My Ex-Boyfriend

My Ex-Boyfriend
37. Berita yang ditunggu



...Selamat membaca...


Daniel menghembuskan napasnya. dia sudah biasa dengan konser seperti ini tapi kali ini dia merasa sangat gugup.


Erina memeluknya dari belakang.


"Semangat kesayangannya Erina" ucap Erina.


Daniel mengangguk sambil terseyum menatap Erina dari kaca yang ada didepannya ini.


Dia merasa bahagia kini bisa bersama orang yang dia sayangi.


Dalam lubuk hatinya dia berjanji akan melindungi istrinya ini.


Para Niel sudah memanggil nama Daniel.


Dan Erina sudah berbaur dengan para Fans.


orang yang ditunggu semua orang ini pun muncul dengan wajah yang selalu tampan dan mempesona.


"Apa kabar kalian kesayangaku" teriak Daniel.


"Baik" jawab Erina dan juga para Niel.


Daniel memainkan gitarnya dan mulai menyanyikan lagunya.


Semua ikut bernyanyi bersamanya dan terlihat kekompakan antara idol dan Fans ini.


"Hm... Aku ingin menanyakan sesuatu." ucap Daniel.


Semua terlihat memperhatikan.


"Kalian jangan terlalu berharap kepadaku ya. Aku sama kaya kalian hanya manusia biasa yang kadang melakukan kesalahan. aku gak melarang kalian untuk hal itu tapi jangan berlebihan ya. aku takut tidak bisa memberikan yang kalian mau?" ucap Daniel terseyum.


Terlihat sebagian fans menangis.


"Aku bermimpi ingin memiliki keluarga kecil seperti yang kalian inginkan juga. hidup bersama istri dan juga anak anak mungil kami. aku hanya takut kalian akan membenciku jika aku berharap seperti itu" ucap Daniel.


Salah satu Niel dari banyaknya orang ini mengangkat tangan hingga dia diizinkan bicara diberikan pengeras suara.


"Maaf jika aku egois tapi bagiku kamulah kehidupan bagiku Daniel. andai dulu kamu tidak datang dalam kehidupanku mungkin sekarang aku tidak bisa bangkit tapi jika kamu berpikir ingin seperti itu aku mewakili Niel menerima apa keputusanmu?" ucapnya.


"Aku sangat berterima kasih kepada kalian semua. tanpa kalian juga Daniel ini tidak akan berdiri seperti ini" ucap Daniel menangis.


"Janganlah menangis seperti itu. kami selalu ada untukmu walau kamu memutuskan akan berhenti sekali pun. para Nielmu akan selalu tetap bersama Daniel mereka" ucap Fans itu.


Daniel mengangguk. air matanya terus saja menangis. perlahan lampu dimatikan pertanda untuk perpomece selanjutnya.


Dia menundukkan kepalanya. tidak bisa dimengerti apa yang sudah terjadi dikehidupannya.


Konser itu berjalan dengan sangat lancar.


Suasana konser kali ini terlihat sangat mengharukan bagi Daniel dan juga Niel.


Hingga dia kembali muncul. sebelum memberitahu berita besar ini Daniel menatap semua Niel.


"Hari ini dikonser ini dan para Niel saksinya, aku ingin mengatakan sesuatu" ucapnya.


Para Fans yang ribut seketika hening tidak bersuara.


Foto pernikahannya dengan Erina ditunjukkan kepada para Niel.


"Semua foto ini adalah benar dan aku kini telah menikah" ucap Daniel.


Para fans melihat kearah foto besar yang ada dilayar panggung itu.


"Dia adalah istriku. orang yang sangat aku cintai. selalu mendukungku suka dan duka dan dia adalah orang yang berarti dalam hidupku".


"Aku akan menunjukkan dia secara nyata kepada kalian" ucap Daniel.


Laki laki itu mendekati Erina yang tengah menatapnya kaget karena sebelumnya dia tidak diberitahu tentang semua ini.


"Ayo ikut bersamaku" ucap Daniel.


Erina seketika mengangguk. dia meraih tangan Daniel dan mereka naik kepanggung.


Para Fans seketika baper.


"Dia adalah istriku. dia sangat cantikkan" tanya Daniel.


"Iya. dia sangat cantik" ucap Niel.


"Terima kasih semuanya. maafkan aku telah merebut Daniel dari kalian"


"Tidak. kamu adalah orang yang berhak mendapatkannya" jawan Niel.


"Terima kasih" ucap Erina.


➖➖➖➖➖


Tanpa terasa pernikahan Daniel dan Erina sudah dua tahun saja.


Erina keluar dari kamar mandi dia merasa mual sekali. kepalanya pusing dan selalu ingin muntah.


Hingga akhirnya dia memeriksa kerumah sakit bersama Bibi.


"Selamat ibu Erina akan segera menjadi seorang ibu" ucap Dokter.


Betapa senangnya Erina mendengarnya.


Bibi mengelus perut Erina yang masih rata ini.


"Seorang malaikat kami ada disini" ucap Bibi.


"Aku akan memberitahu Daniel" ucap Erina.


"Hmm kasih kejutan saja sayang" ucap Bibi.


"Ide yang bagus bibiku yang cantik" ucap Erina


Daniel terlihat masih sibuk dengan pekerjaannya.


"Kamu harus segera pulang" ucap Reza.


"Ada apa?" tanya Daniel.


"Erina..."


"Kenapa dengannya?"


Daniel bergegas pulang tanpa peduli dengan sekitarnya lagi.


Dalam perjalanan pulang Daniel menelpon Erina namun tidak diangkat oleh istrinya itu.


Dia makin mempercepat laju mobilnya hingga akhirnya sampai


Suasana rumah sangat sunyi.


Dia masuk kedalam rumah dan terlihat sangat gelap.


"Kenapa kalian sudah menutup gordennya padahal ini masih siang" ucap Daniel.


"Sayang.. kamu dimana?" tanya Daniel.


Tiba tiba lampu dinyalakan dan nampaklah Erina tengah memegang perutnya dan juga hasil yang telah diberikan Dokter.


Otak Daniel sesaat berhenti berfungsi


Hingga dia pun akhirnya menangis.


Erina mendekatinya.


"Apa itu benar? kamu tengah mengandung sayang" tanya Daniel.


"Iya aku tengah mengandung anak pertama kita" ucap Erina.


Daniel menangis memeluk erat istrinya ini.


"Aku tidak bisa mengatakan apa apa lagi selain aku sangat bahagia dan sangat mencintaimu" ucap Daniel.


Ibu Daniel datang dan memberikan selamat.


"Mulai sekarang kamu harus merawat baik baik dirimu. dan Daniel harus menjaga istrimu ini" ucap Ibu sambil mengelus perut Erina.


"Tentu saja bu" jawab Daniel mencium kening Erina.


"Apa kamu sangat senang" tanya Erina.


"Tentu saja sayang. terima kasih banyak" jawab Daniel.


"Kalau begitu kalian semua aku traktir makan malam hari ini" ucap Daniel.


Para karyawan bersorak senang sekali.


➖➖➖➖➖


Bianka terus saja meletakkan tangannya diperut Erina dia merasa sangat senang.


"Aku masih tidak percaya jika ada malaikat kami didalam perutmu" ucap Bianka.


"Doakan aku selalu ya Bibi" ucap Erina bersuara seperti bayi.


"Tentu saja. jika kamu lahir nanti aku akan membelikanmu mainan sesukamu" ucap Bianka.


Raisya dan Dinda yang juga diundang ini teriak histeris memeluk sahabatnya.


Dinda terus saja menangis karena bahagia.


"Astaga aku sangat bahagia sampai sampai air mataku tidak ingin berhenti menangis" ucap Dinda.


"Kali ini aku sangat setuju kepadanya. aku bahkan tidak bisa bekata kata lagi. malaikat yang kita tunggu kini tengah ada didalam perut ibunya ini" ucap Raisya.


"Jika kamu tidak menjaga mereka berdua. awas saja" ucap Dinda kearah Daniel


"Mana aku berani tidak menjaganya" jawab Daniel.


Mereka malam besar besaran.


Hingga kembang api diletuskan dianbkaas menambah indah langitnya.


Daniel memeluk erat sang istri.


"Aku sangat mencintaimu" ucap Daniel.


"Aku juga" jawab Erina.


"Kamu tahu kehidupanku jadi sangat berarti sekarang" ucap Daniel kembali menangis.


"Cengeng banget sih kamu" sahut Erina menghapus air mata Daniel.


"Aku terharu sayang" jawab Daniel.


"Aku akan selalu menjaga malaikat kita ini karena dia adalah kebahagian semua orang dan bahkan Papanya saja menangis terus" ucap Erina terkekeh.


"Berhentilah menggodaku seperti itu? memalukan sekali" ucap Daniel.


"Gemesnya" ucap Erina.


➖➖➖➖➖


Terima kasih atas semua dukungan kalian.


Aku akan semakin bekerja keras lagi.


Sepertinya cerita ini sudah mencapai puncaknya.


Apa kalian mau lanjutin versi anak mereka.


Kalau iya komen aja ya?


See you minggu depan.