
Tiba tiba.
Mata Daniel semakin memburam. hingga dia memjamkan kedua matanya.
Erina memanggilnya namun tidak ada respon sama sekali.
"Hey" panggil Erina.
"Bangun" ucap Erina lagi.
"Danielll" panggil Erina.
Daniel sama sekali tidak merespon dan membuat Erina makin panik hingga akhinya dia menangis.
"Aku mohon bangun. jangan tinggalin aku gini donk"ucap Erina.
Dia menelpon Reza dan katanya akan.segera kesana.
"Daniel" panggil Erina.
Dia makin keras menangis. benteng pertahanannya goyah saat melihat Daniel tidak berdaya seperti ini.
Walau satu tahun lalu adalah hal yang menyakitikan baginya namun saat melihat Daniel kembali hatinya pasti kembali menyukainya.
Berusaha sekeras apapun dia tetap menyukai Daniel. menutup diri dari cinta hanya alasannya untuk menghindar saja padahal jauh dihati kecilnya dia sangat berharapa Daniel kembali.
"Kamu bangun donk" ucap Erina.
"Aku janji akan memberikanmu kesempatan lagi bahkan jika kamu melamarku sekarang. aku akan sangat menerimanya. ako mohon bangunlah" ucap Erina.
Daniel tersadar. Erina memeluknya.
"Erina" ucap Daniel.
"Aku mohon maafkan aku telah memblokir no mu. aku waktu itu sangat marah padamu tapi lagi dan lagi itu bukan salahmu. aku yang selalu salah disini" ucap Erina.
"Tidak. kamu tidak salah sama sekali Erina" ucap Daniel.
"Maafkan aku" ucap Erina lagi.
"Aku akan memaafkanmu asal kamu menerima lamaranku" ucap Daniel.
Lampu yang awalnya gelap menjadi sangat terang dan banyak sekali hiasan dimana mana.
Reza, Raisya dan Dinda juga Rama keluar dari tempat persembuyian mereka.
"Terima" sorak mereka.
"Jadi ini hanya kelakuan kalian" ucap Erina lagi.
Preman itu menampakkan diri.
"Maafkan untuk hal yang tadi Tuan" ucap mereka yang ternyata suruhan Daniel.
Daniel berdiri dan mengeluarkan cincin kehadapan Erina.
"Maukah kamu menerimaku kembali Erina dan memulai hubungan bersama sama dengan ikatan pernikahan" ucap Daniel.
Erina tambah menangis. dia mengangguk dan memeluk erat Daniel.
"Aku mau" ucap Erina.
Daniel sangat bahagia. dia menggendong Erina dan mereka berdua tertawa bersama sama.
Kembang api seketika menghiasi langit malam itu dan sangat indah sekali.
Dua bulan telah berlalu.
Bibi menatap kearah Erina yang kini telah memakai pakaian pengantinnya.
Gadis itu terlihat sangat mirip dengan Ibunya dulu.
"Bibi jangan nangis gitu donk" ucap Erina memeluk bibinya.
"Bibi hanya senang. akhirnya kamu kini telah dewasa dan Bibi merasa telah menepati janji kepada kedua orangtuamu" ucap Bibi.
"Bibi adalah orang yang sangat Erina sayangi" ucap Erina.
"Setelah ini kamu selalu dukung Daniel dan jangan pernah meninggalkannya" ucap Bibi.
Ibu Daniel datang.
"Ya Ampun. menantuku cantik sekali" ucapnya.
"Ayo pengantin laki lakinya telah menunggumu" ucap Ibu Daniel.
Ijab kabul itu berjalan dengan sangat baik. Banyak yang ikut terharu dengan acara ini walau mereka menikah secara diam diam tanpa diketahui media
"Makasih telah selalu ada untukku" ucap Daniel lalu mencium kening Erina.
Para tamu memberikan selamat kearah mereka bertiga dan tidak lupa Bianka yang merupakan tamu khusus Reza.
Reza sedari tadi tidak melepas tangan Bianka.
"Selamat" peluk Bianka.
"Terima kasih telah datang jauh jauh" ucap Erina.
"Gak papa. aku anggap inu sudah kewajiban bagiku" ucap Bianka.
"Apa tanganmu ada lem hah? lengkat banget" ucap Daniel kepada Reza.
"Biar saja. tuan jangan ikut campur" balas Reza.
"Dia tambah aneh" sahut Bianka.
Kedua pengantin itu tertawa meledek Reza.
Hingga giliran Rama yang memberikan selamat.
"Selamat" ucap Rama.
"Aku sangat berterima kasih kepadamu selama ini selalu ada untukku dan maafkan aku" ucap Erina.
"Tentu saja" jawab Daniel.
"Makasih Erina telah hadir dan memberikan warna dalam hidupku. kamu adalah wanita yang sangat kuat dan baik. Tuan Daniel sangat beruntung mendapatkanmu" ucap Rama.
Rama turun dan disambung oleh Raisya dan Dinda.
"Ya ampunnya senannya aku" peluk Dinda.
"Kamu sangat cantik" ucap Raisya.
"Terima kasih" ucap Erina.
"Jaga dia Daniel" ucap Raisya dan Dinda bersaman.
"Iya tentu saja" jawab Daniel memegang erat tangan Erina.
"Aku percaya" ucap Dinda.
Erina dan Daniel siap siap untuk melempar bunganya. hingga dalam hitungan ketiga bunga itu dilempar dan berhasil ditangkap Reza dan Bianka.
"Yey" teriak Reza yang langsung ditertawakan semua orang.
Acara pernikahan berjalan sangat lancar sekali bahkan mereka mengadakan pesta tiga hari tiga malam walau Erina menolak tapi Daniel sangat ingin sekali.
Daniel dan Erina memutuskan untuk liburan bersama sebagai pasangan dipantai yang sangat indah.
Erina sangat menyukainya sekali.
"Apa kamu menyukainya" tanya Daniel.
"Tentu saja" ucap Erina.
"Tapi.. kamu tetap lebuh menyukai aku kan" tanya Daniel.
"Ya ampun. tentu saja Tuan Daniel" ucap Erina.
Daniel memeluk erat Erina dari belakang.
Mereka bahkan berdansa bersama dan main kejar kejaran dipantai.
"Aku capek" ucap Erina duduk.
Daniel tertawa kecil. dia duduk disamping Erina dan memeluknya sangat hangat.
"Apa aku boleh bertanya" ucap Daniel.
"Ada apa?" tanya Erina.
"Kenapa kamu sangat menyukaiku. apa karena aku idol atau..
"Aku mencintaimu apa adanya. jujur saat bersamamu aku tidak pernah berpikir jika orang yang ada didepanku ini adalah seorang idol yang memiliki banyak penggemar dan sangat dicintai para fansnya yang ada diseluruh dunia" ucap Erina.
"Aku tidak menyangka kamu akan bicara seperti itu. Erina yang dulu dan sekarang sangat mirip. kalian berdua adalah wanita yang telah mampu membuat Daniel sangat menyukainya dan membuat Daniel mengangumi semua yang dia lakukan" ucap Daniel.
Erina mengangguk" aku tidak pernah berpikir jika kita bisa bersatu seperti ini. melewati semuanya dengan cinta dan itu adalah hadiah yang sangat indah bagiku. Terima kasih Daniel" ucap Erina.
"Harusnya aku yang mengatakan itu semua" ucap Daniel.
"I Love you" ucap Erina.
"I love you too."
➖➖➖➖➖
Erina mengenakan baju yang berwajah Daniel dengan poster wajah Daniel yang sangat besar.
Dia turun dari kamarnya dan menghampiri suaminya yang tengah olaharga angkay beban.
"Daniel. aku selalu mendukungmu." ucap Erina.
Daniel tertawa kecil " Niel mana suaramu" teriak Daniel.
"DANIELLLLLLLL" teriak Erina.
Mereka tertawa bersama sama.
"Aku akan datang kekonsermu dengan pakaian seperti ini dan menyemangatimu dibalik semua Niel" ucap Erina.
"Jika kamu tidak datang aku akan sangat marah" ucap Daniel dengan wajah yang sangat manis.
"Iya bayi besar" jawab Erina.
"Coba sekali lagi teriakkan namaku" ucap Daniel.
"Danielll my love" teriak Erina.
Mereka konser kecil kecilan diruangan itu.
Reza berdehem sambil menyilangkan kedua tangannya. dia berdiri didepan pintu.
"Maaf jika menggangu" ucapnya.
"Ayo menyanyi bersama kami" ucap Erina.
"Aku harus meminjam suamimu ini untuk latihan buat konser besok" ucap Reza.
"Baiklah" ucap Erina.
"Aku akan segera kembali by" jawab Daniel mencium kening Erina.
Reza menutup matanya.
"Aku tidak ingin melihat ini semua Tuhan" ucap Reza.
➖➖➖➖➖
**Maafkan aku jika cerita ini seperti kek muter muter gitu.
See you**