
" Aku akan menjelas kan semua nya kepada kalian, mari ikut aku! Fariz yang melihat wajah orang tua Yuichi yang terlihat bingung pun. Langsung mengajak ke dua paruh baya itu ke dapur yang letak nya agak jauh dari ruang tengah yang kini di tempati oleh mereka. Meninggal kan Yuichi yang tampak penasaran dengan apa yang akan gadis yang dia anggap sebagai istri nya itu katakan pada ke dua orang tua nya.
" Apa yang ingin kamu jelaskan?" Daddy Kenzi bertanya dengan nada datar nya.
" Ish, kenapa cara bicara nya tak jauh dari gaya bicara Daddy Nanda yang dingin dan juga datar?" Batin Fariz mengingat daddy nya yang sudah beberapa bulan ini tidak dia temui.
" Apa kamu bisa bicara sedikit lembut pada gadis ini? Kau lihat, kamu membuat nya ketakutan sampai tidak bisa bicara" mommy Yemi mendengus kesal pada suami nya itu seraya merangkul pundak Fariz dengan lembut saat melihat gadis itu hanya diam saat suami nya bertanya pada nya.
" Huufth" Daddy Kenzi menghela nafas nya kasar. " Maaf, bisakah kamu jelaskan apa yang sebenar nya terjadi pada putra ku?" Kali ini Daddy Kenzi berkata dengan nada yang sedikit lembut.
" Putra kita" ralat mommy Yemi dengan nada ketus nya membuat Daddy Kenzi kembali menghela nafas nya kasar.
" Iya, maksud ku putra kita" ucap Kenzi dengan tatapan penuh cinta pada istri tercinta nya.
Jujur saja, melihat interaksi sepasang suami istri itu membuat Fariz ingin sekali tertawa saat ini juga. Sepasang suami istri itu jelas mengingat kan diri nya pada sosok mommy dan daddy nya di Jakarta, mereka juga sering berdebat kecil seperti itu. Daddy Nanda yang super dingin dan datar bisa bersikap konyol bila di hadapan mommy Fika yang sangat di cintai nya. Tanpa sadar bibir Fariz melengkung saat mengingat ke dua orang tua nya. " Mommy, daddy seperti nya aku merindukan kalian" batin Fariz seraya membayang kan wajah mommy dan daddy nya.
" Jadi sayang, bagai mana? Apa yang sebenar nya sudah terjadi pada Yui kami?" mommy Yemi kembali berkata membuat Fariz seakan tersadar dari lamunan nya.
" Ya, biar aku ceritakan apa yang terjadi" Fariz pun mulai menceritakan kecelakaan yang terjadi saat itu dan bagai mana Yuichi mengalami amnesia sebagian di mana yang dia ingat hanya nama nya dan ke dua orang tua nya saja, sedang kan yang lain nya Yuichi tidak mengingat nya. Dan yang lebih parah nya lagi Yuichi selama ini menganggap kalau diri nya adalah istri nya dan mereka sudah menikah padahal yang sebenar nya mereka sama sekali tidak saling mengenal sebelum nya.
" Jadi bagai mana kalau kita mengatakan hal yang sebenar nya saja, mungkin itu akan lebih baik dan kita bisa membawa putra kita kembali ke Jakarta" ucap Kenzi setelah Fariz menyelesai kan cerita nya.
" Tidak bisa tuan, karena Yui akan di serang sakit kepala yang luar biasa bila dia di paksa untuk mengingat apa yang sudah dia lupakan. Dan dokter mengatakan itu akan sangat berbahaya untuk Yui sendiri, jadi cara satu - satu nya adalah membiar kan Yui mengingat itu sendiri perlahan - lahan" jawab Fariz menjelas kan.
" Benar kah itu? Ish, itu jelas tidak bisa kita lakukan" mommy Yemi tampak panik.
" Lalu apa yang harus kita lakukan? Kita tidak mungkin membiar kan Yui terus tinggal dengan gadis yang bukan muhrim nya, lagi pula kamu juga pasti tidak mau tinggal lebih lama lagi dengan pria asing yang baru kamu kenal itu bukan?" Daddy Kenzi bertanya pada Fariz dan Fariz pun mengangguk mantap.
" Kamu benar, tapi aku juga tidak mau sampai terjadi hal buruk pada Yui ku" mommy Yemi tampak berpikir. " Aku punya ide, siapa tadi nama mu?" Mommy Yemi bertanya dengan wajah yang berbinar.
" Ya sayang, apa rencana mu?" Ucap Daddy Kenzi dengan wajah yang terlihat waspada. Daddy Kenzi tahu betul bagai mana istri tercinta nya yang selalu punya ide dengan pemikiran ajaib di luar nalar pikiran normal nya. " Semoga saja ini bukan ide yang gila" batin daddy Kenzi.
" Fariz sekarang katakan! Apa putra tante Yui itu tampan?" Mommy Yemi bertanya dengan wajah yang berbinar.
" Ap apa?" Fariz jelas saja gelagapan saat di tanya seperti itu.
" Jawab saja, apa menurut mu Yui ku itu tampan?" Mommy Yemi mengulangi pertanyaan nya saat melihat gadis yang ada di hadapan nya hanya diam. Sedang kan daddy Kenzi hanya diam memperhatikan apa yang akan di lakukan oleh istri nya itu.
" I iya nyonya" jawab Fariz pada akhir nya dengan wajah yang terlihat salah tingkah. " Seharus nya aku tidak salah kan, kalau menjawab seperti itu. Lagi pula kenapa mommy Yui bertanya seperti itu, membuat ku salah tingkah saja" batin Fariz.
" Bagus, anak ku itu memang tampan bukan?" Mommy Yemi berkata dengan penuh percaya diri. " Dan sekarang katakan, apa kamu menyukai nya?" Tambah mommy Yemi lagi dengan wajah yang terlihat antusias melihat reaksi Fariz.
" Apa, pertanyaan apa lagi ini? Sangat konyol" batin Fariz merasa tak habis pikir dengan pertanyaan yang di lontar kan oleh mommy Yuichi itu.
" Katakan sayang, apa kamu menyukai putra ku?" Mommy Yemi seakan tak sabar ingin segera mendengar jawaban dari Fariz.
" Ba bagai mana ya?" Fariz menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal, jujur saja Fariz masih belum mengerti apa maksud dari mommy Yemi.
" Kamu jangan bingung, katakan saja iya kalau kamu menyukai nya. Jangan takut! Aku tidak akan melakukan apa pun pada mu" mommy Yemi mengusap pundak Fariz dengan lembut.
" Tapi, apa sebenar nya yang anda pikir kan nyonya? Kalau nyonya tidak menyukai anak nyonya dekat dengan ku, aku mengerti karena aku tahu siapa diri ku. Lagi pula aku tidak mau memanfaatkan keadaan Yuichi untuk mendekati nya, dan kalau nyonya ingin aku menjauhi Yuichi karena status kami yang berbeda aku siap melakukan nya. Lagi pula kami saja baru saling kenal beberapa hari" ucap Fariz panjang lebar mengungkap kan isi pikiran nya membuat mommy Yemi dan daddy Kenzi tertegun dengan ucapan Fariz barusan.
" Ck, aku suka dengan gaya pikir gadis ini. Gadis yang punya harga diri dan tidak mau di tindas" batin daddy Kenzi seraya menatap Fariz dengan tatapan menyelidik.
" Sebenar nya aku tidak berpikir kalau kamu tidak pantas untuk Yui, karena bagi ku gadis mana pun yang bisa mencintai dan di cintai oleh Yui ku dialah yang pantas untuk bersama nya. Tidak perduli itu adalah kurir atau bahkan pengamen sekali pun, justru aku menanyakan hal ini pada mu karena ingin menikah kah mu dengan Yui ku. Bukan kah itu lebih baik karena setidak nya kalian bisa tinggal bersama tanpa takut dosa atau apa pun" jawab mommy Yemi panjang lebar dengan santai nya.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏