
Empat tahun kemudian
Arsen POV
Sudah menjadi kebiasaannya saat ini setiap kali dia mengingat kiara dia akan mengurung diri di ruang kerjanya. bahkan dia sudah tidak ingat kapan terakhir kali dia bersenang-senang.
Percakapannya dengan kiano 4 tahun lalu yang menceritakan seluruh masa lalunya menjadi akhir kebersamaannya dengan kiara. dia tidak menyangka istrinya meminta berpisah setelah sadar dari tidurnya selama hampir satu minggu.
Seandainya saat itu dia tidak menuruti ucapan desta yang menyuruhnya untuk pulang, karena keadaannya yang babak belur atas perkelahiannya dengan kiano. Mungkinkah dirinya masih bersama dengan kiara.
"Lo berdua udah kaya anak kecil..bisa kali ngomong baik-baik gak maen hajar gitu, nih!" ucap desta yang menghampiri arsen dan kiano sambil melempar botol air mineral ke mereka yang terlihat kelelahan sehabis berduel.
"Kalian gak malu jadi tontonan penghuni rumah sakit..dan lo kiano gimana seandainya nyokap lo tanya keadaan lo yang babak belur, gitu juga lo ars gimana lo bisa ketemu kiara buat ngomong baik-baik kalo kondisi lo juga gak lebih baik dari dia" omel desta.
Arsen dan kiano hanya menanggapi acuh omelan desta. kiano menenggak botol minumnya hingga setengah berbeda dengan arsen yang menyiramkan kepalanya dengan air botol itu lalu sisanya dia minum.
"Kalian denger gak sih omongan gue..ars uncle luke nyuruh gue bilangin lo buat pulang dan istirahat di rumah dulu, kiara di sini banyak yang nunggu. lo tenang aja, setidaknya sampe sedikit pudar memar lo, lo bisa ketemu kiara dan bicarakan baik-baik masalah kalian lagi. yah, istirahat 2 hari cukuplah lagian nanti lo bisa telepon tante sita kok" jelas desta panjang lebar.
"Kiano..lo juga mending pulang deh jangan ketemu nyokap lo dulu daripada nanti nyokap lo banyak nanya..bakal ribet lo jelasinnye" urai desta lagi.
Arsen mengamuk seluruh rumah sakit tak luput dari kemarahannya. ketika keesokkan harinya dia tidak menjumpai kiara di kamar rawat inapnya, bahkan sitapun tidak dapat di hubungi. desta dan ayahnya sudah berusaha membujuk, bahkan helen mommynya pun sudah tak sanggup mengatasi kemarahan arsen. hanya sang daddy yang terlihat berusaha tenang melihat itu semua.
Beruntung pedro memberikan informasi yang mampu mengalihkan perhatian arsen. keberadaan arlan yang telah di temukan membuat arsen semakin ingin meluapkan kemarahannya. maka dia memutuskan untuk memburu arlan bersama pedro.
Selama satu tahun dirinya berada di negri samba mengatur strategi dan siasat untuk memancing arlan keluar, namun dia juga hampir tiap hari menghubungi sita tapi selalu saja nihil. hingga akhirnya anak buahnya melaporkan jika arlan akan melakukan transaksi narkoba di sebuah pelabuhan. arsen tersenyum umpannya telah di makan kini waktunya menangkap hasilnya.
Anak buah arsen melakukan transaksi bernilai triiunan. tanpa sepengetahuan arlan anak buahnya sudah menukar barangnya dengan kualitas buruk. yah anak buah arlan telah berhasil arsen kuasai, jangan lupakan bagaimana arsen dulu pernah menguasai dunia hitam sampai akhirnya dia mengenal miguel lopez.
Transaksi itu berubah menjadi tragedi dan arlan berhasil kabur menggunakan helikopter. tapi kali ini arsen tak akan membiarkan arlan kabur begitu saja. dia membuat kekacauan di udara pada sore itu dengan melepaskan banyak burung. Sehingga membuat helikopter yang terbang belum terlalu tinggi itu kehilangan kendali dan baling-balingnya menabrak sebuah tiang pemancar.
Helikopter itu terjun bebas dengan arlan di dalamnya dan meledak ketika sampai di tanah. arsen menyuruh pedro dan anak buahnya memeriksa mayat arlan memastikan jika kali ini arlan benar-benar mati. kematian arlan di indonesia menjadi trending topic seorang keturunan sastrawijaya dan pengusaha muda penyandang disabilitas yang berbakat meninggal dalam kecelakaan. serta perusahaan sastra wijaya yang bangkrut di tinggal para investor karena rumor arlan sang anak sebagai boss dari gembong narkoba di negri samba itu.
Arsen telah berhasil melenyapkan pembunuh anaknya sebagai sebuah kecelakaan murni. Kini tujuannya mencari istrinya kiara yang menghilang tanpa jejak. dirinya tak habis pikir bagaimana mungkin dia tidak bisa menemukan keberadaan kiara dan ibunya, sampai akhirnya terlintas satu nama di kepalanya yang bisa melakukan ini hanyalah ayahnya.
Arsen tidak mungkin memaksa sang ayah membuka mulutnya, maka dari itu dia mulai mengacaukan bisnis ayahnya, merebut kliennya dan menarik projek besar ayahnya ke perusahaannya hanya semata ingin membuat sang ayah marah padanya.
Namun itu tak membuat sang ayah bergeming justru sikap arsen yang seperti itu membuatnya bersemangat untuk menambah bisnis baru dan tentu saja sang anak akan merebutnya lagi. seorang lucas diego mavros atau biasa di panggil luke seorang pebisnis bertangan besi. kerajaan bisnisnya merajalela dari asia sampai eropa bahkan merambah pasar afrika. tangan dinginnya di dunia bisnis menurun pada sang anak arsenio juan mavros, yang menguasai pasar eropa dan amerika.
Kali ini sang anak mencoba menjatuhkannya karena mencurigai dirinya menyembunyikan keberadaan istrinya kiara. dia membiarkan beberapa projek besar lepas di rebut oleh arsen, justru keadaan ini membuatnya berdecak kagum jika ternyata sang anak mampu menjadi penerusnya.
Tok..tok..tok
Suara ketukan pintu menyadarkannya dari lamunan yang mengingat kilas balik kejadian 4 tahun silam.
"Masuk !!"
"Maaf tuan, ada tuan lucas ayah anda ingin bertemu" ujar catherine sekretaris barunya karena pedro dia tugaskan untuk menetap di indonesia bersama lingga.
"Hallo son !!" ucap luke yang menerobos masuk begitu saja dan membuat panik cathy panggilan untuk sang sekretaris.
"Maaf tuan lucas anda tidak bisa mas.."
"Biarkan saja ! kamu boleh pergi" ucap arsen datar.
"Oh ya, tolong bawakan americano coffe dan makan siang, terima kasih" sambung luke pada cathy dan melirik arsen meminta persetujuan lalu di beri anggukkan kecil oleh arsen.
Cathy meninggalkan ruangan itu dan menutup rapat kembali pintunya. arsen berdiri sambil merapikan jasnya lalu duduk bersandar di tepi meja sambil menyilangkan tangannya di dada menatap datar pada sang ayah.
"Ayolah, sampai kapan sikapmu seperti ini ?"
"Daddy sudah tahu jawabannya..sampai daddy beritahu di mana istriku !!"
"Ehmm, baiklah..kali ini kedatanganku ingin menyerahkan projek kerja sama di montenegro"
"Bagaimana daddy yakin aku akan menerima projek itu" ucap arsen bernada sinis.
"Bukankah selama ini kamu selalu merebutnya, kali ini aku yang memberikannya langsung dan ini projek senilai 500 triliun ,dan jika kamu tidak mengambilnya aku pastikan projek kali ini kamu juga tidak bisa merebutnya.bagaimana menurutmu..aku berikan waktu sampai besok sore untukmu berpikir..pikirkan baik-baik"
Arsen mendengarkan penjelasan sang ayah dengan acuh seolah tak perduli. namun yang membuatnya tertarik sang ayah akan mempertahankan projek ini sekeras apapun dia ingin merebutnya.
"Sayang sekali aku tidak suka di beri..aku akan merebutnya dari daddy seperti biasanya" ucap arsen dingin.
"Baiklah,sayang sekali..jangan menyesal sudah melepaskan tawaranku ini" seringai meremehkan luke pada arsen.
Ayah dan anak itu saling diam sampai akhirnya cathy tiba membawa pesanan yang tadi luke minta padanya. dan mereka menyantap makanan itu tanpa banyak bicara. entah sampai kapan hubungan mereka akan seperti ini terus, layaknya kutub utara dingin membeku tanpa kehangatan matahari. itulah gambaran arsen dengan ayahnya yang menjadi membeku tidak ada kehangatan lagi.