
Assalamualaikum semua balik lagi bersama author selamat membaca jangan lupa vote sama likenya yah😊 karena itu berharga bagi aku。◕‿◕。, author mau bilang kalau author lama upnya karena lagi malas ngetiknya karena author baru selesai ujian tengah semester.
Oke lanjut part 21......
Kiara berjalan meninggalkan perkarangan sekolah nya,Kia berhenti di sebuah taman
Dekat sekolah nya,Kia duduk di salah satu bangku yang ada di taman itu.
Kia duduk memandangi orang orang yang berada di taman ini,rata rata pengunjung yang datang ke taman ini bersama keluarga nya tiba-tiba mata Kia tertuju pada salah satu keluarga yang berkunjung ke taman
Ini.
Mata Kia tertuju pada anak perempuan yang berusia sekitaran 14 tahun, bersama ayah,ibu,dan adiknya.
Kia melihat anak perempuan itu begitu manja kepada ayahnya di lihat dari sifatnya sekarang.
"Yah,aku mau beli gulali yang ada disitu"ucap gadis itu menunjuk gerobak gulali berada.
"Jangan sayang, nanti gigi kamu sakit itu gak sehat" balas ayahnya.
"Mah,ayah pelit"adu gadis itu pada mamanya.
"Ayah bukan pelit sayang,tapi gak mau kamu sakit"ucap sang Ayah mengelus kepala gadis itu lembut.
"Udah kasih aja yah, kasihan kan jarang sekali dia makan gulali"ucap mamanya tak tega melihat anaknya yang ingin sekali makan gulali.
"Yaudah, yuk kita beli"ucap ayahnya akhirnya.
"Yuk"balas anaknya antusias.
Kia yang melihat itu tersenyum dan tetap melihat drama keluarga itu, melihat anak gadis itu membeli gulali Kia jadi menginginkan nya.
"Jadi pengen gulali,tapi gak jadi deh kan lagi nabung buat beli hadiah ulang tahun Ayah nanti kalau udah ada uang lagi baru aku beli gulalinya kesini."gumam Kia
"Aku kerumahnya Tante Rere aja deh bantuin dia buat kue,kalau pulang aku takut ayah sama bunda udah pulang"ucap Kia pada dirinya sendiri.
Akhirnya Kiara memutuskan untuk pergi ke tokonya Tante Rere untuk membantu membuat kue, karena biasanya dia akan mendapatkan upah setelah membantunya.
Sesampainya di depan tokonya Tante Rere,Kia berjalan menuju toko nya, terlihat kalau tokonya Tante Rere saat ini sedang ramai pengunjung.
Saat kia memasuki tokonya Tante Rere,dia langsung di sapa oleh karyawan yang bekerja di toko itu.
"Hai Kia." Sapa salah satu karyawan yang bekerja di toko itu.
"Hai kak, Tante Rere ada?"tanya Kia.
"Ada di dapur"balasnya.
"Yaudah Kia ke belakang dulu ya kak.."
Pamit Kia yang dibalas anggukan kepala olehnya.
Saat di dapur Kia melihat Tante Rere sedang kalimpungan membuat kue karena ramainya pengunjung.
"Assalamualaikum Tan "ucap Kia setelah menghampiri Tante Rere.
"Eh waalaikum salam Kia,pas banget kamu di sini,sini sayang bantu Tante ini lagi kerepotan karena ramai pengunjung,ntar Tante kasih uang jajan buat kamu" ucap Tante Rere.
"Oke Tan" jawab Kia.
Kia mulai membantu toko Tante Rere,Kia membantu membuat kue, mengantar kue ke pelanggan hingga jam telah menunjukkan pukul 18:00 WIB.
Kia memutuskan untuk pulang, sebelum itu Kia berpamitan dahulu ke Tante Rere.
"Tan Kia balik ya, soalnya udah malam nih"pamit Kia.
" iya sayang,eh ini buat jajan kamu"ucap Tante Rere sambil memberikan uang berjumlah lima puluh ribu.
"Eh tan,ini kebanyakkan uangnya!" Sahut Kia.
"Udah ambil aja,tadi juga kamu banyak bantu" balas Tante Rere.
"Yaudah deh rezeki kan gak boleh di tolak,heheh"ucap Kia cengengesan.
Setelah itu Kia keluar dari tokonya Tante Rere,dan pulang ke rumah nya berjalan kaki.
Suasana jalanan sedikit sunyi sebab saat ini sedang Maghrib.
Kia terus berjalan sambil memegang kedua tali tas ranselnya.
Hingga tak terasa ia sudah sampai di depan gerbang rumah nya.
Kia membuka gerbang rumah nya sendiri, karena mang Ujang lagi gak ada di postnya.
Saat membuka gerbang rumah nya Kia melihat ternyata sudah ada mobil ayahnya,dan pamannya di garasi.
Kiara yang melihat itu Masih merasa takut
Pada ayahnya, karena kejadian malam itu masih membekas di hati.
Mengingat malam itu tiba-tiba Kia merasa lukanya nyeri.
Kia masuk ke dalam rumah nya,hal pertama yang Kia adalah keluarga nya sedang duduk di ruang tamu,disana juga ada paman,dan bibinya disamping kanan dan kiri Tia.
"Assalamualaikum yah,Bun" ucap Kia tersenyum manis.
Kia sedikit gugup melihat tatapan tajam keluarga nya kepadanya,dengan sedikit ragu Kia berbicara.
"Ki-kia ke kamar dulu ya Bun."ucap Kia yang ingin segera ke kamarnya karena takut melihat tatapan mata mereka.
Tapi langsung di cegah oleh bibinya.
"Tunggu!!"ucap bibi Tania sedikit keras.
Kia sontak langsung menghentikan langkahnya yang ingin berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.
"Ya a-ada bibi"tanya Kia tersenyum menghilangkan rasa gugupnya.
Bibi Tania berjalan ke arahnya,dan sesampainya di hadapan Kia bibi Tania langsung.....
"PLAK"
Satu tamparan keras mendarat di pipi mulus kanannya Kia, sehingga Kia terduduk di lantai.
Lalu bibi Tania menunduk melihat Kia yang sedang memegang pipinya yang baru saja ditampar nya.
Lalu tiba-tiba saja bibi Tania menarik rambut Kia keras sehingga Kepala Kia mendongak menatap dirinya.
Nafas Kia memburu mendapatkan perlakuan tiba-tiba itu,Kia melirik kearah ayah dan bundanya yang hanya diam saja menatap dirinya di perlakukan seperti ini.
Kia menatap kedua orangtuanya dengan tatapan memohon untuk membantunya,namun mereka langsung memalingkan wajah mereka.
"Apa yang telah kamu lakukan ke putri saya hah!!!"bentak bibi Tania.
"Bu-bukan Kia bi yang buat Ti-tiara terluka"
Ucap Kia pelan dengan nafas memburu.
Bibi Tania mengencangkan tarikan nya pada rambut Kiara,yang membuat Kia kesakitan.
"A-a-ampun Bi hiks,bukan Kia" ucap Kia yang tak bisa lagi membendung air matanya karena tarikan keras dari bibi Tania,sambil menahan tangan bibi Tania yang berada di kepalanya.
"Kalau bukan kamu siapa hah!!kamu tahu putri saya lebih berharga di banding dengan nyawa kamu!!"ucap bibi Tania keras.
Mbok Jum,dan Yang berada di dapur langsung menuju ke ruang tamu saat mendengar suara keributan, sesampainya di ruang tamu mereka terkejut melihat Kia yang sedang di Jambak oleh bibi Tania.
Mereka menatap Kia kasihan.
"I-iya Bi ampun to-tolong lepasin rambut Kia kepala Kia sakit bi hiks hiks" ucap Kia sesenggukan.
"Saya akan melepaskannya tetapi kamu harus berlutut di kaki anak saya,cium kakinya!!" Ucap bibi Tania.
Sontak Kia langsung menganggukkan kepalanya menyetujui penawaran bibinya, setelah Kia mengangguk bibi Tania langsung melepaskan kepala Kia kasar,dan membersihkan tangannya yang banyak sekali rambut Kia yang rontok.
Setelah itu berlalu menuju sofa untuk duduk kembali.
Kia langsung berdiri sekuat tenaga nya,dan berjalan menuju Tiara,Kiara memandang sendu kedua orang tua nya untuk meminta bantuan mereka, tetapi melihat reaksi mereka kia langsung berlutut di hadapan Tiara dan bersujud sambil mengucapkan kata maaf.
"Tia ak-aku minta maaf"ucap Kia sambil bersujud mencium kaki Tia.
"Iya kak gak papa, kakak berdiri gak sopan jadinya kalau kakak bersujud di kaki aku."ucap Tia lembut
Padahal di dalam hatinya tersenyum sinis.
"Mampus kan Lo,rasain makanya jangan gatel jadi cewek" batin Tia.
"Padahal Tia itu baik sama kamu,tapi ini balasan kamu Karena iri hati mu" pungkas bunda Kia.
Kia yang mendengar itu hatinya ngilu mendengar ucapan bundanya,yang menyalahkan dirinya,bukan membela dirinya.
"Udah kak,aku maafin"ucap Tia membantu Kia berdiri.
Mbok Jum,dan Laras yang melihat itu tak percaya,demi mendapatkan maaf dari Tia, Kia rela melakukan apapun, termasuk merendahkan diri nya sendiri.
"B-bun Kia kekamar dulu mau ganti baju"ucap Kia tersenyum menatap bundanya.
"Hmmm"di balas deheman oleh bundanya.
Skip sampai kamar.....
Sesampainya di kamar Kia meletakkan tasnya di meja belajarnya,dan berjalan menuju lemari mengambil pakaian gantinya, setelah mendapat kan nya Kia langsung berjalan menuju kamar mandi.
Di kamar mandi Kia berdiri di depan kaca wastafel kamar mandinya,Kia menatap dirinya yang sangat berantakan,dengan rambut acak-acakan,dan sudut bibir yang lebam.
Kia membuka jaket yang di pakainya sedari tadi,terlihatlah banyak lebam lebam keunguan di lengan kanan,dan kiri Kia.
Tiba-tiba Kia merasa.....
Lanjut art 22.
Assalamualaikum makasih ya udah baca jangan lupa follow Sama votenya ya
Kalau ada salah kata mohon maaf,dan tolong di beritahu di komen ya☺️.
Oh iya author mau bilang kalau sekarang author updatenya 2 kali dalam seminggu ya readers.
Lanjut di part 22 yah☺️。◕‿◕。