
"Presdiiirrr....Freeya jatuh pingsan !" pekik Qalila di ambang pintu
Serta merta kulompati meja di depan sofa dan berlari mengikuti Qalila yang juga berlari.oh Tuhan ! ada apa dengan istriku ? saat berangkat dia baik-baik saja. Freeya berada di ruang meeting divisi pengembangan.ketika sampai disana ada Kinar dan 2 karyawan yang sedang mengipasi Freeya.pengawal yang biasa mengawal Freeya salah satunya hendak membopong Freeya.
"jangan sentuh istriku !" sentakku
"Qal,panggil dokter !" titahku
"baik"
Segera ku bopong Freeya kubawa tubuh tam berdaya itu kembali ke ruanganku.ku rebahkan tubuhnya di kamar pribadiku.
Dokter kantor segera memeriksa Freeya.aku menunggu dengan sangat tidak Sabar.tak seberapa lama Dokter Meta keluar dengan wajah sumringah.dia menyodorkan secarik kertas kepada Qalila.
"Freeya bagaimana,Dok ?" tanyaku tak sabar
Dokter Meta tersenyum sambil mengulurkan tangannya "selamat ya Presdir,Nyonya hamil 3 minggu" katanya
Aku.....Aku bahkan tak bisa mengekspresikan rasa bahagiaku ini.Aku bahkan mengabaikan uluran tangan Dokter Meta dan langsung berlari menemui Freeya yang masih terbaring.
Kuelus wajah istriku yang masih terlelap.ku kecup keningnya "terima kasih Sayang telah memberiku kabar terindah" bisikku
Aku naik ke ranjang dan merebah disisi Freeya.segera ku kabari mama dan papa,juga Ayah dan Kakek.Aku tak mau menyimpan kabar bahagia ini sendiri.ini adalah kamar yang telah keluarga kami tunggu sejak lama.Terima kasih Sayang karna kamu akan memberiku status baru sebentar lagi.
Ponselku berdering ternyata Kakek melakukan panggilan video.kuarahkan kamera ponselku ke Freeya yang tertidur.
"iya Kek"
"benar aku akan jadi buyut ?" tanya Kakek yang terlihat duduk bersama Ayah
Aku tersenyum "kami akan berikan cucu untuk Ayah dan cicit untuk Kakek"jawabku
Kakek dan Ayah tertawa girang "cucuku itu sedang tidur ?"
"iya Kek,tadi Freeya pingsan dan setelah di periksa ternyata Freeya hamil" ceritaku bungah
"alkhamdulillah....kamu harus menjaga Bie dan bayinya ya,Le" pesan Kakek
"siap Kek"
"Ayah minta,selalu bahagiakan Bie,ya Le" pesan Ayah juga
"itu misi hidupku,Yah"jawabku seraya ku kecup kening Freeya
"ya sudah,Kakek msu mengabarkan ini sama yang lain" ujar Kakek
"iya Kek"
Kembali ku kecup kening Freeya sambil ku elus wajahnya.tampak ia menggeliat dan perlahan membuka matanya,ia terlihat bingung.Aku tersenyum.
"Sayang aku dimana ?"
"dikamar kita Sayang" kataku
"aku tadi di ruang meeting terus...."
"Sayang pingsan"sambungku
Freeya hendak bangkit namun ku tahan ku kecup bibirnya kilat,dia tersenyum dan balas mencium bibirku.
"Sayang I love you" bisiknya
"aku yang lebih,lebih dan lebih lagi mencintaimu Sayang" balasku sambil ku cubit hidungnya
Kulanjutkan cumbuan panasku pada sekujur tubuh Freeya.istriku ini bahkan tak menolak saat mulai kulucuti pakaian yang melekat di tubuhnya.padahal biasanya dia akan berteriak saat aku baru akan mulai mengecup bibirnya.namun kali ini Freeya sangat responsif,ia mendesah menikmati foreplay yang bibir dan tanganku lancarkan.
"Sayang jangan lama-lama" bisiknya serak
Ku keluarkan jariku dari lembah nikmatnya yang sudah banjir.ku turunkan celanaku dan ku arahkan kesayanganku ke dalam lembah nikmat itu.
"aakkhh...."pekiknya pelan
Ku keluarkan kesayanganku yang baru masuk ujungnya saja.Freeya menatapku seolah mengisyaratkan agar aku memasukkannya kembali.Freeya bersiap mencengkeram lenganku.
"aaaakkkhhh....aaakkhhh " Freeya menggigit bibir bawahnya sendiri sambil memejam
Ku biarkan Freeya bermain di atasku dengan goyangannya yang indah.mungkin ini jawaban yang aku pertanyakan selama ini.istriku sangat manja,jadi menyukai dulu yang dia benci.ternyata itu bawaan baby.
"oooooohhhhh......"
Freeya melenguh panjang dan menjatuhkan tubuhnya di atasku.Ku rasakan cairan hangat meleleh memandikan kesayanganku yang masih berdiri kokoh di dalam lembsh nikmatnya,Freeya mengecupi wajahku.segera ku balikkan badannya dan ku gauli dia tanpa ku tindih.Ku letakkan kedua kaki mungilnya di bahuku.sepertinya dia lebih nyaman dalam posisi ini.
"eeeemmmpphh..."
Berikutnya ganti sku yang melolong,ku sembur rahim istriku berkali-kali.ku beri babyku pupuk agar dia cepat tumbuh.ku kecup kening Freeya lembut,ia masih terpejam merasai sisa-sisa kenikmatan kami.
Setelah beberapa lama kami bangun untuk membersihkan diri. saat kami keluar Haris sudah brrdiri di dekat mejaku.Freeya keluar terlebih dulu.
"Ri"beritahu keuangan untuk memberikan bonus untuk seluruh karyawan.termasuk perusahaan cabang !" titahku
"baik Presdir !"
"satu lagi,pesan restoran termewah untuk makan romantisku malam ini dengan Freeya"imbuhku
"Nyonya biasa saja,apa Presdir belum memberitahunya ?" tanya Haris heran
"belum,aku akan memberitahunya pas makan malam romantis kami nanti" terangku
"saya mengerti"
"saya akan mempersiapkan tempat teromantis untuk makan malam kalian" putusnya
"terima kasih Ris"
"saya permisi dulu"
Aku menengok ke seberang istriku sudah kembali bekerja.Aku senang dia sudah baik baik saja.Aku minta Qalila untuk memesan makanan kedukaan Freeya.
\=\=\=\=\=\=
Malam ini ku bawa Freeya ke restoran yang sudah Haris siapkan. restoran yang sudah di sulap dengan begitu menawan dengan hiasan bungs dan lilin cantik.Freeya mengawasi sekeliling dengan takjub.terlebih saat melihat rangkaian bunga bertuliskan I LOVE MOMMY BIE.Freeya sampai menutup mulutnya.
"ini...ini...ini apa artinya aku hamil ?" tanya Freeya gelagapan
Aku mengangguk.serta merta dia memelukku "kita akan punya baby Sayang" kataku sambil ku elus rambutnya
"aku tak percaya kita akan jadi orang tua" bisiknya
"iya Sayang"
Aku ajak Freeya dudukmenikmati makanan yang ku pesan.wajah istriku terlihat makin cantik karna senyum tak pernah lepas dari bibirnya.
"tapi aku kok nggak merasa apa-apa ya Sayang ? tidak merasa sakit,mual atau apa ? cuma nafsu makanku yang besar ?" keluh Freeya
"tentu saja Sayang,itu karna baby kita cerdas,dia tak mau menyusahkan mommy cantiknya," jawabku
"haha...sehat terus ya Sayang" kata Freeya sembari mengelus perutnya
"aku makin mencintaimu Sayang"
"Sayang siap menjadi daddy ?"
"siap sekali"
"setelahnya pasti akan sangat merepotkanbloh"
"aku senang direpotkan" sahutku
Kami melanjutkan makan malam romantis kami dengan bercengkrama.
\=\=\=\=\=\=
HAPPY READING