My Ex-Boyfriend

My Ex-Boyfriend
19. Daniel pingsan



...^o^ SELAMAT MEMBACA ^o^...


Daniel telah siap, tinggal beberapa menit lagi dia akan tampil menyapa para fansnya


Semua fansnya sudah menduduki bangku mereka masing masing dan bersorak bersama sama memanggil nama Daniel


Laki laki itu tengah dipasangi alat manggung dia, Reza datang kearahnya memberitahu bahwa semua sudah siap


Saat menuju panggung, dia bertemu dengan Erina, gadis itu hanya menunduk dan jalan melewati Daniel begitu saja


Daniel paham dengan posisi gadis ini, disini sangat banyak orang, jika ada yang melihat mereka saling bertukar senyum ini akan mejadi masalah untuk mereka masing masing


Konser pun langsung dimulai, hingga dipertengahan konser, Daniel duduk didepan panggungnya dan sangat dekat dengan para Fans


Lampu dimatikan, lampu lampu kecil menyirani tempat konser itu dihiasi dengan langit malam yang sangat indah


Daniel memainkan gitarnya, dan para Fans bersamaan bernyayi bersamanya


Erina terlihat merasa takjub melihat para Niel dan Daniel, dia sangat bahagia bisa melihat secara langsung hal seperti ini


Rama menghampirinya


"Sedang apa Erina" tanya Rama


Erina terseyum kearahnya "Melihat Tuan dengan para Fans sehangat ini, aku merasa sangat senang"


Rama mengangguk dia setuju dengan hal itu, tiba tiba Bianka berdiri disamping Erina


Dan Erina langsung mundur sedikit, Rama menariknya untuk jalan jalan


"Harusnya aku ada dibangku paling depan" ucal Bianka terlihat sedih


Reza menatap Bianka, dia langsung menghampirinya


Bianka menatap kearahnya


"Apa? Kamu mau marah dan mengusirku" ucap Bianka


Reza menggeleng, dia merasa aneh dengan gadis ini yang tidak seperti biasanya


"Kamu sakit ya" ucap Reza meletakkan telapak tangannya kedahi Bianka


Dengan cepat gadis itu menepuk kencang tangan Reza, dia langsung membersihkan dengan tisu


"Tanganmu itu kotor" ucap Bianka


Reza memutar males matanya, dia menarik semua pikirannya yang menganggap Bianka aneh hari ini


"Aku cuma bertanya saja" Gerutu Reza


Bianka dengar ucapan Reza, dia langsung menyahut


"Aku tidak tengah sedang sakit, aku cuma sedih tidak bisa menonton Daniel dari depan sana, kalau dari samping sini gak keliatan" ucap Bianka sangat sedih


"Terserahmu lah, aku lapar dan mau makan dulu" ucap Reza


Bianka menahan tangan laki laki itu, Reza menatap kearah tangan Bianka


"Aku ikut kamu saja ya? Jika disini saja apa yang aku liat, aku juga lagi lapar" ucap Bianka


Reza hanya bisa mengangguk walau hatinya sangat terpaksa


Daniel kini tengah bicara dengan para Fansnya , ada waktu sekitar tujuh menit untuk mereka ngombrol bersama


Daniel membuka ponselnya untuk memeriksa komentar dari para Fans nya, entah kenapa kepalanya terasa pusing, dia tetap terseyum dan membaca komentar itu


"Wahai suamiku" ucap Daniel yang sudah terlihat malu saat membaca pembukaan dari komentar para Fans ini


Para Niel teriak histeris


"Apa kamu tidak lelah jika harus syuting dan mengadakan konser seperti ini, aku harap kamu selalu menjaga kesehatanmu" ucap Daniel selesai membacanya


Dia menatap semua Fansnya


"Aku akan terus bekerja keras untuk kalian, apa pun itu untuk menghibur kalian, terima kasih sudah mengingatkan suamimu ini "ucap Daniel sambil tertawa kecil


Para Fans juga ikut tertawa


"Aku punya pesan untuk kalian semua, saat kalian merasakan kesedihan yang luar biasa dalam diri kalian, jangan pernah berniat untuk mengakhiri semuanya, itu tidak akan menyelesaikan apa pun, kalian tidak sendiri, semua orang yang sayang selalu ada untuk kalian, menangis tidak masalah tapi jangan terlalu larut didalamya " ucap Daniel berdiri karna dia mau tampil kembali


Penampilan terakhir pun dimulai, saat dipertengahan lagu, tiba tiba kepalanya pusing, namun dia tetap melanjutkan Dance nya


Hingga dia hampir saja tersungkur dilantai panggung, seseorang bersorak


"Penampilan yang sangat buruk" teriak orang itu entah darimana karna disini orang orang sangat banyak


Orang itu langsung melemparkan botol air mineral kearahnya, tidak hanya satu ada beberapa orang yang melakukan hal itu


Seketiak konser itu kecau, Daniel sudah sangat tidak tahan, Reza yang diberitahu langsung lari kepanggung


"Tuan Daniel, kamu baik baik saja" ucap Reza


Pandangan Daniel tiba tiba kabur, dia langsung diangkat para Staf dan Tim nya yang ada disana


"Bawa kerumah sakit saja" ucap Reza


Erina yang ada diruang Make up langsung keluar lari menuju mobil


Saat menuju kesana, tanpa sengaja dia menabrak seseorang yang terlihat sangat mencurigakan


Karna sudah panik, Erina tidak menghiraukan dia langsung lari saja meninggalkannya,


Orang itu terseyum dari balik maskernya


"Sungguh konser yang indah, Adek kecilku" ucapnya terseyum culas


Laki laki itu masuk kedalam mobilnya dan pergi dari tempat itu


Dirumah sakit, Erina dan yang lain hanya bisa menatap dari luar ruangan


"Apa yang terjadi disana" tanya Reza kearah Reva


"Saat dipertengahan lagu, Tuan terlihat ingin jatuh, dan saat itu juga seseorang berteriak kalau penampilannya itu sangat buruk dan Dia dilempari botol bekas seperti itu" ucap Reva mencertikan


Bianka berteriak, Reza langsung menghampirinya


"Berita tentang konser ini telah tersebar diinternet" ucap Bianka


Erina memeriksa Handphonenya, dia kaget banyak sekali artikel yang menyudutkan Daniel bahwa dia pura pura pingsan saja dan mengatakan kalau penampilannya sangat buruk


"Cepat cari tahu, siapa yang sudah membuat artikel seperti ini" ucap Reza yang langsung diangguki par Tim


Bianka menangis melihat kondisi Daniel seperti sekarang, Erina ikut menangis namun dia langsung menghapus air matanya


"Daniel?" batin Erina


➖➖➖➖➖


Daniel menatap sekelilingnya yang hanya ada kegelapan dimana mana


Seketika seseorang menghampirinya, dia merasa senang karna orang itu adalah ibunya sendiri


Dia langsung memeluk ibunya


"Maafkan Daniel tidak bisa mengunjungi ibu lagi" ucap Daniel


Ibunya mendorong Daniel, dia terlihat sangat marah dan Daniel merasa bingung


"Kenapa Daniel? Penampilanmu tadi sangat buruk, ibu merasa malu" ucap Ibunya


Daniel menggelengkan kepalanya


"Tidak ibu? kepalaku tiba tiba sakit, aku sudah berusaha agar tidak jatuh" ucap Daniel menjelaskan


Ibunya makin marah "Ibu sangat malu"


Ibunya jalan meninggalkan Daniel, Laki laki itu berlari mengejarnya namun percuma Ibunya sudah menghilang


Lagi lagi terdengar suara seseorang tertawa dengan sangat kencang


"Siapa kamu" teriak Daniel


"payah sangat payah" ucapnya sambil tertawa"


➖➖➖➖➖


Daniel terbangun dari mimpi buruknya, dia melihat sekelilingnya, Daniel memegang kepalanya yang sangat berat


Erina yang tertidur disofa, langsung terbangus saat melihat Daniel yang sudah sadar


"Daniel kamu baik baik saja" tanya Erina khwatir


Daniel langsung menangis, dia sangat ketakutan


"Aku takut Erina, penampilanku sangat buruk" ucap Daniel


Perlahan Erina mengelus pelan rambut Daniel


"Tidak Daniel? penampilanmu tadi sangat bagus seperti biasanya"


"Apa kamu tidak lihat tadi? bagaimana jika para Fansku kecewa" sahut Daniel


Erina kembali menggelengkan kepalanya


"Kamu bercanda? Apa kamu lupa kalau para Fansmu itu selalu mendukungmu dalam hal apapun, mereka bahkan sangat khwatir kepadamu, coba liat postingan terakhirmu, mereka mengirimkan komentar bertanya tentang keadaanmu, Mereka selalu mendukungmu Daniel" ucap Erina


Daniel terdiam, dia mencerna setiap perkataan Erina


📖📖📖📖📖


MAKASIH BAGI YANG SUDAH MAMPIR DAN SETIA DENGAN CERITA INI😘😘


HARAP TINGGALKAN JEJAK YA


BIAR MAKIN RAME


STAY WITH ME