My Young Husband Of Psycho

My Young Husband Of Psycho
laki-laki yang kejam



Chapter 11


Bulan sudah menampakkan diri malam yang indah dimana bulan dan bintang saling menyinari menemani seorang pemuda yang akan haus dengan hasrat membunuh...


pemuda itu tidak lain adalah Dave, Dave yang saat itu lagi berjalan santai sambil mencari mangsa baru sekaligus mencari penambah koleksinya..


mungkin yang melihat akan berfikir mana mungkin tampang yang begitu sempurna ditambah tinggi mungkin sekitar seratus delapan puluh kalo dipikir-pikir dia pantas menjadi salah satu model bukan seorang Psychopat..


saat Dave sedang berjalan santai tanpa di dampingi seorang pun dia memakai celana jeans robek kaos hitam oblong dipadu padankan dengan jaket dan topi yang menutupi sebagian mukanya hari ini Dave berpenampilan sangat Casual tapi wajah gantengnya harus ditutupi dengan wajah berbentuk wajah manusia yang begitu terlihat asli..


" hey bung berikan duit Lo sini " ucap preman sekitar sana


" gak ada " ucap Dave dingin


" jangan banyak bacot Lo berikan duit lo sini kalo gak lo abis sama kita " ucap preman yang satunya lagi


" Ck..gembel kaya kalian bisanya hanya memalak orang yang lemah " ucap Dave meremehkan..


" brengsek " ucap preman..


perkelahian pun terjadi diantara Dave dan ketiga preman yang menghadang Dave..


Dave dengan senang hati meladeninya Dave pun mengeluarkan gunting yang kecil tapi tajam mungkin kalau sekilas terlihat seperti gunting yang selalu dokter pakai untuk operasi cukup dua gunting yang Dave bawa..


ssreekkkk...


suara sayatan di bagian tangan Dave langsung menyeringai melihat darah yang muncrat dari lengan salah satu preman itu..


*bugh...


bugh...


bugh*...


perkelahian itu terasa sengit dimana para preman itu seperti orang kerasukan mungkin pengaruh dari alkohol yang mereka konsumsi dan Dave seperti orang yang haus akan darah dimana setiap darah yang ada di guntingnya selalu ia jilat preman yang melihat itu bergedig ngeri siapa orang ini dia manusia apa monster..


*jlebb..


srreekkk...


jeb..


jeb..


Aahhhkkk*..


begitulah suara antara tusukan dan teriakan dari preman itu untung di sekitar sana sangat sepi dan tak ada cctv jadi aman untuk memuaskan hasrat Dave yang sudah memuncak..


preman itu sedikit sekarat dan mereka tergeletak tak berdaya dengan tubuh di penuhi dengan sayatan dan tusukan dari gunting yang Dave bawa dan Dave yang melihat itu hanya tertawa puas dan menyeringai sekarang lah waktunya mendengar alunan lagu yang merdu dimana saat dia menjalankan aksinya akan ada suara yang bisa memuaskan pendengarannya dan hasratnya pula..


" welcome to koleksi " ucap Dave sambil tertawa..


orang yang mendengar suara tawa Dave akan merasa takut karena tawa Dave sangat mengerikan..


Dave pun berjalan ke salah satu preman yang tadi sudah memberi dia hadiah fantastis yaitu satu pukulan di wajah tampannya dimana bibirnya sedikit robek dan berdarah..


" Ck.. dasar udah mau mati ajh banyak bicara " ucap Dave sambil memotong jari kelingkingnya..


krrekkk...


Aahhhkkk..


" brengsek " teriak preman itu ketika jari kelingking tangannya di potong oleh Dave...


lalu Dave mengeluarkan satu kotak kecil untuk menyimpan jari kelingking preman itu dan meninggalkan preman yang sudah meninggal dan melangkah menuju preman yang lain..


dan setelah Dave mendapatkan apa yang mau Dave langsung melangkahkan kakinya pergi dari sana Dave mendapatkan masing-masing dari preman itu satu buah jari kelingking, satu buah daun telinga, dan satu buah lidah dari masing-masing preman itu sebelum pergi Dave membersihkan jejaknya terlebih dahulu dengan membakar tempat itu..


Dave pun berlenggang pergi meninggalkan tempat itu dengan santai menuju mobil nya yang di parkir tak jauh dari tempat itu..


sesampainya di dekat mobil Dave melihat ke belakang dimana orang-orang yang tadinya hanya berjalan saja kini malah sibuk memadamkan api Dave hanya tersenyum manis.. ya manis banget..


Dave pun mengganti pakaiannya didalam mobil miliknya baju yang tadi dia pakai dia simpan di begasi dan akan dia bakar kalo sudah sampai di rumahnya..


Dave pun melajukan mobilnya menuju kediaman Jesi sebelum pulang dia ingin melihat kelinci kecilnya dulu..


butuh waktu setengah jam untuk sampai di apartemen Jesi tapi sesampainya dia di parkiran apartemen darah Dave seketika mendidih melihat pemandangan dimana Jesi turun dari motor yang dimana pengemudinya seorang pemuda..


Dave pun bergegas keluar menghampiri Jesi dan mencekal pergelangan tangan Jesi dan menariknya menuju mobilnya Jesi yang tau tangannya dicekal dan ditarik sekuat tenaga memberontak..


" hey tuan lepaskan tangan saya " ucap Jesi sambil menahan sakit..


Dave hanya terdiam dan terus menarik tangan Jesi dan memaksa Jesi untuk masuk kedalam..


" auuuu ish dasar laki-laki kejam " gerutu Jesi setelah mereka masuk ke dalam mobil..


" siapa orang tadi " ucap Dave dingin


" orang mana " ucap Jesi sambil mengelus tangannya yang sakit


" KAU.. berani beraninya kau pulang diantar oleh laki-laki lain kau tidak mendengar ucapanku waktu itu hah " teriak Dave marah


Jesi yang mendengar teriakkan Dave langsung diam dan takut dia tak berani menatap Dave karena Jesi yakini kalau Sekarang mata Dave pasti sangat seram..


" JAWAB " bentak Dave..


" ii..itu ojol " ucap Jesi takut


seketika raut wajah Dave yang tadinya merah karena marah berganti dengan wajah merah karena malu..


" oh ojol " ucap Dave datar..


Jesi yang mendengar itu hanya mendelik kesal bisa bisanya Dave marah karena ojol..


***thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😉😉


happy reading guys 😉😉


maaf up nya lama sekarang pihak MT nya selalu loading buat mengACC 😉😉***