My Ex-Boyfriend

My Ex-Boyfriend
14. Ada apa dengannya



...^o^ SELAMAT MEMBACA ^o^...


" Kamu sudah merebut kasih sayang mama, harusnya aku yang sukses, kenapa kamu hah, ini cita citaku untuk terkenal, tapi kenapa kamu yang terpilih" teriak kakaknya kearahnya


Daniel menggelengkan kepalanya, dia tidak bermaksud sama sekali


"Tidak kak, aku hanya melakukan yang aku punya" ucap Daniel


"Tunggu saja, karir mu akan hancur ditanganku" teriak kakanya


➖➖➖➖➖


Seketika Daniel terbangun dari tidurnya, napasnya tidak teratur, seakan dia selesai lari sangat jauh


Reza yang ada disampingnya kaget, Daniel minta ambilkan air minum yang ada dimejanya


"Ini tuan" ucap Reza menatap bingung kearah Daniel


Daniel menatap kearahnya, Reza langsung mengalihkan pandangannya kearah lain


Pandangan mereka teralih kearah pintu kamar Daniel yang terbuka


Disana ada Erina yang tengah melewati kamar Daniel, Reza menatap kearah Daniel yang tak berkedip menatap Erina


"Tuan? Kata Reva tadi malam Erina tidak bisa tidur karna tangannya sangat sakit" ucap Reza


Daniel langsung melihat kearah Reza, dia bangun dan berdiri mencari sesuatu didalam lacinya


lagi lagi Reza bingung dengan pikiran Tuannya ini, dia memberikan kotak P3K kearah Reza dan sebuah permen


"untuk apa ini" tanya Reza bingung


"Kasih untuk dia dan jangan lupa permen itu juga, aku mau mandi dulu, suruh dia istirahat hari ini jangan kerja dulu" ucap Daniel jalan masuk kedalam kamar mandi


Reza keluar dan menghampiri Erina yang tengah bersama Rama


dia menatap aneh kearah Erina dan membuat gadis itu bingung


"Apa kamu punya hubungan dengan tuan Daniel" ucap Reza


Dengan cepat Erina menggelengkan kepalanya walau hatinya sangat gugup jika harus ditanya dengan pertanyaan seperti itu


"Tapi kenapa dia begitu baik denganmu, dia tidak pernah melakukan hal ini kepada karyawannya, contohnya Reva dia terlihat biasa saja kalau gadis itu sakit" ucap Reza dengan tangan mengelus dagunya seakan dia berpikir


Tiba tiba Reva memanggil Reza, Erina menghembus napas lega takut dia nanti bicara yang sebenarnya maka akan selesai dia


Semua siap untuk berangkat, Erina menghampiri mobil Daniel untuk masuk


dengan cepat Daniel menahannya


"Apa Reza tidak memberitahumu kalau untuk hari ini kamu istirahat dulu, jangan bekerja karna tanganmu masih sakit" ucap Daniel


Erina kaget saat daniel menahannya, dia tidak menyangka jika Daniel akan bersikap seperti ini dengannya


Mobil jalan dan Erina bertahan dirumah, semua orang berangkat pergi kecuali dia dan dua pembantu disini


Daniel dan rombongan sampai, dia langsung masuk kedalam ruang make up karna para rekan kerjanya juga disana


syuting akan dimulai 5 menit lagi, kini Daniel telah siap namun dia tidak menemukan sepatu yanga telah disiapkan untuk syutingnya yang ada hanya sendal dan sepatu berwarna putih


Daniel berteriak memanggil Reza


"Sepatu ku yang berwarna hitam dimana?" tanya Daniel


Reza membongkar semua tas dan tidak ada dimana mana


"sudah ku bilang bawa semua sepatuku walaupun harus mempunyai satu mobil untuk membawa semua sepatuku, jika begini apa yang harus aku pakai" ucap Daniel marah marah dengan Reza


"Aku akan mengambilnya" ucap Reza


"15 menit aku kasih waktu, cepat" ucap Daniek


Reza lari menuju parkiran, tiba tiba prodoser memanggilnya, dia mencari Reva namun gadis itu tidak ada dimana mana


seketika dia ingat dengan Erina, dia pun langsung menelponnya


Erina yang tengah melipat bajunya dengan cepat mengangkat


"Kamu bisa bawakan sepatu Tuan yang ada dikamarnya, ada disamping sofa yang pakai kotak itu, bawa kesini ya, waktu kamu cuma 15 menit, aku lagi sibuk, mohon bantuannya" ucap Reza agak panik


Erina langsung setuju, dia lari kekamar Daniel dan mengambil sepatu yang tertinggal itu


Dengan cepat dia lari kejalan untuk cari kendaraan


"Aku jalan aja dulu ya?" ucap Erina jalan kedepan


Tiba tiba seseorang berhenti tepat didepannya, seketika dia gugup karna orang yang berhenti adalah Lion artis yang dia kagumi


Kakinya seketika bergerak sediri dan badannya panas dingin, Lion terseyum kearahnya


"Sepertinya kamu butuh tumpangan" ucapnya


Tanpa disadari Erina mengangguk, Lion menghampirinya dan dia membukan pintu mobilnya


Erina masuk dengan pandangan tetap kearahnya, Lion masuk kedalam mobil


Erina memberitahu alamatnya, mereka berdua jalan kearah sana


Erina mengeluarkan Handphonenya


"bisa minta foto" ucap Erina


Lion kaget, dia tidak menyangka ada yang fans dengannya karna dia hanya Artis yang tidak terlalu terkenal


"Kamu kenal siapa aku" tanya Lion


Erina mengangguk" tentu saja? aku sangat Fans denganmu dari awal kamu debut jadi penyanyi bahkan sampai sekarang, rasanga ini mimpi yang sangat indah bisa satu mobio dengan idolaku, badanku panas dingin" ucap Erina yang tadinya dewasa kini terlihat sangat kekanak kanakan


Lion agak terharu, dia kira hanya Daniel yang terkenal dan dia tidak


Erina dan Lion berfoto bersama, hingga tidak sadar sudah sampai


Erina langsung turun


"Makasih banyak Kak Lion" ucap Erina


Lion mengangguk, dengan cepat Erina lari masuk


Daniel sudah lelah menunggu, dia jalan keluar ruangan mencari Reza


tiba tiba saat dia keluar dari lift, tanpa sengaja Daniel tersenggol Erina dan membuat gadis itu jatuh


Daniel langsung membantunya, Erina melepas tangan Daniel, dia berdiri sendiri


"Kamu kenapa disini" tanya Daniel


Erina menyerahkan kotak sepatunya


" Aku membawakan ini, Reza ada panggilan mendadak, aku permisi" ucap Erina


Daniel menahan tangan Erina, Gadis itu berbalik dan mentap kearahnya


"Kamu naik dulu keatas, cari Rama untuk minta makanan dengannya" ucap Daniel


Erina mengikuti Daniel masuk Lift, tidak ada pembicaraan yang terjadi diantara mereka


Sesuatu terjadi, Lift nya mati seketika


Daniel dan Erina panik, mereka berdua berteriak


"Untuk anda yang ada dilift mohon bersabar dahulu, ada kerusakkan yang terjadi, Anda bisa menunggu 15 menit" ucap Seseorang dari pengeras suara


Erina duduk sambil memegang tangannya yang tiba tiba sakit


Daniel bergerutu marah, dia benci dengan hal seperti ini


Dia menatap kearah Erina dan duduk disampingnya dengan jarak yang begitu panjang


"Apa kamu betah kerja denganku" tanya Daniel


"Jika aku tidak senang, maka aku dari dulu sudah berhenti" sahut Erina


Handphone Erina berbunyi dan itu dari Reza


^^^Reza : Erina kamu dimana?^^^


Daniel langsung mengambilnya dan marah dengan Reza


*Daniel : Aku ada diLift, dan terjebak disini, cepat bantu aku


Reza: Iya tuan, Aku akan segera kesana*


Panggilan terputus, Erina merebut kembali miliknya, dia menatap kesal kearah Daniel yang mengambil miliknya tanpa izin


"Bagiaman keadaan tanganmu" tanya Daniel


"Kamu kenapa jadi peduli seperti ini" sahut Erina


"Memang kenapa? kamu terluka dan itu karna melindungi aku" jawab Daniel


"Berhentilah peduli, Aku bekerja untukmu dan itu tugasku" sahut Erina


Daniel diam dia kesal dan sangat menyesak bersikap baik dengan gadis ini


Daniel tanpa sengaja melirik Hp Erina dan terlihat walpaper dia dengan seseorang


"Dia Lion" ucap Daniel


📖📖📖📖📖


MAKASIH BAGI YANG SUDAH MAMPIR DAN SETIA DENGAN CERITA INI😘😘


HARAP TINGGALKAN JEJAK YA


BIAR MAKIN RAME


STAY WITH ME