
Audy sampai dirumah Rama. dia tentu saja disambut oleh sepasang suami istri itu bahkan Rika memasak banyak.
Mereka duduk bersama. terlihat seperti keluarga yang harmonis.
Rika menyiapkan makanan untuk Audy.
"Terima kasih bu. padahal saya bisa mengambilnya sendiri" ucap Audy sopan.
Rama terseyum "Anggap saja kami keluargamu. Jadi, jangan sungkan ya"
Rika menyetujui perkataan suaminya. Audy terseyum cangggung. dia tidak pernah seperti ini sebelumnya.
"Bagaimana kabar orangtuamu sayang" tanya Rika.
"Ibu baik baik saja. beliau lagi sibuk mengurus adek adek dipanti" jawab Audy.
"Panti" Kini Rama yang bicara.
"Iya. ibu saya itu mengurus panti. dia mengurus saya dan adek adek. tapi karna saya sudah dewasa saya pun memutuskan untuk hidup mandiri. kasihan ibu"
"Kamu...
"Saya bisa dibilang anak panti bu. Orangtua saya menitipkan saya dipanti.. maaf bu dan juga bapak..saya tidak bermaksud untuk menceritakan diri saya" Audy merasa dirinya telah salah bercerita. menurutnya untuk apa mereka mendengar cerita ini.
Deg
Rama dan Rika saling melihat satu sama lainnya. hingga mereka sama mengangguk.
"Gak papa sayang. jika kamu membutuhkan teman untuk curhat. kamu bisa cerita ke kami berdua. anggap saja kami orangtuamu" ucap Rika.
"Iya benar nak" sahut Rama.
"Terima kasih banyak untuk Ibu Rika dan juga Bapak Rama"
Malam sudah larut. Audy izin pamit.
"Saya pulang dulu. terima kasih atas makanannya."
"Sama sama sayang" peluk Rika.
Audy pulang diantar oleh sopir. gadis itu melambaikan tangan kearah dua orang yang melihat kearahnya.
Mobil itu melaju meninggalkan pekarangan rumah. Rika menatap Rama dengan mata berkaca kaca.
"Kita harus pastikan dulu sayang"
"Aku tidak peduli. aku ingin menjadikannya anakku" ucap Rika.
"Iya sayang" peluk Rama dengan erat.
Rama harus mencari tahu tentang Audy mulai sekarang.
.
.
.
Kini Audy tengah menerima telpon dari bayi besarnya. hingga panggilan itu selesai.
Audy memejamkan matanya. dia sudah benar benar mengantuk.
Aziel melihat lihat foto dirinya dan Audy yang sempat dia ambil kemarin.
Senyumannya terpampang jelas. dia pun membuka salah satu media sosialnya dan mempostingnya disitu.
Aziel_putradaniel @My mine❤
Disukai 7.930.910 lainnya.
5 detik yang lalu...
Komentar dinonaktifkan.
Aziel tidak mengambil pusing atas semua komentar orang dan para Fansnya.
Dia tahu para Fans mendukung apapun yang ada dalam kehidupannya.
Dia terseyum sendiri. dan akhirnya tertidur.
Pagi telah tiba.
Aziel turun menghampiri kedua orangtuanya dan juga adeknya yang lagi sarapan.
"Selamat pagi" sapanya.
"Pagi" jawab mereka bersamaan.
Erina menunjukkan postingan putranya itu dan bertanya langsung kepadanya. dia kesal kenapa anaknya tidak cerita kalau punya pacar.
"Itu pacar Aziel" sahutnya santai.
"Serius kamu" tanya Daniel tersedak.
"Iya papa ku yang tampan tapi lebih tampanan Aziel" jawabnya.
"Caper" jawab adeknnya.
"Iri kan. wlee" sahut Aziel sambil menjulurkan lidahnya.
"Sayang. nanti ajak dia kesini ya" Erina ingin melihat orang yang disukai putranya ini.
Tentu saja Aziel mengangguk setuju. Dia berangkat kesekolah dan sudah ingin bertemu dengan orang yang selalu ada dipikirannya.
Audy sampai disekolah setelah tiga hari libur.
Dia melihat Jovan yang baru sampai.
"Pagi" sapa Audy.
"Pagi juga. yuk kekelas"
Jovan dan Audy jalan beriringan. Audy menatap kekiri dan kekanan. Kenapa anak anak terlihat sibuk dengan ponselnya.
"Mereka semua kenapa sih?" tanya Audy bingung.
"Owh itu. si Artis Aziel berulah. dia memosting foti dirinya dan cewek"
Sesampai dikelas Audy langsung memeriksa. dia bakal marah dan ngamuk sama Aziel jika berani foto sama cewek lain.
Senyumnya langsung terbentuk sempurna saat tahu difoto itu dirinya walau dia tidak begitu nampak. karna mereka berdua sepakat lebih tepatnya kehendak dia sendiri sih untuk pacaran diam diam.
"Ini gak membahayakan kariernya kan" batin Audy gelisah.
Matanya kembali membulat sempurna dengan postingan terbaru Aziel.
Aziel_putradaniel : Cantikku❤🤸♀
Disukai 7.000.301 lainnya.
4 detik yang lalu.
Komentar dibatasi.
@Dniel_Erina : @Aziel_putradaniel siapa neh hah? masa cuma dari belakang. dari depan donk. jangan bikin kepo keluarga.
@Bianka_momjovan: wah udah ada gandengan neh. @jvan30 Nak kamu mana neh?
@Erina_sugarmomy : Cantiknya calon mantuku.
@Rezabucinbianka_01 : @Bianka_momjovan Sayang aku lapar neh malah disini ternyata.
@Dniel_Erina :@Rezabucinbianka_01 wah jangan curhat donk.
@Rama_sitampan :Jangan pada ribut dilapak orang donk. dasar bapak bapak @Dniel_Erina & @Rezabucinbianka_01.
Audy terkekeh pelan membaca komen komen dari keluarga besar ini. Dia menyenggol Jovan.
"Mama kamu tuh" ledek Audy ketawa.
"Tolong. Aku malu banget" Jovan pasrah dengan kelakuan orangtuanya ini.
Aziel masuk dengan kaca mata hitam yang terpasang diwajah tampannya. dia terseyum kearah gadis yang juga tengah menatapnya.
"Selamat pagi semua" sapa Aziel.
"Sama siapa neh. spill donk pecarnya" tanya anak anak.
"Ada donk. dia mah terlalu berharga dan kelewatan cantik. makanya ku sembunyiin dulu nanti kalian pada naksir lagi" Jawab Aziel santai.
Dia tidak sadar sendiri tadi Audy menahan jantungnya yang berdetak sangat kencang.
Bel istirahat berbunyi.
Jovan menatap kearah Audy yang memasukkan bukunya kedalam tas.
"Mau bareng" ajaknya.
Audy menatap Aziel yang meliriknya.
"Hm.. duluan aja. aku mau ketoilet dulu" jawab Audy terseyum.
Jovan mengelus rambut hitam milik Audy.
"Oke. duluan ya"
Jovan keluar dan menyisakan Aziel dan Audy. mereka sama sama mengangguk.
"Audy bantu aku donk sebentar" ucap Aziel saat diluar sengaja biar tidak ada yang curiga nanti saat melihat mereka berduaan.
Mereka jalan ke rooftop. setelah sampai Aziel langsung memeluk manja pacarnya ini.
"Rindu loh sayang" Aziel bicara kek bocah.
"Aku juga" jawab Audy.
Mereka bucin sekali ya?
Jomblo mohon bersabar. ini ujian untuk kita semua.
Mereka berdua duduk dan makan cemilan bersama.
"Kaget loh aku pas kamu posting itu" Audy bicara sambil makan.
"Padahal mau posting yang nampak wajah aku sama kamu. tapi inget sama pesan kamu. kenapa sih hah?"
"Aku takut kamu dihujat"
"Ayolah sayang. keluarga aku aja mau ketemu sama kamu. jadi, jangan takut ya. gak ada yang bakal hujat aku. Fans aku semuanya baik"
"Baiklah. aku bakal posting sesuatu nanti juga" jawab Audy.
"Gitu donk. makin cayang deh"
"Keluarga kamu lawak semua ya" Audy juga ingin seperti itu batinnya.
Aziel mengangguk.
"Andai kamu tahu. papa aku gak percaya aku punya pacar. iri aja tuh orang"
"Gak boleh gitu. dia papa kamu" Aziel memukul pelan lengan laki laki yang ada dihadapannya ini.
"Iya sayang. Papa aku emang gitu dia itu bucin banget. lihat nama IG nya aja ada nama Mama aku ketahuankan betapa bucinnya dia. tapi aku juga sayang kok sama papa aku. dengan begitu aku gak akan takut dia nyakitin Mamaku"
"Tante memang mama yang terbaik"
"Iya benar. dan aku juga gak kalah sama Papa karna nemuin Gadis sebaik kamu"
"Gombal mulu" Audy terkekeh.
*Jangan lupa vote and komen. jangan lupa mampir kecerita terbaru aku ya "Menjadi Shania"
Seru banget loh*!!