My Young Husband Of Psycho

My Young Husband Of Psycho
Kencan



Chapter 31


Selama menempuh hampir dua jam Dave dan Jesi akhirnya sampai di pantai karena hari ini hari jam kerja pantai sangat sepi hanya sedikit pengunjung Dave dan Jesi pun keluar dari mobil dan berjalan menuju pinggir pantai Jesi sengaja membuka sepatunya agar dia bisa merasakan pasir pantai yang sangat halus sepatunya sudah dibawakan oleh Dave..


" gak apa-apa biar aku ajh yang bawain " ucap Dave


" aku bisa sendiri Dave " ucap Jesi sambil memaksa mengambil sepatunya dari tangan Dave ..


" gak apa-apa bersenang senang lah aku akan melihatmu dari sana " ucap Dave sambil menunjuk ke arah kursi yang tersedia di pantai itu..


" Mmm baiklah " ucap Jesi


Dave pun berjalan menuju kursi yang ada di pantai dia menyantaikan sejenak badannya yang terasa kaku akibat perjalanan yang cukup jauh sambil melihat Jesi yang asik main air dan sesekali tertawa bahagia membuat Dave ikutan tersenyum..


dengan mata yang selalu mengawasi gerak gerik Jesi di balik kaca mata hitam yang bertengker dihidungnya membuat Dave semakin tampan tak ayal pengunjung perempuan selalu mencuri pandang ke arah Dave..


" ganteng banget tuh cowok " ucap pengunjung perempuan


" iya mana sendiri lagi " ucap temannya..


" tapi ko dia malah ngeliatin cewek yang lagi main air itu sih " ucap perempuan yang sedari tadi melihat Dave..


seperti itulah mereka omongin Dave bukannya tidak mendengar tapi dia tidak ingin meladeni ocehan wanita yang selalu bergosip dia lebih memilih melihat gadisnya yang sedang bermain air tapi saat dia sedang memperhatikan Jesi tiba-tiba matanya memincing saat ada pemuda menghampiri Jesi Dave yang melihat itu langsung berdiri dan berlari ke arah Jesi siapapun tidak akan Dave biarkan gadisnya didekati oleh orang lain apalagi laki-laki..


" kau siapa " tanya Dave dingin saat dirinya sampai di dekat Jesi..


laki-laki yang mendapat teguran dari Dave itu hanya mengangkat alisnya sebelah..


" tuan siapa ya ganggu saja " ucap pemuda itu


" saya " ucap Dave menggantung sambil menyeringai..


" saya adalah suaminya dan kau siapa berani-beraninya dekat-dekat dengan istri saya " ucap Dave lagi


pemuda itu hanya tertawa sumbang membuat Dave kesal..


" yakin sekali kau tuan kau sepertinya pantas sebagai unclenya bukan suaminya lihat lah perempuan ini dia lebih muda daripada anda " ucap pemuda itu..


Dave yang mendengar itu merasa sangat marah dia mengepalkan tangannya siap untuk memberi bogem mentah untuk pemuda yang lancang memberi predikat 'uncle ' kepadanya tapi tertahan oleh Jesi..


" maaf Gibran kau tak seharusnya menilai seseorang dari penampilannya kenapa kalo SUAMI ku lebih tua dari aku " ucap Jesi sambil menekan kata SUAMI..


sontak membuat mata Dave dan pemuda yang disebut Gibran oleh Jesi membelalakan mata Dave tak percaya Jesi akan berbicara seperti itu begitu juga dengan Gibran..


" jangan bercanda kamu Jes aku tau kamu belum nikah apalagi pacaran " ucap Gibran


" kenapa aku harus mengumbar soal asmaraku toh yang jalanin aku bukan orang lain dan ya kami belum mengadakan resepsi nanti aku kirim undangannya " ucap Jesi


Jesi pun mengajak Dave pergi meninggalkan Gibran yang masih terdiam di tempatnya Dave sangat bahagia mendengar ucapan Jesi barusan berbeda dengan Jesi dia sangat malu karena dia berbohong besar dia merutuki omongan yang tadi dia keluarkan..


" sayang aku bahagia banget " ucap Dave sambil memeluk Jesi dari belakang..


Jesi hanya terdiam mendengar ucapan Dave dia bingung harus jawab apa karena dirinya sangat malu dengan lantangnya dia akan mengadakan resepsi pernikahan ajh belum mereka laksanakan apalagi resepsi..


" kenapa diam Hem " tanya Dave


" Sayang aku gak marah malahan aku sangat senang kamu mengatakan itu secepatnya aku akan mendaftarkan pernikahan kita " ucap Dave


mereka pun saling berpelukan membuat para pengunjung dan perempuan yang tadi tebar pesona menatap iri..


" sebaiknya kita cari makan katanya disini seafood nya enak kita makan itu gimana " tanya Dave


" baiklah " ucap Jesi sambil tersenyum..


mereka berjalan sambil berpegangan tangan wajah bahagia terlihat di wajah mereka pasangan yang dimabuk asmara itu sampai di salah satu resto yang dekat dengan pantai semilir angin yang cukup kencang membuat rambut panjang Jesi bertebrangan membuat Jesi semakin cantik dan membuat Dave semakin jatuh cinta..


" sayang apa kau tak membawa pengikat rambut " tanya Dave


" tidak " ucap Jesi


" ya sudah sebentar " ucap Dave


Dave pun berdiri menuju meja kasir dia menanyakan apakah disana ada penjual pengikat rambut ternyata tidak ada hanya ada karet gelang Dave hanya menghela nafas panjang masa iya pacar seorang Devano Davidson mengikat rambut hanya dengan karet gelang..


" kamu darimana " tanya Jesi saat Dave duduk kembali..


" aku tadi mencari ikat rambut biar rambut kamu gak bertebrangan " ucap Dave


" terus apa kamu dapat " tanya Jesi


" tidak hanya ada ini " ucap Dave sambil menunjukan karet gelang yang diberikan penjaga kasir tadi Jesi hanya tersenyum melihat itu..


" tidak apa-apa kemarikan biar aku ikat rambutku " ucap Jesi sambil tersenyum tangannya dia ulurkan agar Dave memberikan karet gelang tersebut..


" jangan masa kamu pakai karet ini untuk mengikat rambutmu " cegah Dave


" tidak apa-apa daripada rambutku kemakan saat aku makan nanti " ucap Jesi


" baiklah biar aku yang ikatkan " ucap Dave yang ditanggapi anggukan sama Jesi


Dave pun berdiri dan berjalan kebelakang Jesi dia mengambil semua rambut Jesi harum shampo yang masih melekat dirambut Jesi membuat Dave bergairah tapi Dave bisa menahannya lalu dia mengikat rambut Jesi..


" dah beres jadi aku tenang makan " ucap Jesi sambil tersenyum


" bahagia banget padahal cuma karet gelang " gumam Dave..


makanan pun datang Jesi dan Dave makan dengan tenang rasa bahagia meliputi perasaan mereka masing-masing mungkin ini bukan acara makan malam yang romantis seperti pada umumnya yang menyewa tempat makan agar mereka bisa berduan atau menyewa live musik ataupun lilin yang menyala dimana-dimana tapi makan malam seperti ini membuat mereka saling merasakan arti kebahagian yang sesungguhnya..




bonus visual Dave dan Jesi..😉😉


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorite 😉😉


happy reading guys 😉😉