My Ex-Boyfriend

My Ex-Boyfriend
13.Talk Show



...^o^ SELAMAT MEMBACA ^o^...


Nama Daniel dipanggil, dia langsung menuju panggung itu


disana para Fans nya berteriak memanggilnya


Daniel melambaikan tangan kearah mereka, Mc Talk show itu mempersilahkan Daniel untuk duduk


"terima kasih untuk waktunya Daniel, pasti acaramu sangat padat, kami sangat berterima kasih" ucap Mc dengan sangat sopan


Daniel tertawa kecil "tidak papa, aku sangat bahagia bisa diundang kesini dan bertemu dengan mereka semua" ucapnya kearah Niel yang berteriak histeris memanggil namanya


Mc juga ikut tertawa kecil supaya tidak ada kecanggungan didalam hatinya


jujur ini kali pertama Sang Mc bertemu Daniel artis yang memiliki Fans sangat banyak


Dia kembali bertanya "banyak yang bertanya seperti ini, apakah Daniel pernah pacaran atau sudah punya pacar"


Daniel terdiam beberapa detik, dari kursi penonton Erina menatap kearahnya, dia ingin tahu apa jawaban dari Daniel


dengan sekali tarikan napas Daniel mengatakan tidak mempunyai pacar atau pernah pacaran sebelumnya


Entah kenapa Erina merasa sesak mendengar jawaban dari mulut Daniel ini


Dia jalan pergi dari kursi penonton


Tanpa sengaja mata Daniel menatap kepergian Erina namun pandangannya segera dia alihkan kearah MC


"Tapi apa pernah terpikir untuk mempunyai pacar, mungkin salah satu dari mereka yang ada disini" tanya MC


Daniel melambaikan tangannya kearah para Fans "kalau aku mau langsung menikah saja, untuk calon nanti jika memang ditakdirkan dengan salah satu Fansku, tidak ada kata tidak" sahut Daniel yang membuat fansnya heboh seketika


"baiklah kita akan main game bersama Daniel" ucap MC


Erina melangkah pergi menuju para Timnya, tiba tiba Rama memberhentikannya sambil membawa dua Mie rebus ditangannya


Erina menatap kearahnya


"baru saja mau nawarin kamu makan, yuk makan bersama mumpung ada waktu nanti jika tuan sudah selesai, kamu akan kembali sibuk" ucap Rama


Rama mengajak Erina duduk dikursi depan Mobil Daniel dan Tim, Erina hanya makan tanpa bicara sepatah kata pun


Rama menatap kearahnya yang terlihat berperilaku aneh, dia mengambilkan air mineral dan memberikannya ke Erina


Lagi lagi Erina hanya diam dan terus saja menikmati Mie rebus itu, Rama memikirkan pembicaraan yang akan dibicarakan tidak seperti ini yang hanya ada keheningan dimana mana


"Enak ya jadi tuan Daniel, dia terkenal dan memiliki banyak Fans, tidak hanya satu yang menyayanginya tapi berjuta juta orang, sama seperti bulan yang dikelilingi berjuta juta bintang" ucap Rama menunjuk langit


Erina berhenti makan, dia menatap kearah langit malam yang nampak beribu bintang, teringat kejadian dulu bersama Daniel


➖➖➖➖➖


"makanan sampai" ucap Erina


Daniel langsung mengambil nampan yang ada ditangan Erina takut gadis itu keberakatan membawanya


Erina duduk disampingnya, mereka berdua duduk dibawah pohon dan menghadap langit yang begitu indah, Daniel makan mie Rebus dengan sangat lahap berbeda dengan Erina yang hanya menatap langit yang penuh dengan bintang


Terlihat milik Daniel sudah mau habis, Erina menatap kearahnya lalu memberikan Mie miliknya kearah Daniel


"aku tidak mau, kamu sudah lelah membuatnya dan aku memakannya, ini untukmu saja, aku tidak akan memakannya apalagi kamu yang sudah capek membuatnya, makan saja kamu?" ucap Daniel


Wajah Erina langsung memerah, dia menatap kearah lain agar tidak ketahuan Daniel


"langitnya indah ya, bulan dikelilingi berjuta juta bintang, kapan aku bisa seperti itu dikelilingi berjuta juta orang yang menyayangiku" ucap Daniel


Erina terseyum "kamu pasti bisa mewujudkan cita citamu itu, kamu akan terkenal dan memiliki banyak orang yang menyayangimu, saat ini kamu punya keluarga dan Aku yang akan selalu ada untukmu" ucap Erina kearah Daniel


Daniel menatap kearah Erina, dia merasa bahagia jika gadis ini ada disisinya


"kamu akan menjadi bulan itu dan aku salah satu bintangmu" ucap Erina Lagi


"Makasih banyak, aku merasa tenang jika bersamamu " sahut Daniel


➖➖➖➖➖


Erina menghapus air matanya, Rama kaget melihatnya, dia langsung meminta maaf takutnya gara gara dia Erina menangis pikir Rama


"ini bukan salahmu, mataku kemasukkan angin" ucap Erina tidak mau menanggapi lagi


Tanpa terasa Talk show berakhir, Hp Erina tiba tiba bunyi dan itu dari Reva yang menyuruhnya untuk membawakan makanan Daniel keruang gantinya


Rama dan Erina jalan bersaman, mereka menuju ruang ganti


Daniel menatap kedatangan mereka, Erina menyiapkan makanan dan minuman dengan wajah tak bisa ditebak


Daniel langsung memakannya, saat Erina membereskan perlangkapannya tanpa sengaja dia menyenggol air Daniel dan membuat semua menatap kearahnya


Erina meminta maaf, dia mengambil tisu dan membersihkannya, Rama menghampiri Erina dan mengambil tisu lagi


"biar aku yang bersihkan sepatu tuan, kamu lanjut bereskan" ucap Rama terseyum


Daniel menatap kearah mereka yang saling menatap satu sama lainnya dan berbalas senyum


Reza masuk dan menatap kearah semua orang yang menatap Rama dan Erina


" Kenapa kalian tidak beres beres, tidak ada yang mau pulang ya" ucap Reza


Semua orang langsung bergegas beres beres


"Erina seperti biasa, Jaga Daniel dari depan dan langsung bukakan pintu mobil, semua fans sudah menunggu diluar" ucap Reza


Erina langsung mengangguk paham


Daniel keluar, Erina memakai topi dan maskernya, dia memberikan tangannya kearah Daniel


"Cepat raih tanganku dan segera masuk kemobil" ucap Erina


Daniel menatap kearah Erina, dia tidak menyangka gadis ini akan mengatakan hal itu, dengan gugup dia memegang erat tangan Erina


Mereka berdua juga bersama Tim jalan mendekati para Fans, semua berteriak dan memberikan sesuatu kearah Daniel


Tiba tiba seorang gadis berdiri tepat didepan mobil, dia menghalangi Erina untuk membuka Pintu Mobil


"permisi Mba, kami mau lewat" ucap Erina


Gadis itu langsung memeluk Daniel, semua langsung heboh, Erina menarik gadis itu dengan sekuat tenaga dan menyuruh yang lain memasukkan Daniel kemobil


"lepaskannaku? Daniel" Teriak Gadis itu


Gadis itu mendorong Erina dan membuatnya jatuh tersungkur


Daniel yang ada dimobil ingin keluar membantunya namun ditahan Reza


" Dia baik baik saja tuan" ucap Reza


Rama langsung lari membantu Erina, dia membangunkan Erina yang terluka dibagian tangan kirinya


Reva dan para satpam langsung menjauhkan gadis itu dari wilayah sana,


Semua sampai, Daniel keluar dari mobilnya dan menatap kearah Erina, gadis itu memegangi tangannya yang terluka


saat dia ingin menghampiri, Rama turun dari mobil dan merangkul Erina menuju Vila


langkahnya langsung terhenti


"apa ini sakit sekali" ucap Rama yang membersihkan luka Erina didapur


"Hati hati Rama, itu sakit" ucap Erina


Rama meniup pelan lukanya, Erina terseyum melihat Rama yang begitu baik dengannya


dia padahal tidak akan menyangkan memiliki orang yang siap membantunya saat bekerja disini


Lagi lagi Daniel menatap mereka berdua yang tidak menyadari ada dirinya disana


Daniel melanjutkan naik tangga dan masuk kedalam kamarnya


Reza menatap kearah Erina lalu kepintu kamar Daniel yang tertutup rapat


"siapa gadis itu, kenapa Bos terlihat sangat sedih melihat dia terluka" Batin Reza


_______


"Saya sudah mendapatkan informasi, gadis itu adalah pegawai barunya, dia baru saja bekerja beberapa hari


yang saya liat, Daniel begitu berbeda memperlakukan gadis itu dengan pegawai wanita yang sudah bertahun tahun bersamanya"


Orang itu terseyum, dia berdiri diruangan gelap itu


"cari tahu lebih banyak lagi, sepertinya gadis itu ada memiliki suatu hubungan dengannya, Daniel harus benar benar hancur ditanganku" ucapnya


📖📖📖📖📖


MAKASIH BAGI YANG SUDAH MAMPIR DAN SETIA DENGAN CERITA INI😘😘


HARAP TINGGALKAN JEJAK YA


BIAR MAKIN RAME


STAY WITH ME