My Love My SPG

My Love My SPG
Mulai Emosi



Sesampainya diruang khusus karyawan Indri dan Rika menghampiri Ishi.


"Cie,,pengantin baru. Gimana rasanya?" Goda Rika sambil berbisik.


"Gimana rasanya mak...?" Tanya Indri penasaran


"Kepo. Mau tahu aja apa mau tahu banget" Jawab Ishi sambil meninggalkan Rika dan Indri.


Saat jam istirahat.


"Mau makan dimana.?'' Tanya Rika.


"Nasi padang, kayaknya enak itu" Jawab Ishi


"Oke, kita ke sana" Jawab Rika.


Sesampainya di warung nasi padang.


"Mang pesen tiga nasi padang, lauknya ikan semua ya" Kata Ishi pada penjualnya.


Setelah itu mereka mencari tempat duduk.


"Gimana rasanya nikah Shi?" Tanya Rika penasaran.


"Baru dua hari nikah udah kamu tanyain kaya gitu, ya aku belum tahulah" Jawab Ishi santai.


"Berarti kalian belum ngapa-ngapain dong?" Tambah Indri sedangkan Ishi hanya menjawab dengan senyuman.


Setelah makanan mereka sampai, mereka menyantapnya dengan segera.


Ting...


Tanda pesan masuk di ponsel ishi


📩 Adnan :" Nanti pulangnya aku jemput"


📩 Ishi :"Iya bang, nanti aku tunggu"


📩 Adnan :" Udah makan?"


📩 Ishi :"Udah kok, Abang sendiri udah makan belum"


📩 Adnan :"Udah, ya udah Abang lanjutin pekerjaan dulu"


📩 Ishi :"Iya 😊"


Ishi hanya tersenyum melihat pesan yang dikirim suaminya dan tanpa ia sadari kedua sahabatnya melirik dengan curiga.


"Pesan dari siapa kok senyum-senyum sendiri" Kata Rika.


Tanpa menunggu jawaban dari Ishi, Indri tiba-tiba merebut ponsel Ishi.


"Dari Adnan ka, pantes dia senyum-senyum sendiri" Jawab Indri.


"Nama suami kamu diponsel kamu tulis nama aslinya Shi..?" Tanya Rika kaget.


"Aku juga bingung mau aku kasih nama apa"


"Parah. Ganti kek pakek sayang, honey, hubby, atau apalah ya" Jawab Indri


"Biarin orangnya juga nggak protes" Jawab Ishi.


"Bukannya nggak tapi belum" Kata Rika.


Mereka segera menghabiskan makanan mereka dan kembali bekerja.


Di tempat kerja Adnan.


" Pesan dari siapa sih bos kok senyum-senyum sendiri" Tanya Doni yang berada di ruangan Adnan.


"Dari istrilah,Bsiapa lagi coba" Jawab Adnan.


Doni yang mendengar jawaban Adnan cuma bisa tersenyum lalu mereka melanjutkan pekerjaan mereka.


Ishi, Rika dan Indri melakukan aktivitas sebagai mana biasanya sampai tak terasa jam pulang untuk shift pagi akan berakhir.


"Shi, nanti kita pulang bareng lagi ya. Dijemput kan sama abang?" Tanya Nata yang tiba-tiba menghapiri Ishi.


"Iya kak" Jawab Ishi singkat.


"Enaknya yang dijemput suami" Kata Indri


"Jangan keras-keras nanti ada yang dengar" Jawab Ishi.


Dari kejauhan Gita memperhatikan kedekatan Ishi dan Nata dengan tatapan tidak suka.


"Tadi pagi Ishi berangkatnya sama kak Nata loh mbak" Kata salah satu karyawan yang berada di dekat Gita.


Mendengar itu Gita terlihat sangat kaget dan hanya melirik dengan tatapan tidak percaya.


"Bener mbak, kalau mbak nggak percaya coba tanya sama yang shift pagi" Tambah karyawan itu namun Gita pura-pura tidak mendengarkan lalu berjalan pergi.


"Dibilangin nggak percaya" Kata karyawan itu.


Setelah jam pulang kerja Ishi menunggu jemputan di gerbang belakang dan Nata menghampirinya.


"Abang belum dateng?" Tanya Nata.


"Belum kak, bentar lagi mungkin." Jawab Ishi.


Tak lama kemudian mobil Adnan pun tiba dan menghampiri mereka berdua. Ishi dan Nata lalu masuk kedalam mobil lalu Ishi mencium tangan kanan Adnan.


"Jangan mesra-mesra inget disini ada jomblo" Kata Nata.


"Dasar sirik" Jawab Adnan sedangkan Ishi hanya tersenyum.


Mobil pun pergi meninggalkan parkiran. Dari kejauhan Gita yang melihat Ishi dan Nata pergi dengan satu mobil terlihat menahan amarahnya.


"Liat aja kamu Shi, ternyata kamu itu nggak bisa cuma dikasih kata-kata tapi harus dengan tindakan" Kata Gita dalam hati.