My Ex-Boyfriend

My Ex-Boyfriend
20. Rumor palsu



...^o^ SELAMAT MEMBACA ^o^...


Dua hari telah berlalu, Daniel duduk sendirian dikamarnya, dia harus banyak istirahat jika tidak dia akan kembali sakit


Karna kurang makan dan tidur badannya jadi mudah sakit


Erina datang dengan membawa semangkuk bubur dan obat obat nya


"Selamat pagi tuan" ucap Erina


Daniel mengangguk, dia langsung berbaring kembali dan menutup dirinya dengan selimutnya


"Makan bubur lalu lanjut makan obatmu" ucap Erina


Daniel menggeleng dia tidak mau makan obat itu karna sangat pahit


Dia membuka selimut itu dan terlihat Daniel menggelengkan kepalanya


"Apa kamu ingin tetap sakit seperti ini, bagimana dengan para Fansmu yang sangat khawatir denganmu" ucap Erina


Daniel langsung memakan bubur itu, Erina tertawa kecil


Lalu dia juga memakan obat itu


"Udah selesai kan" ucap Daniel


Erina mengangguk, Daniel menatap kearahnya


"Soal kabar kemarin itu bagaimana" tanya Daniel


"Kamu tenang saja, Reza sudah membereskannya saat kamu masih dirumah sakit kemarin" ucap Erina


Daniel terseyum "Makasih banyak ya Erina" ucap Daniel


Erian membalas senyum Daniel, dia keluar dari kamar itu


Rama mengintip dari balik tembok, dia merasa ada sesuatu diantara Erina dan Daniel


"Apa ini cuma firasatku" batin Rama


➖➖➖➖➖


Dikantor Agensi


Reza dipanggil untuk menemui CEO agensi Daniel, dia pun langsung menghadapnya


saat sampai disana, CEO itu langsung marah dan Reza sangat keget


"Apa ini, kenapa ada rumor ini" ucapnya


Reza kaget saat melihat sebuah artikel, tengah membahas tentang Daniel yang ketahuan memiliki hubungan dengan pembantu dirumahnya


Terlihat jelas foto Daniel duduk berdua dipanggung tempat dia manggung kemarin


"Sepertinya ini hanya salah paham bos, dia dan gadis ini tidak memiliki hubungan apa pun, mereka hanya sekedar asisten dan majikan" ucap Reza membela Reza


CEO itu menghampiri Reza


"Aku harap itu benar, karna berita ini takutnya akan menjatuhkan karier dia karna hubungannya dengan seorang pembantu, selesaikan ini semua" ucap CEO


Reza keluar dari ruangan itu dan jalan pulang untuk memberitahu Daniel


Sedangkan dihotel, tidak ada yang tahu tentang berita itu


Erina tengah sibuk membereskan kamarnya yang dibantu oleh Rama


"Apa Tuan sudah membaik" tanya Rama


Erina mengangguk "Tentu saja"


"Kita jadi terlambat untuk segera kembali kekotamu" ucap Rama


Erina mengangguk, dia tidak masalah dengan hal itu, Reva masuk kedalam kamar Erina


"Kalian harus lihat televisi" ucap Reva


Rama langsung menyalakan Televisi itu, seketika Erina kaku ditempat, dia sangat kaget melihat foto wajahnya bersanding dengan Daniel


"Telah dikabarkan Daniel berkencan dengan Asisten dirumahnya sendiri, beredar foto ini dan ditelusuri itu memang Daniel dengan gadis yang bukan dari kalangan artis atau apapun, dia hanya seorang pembantunya, apakah mereka memiliki hubungan? " ucap penyiar acara


Berita ini langsung beredar dikalangan semua pengguna internet dan para Fansnya tak terkecuali Dinda dan Raisya


Mereka berdua kaget melihat temannya ada diTelevisi dengan berita ini


Semua orang berbeda pendapat ada yang masih tidak percaya dan menunggu tanggapan Daniel


Tidak banyak juga yang menghujatnya karna memiliki hubungan dengan seorang Asisten


Erina langsung menghampiri Daniel yang tengah bersama Reza


"Aku tidak mengerti dengan semua ini" ucap Erina


Daniel terseyum kearahnya "Tidak papa Erina, kamu tenang saja"


Erina menatap kearah Daniel, begitu juga sebaliknya, Erina mengangguk dan Daniel menceritakan semuanya


Seketika Reza kaget dan tidak menyangka, kini rasa penasarannya telah terjawab satu persatu


Erina menunduk dia menahan tangisnya


"Aku minta maaf" ucap Erina


Daniel menggelengkan kepalanya


"Ini salah aku, karna ceroboh"


Reza langsung bicara "untuk saat ini karier Daniel lebih penting, maaf Erina kamu harus berhenti bekerja disini, tidak ada pilihan lagi"


Daniel langsung menatap kearah Erina, dia tidak ingin egois seperti ini


"Jika itu bisa membantu karier Daniel, aku siap" sahutnya


"Tapi Erina" sela Daniel


"Kariermu lebih penting, itu sudah impianmu dan kamu sangat bekerja keras untuk mendapatkannya, aku tidak ingin hanya karna Rumor ini kariermu hancur" ucap Erina


Dia langsung keluar dari Ruangan, Reza menepuk pundaknya


"Aku tahu Tuan masih mencintainya, tapi untuk saat ini keputusannya adalah yang terbaik, kita akan mengadakan konferensi pers besok untuk menjelaskan rumor ini sebelum terjadi fitnah dimana mana" ucap Reza


Daniel hanya diam, dia seakan tidak ingin mengambil keputusan ini


Sangat berat rasanya harus melepas salah satunya


Erina jalan menuju kamarnya, tangannya langsung ditahan oleh Rama


Erina kaget, dia menatap kearah laki laki itu


"Jadi kalian benar benar pernah bersama sebelumnya" ucap Rama


"Darimana kamu tahu" tanya Erina bingung karna hanya ada Reza yang ada diruangan itu


"Aku tanpa sengaja mendengar pembicaraanmu, berarti foto itu benar" tanya Rama lagi


Erina hanya bisa mengangguk, dia masuk kedalam kamarnya dan membereskan semua pakaiannya


Rama kembali masuk, dia ingin marah karna merasa sakit hati mengetahui tentang kenyataan ini


Dia kaget saat melihat Erina memasukkan pakaiannya satu persatu kedalam Tas nya


"Kamu mau kemana" tanya Rama bingung


"Aku akan pulang besok, karna aku telah dipecat, terima kasih Rama telah mau menjadi sahabatku disini" ucap Erina


Rama langsung memegang kedua pundak Erina, dia menatap kearah gadis itu


"Jika pun foto itu memang kamu, kenapa cuma kamu yang harus dipermalukan seperti ini, kita tidak tahu apa tanggapan orang tentang dirimu" ucap Rama khawatir


"Apa kamu percaya denganku, aku dan Daniel memang dulu memiliki hubungan tapi tidak hari ini, dia dan aku sama sama tidak ingin bersama dan tidak akan pernah bersama lagi, aku tanya lagi padamu, apa kamu percaya denganku" ucap Erina kearah Rama


Rama tentu saja mengangguk


"Jika orang terdekatku percaya denganku, itu sudah sangat baik untukku, Karier tuan Daniel lebih penting, masalah dipermalukan itu tidak perlu dikhawatirkan, jika orang yang aku sayang percaya denganku, aku sangat tenang" ucap Erina


Rama hanya bisa diam mendengarkan apa yang dikatakan Erina


Malam telah tiba


Berita itu tengah sedang dibicarakan semua orang, ada yang positif dan negatif


Daniel kini tengah berdiri didepan pintu kamar Erina, dengan keberanian yang tersisa dia memencet tombol dan tidak lama kemudian Erina membuka pintunya


"Aku minta maaf jika kamu yang dipermalukan disini" ucap Daniel


Erina hanya diam, dia juga meminta maaf atas semua kesalahan dia


"Apa kamu yakin dengan keputusan ini, aku takut semua orang akan menyudutkan kamu" ucap Daniel lagi


Erina hanya menggelengkan kepalanya, Daniel langsung memeluknya dengan erat


Erina kaget, dia tidak bisa lagi berkata kata lagi yang dia dengar hanya suara Daniel


"Aku membawamu kesini untuk memperbaiki semua kesalahanku, bukannya lebih baik tapi sekarang hanya memperburuk dirimu, jangan maaf kan aku untuk kali ini Erina"


📖📖📖📖📖


MAKASIH BAGI YANG SUDAH MAMPIR DAN SETIA DENGAN CERITA INI😘😘


HARAP TINGGALKAN JEJAK YA


BIAR MAKIN RAME


STAY WITH ME