
...Selamat membaca...
Erina dan Rama sampai dilokasi syuting Daniel
semua seperti dulu saat dia masih bekerja disini sangat sibuk dan tidak sempat bertukar sapa
Rama menatap kearah Erina
"Kamu hati hati karna fans Tuan sangat banyak disini, jangan sampai ada yang mengenalimu" ucap Rama yang diangguki oleh Erina
Mereka jalan melewati para Fans yang berteriak memanggil Daniel dengan poster wajah Daniel
Daniel tengah sibuk syuting, Erina disuruh untuk duduk didepan tenda tempat istirahat para kru dan yang lain
Dia memotret tempat itu dan segera mungkin mengirimnya kegrub pertemana mereka
Erina : Aku lagi berada ditaman tempat lokasi Daniel
Dinda : Apa? kamu kesana tidak memberitahuku
Erina : Memang sengaja, aku ingin mendapatkan maafmu karna itulah aku kesini untuk mendapatkan foto Daniel
Raisya : Semoga berhasil sahabatku, agar yang egois bisa berhenti merah gak jelas
Dinda : Aku tidak egois ? Aku akan menunggu
Rama datang membawa membawa minuman untuk Erina, dia duduk disampingnya
"Makasih" ucap Erina
Rama mengangguk, mereka berdua menatap kearah Daniel yang sangat sibuk
"Bagaimana penampilanku" tanya Rama
Erina menatap kearahnya, dia terseyum
"Sangat tampan, aku suka sekali penampilanmu hari ini" ucap Erina lalu minum
"Ini aku lakukan untukmu" batin Rama
Daniel berakting dengan sangat hebat, hingga kata "Cut" pun terdengar, dia langsung berhenti
Reza berlari kearahnya memberikan Air dan membersihkan keringatnya
Matanya tanpa sengaja menatap kearah Rama dan Erina yang terlihat sedang bicara
"Itu Erina kan, sedang apa dia, berduan lagi dengan orang itu" batin Daniel sambil dia minum
Daniel dan Reza jalan menuju tenda mereka, Erina menatap kearahnya yang langsung masuk kedalam tenda
"Aku rela kabur dari tempat syuting untuk jalan jalan dengannya, tapi dia malah bersama orang itu, apa mereka sengaja membuatku cemburu" gerutu Daniel
Reza kaget melihat Erina ada disini
"Apa kabar Erina" tanya Reza
"Baik" Sahut Erina terseyum
"Sedang apa kamu disini" tanya Reza lagi
Erina menjelaskan kalau dia ingin meminta foto dan tanda tangan Daniel, tapi dia tidak memberitahu jika itu untuk temannya
Reza mengangguk
"Silahkan saja masuk, mungkin ada sepuluh menit lagi sebelum dimulai lagi" ucap Reza
Erina langsung setuju, dia masuk kedalam tenda itu bersama Reza
Daniel melirik sekilas kearahnya
"Bos? Ini Erina" ucap Reza
Daniel hanya mengangguk dan bersikap tidak peduli dengan kehadirannya
"Dia mau minta tanda tangan dan foto bersama denganmu" ucap Reza
Daniel tidak percaya dengan apa yang telah dia dengar, Erina langsung mengeluarkan sebuah kertas dan memberikannya kepada Daniel
"Aku ingin sekali tanda tangammu" ucap Erina
"Kenapa? oh iya tentu saja sekarang kamu adalah Fansku? tentu saja akan kuberikan" ucap Daniel langsung memberikan tanda tangannya
Erina terseyum sambil menatap kearah Daniel
"Sudah selesai" ucap Daniel
Erina mengeluarkan handphonenya dan memotret Daniel, laki laki itu kaget, dia mengambilnya
"Para Fans tidak mau hanya mengambil fotoku seperti itu, mereka mau foto berdua, sini?" ucap Daniel
Laki laki itu menarik Erina untuk mendekat kearahnya dan menyuruh Reza mengambil foto mereka berdua
Jantung Erina berdetak dengan sangat kencang begitu juga dengan Daniel namun mereka berdua tahan agar wajah mereka tidak memerah
"1...2....dan 3...." Ucap Reza
Erina langsung menjauhkan dirinya, dia berterima kasih dan jalan keluar dari tenda
Daniel terseyum, dia sangat gugup tapi tadi adalah hal yang sangat indah
Rama menghampiri Erina yang jalan pergi dari taman
"Erina kamu kenapa" ucap Rama
Erina menggeleng, dia tidak berani menatap wajah Rama karna sekarang pasti wajahnya memerah karna tadi
"Tapi bagaimana dengan acara kita" sahut Rama
"Iya benar" ucap Erina
Erina mengajak Rama untuk lanjut jalan tapi laki laki hanya diam ditempat dan membuat Erina bingung
"Tidak papa Erina? sepertinya kamu ingin pulang, kita batalkan saja, aku tidak mau saat bersamaku pikiranmu kemana mana" sahut Rama
Dia berbalik dan jalan pergi, Erina langsung mengejarnya dan menahan langkah Rama
"Aku minta maaf ya? gara gara aku kamu mau membantuku tadi, ayo kita jalan jalan" ucap Erina
Rama menggeleng "tidak papa Erina, kamu harus segera kasih foto itu kepada temanmu"
Erina mengangguk "Kalau begitu bisa antar aku pulang"
Rama mengangguk, mereka jalan bersama
sepanjang jalan Erina masih saja memikirkan kejadian tadi
Bianka datang membawa makanan, dia masuk kedalam tenda untuk bertemu dengan Daniel
Tanpa sengaja dia berpapasan dengan Reza, dia memberikah sebuah kedipan mata kearahnya
Reza langsung buang wajah, dia berlari pergi
Biankan menghampiri Daniel
"Beb sudah makan" tanyanya
Daniel yang sibuk dengan Handphonenya menatap kearahnya, dia mengangguk
Bianka memberikan sebuah kue untuknya
"Makanlah sedikit aja? aku membuatnya untukmu" ucap Bianka
Daniel menggelengkan kepalanya "Aku tidak mau, sudah kenyang, bawa keluar ku mohon Bianka"
Gadis itu menangis "Daniel jahat banget sih, aku sudah capek buatnya" ucapnya pergi membawa kue itu
Bianka nangis dibangku taman sendirian sambil menatap kearah kue itu, dia bahkan tidak tidur membuatnya tapi Daniel tidak menghargainya sama sekali
Reza yang tanpa sengaja lewat langsung menghampirinya
"Kamu kenapa" tanyanya
Bianka menggeleng, Reza menatap kearah kue itu, dia duduk disampingnya
"Apa karna Daniel menolak kuemu" tanyanya
Gadis itu mengangguk, Reza merebutnya dari tangan Bianka
Dia langsung memakannya, seketika dia merasa Kue itu sedikit gosong namun dia berusaha untuk terseyum
"Kue ini beli dimana" tanya Reza
"Aku membuatnya untuk Daniel bahkan aku tidak tidur saat membuatnya, tapi dia malah menolaknya, bagaimana rasanya enakkan" tanyanya
Reza langsung mengangguk "Ini kue yang paling enak pernah aku makan, rasanya sudah sangat pas untuk pemula"
Bianka langsung terseyum bahagia, dia ingin ikut memakan walau Reza menghalangi
"Jangan dimakan ini untukku saja, kue nya enak banget dan aku gak mau berbagi sama kamu" ucap Reza
"Tapi itu buatan aku" sahut Bianka
Gadis itu memakannya dan langsung memuntahkannya, Reza langsung memberikan air kepadanya
"Ini yang kamu bilang enak, rasanya seperti sendal yang dibakar, biar ku buang" sahut Bianka
Dia ingin mengambilnya namun ditahan oleh Reza, dia kembali memakannya
"Sudahku bilang ini kue yang paling enak, kenapa dibuang, cuma sedikit gosong saja" sahut Reza
"Tapi tetap saja" ucap Bianka lagi
Reza menggeleng, Bianka terseyum menatapnya, baru pertama kali dia diperlakukan seperti ini
"Kapan kapan aku akan bantu kamu membuatnya, jika mau bikin lagi panggil saja aku" ucapnya
Bianka mengangguk, dia merasa sangat senang
Erina akhirnya sampai dirumahnya
"Makasih banyak ya? dan aku minta maaf karnaku kita tidak bisa jalan jalan" ucap Erina
"Tidak papa, lain kali saja" sahut Rama
Rama pun pergi dan Erina masuk kedalam rumahnya
Tanpa mereka sadari seseorang mengintai dan mengikutinya sedari tadi
"Saya sudah menemukan alamatnya bos" ucap nya kepada seseorang dari telponnya
➖➖➖➖➖
Anggap aja ini
Hasil foto Erina dan Daniel
Stay with me
See you