
...Selamat membaca...
Hampir dua bulan lebih Erina dan Daniel tidak bertemu. Erina hanya mampu memandanginya dari balik layar hadphonenya.
Bahkan untuk memberikan sebuah kabar saja itu sangat sulit dan Erina sangat paham akan hal itu.
Daniel : Aku sangat minta maaf Erina tidak bisa memberikan kabar lagi
Erina : tidak papa Daniel. aku paham.
Daniel : Aku sangat mencintaimu
Erina : Aku lebih mencintaimu
Daniel keluar dari mobilnya. Dia menatap butik mewah itu. Langkahnya terasa sangat berat untuk masuk kedalam.
Ibunya telah ada didalam bersama dengan Gita.
Gadis itu keluar dengan baju gaun putih yang sangat cantik.
Tidak ada senyuman dari wajah Daniel dia hanya menatap dingin tak bersuara.
Apalagi saat dia sudah mengenakan baju yang dipilihkan ibunya untuk dirinya.
"Cantik dan tampan sekali" ucap Ibu.
Daniel mengangguk. Dia izin pergi
"Apa dia tidak ingin bersama dengan Gita" tanya Gita kearah ibu.
"Dia sibuk sayang. tentu saja dia sangat ingin bersamamu" sahut Ibu Daniel.
Daniel sampai diagensi. dia duduk disofa dengan sangat frustasi.
Dia tidak ingin mengumumkan hubungannya dengan seseorang yang tidak dia kenal. dia ingin melakukan itu bersama dengan Erina. tidak ada kata bahagia hanya karna paksaan ibunya yang sangat sulit dia tolak Daniel setuju dengan semua ini.
Reza datang. dia juga merasa sedih melihat tuan bos nya ini.
"Bukan hanya fans yang harus kamu kasih tahu. tapi Erina juga" ucap Reza.
"Aku harus apa?" tanya Daniel.
Ceo memanggil Daniel untuk datang keruang rapat membahasa tentang kariernya setelah pernikahan.
"Jadi kamu sudah yakin akan memberi tahu hubunganmu" tanya Ceo.
"Saya tidak ingin tapi ini semua kehendak ibu saya" ucap Daniel.
"Baiklah selanjutnya seperti apa? kamu ingin berhenti menjadi penyanyi atau masih ingin melanjutkan."
"Saya akan tetap menjadi penyanyi karna saya tidak ingin berhenti begitu saja." terus Daniel.
Agensi pun menyebarkan pemberitaan ini disetiap media yang mereka punya.
Semua fans gempar dengan berita yang sangat tiba tiba ini.
Daniel memposting dirinya dimedia sosial
"Saya atas nama Daniel. ingin memberitahu tentang berita yang mungkin akan sangat menggamparkan bagi kalian. terima kasih telah selalu mendukungku dan selalu memberikan cinta untukku dari awal hingga sekarang. Aku akan selalu menjadi Daniel yang kalian kenal. tidak ada yang akan berubah hanya saja statusku yang akan berubah. aku harap kalian bisa menerima ini dan akan tetap mendukungmu. aku akan selalu mencintai kalian Niel" Ucap Daniel dalam sebuah video
Erina sangat terkejut mendengar video yang baru saja diputar oleh Dinda.
Gelas yang ada ditangannya jatuh dari pegangannya. dia tidak berdaya air matanya terus saja mengalir.
Erina menelpon Daniel namun tidak ada satu pun panggilan darinya yang diangkat.
"ini tidak benarkan" ucap Erina
Raisya memeluknya dengan sangat erat.
Dinda memberikan DM kepada Daniel berharap dia membalasnya.
Daniel hanya bisa menatap Handphonenya yang penuh dengan komentar dari para fans ada yang mendukung dan banyak sekali respon mereka.
Ibu menghampirinya.
"Pertunanganmu akan diadakan besok lusa" ucap Ibu.
"Apa ini membuat ibu bahagia" tanya Daniel.
"Tentu saja sayang"
"Tapi Daniel tidak" sahut Daniel.
"Apa maksudmu"
Daniel memegang kedua tangan ibunya.
"Daniel tidak bahagi sama sekali dengan semua ini bu. Daniel ingin bahagia dengan orang yang benar benar Daniel sukai. apa tidak bisa ini dibatalkan" tanya Daniel.
"Apa kamu ingin melihat ibu pergi selamanya. jika iya silahkan saja batalkan semua ini" ucap Ibunya.
Daniel menggeleng " Jangan katakan itu ibu"
"Jika begitu jangan pernah berpikir untuk membatalkannya"
Ibu pergi meninggalkan Daniel yang berdiri tidak berdaya.
Handphonenya berdering dan itu dari Erina.
Erina: Rama. aku mohon berikan handphonemu kepada Daniel
Rama : Erina
Erina : Aku mohon Rama.
Rama mendekati bosnya ini dan memberikan handphonenya.
Daniel : Ada apa
Erina : Apa itu semua benar?
Daniel : Aku minta maaf Erina.
Erina : Kenapa?
Daniel membawa handphone Rama kekamarnya karna dia tidak ada yang ingin mendengar pembicaraannya
Daniel : Aku sangat minta maaf. ini semua keinginan ibuku jika tidak aku akan kehilangannya.
Erina : Kenapa aku harus menerimamu kembali jika hasilnya akan tetap begini. apakah tuhan menciptakanmu untuk membuatku sakit hati.
Daniel : Tapi dalam hatiku hanya ada dirimu tidak ada yang lain.
Erina : Baiklah untuk kali ini semua benar sangat benar. Terima kasih untuk segalanya Daniel.
panggilan itu terputus. Daniel berteriak memanggilnya. dia ingin menelponnya kembaki dengan handphonenya.
sangat banyak panggilan dari Erina namun dia tidak mengakatnya.
"Aku melakukannya lagi" ucap Daniel.
Erina terus saja menangis didalam kamarnya. dia mengurung dirinya.
Bibi masuk kedalam.
"Erina" ucap Bibi.
Erina langsung memeluk Bibinya. dia benar benar sakit hati dan sangat bodoh karna orang yang sama kembali membuatnya patah hati.
"Dia selalu saja menghinatiku. kenapa kebahagianku hanya sebentar" ucap Erina.
Bibinya mengelus pelan Erina untuk menghiburnya.
"Bibi ada untukmu dan siap memberikan semua cinta untukmu"
Erina terus saja menangis tanpa henti. dia sudah tidak bisa berkata kata lagi.
Daniel hanya diam dikamarnya. tidak ingin bicara dengan siapapun.
dia berulang kali menelpon Erina namun tidak diangkat oleh gadis itu.
"Daniel ini waktumu jumpa pers" ucap Reza.
Dia keluar dari kamarnya dan berangkay bersama dengan Gita.
Semua orang telah berkumpul tidak terkeculai para fansnya.
Daniel duduk menghadap semua sorot kamera yang ada didepannya.
"Atas nama Daniel. saya sangat bertemia kasih untuk dukungan kalian semua dan cinta kalian. jumpa pers ini ku adakan untuk meminta maaf kepada kalian atas tiba tibanya berita ini. mohoh maafkan saya" ucap Daniel.
Dia pergi dari tempat itu.
Erina menatap tajam kearah Daniel yang ada dilayar TV nya.
"Kamu tahu gadis itu tidak cantik sama sekali. kenapa Daniel mau memilki hubungan dengannya" ucap Dinda kesal.
"Erina" ucap Raisya.
Erina terseyum. dia menghapus air matanya.
"Kamu baik baik saja. apa kata Daniel" tanya Raisya.
"Aku baik baik saja. dia bilang sama seperti ditv kata maaf saja"
Dinda menangis dia memeluk erat Erina.
"Jangan sedih Erina. aku akan selalu untukmu sampai kapanpun" ucap Dinda terisak.
"Tidak usah memikirkannya lagi ya" ucap Raisya menghapus air mata Erina.
Daniel melempar semua barang barang yanh ada diruangannya.
Reza masuk dan langsung menenagkannya.
"Kenapa selalu saja ada masalah antara aku dan Erina. apa tidak bisa membiarkan kami bahagia." ucap Daniel.
"Ini juga karnamu" ucap Reza.
Daniel langsung keget mendegar sahutan dari Reza.
"Tuan terlalu baik hingga membiarkan diri tuan tidak bisa bahagia. kenapa tuan sendiri tidak berusaha untuk menghentikan ini semua. ibu tuan akan paham dan membatalkan pertunangan ini. jika tuan benar benar mencintai Erina"