My Young Husband Of Psycho

My Young Husband Of Psycho
Kemarahan Dave 2



Chapter 37


Sudah hampir seminggu Dave mencari keberadaan Jesi tapi tak menemukan petunjuk apapun harapan satu-satunya yaitu sahabat Jesi tapi sayang Raisa pun tak di temukan kedua wanita itu sama-sama menghilang Dave semakin gak karuan apalagi saat dirinya tau kalo Jesi sedang mengandung..


dengan sangat marah Dave membanting semua isi di phenthouse dan seketika isi di phenthouse Dave seperti terkena gempa bumi tak ada barang yang tersisa James yang melihat tuannya tidak terkendali membuat dirinya menghela nafas kasar..


setelah reda kemarahan Dave James memberanikan diri untuk berbicara..


" tuan " ucap James sedikit takut


" ada apa " ucap Dave dingin


" perempuan itu sudah kami bawa ke markas " ucap James


" bagus kita langsung kesana dan Ya kamu cari orang untuk membersihkan kekacauan ini " ucap Dave


" baik tuan " ucap James


James pun memanggil pelayan untuk membersihkan kekacauan yang dibuat oleh tuannya dan setelah itu James mengantar Dave menuju markas..


satu jam yang mereka tempuh Dave yang sudah siap dengan stelan yang biasa dia pakai saat dirinya berperan sebagai Psychopath..


" tuan kita sudah sampai " ucap James


tanpa banyak bicara James pun keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil penumpang Dave pun keluar dari mobil dia langsung berjalan kedalam wajah yang dingin dan datar ditambah aura hitam yang kental Dave perlihatkan disana Dave sudah disambut oleh anak buahnya..


suara sepatu sangat menggema diruangan tersebut terlihat wanita yang wajahnya sangat rusak oleh sayatan benda tajam..


" Wah.. Wah.. kalian apakan wajah model yang sedang naik daun ini " ucap Dave sambil bertepuk tangan senyum yang menyeringai Dave perlihatkan membuat siapa saja takut..


" Dave tolong aku " ucap Margaret lirih sambil menahan sakit..


" kau minta tolong sama aku gak salah " ucap Dave mengejek


" Dave aku mohon " ucap Margaret


" kau salah meminta pertolongan kepadaku karena malam ini aku adalah malaikat pencabut nyawamu " ucap Dave sambil tertawa mengerikan


Dave pun menjabak rambut Margaret sampai Margaret mengaduh kesakitan..


" kau sangat salah bermain-main denganku apa kau tidak tau kalo julukanku sangat memyeramkan " ucap Dave


" aku di juluki Psycho gila saat membawa gunting kecil ini dan pisau lipat ini " ucap Dave sambil menunjukan gunting dan pisau..


" a-apa ka-kau seorang Psychopath " ucap Margaret kaget wajahnya yang semula pucat semakin pucat..


" iya bukan hanya itu aku adalah ketua gank Mafia terbesar di asia siapapun yang mengusik ketentramanku apalagi orang yang sangat berharga dihidupku jangankan untuk bernafas buat esok hari buat detik sekarang pun aku tak akan berikan " ucap Dave dingin dan datar..


" Oppss sorry tidak ada siaran ulang " ucap Dave


Dave pun bangkit dari duduknya dan berbicara lantang ke anak buahnya..


" dulu aku pernah mencicipi tubuhnya dan sekarang aku serahkan tubuhnya buat kalian nikmati dan ingat giliran jangan pada gaduh dan juga jangan biarkan dia mati begitu saja setelah kalian puas buang dia ke tempat peliharaanku ( buaya air tawar yang besarnya sama kaya komodo ) dengan keadaan hidup-hidup " ucap Dave dingin


Margaret yang mendengar perkataan Dave sangat terkejut dia meronta sambil menangis memanggil nama Dave tapi Dave seakan menulikan telingannya Dave pun keluar dari markasnya disusul oleh James saat di luar Dave dan James yang mendengar suara jeritan Margaret Dave yang mendengar itu sangat senang..


" gimana apa ada kabar " tanya Dave


" belum tuan kami lagi mengusahakan dan kami juga meminta Jo untuk melacak keberadaan nona Jesi dan sahabatnya " ucap James


" cari terus aku gak mau mendengar kalo kalian gagal mencari Jessica " ucap Dave


" baik tuan " ucap James


Dave dan James pun pergi dari sana menuju tempat Jo karena Jo memberitahu kalo ada petunjuk tentang Jesi..


mobil Dave pun melajukan mobilnya menuju tempat Jo hanya lima belas menit Dave dan James sudah sampai disana..


Dave dan James pun masuk ketempat Jo berada dan langsung menghampiri Jo yang sedang mengutak ngatikan komputernya..


" gimana Jo " tanya James


" kami sudah mencari tahu tentang nona Jessica ternyata nona Jesi sudah mendaftarkan dirinya ikut beasiswa di Harvard university " ucap Jo


" lalu " ucap Dave singkat


" tapi nona Jesi tidak mengambil kesempatan itu " ucap Jo


" terus ada lagi " tanya James


" selain itu tidak ada lagi karena data pribadi nona Jesi dan nona Raisa sudah dibekukan oleh seseorang sehingga kami para peretas tidak bisa mengakses data dari nona Jesi dan nona Raisa " ucap Jo


" siapa ya kira-kira yang membekukan data mereka " gumam James


" aku akan berusaha membuka kan kode passwordnya walaupun tidak gampang " ucap Jo


" thanks Jo " ucap James sambil menepuk bahu Jo


Dave dan James pun memilih untuk pergi dari kediaman Jo menuju phenthouse Dave setidaknya Dave harus membutuhkan tenanga yang ekstra agar dirinya bisa mencari Jesi dengan cepat agar dirinya bisa bertemu dengan Jesi dan anak yang masih dalam kandungan Jesi..


*thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorite 😉😉


hap*py reading guys 😉😉