My Pretend Wife

My Pretend Wife
Bab 84



Akhir nya malam itu pun di putuskan kalau Yuichi dan Fariz akan segera menikah bulan depan, mereka pikir satu bulan akan cukup untuk mempersiapkan acara pernikahan yang cukup mewah. Lagi pula mereka tidak mau menunda acara pernikahan mereka lebih lama lagi mengingat ke dua anak itu sudah sering bersama sejak mereka masih berada di Bandung.


" Akhir nya pernikahan kalian hanya tinggal sebentar lagi" ucap Almyra saat menemani Fariz memilih gaun pengantin untuk pernikahan nya.


Sudah satu Minggu sejak pernikahan mereka di tetap kan dan semua anggota keluarga sibuk mempersiapkan untuk acara yang istimewa itu. Hari ini Fariz di ajak ke dua mommy nya untuk memilih gaun pengantin yang akan di kenakan nya di hari pernikahan yang akan di laksanakan beberapa minggu lagi. Almyra juga ikut karena diri nya juga ingin memilih gaun untuk dikenakan diri nya sendiri pada hari istimewa Fariz itu.


" Ya, aku juga tidak pernah menyangka kalau hari itu akan segera tiba, kamu tahu setelah apa yang kami lewati aku hampir saja menyerah dengan hubungan kami" ada rasa hari yang terpancar dari ucapan Fariz saat ini. " Jadi kapan kamu dan kak Devlin akan menyusul kami" ucap Fariz dengan nada menggoda nya


" Aku juga tidak tahu, tapi kami harap secepatnya" jawab Almira dengan senyum di bibir nya. Doakan agar kepergian kak Devlin dan uncle Devan ke Singapura hari ini berjalan dengan lancar"


Devlin dan ayah nya Devan hari ini memang terbang ke Singapura untuk mewakili Daddy Kenzie mengundang orang tua Almyra secara langsung sekaligus untuk melamar Almyra menjadi pendamping hidup Devlin.


" Tapi kenapa kamu tidak ikut mereka ke sana, apa kamu tidak merindukan keluarga mu?" Fariz merasa heran pada Almyra yang tidak ikut dengan Devlin dan ayah nya ke Singapura, padahal Almyra sudah lama tidak pulang ke sana.


" Aku menjadikan diriku sendiri sebagai jaminan" Almyra terkekeh saat mengatakan nya.


" Jaminan? " Faris mengerutkan kening nya, Fariz tidak mengerti dengan apa yang diucapkan oleh gadis di hadapan nya itu.


" Kamu tahu daddy ku tak kalah posesif dan keras kepalanya dari Daddy mu, jadi aku berjaga-jaga kalau saja daddy ku mempersulit hubunganku dan kak Devlin " Almyra menjelaskan. " Kalau aku ikut pulang bersama dengan kak Devlin aku takut daddy akan mengurungku di mansion dan tidak meyakinkan ku untuk ke Indonesia lagi untuk mempersulit hubungan ku dan kak Devlin, aku tidak mau kisah cinta ku tragis seperti mu" tambah Almyra lagi dengan kekehan di akhir kalimat nya.


" Cih, kamu ini pintar sekali" Fariz mendecih.


" Sayang, dimana Yui? Kenapa dia belum juga sampai?" Saat ke dua nya sedang asyik mengobrol mommy Yemi dan mommy Fika datang menghampiri mereka dengan membawa sepasang baju pernikahan untuk Fariz dan Yuichi coba.


" Tadi dia bilang masih di jalan mom" jawab Fariz seada nya, beberapa menit yang lalu Fariz sempat menghubungi Yuichi untuk menanyakan keberadaan nya.


" Kalau begitu, coba kamu coba dulu gaun ini! Biar nanti Yui mencoba baju untuk nya saat dia datang" mommy Fika menyerahkan gaun pengantin yang tadi dia dan calon besan nya pilih.


" Baiklah, Almy bisa kamu temani aku?" Fariz mengajak Almyra untuk menemani nya di ruang ganti.


" Aku sudah tidak sabar ingin melihat Fariz memakai nya, pasti akan sangat cantik" mommy Yemi berkata dengan penuh semangat seraya melihat punggung Fariz yang menghilang di balik tirai ruang ganti.


" Ya aku juga, pasti putriku akan sangat cantik" mommy Fika tak kalah semangat.


" Kamu ini lama sekali, cepat coba pakaian ini" mommy Yemi menggerutu kesal seraya memberikan setelan yang sejak tadi di pegang nya.


" Tadi jalanan macet mom, oh ya di mana Fariz?" Yuichi celingukan mencari keberadaan calon istri nya itu.


" Dia sedang mencoba gaun di sana" mommy Fika menunjuk ke arah ruang ganti yang di pakai Fariz.


" Cepat kamu coba juga pakaian mu!" Mommy Yemi mendorong tubuh putra nya itu dengan gemas karena putra nya itu terlalu lelet.


Yuichi pun melangkah kan kaki nya sambil mendengus kesal karena mommy nya itu sangat tidak sabaran pada diri nya, dengan langkah malas Yuichi pun masuk ke dalam ruang ganti yang berada di samping ruang ganti yang di pakai oleh Fariz dan mulai mencoba pakaian yang di berikan oleh mommy nya tadi.


Setelah beberapa menit, akhir nya Fariz dan Yuichi keluar secara bersamaan dengan menggunakan pakaian yang tadi di berikan pada mereka. Di depan ruang ganti sudah menunggu mommy Yemi, mommy Fika dan Almyra yang baru saja keluar setelah membantu Fariz memakai gaun nya.


" Wow, lihat kalian berdua! Terlihat sangat sempurna" mommy Yemi berkata dengan heboh nya membuat Fariz yang tidak tahu akan kehadiran Yuichi pun menoleh, begitu pun Yuichi yang ikut menoleh kearah samping nya di mana Fariz di sana terlihat sangat cantik dengan balutan gaun pengantin yang dipakai nya.


Sejenak, Yuichi dan Fariz sama - sama tertegun saat melihat penampilan satu sama lain nya dengan tatapan kagum terpancar dari ke dua mata mereka.


" Kamu sangat cantik sayang" Yuichi tersenyum menggoda dengan tatapan penuh kekaguman pada calon istri nya yang kini terlihat sangat cantik dengan gaun yang di pakai nya.


" Kamu juga tampan" balas Fariz dengan tersipu malu, sungguh Fariz saat ini terpesona dengan penampilan calon suami nya itu.


" Kalian berdua terlihat sangat serasi" Almyra menghampiri ke dua nya dengan wajah yang berbinar. " Aku jadi iri pada kalian berdua" tambah Almyra lagi dengan bibir yang mengerucut.


" Makan nya cepat seret kekasih mu itu untuk segera menikah, gerakan Devlin sangat lambat" Yuichi berkata dengan nada mengejek nya.


" Cih, sombong sekali" Almyra memutar bola mata nya malas. " Kamu tunggu saja tanggal main nya, kami akan segera menyusul kalian" ucap Almyra dengan penuh percaya diri.


" Baiklah, akan kami tunggu" Fariz ikut menimpali.


**Hanya tinggal menghitung hari untuk hari pernikahan, dan tinggal beberapa bab lagi menuju akhir. Tunggu kelanjutan nya!🥰


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🥰**