
"Sebenar nya aku tidak berpikir kalau kamu tidak pantas untuk Yui, karena bagi ku gadis mana pun yang bisa mencintai dan di cintai oleh Yui ku dialah yang pantas untuk bersama nya. Tidak perduli itu adalah kurir atau bahkan pengamen sekali pun, justru aku menanyakan hal ini pada mu karena ingin menikah kah mu dengan Yui ku. Bukan kah itu lebih baik karena setidak nya kalian bisa tinggal bersama tanpa takut dosa atau apa pun" jawab mommy Yemi panjang lebar dengan santai nya.
" Apa?" Ucap Fariz dan daddy Kenzi secara bersamaan saat mendengar ucapan mommy Yemi barusan.
" Kenapa, apa ada yang salah dengan ucapan ku? Bukan kah itu pilihan terbaik?" Mommy Yemi masih terlihat santai.
" Sayang, apa kamu yakin? Maksud ku, dengan keadaan Yui yang seperti itu apa kamu tidak takut gadis ini akan terluka jika seandai nya anak kita sembuh dan tidak menerima semua nya" daddy Kenzi berusaha memperingat kan istri nya itu, daddy Kenzi tidak mau ada yang terluka karena keputusan besar yang mereka ambil nanti nya.
" Aku tahu, tapi setidak nya ini jalan yang terbaik. Lagi pula aku bisa melihat cinta yang begitu besar di mata Yui, dan aku tidak mau dia kehilangan cinta nya begitu saja. Dan aku yakin cinta tidak akan mudah menghilang ketika dia mengingat kembali semua nya. " Ucap mommy Yemi dengan keyakinan yang besar.
" Cinta, apa anda tidak salah? Maksud ku tatapan itu mungkin karena dia berpikir kalau aku adalah istri nya, tidak lebih" ucap Fariz dengan menahan rasa sesak yang tiba - tiba menghantam perasaan nya saat mengatakan hal itu.
"Mungkin kamu benar, tapi aku harap kamu mau melakukan itu demi Yui!" Mommy Yemi kini memegang tangan Fariz dengan erat dan menatap gadis itu dengan tatapan memohon.
" Tapi aku" Fariz tampak ragu.
" Kami tidak tahu alasan apa yang akan kami pakai untuk membawa nya kembali ke Jakarta, apa lagi jika kamu tidak ikut dengan kami" mommy Yemi terlihat bingung. " Mungkin kami bisa memberikan alasan untuk sementara, tapi tidak untuk waktu yang lama. Jadi pikir kan lah! Aku akan memberikan waktu untuk mu berpikir, aku akan menunggu kabar baik dari mu" tambah mommy Yemi lagi.
" Baik lah, aku akan memikir kan nya" Fariz mengangguk ragu.
" Hubungi kami jika kamu sudah mengambil keputusan" Daddy Kenzi menyerahkan sebuah kartu nama pada Fariz dan Fariz pun mengambil nya.
" Alfano Corp" gumam Fariz saat melihat nama perusahaan milik keluarga Yuichi dengan wajah yang tampak berpikir.
Sementara di ruang tamu.
" Devlin, apa kamu juga sudah menikah dengan Almy? Ish, seperti nya kita memang di takdir kan selalu bernasib sama. Aku sudah menikah, kamu juga" Yuichi terkekeh saat mengatakan nya pada Devlin dan juga Almyra.
" Tidak, kamu salah sangka! Aku dan Almy tidak menikah. Hubungan kami masih sama seperti dulu, dia sudah seperti adik ku sendiri" ucap Devlin membuat wajah Almy berubah sendu saat mendengar nya.
" Ya, kak Devlin benar" tambah Almyra.
" Tapi kenapa? Aku pikir kalian sangat cocok satu sama lain, lagi pula menikah itu sangat menyenang kan. Istri ku selalu ada untuk ku di saat apa pun" ucap Yuichi dengan senyum yang mengembang di bibir nya membuat Devlin, Amaira dan Almyra saling lirik dengan pemikiran mereka masing - masing.
Tak lama Fariz dan ke dua orang tua Yuichi tampak keluar dari dapur setelah pembicaraan mereka yang lumayan lama.
" Akhir nya kalian selesai juga, apa yang sebenar nya kalian bicarakan huh? Jangan katakan kalau mommy dan daddy menyuruh istri ku untuk berpisah dengan ku seperti dalam Drakor yang sering istri ku tonton hanya karena istri ku yang seorang kurir" Yuichi berkata dengan nada cemas nya. " Kalau seperti itu, lebih baik kalian pulang dan tinggal kan aku disini!" Belum juga ke dua orang tua nya sempat menjawab, Yuichi sudah kembali berucap.
Mommy Yemi, daddy Kenzi dan Fariz sama - sama saling lirik saat mendengar ucapan Yuichi barusan.
" Tidak sayang, justru mommy dan daddy ingin mengajak kamu dan Fariz sama - sama ke Jakarta hari ini. Tapi seperti nya Fariz tidak bisa ikut karena ada urusan yang belum dia sekesai kan" mommy Yemi merangkul pingang putra nya yang tinggi itu.
" Oh ya, kalau begitu kalian kembali lah ke Jakarta! Aku akan menunggu istri ku sampai dia menyelesai kan pekerjaan nya di sini" jawab Yuichi dengan mantap membuat mommy Yemi panik.
" Yui, apa sebaik nya kamu kembali lebih dulu dengan mommy dan daddy mu? Bukan kah kamu pernah bilang ingin bekerja agar bisa memberikan nafkah untuk ku? Aku pikir ini waktu yang tepat, iya kan?" Ucap Fariz cepat.
" Ya, sayang istri mu benar. Apa kamu hanya akan diam saja sementara istri mu harus bekerja" tambah mommy Yemi untuk meyakinkan putra nya.
" Ya, lagi pula di sini kamu tidak bisa bekerja. Sedang kan di Jakarta, kamu bisa kembali memimpin perusahaan kita" tambah daddy Kenzi.
" Ya, orang tua mu benar! Aku akan menyusul saat urusan ku di sini selesai, jadi kamu pulanglah lebih dulu ke Jakarta!" Fariz kembali ikut menimpali.
" Kamu tidak bohong kan? Kamu akan cepat menyusul ku?" Yuichi langsung menghampiri Fariz dan menggenggam tangan nya dengan cukup erat. " Aku tidak bisa hidup tanpa mu asal kamu tahu" tambah Yuichi lagi, kali ini pria itu memeluk gadis itu dengan erat seolah diri nya tidak mau berpisah walau sedetik pun.
" Ya, aku berjanji" entah kenapa, tangan Fariz pun ikut refleks membalas pelukan dari pria itu. Fariz merasa kalau diri nya juga seakan tidak rela melepas kan pria yang kini sedang dia peluk itu.
Semua mata yang melihat pasangan manusia itu seakan ikut merasakan perasaan sedih yang mereka rasakan karena perpisahan yang akan terjadi saat ini.
Tak lama, Yuichi pun langsung ikut pergi bersama dengan mommy Yemi dan yang lain nya ke Jakarta. Fariz hanya mengantar mereka sampai depan saja bersama dengan saudara nya Amaira, jujur saja Fariz merasa berat melepaskan kepergian pria yang selama dua Minggu ini telah menemani hidup nya dan menjadi kan nya sebagai istri pura - pura nya itu.
" Kami menunggu kabar baik dari mu, aku harap jangan terlalu lama!" Ucap mommy Yemi sambil memeluk Fariz sebelum pergi meninggal kan kawasan apartemen itu dengan mobil mewah nya.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏