
Di pagi yang sama, di perusahaan Devlin tampak Devlin yang sedang fokus dengan laptop yang ada di hadapan nya. Saat ini Devlin sedang mengerjakan proyek yang lumayan besar untuk perusahaan nya.
Tok
Tok
Tok
Terdengar pintu di ketuk dari luar, dan ternyata itu adalah Yoni asisten dari Devlin. Yoni sudah bekerja cukup lama di perusahaan itu sebagai asisten Devlin, yaitu sekitar lima tahun. Jadi Devlin sudah tidak meragukan lagi kemampuan dari asisten nya itu dari segi mana pun karena selama ini pekerjaan Yono selalu membuat Devlin merasa puas dengan apa yang di lakukan nya untuk perusahaan dan untuk diri nya.
" Maaf bos, ada yang perlu saya sampai kan pada anda" Yoni terlihat berjalan menghampiri Devlin yang sedang duduk di kursi kebesaran nya.
" Apa? Apa ini sangat penting?" Devlin mengerutkan kening nya.
" Ini tentang beberapa karyawan baru di perusahaan kita" Yoni memberikan sebuah berkas berwarna biru di atas meja kerja Devlin, seperti nya itu berisi beberapa CV karyawan baru di perusahaan mereka.
" Apa ada masalah dengan mereka?" Devlin mengangkat alis nya sebelah.
" Tidak, tapi mungkin anda mau melihat CV mereka"
" Tidak perlu, semua nya aku serahkan pada mu. Aku yakin kamu bisa melakukan nya dengan baik, bukan kah ini bukan hal pertama bagi mu" jawab Devlin dengan santai nya.
Devlin memang selalu menyerah kan tugas untuk menyeleksi karyawan baru di perusahaan nya pada Yoni, karena Devlin sangat tahu bagai mana cara penilaian asisten nya itu mengenai seseorang dan sampai saat ini Yoni belum pernah membuat Devlin kecewa.
" Baik lah kalau begitu, saya permisi dulu" Yoni pun langsung pergi keluar dari ruangan Devlin dengan wajah yang terlihat ragu. " Aku pikir kamu akan terkejut nanti setelah tahu siapa salah satu dari mereka" batin Yoni tersenyum penuh arti seraya melangkah keluar dan menutup kembali pintu ruangan itu.
Beberapa jam telah berlalu, Devlin yang membutuh kan desain terbaru dari karyawan nya memutus kan untuk memanggil Yoni agar membawakan beberapa desain terbaru dari divisi yang khusus menangani desain bangunan yang akan dia gunakan untuk proyek besar nya kali ini karena sore ini perusahan Devlin sudah harus menyerah kan nya agar bisa mendapat kan proyek ini.
Perusahaan Devlin memang bergerak di bidang kontruksi yang mengerjakan proyek - proyek pembangunan yang lumayan besar, berbeda dengan perusahaan Yuichi yang bergerak di bidang teknologi.
" Yoni, bisakah kamu memberikan ku beberapa desain terbaru? Aku membutuh kan nya sekarang juga" ucap Devlin dengan menggunakan saluran telekomunikasi yang ada di sana.
Tak lama Yoni pun masuk dan memberikan apa yang bos nya itu pinta. " Semua yang bos perlukan ada di sini, bos tinggal pilih saja yang bos suka" Yoni meletak kan beberapa kertas yang sudah dia susun dalam satu map yang sama.
" Baik lah, aku akan memberikan saran ku seperti biasa. Sedang kan yang memilih tetap diri mu saja" Yoni pun menduduk kan diri nya di kursi yang ada di depan Devlin.
Setelah beberapa waktu Devlin dan Yoni memilih desain yang ada di atas meja kerja Devlin, akhir nya mereka menjatuh kan pilihan mereka pada suatu desain yang terlihat sangat unik dengan desain yang sederhana namun terkesan mewah.
" Jadi kita pakai desain ini saja" ucap Devlin memastikan meminta pendapat dari asisten pribadi nya itu.
" Ya, saya kira itu yang terbaik di antara semua desain yang ada di sini" Yoni mengangguk setuju.
" Aku baru kali ini melihat desain yang sangat luar biasa seperti ini, siapa yang sudah membuat desain ini? Pasti dia karyawan lama kita yang sudah berpengalaman" ucap Devlin menebak.
" Bos salah, justru desain ini di buat oleh karyawan yang baru masuk hari ini" jawab Yoni dengan enteng nya.
" Kau pasti bercanda" Devlin tertawa kecil dengan wajah tak percaya nya, mata nya tak lepas dari raut wajah Yoni yang tampak tidak bergeming sedikit pun. " Are you serious?" Devlin kini menatap Yoni dengan intens.
" Aku serius, sepuluh rius malah" Yoni terkekeh saat mengatakan nya. " Hari ini kita menerima beberapa karyawan baru, dan salah satu nya adalah dia. Kemampuan nya sangat luar biasa, aku juga tidak menyangka akan hal itu" tambah Yoni lagi, tapi kini dengan wajah yang serius.
" Ish, aku jadi penasaran dengan orang itu" Devlin berdiri dari duduk nya dan menarik jas yang dia pakai ke arah depan untuk merapikan nya. " Antar aku untuk melihat orang itu! Aku ingin tahu, seperti apa orang yang membuat desain yang sangat hebat seperti ini" Devlin pun melangkah kan kaki nya untuk keluar dari ruangan nya.
Yoni tersenyum penuh arti melihat wajah penasaran bos nya itu sebelum ikut melangkah kan kaki nya mengikuti langkah Devlin menuju ke divisi yang membuat desain di perusahaan itu.
Devlin dan Yoni berjalan beriringan di antara koridor perusahaan melewati beberapa karyawan yang terlihat sangat sibuk dengan pekerjaan mereka masing - masing. Beberapa pasang mata hanya bisa menatap sekilas ke arah mereka dan langsung kembali fokus pada apa yang sedang mereka kerjakan saat ini, sedang kan beberapa orang yang meja nya di lintasi Devlin tampak menyapa atasan mereka sambil berdiri dan menunduk kan kepala nya.
Tak lama mereka pun sampai di depan ruangan yang terbuat dari kaca, di mana di dalam nya di sekat oleh bilik - bilik setinggi dada untuk membatasi ruang kerja tim satu dengan tim yang lain nya. Divisi desain ini memang terdiri dari beberapa tim yang di ketuai oleh salah satu dari mereka, namun mereka juga di bebas kan bila ingin membuat desain mereka sendiri di luar tim mereka.
Ceklek
Yoni membuka pintu itu dari luar dan mempersilah kan bos nya untuk masuk ke dalam sana.
" Perhatian semua" ucap Yoni dengan suara yang sangat keras agar semua dapat mendengar ucapan nya, membuat semua menoleh ke arah nya dan menghenti kan aktifitas yang sedang mereka lakukan saat ini. Termasuk gadis cantik yang duduk di meja kerja paling pojok. " Bos ingin bertemu dengan kalian dan melihat hasil kerja kalian secara langsung, jadi bekerja keras lah dari biasa nya untuk hari ini" tambah Yoni lagi membuat keributan dengan bisik - bisik para karyawan.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏