya " ucap James


ucapan James yang terakhir itu membuat emosi Dave semakin tak terkendali Dave pun langsung menghajar James dengan membabi buta dokter yang saat itu melihat kekacauan ini langsung menghubungi keamanan untuk membantu menenangkan dave..


yang datang bukan hanya keamanan rumah sakit saja tapi juga Jino saat Jino masuk keruangan itu keadaan ruangan sangatlah hancur dimana peralatan medis dan alat-alat untuk operasi berserakan di lantai Jino yang melihat itu langsung menghampiri Dave dengan sekali pukulan Dave terjatuh ke lantai..


" sadarlah dude kau melakukan ini tidak ada gunanya yang ada kau memperburuk keadaan " teriak Jino


" kau tidak mengerti gimana rasanya di tinggalkan oleh orang yang kau cintai " ucap Dave


" kata siapa sebelum kau masuk ke dalam hidupnya aku lah laki-laki pertama yang bisa masuk ke dalam hidupnya dia adalah cinta dan kekasih pertamaku dia adalah segalanya buatku tapi itu dulu sebelum aku menghancurkan kehidupannya sadarlah disini yang terluka dan yang kehilangan bukan kau saja tapi aku dan sahabatnya yang sama-sama ikut kehilangan " ucap Jino


" tuan maaf saya menyela lebih baik tuan Dave di beri obat penenang dulu kalo dibiarkan terus menerus akan tidak baik untuk mentalnya..


" James gimana " tanya Jino


" itu lebih baik kita beri ketenangan dulu buat tuan Dave " ucap James


dengan bantuan keamanan mereka memegangngi tubuh Dave agar tidak berontak dengan satu suntikan saja kesadaran Dave sudah menghilang..


dan begitupun dengan suara monitor yang terhubung dengan badan Jesi sudah berbunyi kembali walaupun lemah..


" syukurlah pasien sudah kembali saya akan berusaha agar pasien segera bisa melewati masa kritisnya " ucap dokter


keajaiban yang di dapat Jesi membuat orang-orang disana sangat lega mendengarnya dibalik kekacauan yang di buat oleh Dave ada rasa senang di hati mereka dengan bantuan beberapa orang Dave pun diangkat dan ditidurkan di ruangan yang dimana Jesi berada mereka tidak mungkin memindahkan Dave keruangan lain karena mereka takut kalo Dave akan mengamuk kembali..


" saya akan mengganti semua kerugian ini " ucap James


" baiklah pihak rumah sakit akan mengurus semuanya " ucap dokter yang ditanggapi anggukan oleh James..


dokter dan yang lainnya pun keluar dari ruangan tersebut meninggalkan kedua sejoli itu walaupun kesempatan hidup Jesi sangatlah sedikit tapi mereka percaya kalo Tuhan akan memberikannya kesempatan kedua begitupun untuk Dave yang saat ini hidupnya sedang hancur..


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorite 😉😉


Happy reading guys 😉😉


haii reades author cuma mau bilang sebenarnya cerita novel author yang ini endingnya harusnya sad ending tapi author ubah jadi happy ending tapi kalian komen kalo endingnya ngegantung ya sudah author kasihlah extra chapter yang dimana author juga pengen endingnya sad ending karena secara yang author tau cerita psycho tidak ada yang happy ending di drama maupun di cerita novel yang sudah pernah author baca jadi author mohon mengerti lah kalo jalur alurnya sedikit mengecewakan..


dan juga author tegaskan kalo yang berperan sebagai Dave itu adalah acthor korea yaitu Jang Ki Young dan yang bertanya ' thor ko Dave gak ada visualnya ' author bilang juga ya visual Dave itu selalu yang pertama Dave itu asli namanya Devano Davidson yang dimana author singkat jadi Dave..


makasih sekali lagi sudah membaca novel author 🙏🙏