My Pretend Wife

My Pretend Wife
Bab 73



" Apa yang kamu lakukan?" Fariz memegang bibir nya sendiri setelah Yuichi melepaskan kecupan singkat pada bibir nya. "Oh God, ini ciuman pertama kami setelah beberapa bulan yang lalu kami berciuman tanpa sengaja" batin Fariz dengan perasaan yang sulit untuk di artikan.


" Aku hanya mencium bibir istriku, eh maksudku calon istri ku" jawab Yuichi dengan santai nya seraya mengedipkan sebelah mata nya membuat Fariz semakin salah tingkah saja di buat nya.


" Ish, memang nya siapa juga yang mau jadi calon istri mu?" Fariz memalingkan wajah nya dengan gaya ketus untuk menyembunyikan wajah nya yang merona karena malu sekaligus senang.


"Tentu saja kamu, memang siapa lagi hem?" Yuichi mendekati Fariz. " Walaupun kamu tidak mau, aku akan membuat mu bersedia untuk menjadi istri ku" Yuichi menarik tubuh Fariz ke dalam dekapan nya.


" Kalau begitu, berjuanglah!" Fariz tersenyum dalam dekapan pria tampan yang sudah mencuri hati nya itu, sungguh ini adalah momen yang paling membahagiakan dalam hidup Fariz. Akhir nya Fariz bisa bernafas lega saat ini karena pada akhir nya Yuichi bisa berkata jujur dan menyatakan perasaan cinta nya. Ya, sebut saja Fariz mungkin sangat naif dan juga bodoh sehingga bisa dengan mudah nya memaafkan pria yang sudah membohongi nya.


Malam itu Fariz dan Yuichi menghabiskan malam itu bersama di dalam kamar hotel, bukan melakukan hal yang iya - iya seperti pasangan yang biasa nya. Namun Fariz dan Yuichi mengobrol banyak hal sampai akhir nya mereka tertidur dengan nyenyak nya di atas sofa yang ada di sana dengan posisi saling memeluk satu sama lain sampai pagi menjelang.


" Cepat bangun! Apa yang kalian lakukan di sini?" Suara bariton dengan nada tinggi terdengar menggema di dalam kamar VVIP yang di huni oleh sepasang kekasih yang sedang terlelap bersama itu, membuat Fariz dan Yuichi sama - sama terbangun dengan kaget nya.


" Daddy!" Fariz berteriak kaget saat melihat daddy nya berada di hadapan nya. Fariz pun langsung bangun dari posisi nya dengan terburu - buru sehingga tubuh Yuichi yang masih tidur berbaring di samping nya terjatuh dari atas sofa.


Brruukk


" Aw, apa yang kamu lakukan sayang?" Yuichi terduduk di atas lantai sambil mengusap pinggang nya yang terasa sakit. Seperti nya Yuichi masih belum sadar akan kehadiran daddy Nanda di sana.


Sebenar nya daddy Nanda yang selalu over protektif pada istri dan putri nya semalaman tidak bisa tidur karena menunggu kedatangan putri nya yang tidak kunjung pulang, bahkan daddy Nanda sempat menelpon salah satu pegawai kepercayaan nya yang ada di Balendra Hotel untuk menanyakan keberadaan putri nya itu. Daddy Nanda bisa tertidur setelah mendengar kabar kalau putri nya baik - baik saja dan menginap di kamar yang biasa dia tempati jika berkunjung ke hotel itu, daddy Nanda pikir untuk melihat putri nya di pagi hari ini sebelum dia berangkat untuk memulai aktifitas nya. Namun alangkah terkejut nya daddy Nanda saat melihat putri nya yang ternyata tidak menginap sendirian di sana, apa lagi daddy Nanda masih belum bisa menerima Yuichi karena kebohongan yang di buat oleh pria muda itu.


" Seharus nya aku yang bertanya, sedang apa kamu di sini bersama dengan putri ku hah?" Daddy Nanda berkata dengan nada tinggi nya, tercetak jelas amarah yang terpancar dari wajah nya.


" Dad daddy" Yuichi langsung bangun dari posisi nya dan berniat untuk menyalami calon daddy mertua nya itu, namun Daddy Nanda langsung menepis nya.


" Sekarang cepat katakan! Apa yang kau lakukan pada putri ku!" Daddy Nanda meraih kerah baju yang di pakai Yuichi dan mencengkram nya dengan kuat. Sungguh daddy Nanda saat ini sangat marah pada Yuichi.


" Diam kamu! Daddy sangat kecewa pada mu, daddy percaya kamu tidak melakukan apa pun saat tinggal bersama nya di Bandung karena daddy mengawasi mu. Tapi kali ini ck, seharus nya Daddy memasang cctv juga di kamar ini" daddy Nanda mengusap rambut nya frustasi dengan wajah yang terlihat kecewa membuat Fariz merasa bersalah pada daddy nya itu.


" Maafkan aku daddy" Yuichi berkata dengan penuh penyesalan


Bhuggh


Bukan nya mendengarkan perkataan maaf dari Yuichi, daddy Nanda malah melayangkan pukulan nya pada wajah Yuichi sehingga membuat pria tampan itu tersungkur di atas sofa dengan ujung bibir nya yang robek dan mengeluarkan darah saking kuat nya pukulan yang di berikan oleh daddy Nanda barusan. Setidak nya itu yang bisa daddy Nanda lakukan untuk meluapkan kekesalan nya.


" Daddy" teriak Fariz dengan wajah yang sangat terkejut saat melihat daddy nya memukul pria yang di cintai nya. " Apa yang Daddy lakukan hah? Bukan kah daddy bisa bicara baik - baik?" Fariz langsung menghampiri Yuichi yang masih terduduk di atas sofa sambil mengusap darah yang keluar dari sudut bibir nya. " Yui, are you oke?" Fariz sangat khawatir dengan keadaan Yuichi.


" Aku baik - baik saja" Yuichi tersenyum untuk membuat Fariz tenang. " Wajar saja daddy memukul ku, karena aku memang pantas mendapat kan nya" Yuichi menatap daddy Nanda, namun yang di tatap seakan tidak sudi hanya untuk sekedar melihat wajah nya.


" Tapi tetap saja" Fariz hendak protes, namun Yuichi menghenti kan nya dengan menempelkan jari telunjuk nya pada bibir Fariz.


" Daddy, maafkan aku!" Yuichi bangkit dari posisi nya dan berjalan mendekat pada Daddy Nanda. " Aku sudah salah karena membohongi kalian tentang penyakit yang ku derita, dan maaf karena aku sudah bersama Fariz semalaman tanpa memberitahukan mu terlebih dahulu. Tapi aku bersumpah tidak terjadi apa - apa semalam" ucap Yuichi menjelaskan.


" Benar apa yang di katakan Yuichi barusan Daddy, tidak ada yang terjadi semalam. Kami hanya mengobrol dan ketiduran, mungkin karena kami kelelahan setelah apa yang sudah kami lewati kemarin" Fariz ikut menimpali.


" Daddy tidak mau tahu, mulai sekarang Daddy tidak mau kalian bertemu lagi. Apa lagi mempunyai sebuah hubungan" Daddy Nanda berkata dengan nada tak ingin di bantah. " Dan kau, pergi dari sini! Aku tidak mau melihat mu lagi" daddy Nanda meninggikan suara nya.


" Tapi daddy" Fariz hendak melayangkan protes nya.


" Diam, Daddy tidak ingin mendengar mu bicara!" Daddy Nanda membentak Fariz dan itu membuat hati Fariz tersentak karena baru kali ini daddy nya itu berbicara seperti itu pada nya padahal sejak Fariz masih sangat kecil sampai sekarang daddy Nanda selalu berbicara lembut pada nya.


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🥰