My Young Husband Of Psycho

My Young Husband Of Psycho
Bertemu 3



Chapter 52


Dan sekarang disini lah Dave dan Daniel laki-laki yang berbeda genre ini berada di lorong rumah sakit mereka akan menemui Jesi, Daniel yang sedang di gendong Dave sambil membawa guling kesayangannya ditambah dengan membawa mobil remot control yang berwarna kuning dan bergambar minion itu terlihat sangat menggemaskan sedangkan Dave dengan gaya cool nya dengan tangan yang satu menopang badan Daniel dan yang satu lagi dia masukan kedalam saku celana jeansnya membuat dia semakin hot daddy..


" Dad aku mau turun " ucap Daniel sambil melirik ke arah ayahnya sedangkan Dave hanya berdehem dan mengangkat alisnya sebelah..


Daniel yang melihat Daddy nya hanya berdehem dan mengangkat alisnya sebelah menjadi heran dia malah mengikuti Daddy nya mengangkat alisnya tapi bukannya sebelah tapi malah dua-duanya membuat Daniel semakin terlihat menggemaskan dan Dave yang melihat itu hanya terkekeh geli melihat tingkah laku anaknya itu..


" kenapa boy " tanya Dave


" dad aku mau jalan ajh aku bisa sendiri kan aku dah besar " ucap Daniel dengan berbicara dengan khas anak kecil..


" baiklah tapi jangan lari-lari " ucap Dave


" siap boss " ucap Daniel sambil tersenyum memperlihatkan deretan gigi putihnya..


Dave pun menurunkan Daniel dari gendongannya dan merapihkan baju Daniel yang sedikit kusut lalu merapihkan pula bajunya sendiri..


Daniel sudah berjalan terlebih dahulu sedangkan Dave berjalan di belakang sambil memperhatikan Daniel yang masih asik memeluk guling dan mobilnya..


setelah sampai di depan ruang rawat Jesi Dave pun membuka pintu ruangan dan Daniel langsung berteriak memanggil ibunya dengan keras..


" Mommy " teriak Daniel sambil berlari ke arah ranjang Jesi..


" heii boy kesini sama siapa " tanya Jesi karena heran Daniel datang sendiri apa gimana karena Jino dan Raisa ada disini Jesi kira Daniel sedang sekolah mangkanya dia tidak ada disini sedangkan Jino dan Raisa tidak memberitahukan perihal Dave yang ada disini..


" aku sama Daddy Mom sebentar Daddy ayo kenapa malah berdiri di luar " teriak Daniel


Jesi yang mendengar teriak kan Daniel langsung membelalak kan matanya dan masuk lah seseorang yang sangat di rindukannya selama ini seseorang yang terlihat tak ada perubahan tetap tampan..


saking kagetnya Jesi yang sedang memakan sarapannya langsung tersedak dan menyeburkan makanannya ke arah Jino membuat Jino sangat terkejut..


" Ana kau jorok sekali sih ish " teriak Jino geram sedangkan Jesi yang melihat itu hanya tersenyum kaku..


" maaf Jin gak sengaja " ucap Jesi


" mangkanya hati-hati kalo makan minum dulu " ucap Raisa sambil menyodorkan air di dalam gelas..


" makasih Sa " ucap Jesi


" Jin sebaiknya kamu bersihkan dulu bajumu " ucap Raisa sambil menyodorkan tisu ke Jino


Jino pun keluar dari ruangan Jesi untuk sekedar membersihkan bajunya..


" Niel ikut mami yuk keluar cari sarapan apa kau mau temenin mami " tanya Raisa


" aku mau disini temenin Mommy " ucap Daniel


" Mommy kan ada Daddy yang jagain jadi mending Daniel ikut mami keluar " ucap Raisa


" Mommy apa kau baik-baik saja apa ini sakit " tanya Daniel sambil menyentuh kening Jesi yang berbalut kain kasa..


" nah kan kata Mommy juga Mommy tidak apa-apa jadi Niel ikut mami kita cari makan sekaligus kamu bisa memainkan mobilmu ini " ucap Raisa


" baiklah kalo mami memaksa Mommy aku pergi sama mami angkat dulu ya bye Mommy " ucap Daniel


" iya boy jangan nakal " ucap Jesi


" bye dad " ucap Daniel sambil melambaikan tangannya ke arah Dave yang di tanggapi senyuman oleh Dave..


setelah kepergian Raisa dan Daniel suasana di dalam ruangan menjadi hening membuat Jesi menjadi salah tingkah karena sedari tadi Dave hanya berdiri jauh dari ranjang Jesi sambil menatap Jesi dengan intense..


" ha-haii Dave apa kabar " tanya Jesi gugup sambil memaksakan senyumannya sedangkan Dave hanya berdiam tak menjawab ucapan Jesi.


Jesi yang tak tau seperti apa situasi sekarang ini yang jelas dia merasa canggung dengan suasana seperti ini Jesi tak menyangka kalo dia akan bertemu lagi dengan Dave Jesi mencoba mengingat kejadian sebelum dia pingsan dia melihat sosok Dave yang berada tak jauh darinya yang sedang melihat ke arah dirinya jadi artinya dia tidak berhalusinasi..


tiba-tiba kepalanya berdenyut sangat sakit membuat Jesi merintih kesakitan Dave yang awalnya tenang menjadi khawatir melihat keadaan Jesi yang merintih kesakitan Dave tidak tau apa yang di fikirkan oleh Jesi sehingga membuatnya merasakan sakit Dave pun langsung melangkah cepat menghampiri Jesi lalu memeluknya dengan erat sontak membuat Jesi terkejut..


" D\=Dave apa yang kau lakukan " ucap Jesi gugup


Dave tidak mengidahkan ucapan Jesi yang Dave rasakan sekarang adalah dia ingin sekali memeluk erat kekasihnya dia tidak ingin melepaskannya lagi dia tidak mau kehilangannya lagi cukup dulu dia merasakan sakit yang teramat sangat sakit karena kehilangan orang yang dia sayangi..


karena tidak ada jawaban Jesi pun langsung membalas pelukan Dave dan itu membuat pelukan yang Jesi rasakan semakin kuat terlihat Dave enggan melepaskan..


" kenapa.. kenapa kau lakukan ini apa kau tau se frustasi apa aku saat kau pergi aku sungguh tak sanggup kalo kau pergi meninggalkan aku apalagi saat aku tau kau sedang mengandung anakku aku selalu memikirkan apa yang akan kau lakukan di luaran sana gimana penderitaanmu gimana orang lain memandangmu aku sungguh tak sanggup membayangkan semuanya aku sungguh sangat mencintaimu Jesica " ucap Dave lirih pertama ucapan Dave yang keluar dari mulutnya adalah unek-unek yang sudah bersarang lama di hatinya dan sekarang dia tumpahkan ke Jesi...


" apa kau tau segimana aku antusiasnya saat aku mempersiapkan pernikahan kita semuanya sudah selesai tapi semuanya harus gagal total karena pengantin perempuan nya pergi entah kemana jejaknya susah ditemukan seperti hilang ditelan bumi membuat aku semakin frustasi selama hampir lima tahun akhirnya aku bisa bertemu lagi denganmu tapi kenapa harus keadaan seperti ini kenapa kau selalu memproritaskan orang lain sedangkan kau sendiri membutuhkan pertolongan aku mohon jangan lakuin itu lagi aku sangat, sangat mencintaimu sayang aku gak mau kehilangan kamu " ucap Dave lagi


Jesi yang mendengar penuturan Dave hanya bisa diam dan membalas pelukan seseorang yang sangat dia rindukan dia tidak menapik kalo Dave masih ada di dalam hatinya tidak tergantikan pelukan Dave pun terlerai dan Dave memandang ke wajah Jesi walaupun wajah Jesi sangat pucat tapi kecantikannya tak luntur Dave pun mencium kening Jesi dengan lembut..


" jangan tinggalkan aku lagi hemm " ucap Dave


" tapi Dave kau sudah berkeluarga aku gak mau jadi perusak " ucap Jesi lirih


" apa maksudmu dan apa maksud kalian siapa yang sudah menikah aku gak pernah nikah dengan siapapun aku hanya ingin menikah denganmu " ucap Dave


" tapi berita itu " ucap Jesi


" itu tentangmu sayang aku memberitahukan kepada mereka " ucap Dave


sedangkan Jesi hanya tersenyum malu dia sudah mengira kalo Dave sudah berkeluarga lalu bagaimana dengan Margaret..


" lalu gimana dengan wanita yang datang kerumahmu Dave " tanya Jesi


" aku sudah membunuhnya " ucap Dave santai membuat Jesi sangat terkejut..


memang benar jangan sesekali bermain dengan Dave kalo tak ingin berakhir mengenaskan..


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorite 😉😉


Happy reading guys 😉😉